Sejumlah aktivis dan orang tua, minta aparat hukum tangkap kepala sekolah.

Tangerang, posjkt.com

Miris, seakan tutup mata hingga kini belum adanya tindakan dari pihak kasie dan pengawas pembina sekolah terkait adanya dugaan pungutan uang kipas angin untuk dikelas dan jual buku paket di SMAN 15 kota Tangerang, kamis (14/03).

Sejumlah aktivis dan orang tua, minta aparat hukum tangkap kepala sekolah.

Karena pungutan pembelian Kipas angin dan beli buku tidak ada perwal.

Pasalnya sudah jelas wali kelas di SMAN 15 Kota Tangerang mengarahkan kepada siswa untuk membeli buku tersebut ditempat yang telah ditentukan, yang diduga telah melakukan pungutan pada siswa

Oknum Kepala Sekolah yang diharuskan membeli buku paket sebesar 200.000,- ke lokasi rumah yang beralamat di Jl. Makmur 13 Blok A8 No.8, RT.005/RW.002, Gebang Raya, Kec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15132.

Untuk buku paket dua mata pelajaran yaitu buku matematika dan buku agama.

Dengan cara di lakukannya oleh pihak sekolah kepada siswa, untuk membeli buku tersebut diluar area sekolah, yang diarahkan oleh Mutia dan Asep (Red-guru) ke lokasi rumah yg tak jauh dari area sekolah.

Menurut keterangan siswanya (Red) dan orang tua siswa mengatakan “iya waktu itu kita semua disuruh kolektif uang 25.000,- membeli kipas angin buat dipasang diruang kelas kita.

Karena yang lama kipasnya diambil dan dipindahkan ke ruang lain.

“Dan waktu itu kita semua, disuruh sama guru kelas disuruh beli buku paket dua, untuk mata pelajaran matematika dan agama sebesar 200.000,- kita semua diarahkan kelokasi rumah yang jual buku paketnya, “ucapnya (26/2/2024).

Sementara Mutia Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 15 Kota Tangerang, saat diwawancarai beberapa media disekolah mengatakan.

“Kami tidak membenarkan, dan kami sudah mengintruksikan untuk tidak membeli buku disekolah.

Karena buku sudah ada diperpustakaan, jadi sekolah tidak menjual buku,”ucapnya (1/3/2024).

Berdasarkan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2023 tentang Juknis Pengelolaan dana BOS disebutkan, dana pemeliharaan dan perawatan sekolah sudah dibiayai dari BOS.

Termasuk belanja buku, terlebih saat ini siswa belajar dengan buku Kurikulum Merdeka.

Permendikbud 75 Tahun 2016, Pasal 12 huruf A Dan B

A. Menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar pakaian seragam atau bahan pakaian seragam sekolah

B. Melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/wali.

Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Provinsi Banten Wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan memberikan tanggapan atas pemberitaan disekolah tersebut.

Teguh Setiawan mengatakan, pihaknya telah mengetahui perihal adanya dugaan pungutan tersebut.

Bahkan dirinya telah berkoordinasi dengan pengawas pembina untuk mengecek permasalahan yang ada.

“Kami sudah perintahkan Kasie SMA dan Pengawas Pembina, dan mas bisa langsung saja hubungi ke Pengawas Pembinanya untuk perihal pemberitaan tersebut.

Tapi inti dari pemberitaan itu, saya sudah konfirmasi langsung dengan Kepala Sekolah, bahwa pemberitaan itu tidak benar,” ucap Teguh Setiawan kepada wartawan via sambungan telepon WhatsApp Jum ‘at (8/3/2024).

Lebih lanjut dia meminta untuk membuktikan perihal adanya dugaan pungutan tersebut. “Kalau memang ada bukti nya, silahkan bersurat resmi ke kami.

Baru kami akan tindak lanjuti. Kami akan melakukan tindakan, jika ada kesalahan administrasi,” kata Teguh.

Orang tua murid meminta pada Walikota Tangerang, agar anaknya yang membayar uang di pungut Rp. 25,000 agar di kembalikan.

“Bahwa kami juga terlalu banyak mengeluarkan uang sudah banyak untuk pembayaran ini dan itu”, katanya Rahmad (45)

prayitno / postjkt

Beberapa aktivis dan suara rakyat mulai minta pada DPR agar angket di tingkatkan.

Jakarta, posjkt.com

Para politik dan politis di berbagai ia menyampaikan aspirasinya lewat medsos dan media group, bahwa Pemilu tahun ini kelihatannya bangat curangnya.

Beberapa aktivis dan suara rakyat mulai minta pada DPR agar angket di tingkatkan.

Apakah dengan anak penguasa calon, sehingga tidak pakai norma agama.

DPR harus melaksanakan Hak Angket untuk mengusut dugaan pelanggaran bantuan sosial, selasa (12/03)

Karena banyak anggaran APBN yang di gunakan untuk berkempaye oleh salah satu paslon.

Utang negara tahun ini sangat dratis naiknya, yang melanggar Undang-Undang Keuangan Negara.

Undang-undang APBN, UU Anti KKN, UU Tindak Pidana Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang.

“Kami berharap angket ini di naikan setingkat menjadi penyelidikan tentang pengunaan anggaran negara untuk paslon”, katanya Ahmadarimil12 pada whatsapp group.

Menurut dia, Pelanggaran bantuan sosial ini diduga menjadi sumber pelanggaran pemilu secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

“Jika hal ini tidak di lakukan angket ya, pemazulan”, tuturnya.

Menurut bangleoagian aktivis, bahwa yang di lakukan oleh Jokowi untuk kepentingan anaknya, ia mengunakann dana negara itu perlu ada sidang mahkama konstitusi.

“Jika perlu, Tangkap, penjarakan dan adili Jokowi ..!!!”, katanya. di salah satu group whatsapp.

henry / postban

Kementerian ATR/BPN dan kebijakan pertahanan mempunyai peran bersama untuk menjaga kedaulatan.

Jakarta, posjkt.com

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri The Launching of Indo-Pacific Strategic Intelligence (IPSI) di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI), Jakarta, Jumat (08/03/2024).

Dalam momen tersebut, Menteri AHY menyampaikan bahwa pertanahan, tata ruang, dan pertahanan adalah unsur yang saling berkesinambungan, termasuk dalam upaya menyejahterakan rakyat Indonesia.

“Bicara pertanahan dan tata ruang ini juga sangat relevan dengan konsepsi besar untuk membangun pertahanan yang kapabel,” tutur Menteri ATR/Kepala BPN.

Menurutnya, Kementerian ATR/BPN dan kebijakan pertahanan mempunyai peran bersama untuk menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah Indonesia.

“Kita harus semakin merapikan di mana saja yang harus kita perkuat sebagai lokasi infrastruktur pertahanan, pos-pos militer, wilayah perbatasan, serta Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kita punya sekian ribu kilometer wilayah perbatasan yang harus diawasi.

Kita ingin bekerja sama dengan negara sahabat agar sama-sama saling menghormati patok wilayah perbatasan,” terang Menteri AHY.

Selain dari aspek pertanahan, dari tata ruang Kementerian ATR/BPN juga ingin meyakinkan sumber daya yang ada terlindungi.

“Kita ikut dilindungi karena itu semua (sumber daya Indonesia, red) mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, yang juga bisa nantinya digunakan untuk membangun pertahanan kita,” ujar Menteri AHY.

Salah satu pendukung ekonomi di Indonesia yang terus perkuat ialah dari segi pangan.

Terkait dengan hal ini, Menteri AHY melalui kewenangannya di bidang agraria, petanahan, dan tata ruang mendukung terwujudnya kemandirian Indonesia di bidang pangan.

“Dan yang terakhir terkait dengan ketahanan pangan kita, kita tahu penduduk Indonesia semakin banyak, kebutuhan akan pangan juga semakin tinggi.

Kita tidak ingin terlalu bergantung pada negara-negara produsen yang biasa kita mengimpor bahan-bahan pangan tersebut.

Kita juga ingin punya ketahanan, kemandirian di bidang pangan, juga ekonomi karena kita ingin menjadi bangsa yang berdiri sendiri,” ucap Menteri AHY.

( trisno ).

Diduga Camat Cisoka Kab. Tangerang tidak profesional dalam menyingkapi permasalahan publik.

Kab.Tangerang, posjkt.com

Kinerjanya di kritisi, Sumartono selaku Camat Cisoka Kabupaten Tangerang Banten diduga sebar fitnah pada penggiat kontrol sosial dengan tuduhan telah mengambil nominal atas nama Camat pada HBS (Minggu, 10 Maret 2024)

Dugaan fitnah yang disebarkan Sumartono melalui media online dengan menuduh bahwa Fahrur Rozi selaku Kepala Divisi Kajian dan Analisa DPD LSM PENJARA PN Banten

Telah mengambil sejumlah nominal pada HBS dengan modus mengatas namakan Camat Cisoka yang seolah olah atas perintah Camat Cisoka atau Tega Jual Nama Camat Sumortono

Menanggapi dugaan fitnah terhadap dirinya, Fahrur Rozi secara lugas mengatakan bahwa hal yang diutarakan Camat Cisoka (Sumartono) adalah fitnah yang sangat keji diduga untuk mengalihkan isu gratifikasi

“Fitnah yang sangat keji, itu tidak benar, saya tidak pernah mengatas namakan Camat Cisoka untuk mengambil nominal pada HBS, dan silahkan rekan rekan tanyakan langsung pada HBS.

Saya punya saksi hidup saat bertemu HBS dan kala bertemu HBS saya juga sedang memiliki uang yang tidak sedikit, pekan depan insyaAllh saya sudah ada di Banten” ucapnya melalui WhatsApp

Lebih lanjut Fahrur Rozi mengutarakan “Terlalu munafik jika Sumartono menghilangkan jasa baik Pak H. Bustomi, sudah sangat banyak H. Bustomi membantu keperluan Sumartono.

Kok masih juga tidak diakui, kalau dia mengatakan tidak sepeserpun menerima, saya berani katakan Sumartono sudah melakukan pembohongan publik.

Sekali lagi silahkan tanyakan langsung pada HBS, apakah saya ada mengatas namakan Sumartono guna mendapat nominal dari H Bustomi?

Nanti setibanya di. Banten saya siap berhadapan langsung, silahkan hadapkan pada saya, saya pertegaskan bahwa saya tidak pernah mengatas namakan perintah Camat Cisoka.

Untuk mengambil nominal pada HBS, pejabat publik kok menyebar fitnah keji seperti ini.

Sumartono sebagai Camat seharusnya dapat menjaga ucapan yang bersifat asumsi karena dapat menimbulkan fitnah yang mencelakai orang lain.

Sumartono bisa saja membohongi orang lain, tapi tidak mungkin dia dapat membohongi Tuhan dan hati kecil nya sendiri, ya akan saya tuntut tanggung jawabnya” ungkapnya melalui via WhatsApp

Pada redaksi Fahrur Rozi juga memberikan screen shoot hasil komunikasi dirinya dengan Camat Cisoka.

Dalam screen shoot tersebut Fahrur Rozi mengutarakan keberatannya karena diduga telah merasa difitnah, namun dalam screen shoot tersebut Camat belum merespon/menjawab.

(Tim)

Selamat Riadi selaku ketua BPD Desa Benteng Jaya : sebelum masuk pada puasa ramadhan mendoakan yang sudah tiada.

Batu Bara, posjkt.com

Ratusan warga masyarakat Desa Benteng Jaya Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara propinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan kenduri massal untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H pada malam hari di halaman rumah pak Supangat Dusun 4 pada hari Sabtu ( 09/03/2024).

Kenduri atau punggahan massal ini merupakan tradisi tahunan warga masyarakat untuk menyambut bulan suci ramadhan 1445 di setiap tahunnya yang diisi dengan berbagai acara yang di bawakan oleh Pak Poniman selaku tokoh masyarakat dan tokoh agama seperti tausiyah.

Zikir, doa, serta ditutup dengan makan bersama dan bersalam-salaman satu sama lainnya.

Menurut Selamat Riadi selaku ketua BPD Desa Benteng Jaya mengatakan, kenduri atau punggahan massal ini bertujuan untuk mendoakan arwah-arwah yang terlebih dahulu telah menghadap Allah SWT.

“Entah itu para arwah orang tua, kerabat keluarga, maupun tokoh masyarakat dan sebentar lagi puasa, kita doakan mereka supaya selalu dicucuri rahmat dan ditempatkan di sisi Allah SWT,” tutur Ketua BPD.

Selain itu, Budianto Spd selaku tokoh kepemudaan, saat di wawancarai kepada awak media bahwa di Desa Benteng Jaya ada empat titik lokasi kenduri atau punggahan bersamaan tujuan adalah sebagai sarana untuk menjalin silaturrahmi bersama seluruh lapisan masyarakat Desa Benteng Jaya.

“Kalau selama ini ada yang tidak bertegur sapa, momen jelang puasa inilah saatnya kita saling bermaaf-maafan,” ucapnya.

(Boiman)

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar, khususnya para pekerja kebon.

Batu Bara, posjkt.com

Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP. Hotlan Wanto Siahaan, S.H.,M.H bersama Ipda Kiwondo Manurung (KBO Lantas), dan para Kanit serta personil Sat Lantas melakukan kegiatan sedekah jumat berkah.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar, khususnya para pekerja kebon, serabutan dan pengarit rumput. jum’at (08/03/2024).bertempat di Jalan Lintas Sumatera Utara dari Lima Puluh sampai Indrapura Kabupaten Batu Bara. Pukul 11.00 Wib sampai selesai.

Kapolres Batu Bara AKBP Taufik Hidayat Thayeb S.H,.S.I.K, melalui Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Hotlan Wanto Siahaan S.H,.M.H, mengatakan “kegiatan jum’at berkah bertujuan agar Polri dan Masyarakat semangkin dekat dan menjalin silaturahmi yang baik”. Ujar Kasat Lantas.

Adapun petugas yang melaksanakan kegiatan Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP. Hotlan Wanto Siahaan, S.H,.M.H, Ipda Kiwondo Manurung (KBO Lantas), para Kanit Sat Lantas dan Personil Sat Lantas Polres Batu Bara.

Kegiatan yang dilaksanakan :
1. Patroli dengan menggunakan kendaraan dinas untuk mengantisipasi kemacetan sepanjang Jalan Lintas dari Lima Puluh sampai Indrapura

2. Berbagi nasi kotak kepada pengarit rumput, Disabilitas, pekerja kebon dan serabutan yang berada di sepanjang jalan.

Melalui kegiatan ini, Kasat Lantas Polres Batu Bara berupaya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dengan cara yang berkesan.

Selain menjalankan Tugas pokoknya dalam menjaga Ketertiban Lalu Lintas, Sat Lantas juga berperan aktif dalam mempererat hubungan Positif antara Kepolisian dan masyarakat.

Laporan ini disampaikan sebagai bentuk Pertanggung-jawaban dan Apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap tugas Sat Lantas Polres Batu Bara.

(BOIMAN)

Warga juga merasa takut lewat di tengah malam, belum lama ini korban di bacok.

Tangerang, posjkt.com

SM (38 tahun), karyawan PT Surya Toto, menjadi korban begal di Jalan Raya Kukun-Daon, Kampung Daon, Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/3/2024) dini hari.

Warga juga merasa takut lewat di tengah malam, belum lama ini korban di bacok.

Sepat gempar, para pekerja pulang malam di bacok, minta pada aparat polisi tangkap pelakunya.

Akibatnya, pria yang berdomisili di Perumahan Jambu Karya Residence, Desa Jambu Karya Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang ini, di todong culurit.

Ia mengalami luka bacok di kepala, leher, jari tengah dan telunjuk bagian tangan kanan.

Selain itu, korban juga kehilangan sepeda motor Honda Vario warna hitam tahun 2018 bernomor polisi T 2477 ZE.

“Kami minta pada aparat polisi tangkap pelakunya, agar tidak meresahkan warga yang lewat di jalan Raya Kukun-Daon”, katanya Arman di kutip insagram dan whatsapp.

Menurut arman, kini korban lagi di rawat di rumah sakit agar korban saat ini dalam perawatan setelah di garong oleh pelakunya.

Berharap pada para bermotor jika sudah malam sekitar 23.00 Wib sampai 04.00 Wib jangan lewat jalan Kukun-Daon.

“Bahkan jalan tersebut tidak ada penerangan jalan dan lampuh jalan pada mata”, tutur Roni warga Sukatani.

asdi / henny / postjkt

Abraham Garuda Laksono Seru Milenial Tidak Lupa Akar Sejarah Bangsa.

TANGERANG, posjkt.com

Anggota MPR RI Dapil III Tangerang Ananta Wahana mengajak pelajar SMKN 5 Kabupaten Tangerang untuk terus menjadi perekat persatuan bangsa.

Ananta menyampaikan hal itu usai menjadi narasumber sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama pelajar, mahasiswa dan wartawan di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, Rabu 6 Maret 2024.

“Sebagai generasi penerus bangsa. Pelajar memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara yang maju sebagaimana amanat Undang-Undang 1945 dan Pancasila,” katanya di hadapan pelajar SMKN 5 Kabupaten Tangerang.

Dalam sejarah Indonesia, pelajar memiliki peran penting dalam perumusan dasar bangsa Indonesia. Di masa kini, kaum pelajar memiliki andil yang sangat besar untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa ini.

Pemersatu bangsa yang harus terus dirawat, lanjutnya, adalah Pancasila. Karena itu, pada kesempatan sosialisasi tersebut, Ananta merasa sangat berbahagia karena dapat menyampaikan sekaligus memberi pengetahuan kepada pelajar akan pentingnya Pancasila yang digagas dan digali oleh Ir. Soekarno.

“Pancasila sebagai ideologi berbangsa, bernegara dan bermasyarakat harus terus ditanamkan kepada semua rakyat Indonesia. Bangsa ini memiliki harapan kepada kaum pelajar dalam menjaga warisan yang paling berharga bangsa ini yakni Pancasila,” katanya.

Narasumber lainnya yaitu sosok milenial yang aktif menyosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada kalangan muda, Abraham Garuda Laksono.

Abraham merupakan Direktur Karang Tumaritis Institut yang sangat antusias mengajak kaum milenial khususnya, untuk tidak pernah melupakan akar sejarah bangsa, terkhusus nilai-nilai Pancasila.

“Kebanyakan anak anak muda banyak yang tahu Pancasila tapi tidak kenal. Mengutip bahasa bung Karno Pancasila adalah ideologi. Pancasila memiliki pengaruh kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini,” katanya.

Ia menyampaikan peran nyata kekuatan Pancasila untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Menurutnya, bangsa Indonesia sudah dibekali sebuah alat yakni Pancasila, yang bisa digunakan untuk menghadapi pengaruh budaya luar.

“Kita harus menjalankan Pancasila sebagai pedoman hidup kita. Jangan menerima pesan secara mentah mentah, harus kritis jangan menerima informasi hoax, harus tetap.

trisno / postjkt

pernyataan Voice note nya Kades Tumpang Sugian murka terhadap para Ketua RT, RW setempat serta memaki – maki dengan kata – kata kasar

Tangerang, posjkt.com

HEBOH Kades Wanakerta Tumpang Sugian pecat puluhan RT dan TWnya Karna anaknya tidak lolos sebagai caleg DPRD Kabupaten Tangerang dari partai PDIP dapil Kecamatan Pasar kemis, kecamatan Sindang jaya dan kecamatan Rajeg, rabu (06/03).

Dalam kemarahan Tumpang Sugian mengatakan warga ada 15 Ribu. Masa tidak dapat suara.

Dilansir dari media iNews.com”, Kemarahan kades Tumpang Karna anaknya tidak lolos jadi anggota legislatip DPRD Kabupaten Tangerang 2024, 2029.

Mantan Narapidana 2 kali ini lagi lagi membuat ulah dengan kekuasaan sebagai Kepala Desa Wanakerta Kecamatan Sindang jaya.

Dilansir dari media iNews.com”, Tak terima sang anaknya tidak lolos menjadi salah satu anggota Legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang membuat sang Bapak menjadi murka.

Dampak dari gagalnya sang anak untuk meraih kursi empuk di parlemen, membuat sang Ayah yang saat ini masih aktif menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Wanakerta Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang memberhentikan Puluhan RT dan RW di wilayah nya.(06/03/2024)

Dari informasi yang diterima Awak Media, Diketahui, pemberhentian sejumlah Ketua RT dan RW itu dibuktikan dengan adanya.

Surat pemberhentian yang ditandatangani langsung oleh sang Kades Wanakerta Tumpang Sugian SE atau yang lebih terkenal dengan panggilan LTS

Sebelumnya dalam pernyataan Voice note nya Kades Tumpang Sugian murka terhadap para Ketua RT, RW setempat serta memaki – maki dengan kata – kata kasar.

“Siapa RT, RW yang tidak Nyoblos ke si Iing atau tidak mendukung si iing, Kadesnya di Wanakerta saya, Gue berhentiin semua Nggak ada urusan, kalau Nggak senang berantem saja dengan Saya,” kata Tumpang dalam Voice note nya, (05/03/2024).

Menurutnya, anak seorang Kepala Desa Wanakerta tak pantas untuk kalah dalam kontestasi Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) pada gelaran Pemilu 2024 ini.

Sebab kata dia, anak Kades bukan anak tukang becak,” ucapnya

“Si Iing mah lain anak tukang becak nggak pantes nggak menang di Wanakerta. warga ada 15 ribu, Si Iing nggak pantes untuk tidak menang dia mah bukan anak tukang becak tapi anak Lurah.

Warga ada apa – apa ke Saya minta tanda tangan gratis lagi, minta tanda tangan ke saya, Ngedukung nggak ke anak saya, emang saya jadi Lurah pakai air liur, Tahi lu orang !!” umpatnya kesal

LTS juga mengancam akan mempersoalkan masalah tersebut jika memang anaknya tidak terpilih menjadi Calon anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

“Iing enggak menang di Wanakerta akan berbuntut panjang dengan saya, ” kecamnya.

Diketahui, Putra Kades Wanakerta tersebut bernama Muhamad Solihin ikut serta dalam pesta Demokrasi Pileg DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai PDI- Perjuangan Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Rajeg, Kecamatan Pasar Kemis dan Kecamatan Sindang Jaya

prayitno / jko

Termasuk belanja buku, terlebih saat ini siswa belajar dengan buku Kurikulum Merdeka.

Kota Tangerang, posjkt.com

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setiap tahunnya, mengalokasikan dana pendidikan untuk jenjang SMA dan SMK Negeri, anggaran yang digelontorkan pun tidak sedikit.

Plus Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) bertujuan agar masyarakat tak lagi dibebani biaya, ataupun pungutan disekolah.

Namun itu semua hanyalah isapan jempol saja, faktanya masih ada di sekolah yang melakukan pungutan dengan dalih macam-macam.

Seperti yang terjadi di SMA Negeri 15 Kota Tangerang Banten, yang diduga telah melakukan pungutan pada siswa yang diharuskan membeli buku paket sebesar 200.000,- untuk buku paket dua mata pelajaran.

Cara yang dilakukan oleh pihak sekolah kepada siswa membeli buku tersebut diluar area sekolah, yang diarahkan oleh Wakasek Bidang Humas Mutia dan Asep (Red-guru) ke lokasi rumah yang beralamat di Jl. Makmur 13 Blok A8 No.8, RT.005/RW.002, Gebang Raya, Kec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15132.

Menurut keterangan siswanya (Red) bersama orang tuanya mengatakan “iya waktu itu kita semua disuruh kolektif uang 25.000,- membeli kipas angin buat dipasang diruang kelas kita, karena yang lama kipasnya diambil dan dipindahkan ke ruang lain.

“Dan waktu itu kita semua, disuruh sama guru kelas disuruh beli buku paket dua, untuk mata pelajaran matematika dan agama sebesar 200.000,- kita semua diarahkan kelokasi rumah yang jual buku paketnya,” ucapnya (26/2/2024).

Sementara Mutia Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 15 Kota Tangerang, saat diwawancarai beberapa media disekolah mengatakan.

“Kami tidak membenarkan, dan kami sudah mengintruksikan untuk tidak membeli buku disekolah. Karena buku sudah ada diperpustakaan, jadi sekolah tidak menjual buku,”ucapnya (1/3/2024).

Berdasarkan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2023 tentang Juknis Pengelolaan dana BOS disebutkan, dana pemeliharaan dan perawatan sekolah sudah dibiayai dari BOS.

Termasuk belanja buku, terlebih saat ini siswa belajar dengan buku Kurikulum Merdeka.

Permendikbud 75 Tahun 2016 Pasal 12 huruf A Dan B, A. Menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar pakaian seragam atau bahan pakaian seragam sekolah, B. Melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/wali

prayitno / postjk

Polisi Polres Sutta tidak profesional dalam menangkap tersangka.

Tangerang, posjkt.com

Diduga Salah Tangkap, Dan Dijadikan Tersangka Pengedar Narkoba, Sidang Pra Peradilan GMS Di Pengadilan Negri Kota Tangerang Dibuka

Hari ini Pengadilan Negri Kota Tangerang gelar sidang Praperadilan Pemohon ‘GMS’ di Ruang Sidang Utama, Lantai 2, Senin, 14.00 Wib.

Hadir dalam persidangan Pemohon yang diwakili Kuasa Hukum nya Pengacara Komaruddin Simanjuntak, SH dan Partner . Dan Termohon dari Polresta Bandara Soetta dengan Jaksa dari Kejaksaan Negri Kota Tangerang.

Sidang dibuka oleh Ketua Hakim, Dr Fahmiron, SH, M.Hum dengan mengagendakan beberapa jadwal persidangan selanjutnya, persidangan Jawaban, persidangan saksi – saksi baik dari pemohon dan termohon, Replig, dan keputusan.

Hakim Ketua menjelaskan,, Dipersiapkan untuk surat kuasa dan dijadwalkan untuk setiap persidangan. Baik pemohon dan Termohon dipersiapkan barang bukti dan surat kuasa, saksi -saksi.

“Dan mungkin ada yang mo disampaikan. Dalam sidang Pra Peradilan antar Pemohon dan Termohon bisa juga ada membuahkan kata sepakat Damai,” Ujar Hakim Ketua di Pengadilan Negri Kota Tangerang.

Sidang Pra Peradilan Diduga kasus salah tangkap terhadap korban yang berinisial GMS kini memasuki tahapan pengajuan keberatan atas penahanan oleh pihak korban dan Keluarga orangtua korban di polres bandara Soekarno Hatta yang terjadi pada tanggal 4 Maret 2024

Sidang tersebut berlangsung di pengadilan negeri kota Tangerang provinsi Banten yang beralamat di Jl. Taman Makam Pahlawan Taruna no. 7 RT. 001/009, Sukasari, Kec.Tanggerang, Kota Tanggerang.

Menurut Keterangan Kuasa Hukum GMS, Komaruddin Simanjuntak, SH mengungkapkan, Kronologi penangkapan GMS yang dijadikan tersangka sebagai Bandar Narkoba oleh Jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Punya mata tak bisa melihat, punya hati tak dapat merasa, begitulah perasaan seorang Ayah terhadap tindakan hukum yang dialami anak sulungnya.

Hati seorang Ayah sangat kecewa dengan tindakan oknum polisi yang kurang bijak dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat,

“Tindakan oknum polisi yang melakukan penangkapan terhadap anak kami GMS, pada hari Selasa tanggal 21 November 2023 di Karawang Jawa Barat sangat disayangkan.

Sebab surat penangkapan dan penahanan itu beda dan surat penahanan itu baru diterima keluarga pada tanggal 3 Desember 2023, tiga belas hari setelah dilakukan penangkapan” ujar Komaruddin Simanjuntak.

“Barang bukti yang dimaksud oknum polisi berada di kantor Polres Bandara Soekarno-Hatta, dan setibanya di kantor Polres Bandara Soekarno-Hatta dari Karawang lokasi penangkapan.

Oknum polisi memberikan gunting kepada GMS dan menyuruh GMS untuk membuka paket tersebut, lalu oknum polisi mengambil foto-foto setelah memaksa GMS.

Untuk membuka paket tersebut, dan itulah yang dijadikan sebagai barang bukti, Ujar Tambah Komaruddin Simanjuntak, Kuasa Hukum , Pengacara GMS.

Dan baru Hari Kamis 23 November 2023, Orangtua GMS melalui HP GMS diberitahu dan langsung mendatangi pihak kepolisian Polres Bandara Soekarno Hatta, Ujar Kuasa Hukum GMS, Komaruddin Simanjuntak.

Kami bertemu dengan Sagala, Eko selaku Kasat narkoba, dan IPDA Aditya Aji Pratama sebagai Kanit, dan ingin bertemu Kapolres, Kombes Roberto M Pasaribu.

“Kami meminta supaya dapat bertemu dengan Kapolres namun mereka menjawab “sedang tidak ada, dan nomor Hp Kapolres pun tidak ada yang tahu.” Ungkap Orangtua GMS.

“Saya sangat heran dengan tindakan oknum polisi itu, bisa-bisanya bertindak tanpa barang bukti dan barang bukti yang disebutkan pun tidak ada sama anak ku ketika melakukan penangkapan, yang memang sedang mengikuti pelatihan kerja di Karawang”, tegas HLS.

“Saya mengetahui kejadian itu setelah tindakan penangkapan dilakukan, lalu oknum polisi tersebut menghubungi saya melalui handphone anak saya.

Bahwa anak kami telah ditangkap dan ditahan atas tuduhan kepemilikan narkoba jenis ganja yang dikirim melalui J&T, katanya paket tersebut dikirim dari Medan” Ujar Orangtua GMS, Simbolon.

HLS mengungkapkan rasa herannya, “nama tujuan di paket tersebut bukan atas nama anak kami, melainkan atas nama orang lain, yang bernama ‘Indra’ tapi kok bisa nomor Hp anak ku yang tercantum di paket itu ya, dan alamat tujuan pun ke kampus.

Sementara anak kami sudah lulus dan bahkan sudah bekerja”, tutur HLS.

“Saya menduga dalam penangkapan anak kami ini, oknum polisi tersebut hanya menggunakan dalil nomor Hp anak kami (GMS) yang tercantum di alamat paket tersebut.

Sementara sekarang ini begitu mudahnya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menipu melalui nomor Hp kita, yang mestinya di telusuri dulu sebelum menangkap, Ucap Orangtua GMS dan Kuasa Hukum GMS, Komaruddin Simanjuntak.

Penipuan melalui nomor hp atau mendapatkan nomor Hp kita sangat marak selangkangan ini saya sangat terpukul dengan kelakuan oknum polisi tersebut terhadap anak kami ini” jelasnya.

“Anak kami juga dipaksa mengakui paket yang berisi ganja tersebut adalah miliknya, dengan cara dipukul, diinjak bahkan di setrum kata anak kami ketika kami sudah bertemu. Anak kami pun disiksa dengan posisi tangan diborgol.

Dan oknum polisi menyuruh anak kami hanya menjawab ‘YA’ ketika ditanya, biar cepat selesai jangan persulit bentak polisi itu.

Saya sungguh terkejut melihat kondisi anak kami ketika bertemu di kantor polisi, badannya biru-biru, dia menangis merintih kesakitan, juga katanya muntah darah. Karena mungkin kondisi anak kami sekarat.

Sampai dia dirujuk oleh dokter klinik Bandara Soekarno-Hatta ke RS Polri Kramatjati, dan suara anak ku membuat dada ku terasa sesak seketika, dan inilah yang dialami keluarga kami dalam tiga bulan ini.

Yang harusnya di akhir tahun 2023 semua orang bersukacita, tapi keluarga kami justru mengalami perlakuan intimidasi oleh oknum polisi yang tidak bertanggung jawab” terang HLS.

“Kasus yang menimpa anak mereka sudah sampai kepada Kapolri melalui surat yang dikirim oleh HLS.

Dan sesudah menyurati Kapolri, mamang ada proses yang dilaksanakan pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta, yaitu melakukan gelar perkara khusus, dan sesudah gelar perkara khusus dilakukan.

Maka anak kami dinyatakan tidak bersalah akhirnya dibebaskan dan boleh pulang ke rumah orang tuanya di Bekasi.

Akan tetapi, kejanggalan lagi yang membuat saya semakin curiga dengan kinerja kepolisian ini, bahwa, pada tanggal 25 Januari 2024 pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta kembali menginformasikan, penangkapan anak kami.

Maka saya akan mengambil sikap tegas sebagai orang tua, tidak ada orang tua yang mau anaknya diperlukan seperti penjahat.

Saya menjamin anak saya kok, anak saya adalah anak yang baik yang patuh terhadap orang tua, dan hobinya juga memelihara kucing dan ikan.

Saya akan terus teriak minta tolong mencari keadilan untuk anak kami, yang telah mengalami tindakan hukum yang tidak wajar.

Saya akan kembali menyurati Kapolri tentang pengalaman pahit anak ku ini, agar Pak Kapolri menindak tegas para oknum polisi yang melakukan tugas tidak sesuai dengan prosedur konstitusi kepolisian.

Sampai kemanapun kami akan menuntut keadilan untuk anak kami yang masih muda ini, yang telah mengalami perlakuan yang tidak baik dari oknum polisi yang tidak bertanggung jawab.

Sebagai bentuk perlawanan saya, hari Selasa tanggal 05 Maret 2024 pukul 10:0 wib, akan dilanjutkan kembali sidang praperadilan untuk anak kami di PN Tangerang kota, tegas HLS.

Disaat selesai door stop dengan Kuasa Hukum GMS dan Orangtua selesai. Jurnalis yang tergabung dalam peliputan GMS , Ingin bertanya kepada Jaksa dan Kuasa Hukum polisi Bandara Soetta.

Tidak bisa memberikan komentar, dan tidak bisa ikut dalam Doorstop dengan beberapa jurnalis.

Orangtua seorang Ibu GMS mengharapkan, Keadilan bagi anaknya dan mendapatkan hasil yang benar, Jujur atas anaknya GMS dan menghasilkan SP3 atas persidangan Pra Peradilan kasus anaknya ini.

( MGR / postjkt ).

Karena banyak peluang korupsi akan terjadi sektor pendidikan.

Yogyakarta, posjkt.com

Sejumlah pendukung Prabowo-Gibran makan siang akan di siapkan, bahkan banyak para politisi di jakarta menyangga makan siang tak perlu, senin (04/03).

Karena banyak peluang korupsi akan terjadi sektor pendidikan.

Bahwa makan siang itu dilaksanakan akan peluang, banyak yang miskin.

Karena anak yang yang di bawah umur akan buatkan makan siang akan terjadi kurang gizi.

Wacana makan siang gratis dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mendapatkan reaksi positif maupun negatif dari berbagai pihak.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan catatan jika makan siang gratis ini menggunakan dana BOS.

Ketua PGRI DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika makan siang gratis menggunakan dana BOS.

Namun mengingat dana BOS masih belum mencukupi untuk operasional sekolah dan harus ditambah dengan BOS daerah (BOSDa), artinya anggaran dana BOS harus ditambah untuk makan siang gratis.

“Jadi kalau dana (BOS) apa adanya kemudian dikurangi makan siang maka operasionalnya menjadi lebih kurang lagi, kalau mau diadakan (makan siang gratis) tentu BOSnya harus ditambah,” kata dia saat dihubungi, Senin (4/3/2024).

“BOS itu sekarang sifatnya masih bantuan, belum bisa mencukupi semua operasional sekolah,” imbuh dia.

sahat / postjkt

EVENT SDN KEDAUNG WETAN 2 MAKAN BERSAMA DENGAN MIE MANTAP.

Tangerang, posjkt.com

Pada hari rabu tanggal 28 Februari 2024 tepatnya pada

Pukul 09.00 pagi SDN Kedaung Wetan 2 didatangi Team Event Mie Sedaap dari PT.

Sayap Mas Utama, kedatangan Team Event Mie Sedaap ini adalah untuk

mengadakan event makan bersama dengan mie sedaap khusus untuk siswa-siswi

SDN Kedaung Wetan 2. Team Event Mie Sedaap dari PT. Sayap Mas Utama

menyediakan 320 cup Mie Sedaap siap santap untuk siswa siswi dan guru-guru

SDN Kedaung Wetan 2. Dimana siswa siswi SDN Kedaung Wetan 2 merasa senang

dengan kehadiran Team Event Mie sedaap dari PT. Sayap Mas Utama, dan siswa

siswi SDN Kedaung Wetan 2 antusias mengantri untuk mengambil cup mie sedaap

yang sudah siap santap. Menurut Ibu Iqna Tia Septiani Karina yang merupakan

bagian dari tim event mengatakan “Event makan bersama mie sedaap ini sudah

berjalan lama, setiap ada produk baru selalu mengadakan event untuk pengenalan

produk baru, dan event ini diadakan baik di sekolah dan ataupun di masyarakat”.

Sahat red

Daerah sumatra hari ini beresra hati-hati hendak kelaut dan kegunung.

Jakarta, posjkt.com

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang akan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (3/3/2024) dan Senin (4/3/2024).

BMKG menjelaskan, cuaca ekstrem itu dikarenakan adanya sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudra Hindia barat daya Banten dan barat daya Sumatera,

Hujan lebat itu titik sasarannya melanda Daerah Kepulauan Sumatra.

Hal ini yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Hindia sebelah barat daya Sumatera.

“BMKG mengingatkan pada para pelaut dan nelayan agar melakukan aktivitas melaut di kurangi”, katanya BMKG di Jakarta.

Informasi ini langsung dari BMKG Jakarta untuk sumatra, Barat, Selatan, Utara, Aceh, Jambi, Bengkulu dan dll.

Menurut Wardino (45) warga Sumatra Utara, bahwa di kampungnya masih hujan berat dan di sertakan angin kencang.

Dalam angin kencang dan hujan lebat ini membuat perekonomian pantai Sumatra di lumpuh dan tak bisa kelaut sudah terhitung 3 hari dari jumat-minggu.

“Sebaian para para nelayan sepanjang pantai sumatra terheti kelaut dan gelombang naik”, ujarnya Wardino Sumatra Utara. Menurut Jadilan (43) Sumatra Barat, yang tinggal di pengunungan juga terpaksa esra hati-hati naik kegunung.

Ladang juga hambis di hatam angin kencang.

“Kami juga terpaksa sudah 3 hari tidak naik kegunung mau kekebon melihat cengkeh”, tuturnya.

sahat red

Sudah 10 tahun tenaga pendidikan Nasional tidak mengangkat ASN, kekurangan Guru

Jakarta, posjkt.com

Kementerian Pendidikan Nasional di Jakarta, sampai tahun 2029 akan kekurangan guru tingkat tenaga Pendidikan SD, SMP dan SMK, minggu (03/03).

Bahkan kekurangan guru ini didasarkan kurang guru seluruh indonesia, karena lebih kurang 10 tahun pengangkatan guru ASN.

“Hal ini akan jadi delema masa depan anak bangsa, tampa ada tenaga pendidik kedepannya”, katanya Riset Dikti.

Menurut Riset Dikti, bisa saja kedepan kekurangan guru sebesar 40,000 tenaga pendidikan seluruh indonesia.

Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mencatat kebutuhan guru SMK hingga tahun 2029 mencapai 350.000 orang.

Oleh karena itu, Kemendikbud melalui BPPT Akan segera melakukan hilirisasi calon guru SMK, Pendidikan Guru SD, dan Pendidikan Jasmani.

“Kebutuhan guru SMK kita sekitar 350.000 orang sampai tahun 2029,” kata Kepala BPPT Anton Rahmadi dikutip dari laman resmi Puslapdik, Jumat (1/3/2024).

Anton mengatakan, BPPT sudah menjaring calon guru SMK sebanyak kurang lebih 100.000 orang per tahun.

Namun, Anton berharap, nantinya juga ada calon guru SMK yang berasal dari penerima beasiswa afirmasi dan Asrama Mahasiswa Nusantara.

“Harapan juga ada dari mahasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi dan Asrama Mahasiswa Nusantara yang berpotensi disalurkan menjadi 1.700 guru pada tahun 2025, ditambah potensi mahasiswa penerima KIP Kuliah,” ujarnya.

sahat red