REVITALISASI SEKOLAH APBN 2026 DI KABUPATEN TANGERANG DIDUGA BERMASALAH – KBM DI TENGAH BISING BONGKARAN & TANPA APD
KEMERI, TANGERANG β POSTJKTCO | JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026,Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar, tengah melaksanakan program, Revitalisasi Sarana Prasarana Pendidikan yang bersumber dari APBN 2026.

Namun, pelaksanaannya di Kabupaten Tangerang diduga bermasalah dan mengabaikan keselamatan siswa.
PANTAUAN DI SDN RANCALABUH 01, KECAMATAN KEMERI
Di SDN RancaLabuh 01, Kecamatan Kemeri, Kabupaten Tangerang, terpantau baru saja berlangsung pembongkaran atap. Deru suara bongkaran bising terdengar, sementara Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap dipaksakan berlangsung di tengah kebisingan, Jumat (18/9/2026).

Salah satu guru piket yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhan atas situasi lingkungan pendidikan yang masih acak-acakan.
“Kegiatan belajar digilir pagi dan siang, ya acak-acakan. Bangunan yang itu juga belum beres. Kepala Sekolah nanti jam 16.00 WIB sore ini datang lagi,” tuturnya.
TIDAK ADA BUKU TAMU, TIBA-TIBA ADA TELEPON MENGAKU KORAMIL
Saat memantau lingkungan SDN 01 Ranca Labuh, aktivis pendidikan, Makmur Napitupulu mengingatkan agar keselamatan semua pihak diutamakan. Hal serupa juga ditemukan di SDN Jengkol, di mana buku tamu tidak tersedia.
Kejanggalan muncul, tiba-tiba ada telepon kepada dirinya yang mengatasnamakan oknum dari Koramil Kresek.
“Jelas apa urusan pihak TNI terlibat dalam hal ini? Sungguh sangat jelas dugaan ada permainan pihak sekolah dengan pihak-pihak tertentu,” ujar Makmur dengan nada geram.
Makmur meminta Aparat Penegak Hukum (APH) tidak tutup mata terhadap bantuan revitalisasi di Provinsi Banten.
“Tangkap dan penjarakan yang bermain-main dengan keringat rakyat,” tegasnya.
INGATKAN WAJIB SWAKELOLA & WAJIB APD
Makmur juga menitipkan pesan keras kepada Kepala Sekolah:
“Sampaikan pesan kami pada Kepala Sekolah agar pekerja menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), anak-anak juga perlu dijauhkan dari puing-puing bongkaran. Utamakan keselamatan!”
Lebih lanjut, Makmu Nmengingatkan bahwa pelaksanaan Revitalisasi wajib dilaksanakan secara Swakelola,bukan diborongkan.
“Jangan sampai diborongkan, wajib dilaksanakan secara swakelola. Potensikan masyarakat sekitar, agar warga sekitar juga bisa turut bekerja dan berpenghasilan,” tuturnya dengan santun kepada salah seorang guru.
DUGAAN PELANGGARAN SOP:
1. KBM tetap berjalan di area konstruksi aktif β melanggar SOP Keselamatan Sekolah.
2. Pekerja tidak menggunakan APD (helm, sepatu safety).
3. Puing bongkaran tidak dipagari, berisiko bagi siswa.
4. Pola Swakelola diduga dilanggar dan diborongkan ke pihak ketiga.
5. Munculnya oknum yang mengaku dari Koramil Kresek untuk intervensi, yang tidak ada relevansinya dengan proyek Disdik.
Tim Redaksi POSTJKTCO masih berupaya menghubungi Kepala SDN RancaLabuh 01 dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang untuk hak jawab.
#RevitalisasiSekolah
#APBN2026
#SDNRancaLabuh
#Kemeri #DisdikKabTangerang
#postjktco
Redaktur.Purba
Tim gwi






