Tangerang, posjkt.com.
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TANGERANG, MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE80
(Switno / iklan)
posjkt.com Tangerang // Terjadi insiden atap ruang kelas ambruk di SDN Kedung Dalam II, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Berikut detail insiden tersebut:
– Korban:
– 11 murid mengalami luka-luka, terdiri dari 2 luka berat dan 9 luka ringan.
– Seluruh korban dievakuasi ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
– Penyebab ambruknya atap ruang kelas belum diketahui secara pasti.
– Reaksi Bupati:
– Bupati Tangerang, Maesyal Rasyied, langsung menjenguk siswa yang menjadi korban sekitar pukul 10.30 WIB.
– Bupati meminta rumah sakit untuk menangani siswa yang terluka secara cepat dan tepat.
– *Ruangan yang Ambruk:
– Dua ruangan kelas yang ambruk adalah kelas 5 dan kelas 6.
Bupati Maesyal Rasyied didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, dalam kunjungan ke rumah sakit untuk menjenguk siswa yang terluka.
Pimpinan redaksi posjkt.com, menduga Kurangnya perhatian dan pengawasan dinas pendidikan dalam pengawasan kwalitas bangunan sekolah yang seharusnya sudah layak rehab ternyata belum sepenuhnya dapat perhatian, hingga terjadi insiden ambruknya bangunan sekolah. Sementara dibeberapa sekolah yang masih layak pakai sudah direhab lagi.
Red posjkt.com
Tanda Tangani Kerja Sama Pengelolaan Cadangan Pangan

Postjktc.com // Tangerang, –Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang dan Perum Bulog Cabang Tangerang melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kabupaten Tangerang Tahun 2025.
Pelaksanaan acara Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut dilaksanakan di UPTD Penyuluhan pertanian, Curug, Senin (11/08/2025).
Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Ir Asep Jatnika Sutrisno, MM menjelaskan pengelolaan cadangan pangan pemerintah daerah merupakan amanat Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan yang bertujuan menjaga ketersediaan beras sebagai cadangan pangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam menghadapi masalah pangan seperti kekurangan pangan, gejolak harga pangan dan atau keadaan darurat.
Sampai dengan tahun 2025, DPKP Kabupaten Tangerang memiliki beras CPPD dengan akumulasi 191.697,72 KG. Pada tahun anggaran 2025, Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Tangerang bermaksud untuk melakukan pembelian kembali beras kepada kepada Bulog Cabang Tangerang sebanyak 200.000 KG.
Kepala Bulog Cabang Tangerang Omar Sharif mengatakan Perum Bulog telah melaksanakan Pengelolaan Cadangan Pangan dengan Pemkab Tangerang sejak tahun 2017.
Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 15 Tahun 2023, Target jumlah cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) adalah sebanyak 341.32 Ton.
Adapun total kuantum cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) Kabupaten Tangerang dari tahun 2017 sampai saat ini mencapai 191,70 ton.
“kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Tangerang yang telah kembali mengamanatkan CPPD kepada Bulog, ini amanat pemerintah untuk mengelola cadangan pangan yang sama-sama kita lakukan, ” Ujar omar.
Dikutip dari (Diskominfo Kab.Tangerang/DR/nD)
Nomor : PR/ 359-DISKOMINFO/VIII/2025
DINAS LINGKUNGAN HIDUP UJAT SUDRAJAT
KABUPATEN TANGERANG
MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA
KE 80
BERSATU BERDAULAT RAKYAT SEJAHTERA INDONESIA MAJU
Tangerang, posjkt.com
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 80.
(switno / iklandprd)
POSTJKT. COM TANGERANG–Hepatitis adalah penyakit peradangan pada organ hati yang bisa disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, atau paparan bahan kimia tertentu. Jika tidak ditangani dengan baik, hepatitis bisa menyebabkan kerusakan hati permanen bahkan kematian. Di Indonesia, hepatitis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena banyak yang tidak menyadari dirinya sudah terinfeksi.
Gejala Hepatitis
Gejala hepatitis bisa berbeda-beda, tergantung jenis dan tingkat keparahannya. Beberapa orang bahkan tidak merasakan gejala sama sekali. Namun, secara umum, gejala yang sering muncul antara lain:
Badan terasa lemas atau mudah lelah
Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan
Nyeri perut, terutama di bagian kanan atas
Warna urin menjadi gelap seperti teh
Warna mata dan kulit menguning (ikterus)
Buang Air Besar berwarna pucat
Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Penyebab Hepatitis
Penyebab utama hepatitis adalah infeksi virus. Lima jenis virus hepatitis yang umum dikenal yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E.
Hepatitis A dan E biasanya ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.
Hepatitis B, C, dan D lebih sering ditularkan melalui darah, hubungan seksual tidak aman, atau dari ibu ke bayi saat melahirkan.
Selain itu, hepatitis juga bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol jangka panjang, efek samping obat tertentu, atau gangguan autoimun (sistem kekebalan tubuh menyerang hati).
Faktor Risiko
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hepatitis antara lain:
Tidak menjaga kebersihan makanan dan minuman
Berbagi jarum suntik atau alat cukur
Melakukan hubungan seksual berisiko tanpa kondom
Tidak mendapat vaksin hepatitis
Bekerja di lingkungan medis tanpa pelindung yang memadai
Memiliki anggota keluarga yang terinfeksi hepatitis
Penanganan Hepatitis
Penanganan hepatitis tergantung dari jenisnya:
Hepatitis A dan E biasanya akan sembuh sendiri, cukup dengan istirahat, makan sehat, dan banyak minum air.
Hepatitis B dan C bisa berkembang menjadi kronis. Untuk itu, pengobatan dengan obat antivirus sangat diperlukan agar virus ditekan dan kerusakan hati dicegah.
Pemeriksaan darah dan fungsi hati secara rutin sangat penting untuk memantau perkembangan penyakit.
Pencegahan Hepatitis
Langkah-langkah pencegahan hepatitis yang bisa dilakukan antara lain:
Vaksinasi: Hepatitis A dan B bisa dicegah dengan vaksin yang aman dan efektif.
Menjaga kebersihan makanan dan minuman
Menghindari penggunaan jarum suntik bersama
Melakukan hubungan seksual yang aman dan sehat
Menghindari konsumsi alkohol berlebihan
Rajin memeriksakan kesehatan, terutama bagi kelompok berisiko
Jika mengalami gejala Hepatitis, segera lakukan pemeriksaan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :
Nama Dokter
Hari Layanan
Jam Pelayanan
dr. Pradipto Utomo, Sp.PD
Senin & Rabu
08.00 s.d 12.0
dr. Arini Nurlela, Sp.PD
Selasa, Kamis & Jum’at
08.00 s.d 12.00
Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi…
call center RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014
serta mengakses informasi melalui
Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan
website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)
Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.
Red. posjkt.com/sp/Humas RSUD TIGARAKSA
posjkt.com Tangerang,-Ditemukan proyek Spal di kp Wadas Desa Tamiang Gunung kaler dikerjakan asal jadi dan tanpa ada pengawasan. (5/07/25)

Saat awak media melewati lokasi proyek mendapati pemasangan batu dengan kondisi yang masih berair tanpa ada pengeringan terlebih dahulu tentunya hal ini akan membuat mutu bangunan tidak akan bertahan lama karena semen akan terserap oleh air.
Hal lain yang juga tampak nyata adalah para pekerja tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan tidak adanya papan proyek yang terpasang sehingga tidak ada informasi publik yang terpasang, karena masyarakat berhak tahu berapa besar anggaran yang dianggarkan dan anggaran berasal dari mana.
Menurut informasi yang kami dapat dari sekretaris desa Tamiang,bahwa kegiatan pekerjaan di kampung Wadas Desa Tamiang tersebut, adalah PL kecamatan,”ujar sekdes
Saniman ketua dpc Abpednas kabupaten Tangerang” menyayangkan adanya proyek yang tidak di lengkapi dengan papan kip, itu sebuah pelanggaran yang serius, “ujar saniman
Masyarakat butuh Transparansi prihal keuangan negara yang di pergunakan untuk pembangunan spal batu belah di kampung wadas, desa Tamiang kecamatan gunung kaler kab, Tangerang tersebut, sumbernya dari mana, berapa nominalnya dan juga berapa panjang spal yang di bangun, ” ujarnya
Dengan tidak memasang papan kip,sudah jelas melanggar UU nomor 14 tahun 2008, tentang keterbukaan publik,di sini pihak kecamatan sudah lalai dalam memberikan pekerjaan PL kepada seseorang atau kepada CV,yang sudah melalaikan kewajibannya sebagai pelaksana pembangunan spal tersebut.
Apalagi pengerjaanya yang di duga asal-asalan, di mana bagian bawah batu bekas tidak di bongkar kembali sehingga akan menambah kerugian masyarakat terhadap kwalitas proyek tersebut, “imbuhnya.
(Team posjkt.com)
posjkt.com Tangerang, Dihimpun dari berbagai sumber berita online dan media sosial, Oknum pekerja proyek pembangunan musolah bernilai Miliyaran di RSUD Balaraja bersikap ‘Koboy’ dihadapan sejumlah wartawan saat melaksanakan kegiatan liputan atas pekerjaan proyek tersebut, Sabtu, 2 Agustus 2025.
Aksi arogan /Koboy oknum pekerja yang diketahui sebagai pelaksana proyek dari PT. Demes Karya Indah melarang keras wartawan untuk meliput, mewawancarai dan lainnya bahkan hampir melukai seorang dan menarik paksa seorang jurnalis online berinisial B.
“Sangat brutal dan arogan tindakan Koboy oknum tersebut, melarang wartawan memasuki areal RSUD padahal ini adalah fasilitas umum untuk publik. Saya akan melaporkan tindakan keji oknum pekerja proyek ini ke Polresta Tangerang dilantarankan melukai tupoksi jurnalis yang lagi bertugas dilapangan, RSUD BALARAJA . Agar tidak ada yang pelihara preman dilingkup kerja pelayan kesehatan mereka,”tegas Dewa Rey selaku ketua Media Center Balaraja.
Sesuai dengan keterangan Humas RSUD Balaraja, Dr. Aang saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa sudah dilakukan perdamaian antara oknum pelaksana dengan salah satu wartawan yang di fasilitasi oleh aparat kepolisian sektor Balaraja saat itu juga dengan bertujuan agar kedua belah pihak dapat saling menghargai dan memahami masing-masing tugas fungsi.

“Menjadi pengalaman yang baik kedepannya agar keduanya bisa saling menghargai, Alhamdulillah sudah saling memaafkan pak,”jelas Humas RSUD Balaraja.
Terpisah, Hendra Tarmizi selaku kepala Dinas Kesehatan kabupaten Tangerang yang baru menjabat beberapa Minggu lalu telah mengetahui pasca keributan di proyek RSUD Balaraja dengan menyarankan agar Dirut RSUD Balaraja segera mengambil tindakan responsif yang positif.
“Sebaiknya koordinasi dengan direktur RSUD karena pelaksanaan ada disana, Tapi saya juga infokan ke beliau,”singkat kadis Dinkes.
Sampai dengan diterbitkannya informasi publik ini, pihak direktur RSUD belum dapat dimintai keterangannya.
Kasus perlakuan kekerasan terhadap jurnalis di Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan. Salah seorang jurnalis senior Supriadi atau yang lebih populer disapa Bonai mengalami perlakuan kasar, yang diduga melibatkan oknum pengusaha proyek.
Bonai menceritakan kronologinya, ketika ia bersama enam rekan jurnalis sedang melakukan tugas kontrol sosial di lokasi pengerjaan pembangunan Musholla Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, pada sabtu 02 Agustus 2025.
Lantas sesaat di lokasi, Bonai bertemu dengan salah seorang oknum inisial RS yang mengaku Direktur di PT Demes Karya Indah sebagai pelaksana kegiatan pembangunan Musholla RSUD Balaraja. Namun oknum tersebut justru malah melarang para jurnalis masuk ke area proyek.
“Niat kami kan sedang melakukan tugas kontrol sosial di proyek tersebut, ada enam orang rekan dari Jayanti, pas kami konfirmasi, dia (oknum) gak terima sama kedatangan kami, intinya kami dilarang masuk lah ke pekarangan orang lain”, kata Bonai saat dihubungi langsung awak media di hari yang sama. Dikutip dari online desak news.
(Red)
posjkt.com// Tangerang
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan Silaturahmi kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Afrillianna Purba, pada Senin (4/8) kemarin.
Kunjungan silaturahmi ini merupakan bagian dari langkah strategis Kejari dalam memperkuat sinergi antar lembaga. Agar terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berkeadilan, sangat perlu adanya hubungan antara lembaga penegak hukum dan legislatif.
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyambut baik kehadiran Kejari dan menyatakan kesiapan lembaganya untuk terus menjalin komunikasi aktif dan konstruktif dengan jajaran Kejaksaan.
“Kami mengapresiasi inisiatif silaturahmi ini. Sinergi antara legislatif dan penegak hukum adalah fondasi penting dalam memastikan pembangunan daerah berjalan efektif, bersih, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Amud, Selasa (5/8/2025).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu penting, termasuk peran Kejaksaan dan DPRD sebagai mitra penyelenggara pemerintahan, dalam mendukung pengawasan terhadap anggaran daerah, pelaksanaan pembangunan, serta penguatan fungsi legislasi dan kontrol sosial.
Sementara, Kejari Kabupaten Tangerang Afrillianna Purba menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga legislatif, demi mewujudkan pelayanan hukum yang profesional, transparan, dan berintegritas.
“Kami percaya bahwa penegakan hukum dan pengawasan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan DPRD sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan daerah berjalan dalam koridor hukum dan akuntabilitas publik,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi simbol kuatnya komitmen antar-pemangku kepentingan di Kabupaten Tangerang dalam menciptakan tata pemerintahan yang lebih tertib, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
(Red)
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE-80
SEMOGA INDONESIA MAKIN BERDAULAT BERSATU’ RAKYAT SEJAHTERA INDONESIA MAJU




