PEMBANGUNAN SPALdi kp Wadas desa Tamiang Kecamatan Gunung Kaler diduga dikerjakan asal jadi?

 

posjkt.com Tangerang,-Ditemukan proyek Spal di kp Wadas Desa Tamiang Gunung kaler dikerjakan asal jadi dan tanpa ada pengawasan. (5/07/25)

Kondisi proyek SPAL kecamatan Gunung Kaler 

 

‌Saat awak media melewati lokasi proyek mendapati pemasangan batu dengan kondisi yang masih berair tanpa ada pengeringan terlebih dahulu tentunya hal ini akan membuat mutu bangunan tidak akan bertahan lama karena semen akan terserap oleh air.
‌Hal lain yang juga tampak nyata adalah para pekerja tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan tidak adanya papan proyek yang terpasang sehingga tidak ada informasi publik yang terpasang, karena masyarakat berhak tahu berapa besar anggaran yang dianggarkan dan anggaran berasal dari mana.

Menurut informasi yang kami dapat dari sekretaris desa Tamiang,bahwa kegiatan pekerjaan di kampung Wadas Desa Tamiang tersebut, adalah PL kecamatan,”ujar sekdes

Saniman ketua dpc Abpednas kabupaten Tangerang” menyayangkan adanya proyek yang tidak di lengkapi dengan papan kip, itu sebuah pelanggaran yang serius, “ujar saniman

Masyarakat butuh Transparansi prihal keuangan negara yang di pergunakan untuk pembangunan spal batu belah di kampung wadas, desa Tamiang kecamatan gunung kaler kab, Tangerang tersebut, sumbernya dari mana, berapa nominalnya dan juga berapa panjang spal yang di bangun, ” ujarnya

Dengan tidak memasang papan kip,sudah jelas melanggar UU nomor 14 tahun 2008, tentang keterbukaan publik,di sini pihak kecamatan sudah lalai dalam memberikan pekerjaan PL kepada seseorang atau kepada CV,yang sudah melalaikan kewajibannya sebagai pelaksana pembangunan spal tersebut.

Apalagi pengerjaanya yang di duga asal-asalan, di mana bagian bawah batu bekas tidak di bongkar kembali sehingga akan menambah kerugian masyarakat terhadap kwalitas proyek tersebut, “imbuhnya.

 

 

 

 

 

 

 

(Team posjkt.com)

WARTAWAN DENGAN PELAKSANA PROYEK PEMBANGUN MUSOLAH RSUD BAKU HANTAM?

posjkt.com  Tangerang, Dihimpun dari berbagai sumber berita online dan media sosial, Oknum pekerja proyek pembangunan musolah  bernilai Miliyaran di RSUD Balaraja bersikap ‘Koboy’ dihadapan sejumlah wartawan saat melaksanakan kegiatan liputan atas pekerjaan proyek tersebut, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Aksi arogan /Koboy oknum pekerja yang diketahui sebagai pelaksana proyek dari PT. Demes Karya Indah melarang keras wartawan untuk meliput, mewawancarai dan lainnya bahkan hampir melukai seorang  dan menarik paksa seorang jurnalis online berinisial B.

“Sangat brutal dan arogan tindakan Koboy oknum tersebut, melarang wartawan memasuki areal RSUD padahal ini adalah fasilitas umum untuk publik. Saya akan melaporkan tindakan keji oknum pekerja proyek ini ke Polresta Tangerang dilantarankan melukai tupoksi jurnalis yang lagi bertugas dilapangan, RSUD BALARAJA . Agar tidak ada yang pelihara preman dilingkup kerja pelayan kesehatan mereka,”tegas Dewa Rey selaku ketua Media Center Balaraja.

 

 

 

Sesuai dengan keterangan Humas RSUD Balaraja, Dr. Aang saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa sudah dilakukan perdamaian antara oknum pelaksana dengan salah satu wartawan yang di fasilitasi oleh aparat kepolisian sektor Balaraja saat itu juga dengan bertujuan agar kedua belah pihak dapat saling menghargai dan memahami masing-masing tugas fungsi.

 

 

 

Wartawan baju kotak kotak baju putih pelaksanaan proyek 

 

 

 

 

 

 

“Menjadi pengalaman yang baik kedepannya agar keduanya bisa saling menghargai, Alhamdulillah sudah saling memaafkan pak,”jelas Humas RSUD Balaraja.

Terpisah, Hendra Tarmizi selaku kepala Dinas Kesehatan kabupaten Tangerang yang baru menjabat beberapa Minggu lalu telah mengetahui pasca keributan di proyek RSUD Balaraja dengan menyarankan agar Dirut RSUD Balaraja segera mengambil tindakan responsif yang positif.

“Sebaiknya koordinasi dengan direktur RSUD karena pelaksanaan ada disana, Tapi saya juga infokan ke beliau,”singkat kadis Dinkes.

Sampai dengan diterbitkannya informasi publik ini, pihak direktur RSUD belum dapat dimintai keterangannya.

 

Kasus perlakuan kekerasan terhadap jurnalis di Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan. Salah seorang jurnalis senior Supriadi atau yang lebih populer disapa Bonai mengalami perlakuan kasar, yang diduga melibatkan oknum pengusaha proyek.

Bonai menceritakan kronologinya, ketika ia bersama enam rekan jurnalis sedang melakukan tugas kontrol sosial di lokasi pengerjaan pembangunan Musholla Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, pada sabtu 02 Agustus 2025.

Lantas sesaat di lokasi, Bonai bertemu dengan salah seorang oknum inisial RS yang mengaku Direktur di PT Demes Karya Indah sebagai pelaksana kegiatan pembangunan Musholla RSUD Balaraja. Namun oknum tersebut justru malah melarang para jurnalis masuk ke area proyek.

“Niat kami kan sedang melakukan tugas kontrol sosial di proyek tersebut, ada enam orang rekan dari Jayanti, pas kami konfirmasi, dia (oknum) gak terima sama kedatangan kami, intinya kami dilarang masuk lah ke pekarangan orang lain”, kata Bonai saat dihubungi langsung awak media di hari yang sama. Dikutip dari online desak news.

 

(Red)

DPRD Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan Silaturahmi Kejari, Mempererat sinergisitas.

posjkt.com// Tangerang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan Silaturahmi kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Afrillianna Purba, pada Senin (4/8) kemarin.

Kunjungan silaturahmi ini merupakan bagian dari langkah strategis Kejari dalam memperkuat sinergi antar lembaga. Agar terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berkeadilan, sangat perlu adanya hubungan antara lembaga penegak hukum dan legislatif.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyambut baik kehadiran Kejari dan menyatakan kesiapan lembaganya untuk terus menjalin komunikasi aktif dan konstruktif dengan jajaran Kejaksaan.

“Kami mengapresiasi inisiatif silaturahmi ini. Sinergi antara legislatif dan penegak hukum adalah fondasi penting dalam memastikan pembangunan daerah berjalan efektif, bersih, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Amud, Selasa (5/8/2025).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu penting, termasuk peran Kejaksaan dan DPRD sebagai mitra penyelenggara pemerintahan, dalam mendukung pengawasan terhadap anggaran daerah, pelaksanaan pembangunan, serta penguatan fungsi legislasi dan kontrol sosial.

Sementara, Kejari Kabupaten Tangerang Afrillianna Purba menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga legislatif, demi mewujudkan pelayanan hukum yang profesional, transparan, dan berintegritas.

“Kami percaya bahwa penegakan hukum dan pengawasan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan DPRD sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan daerah berjalan dalam koridor hukum dan akuntabilitas publik,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi simbol kuatnya komitmen antar-pemangku kepentingan di Kabupaten Tangerang dalam menciptakan tata pemerintahan yang lebih tertib, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

(Red)

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN TANGERANG, MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE-80

Tangerang, posjkt.com

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus 1945- 17 Agustus 2025KE-80 Semoga di usia yang ke 80   ini, bangsa kita semakin maju, adil, dan makmur. Teruslah berkarya, teruslah menginspirasi! Dan Mensejahterakan rakyatnya.INDONESIA BERSATU BERDAULAT RAKYAT SEJAHTERA INDONESIA MAJU

 

posjkt.com/ switno purba

Kementerian komunikasi dan digital melaksanakan kick off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMP Swasta Penabur Gading Serpong Kabupaten Tangerang

posjkt.com – Tangerang, 4/8/2025 Kementerian komunikasi dan digital melaksanakan kick off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMP Penabur Gading Serpong Kabupaten Tangerang. Bersama Mentri komdigi Meutia Hafid didampingi Gubernur Banten Adra Sony dan Wabup Ibu Intan Nurul Hikmah . Program ini terselenggara dengan baik atas kerjasama dengan dinas kesehatan kabupaten Tangerang dan PUSKEMAS kecamatan kelapa dua di dampingi oleh Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, dan Kepala dinas kesehatan dr.Hendra Tarmizi.

Kanan Gubernur Banten Andra Sony, Tengah Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Dan Menteri Komdigi Meutia Hafid

 

Dalam rangka mendukung program presiden, Kabupaten Tangerang melaksanakan kick off PKG usia sekolah yang sebelumnya kab. Tangerang sudah melaksanakan launching di SMKN 4 Tangerang. Senin 4/8/2025. Melalui dinas kesehatan kabupaten Tangerang yang dilaksanakan lasung bersama Bupati kabupaten Tangerang Rudi Maysal.

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMPK Penabur Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan siswa sekolah. Berikut beberapa detail tentang program ini.
Adapun tujuan Program, Mengidentifikasi risiko penyakit sejak dini sehingga bisa dicegah atau diobati segera.
Jenis Pemeriksaan.
– Untuk siswa SD (7-12 tahun): pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, dan hepatitis B.
– Untuk siswa SMP (13-15 tahun): pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hepatitis B dan C, tekanan darah, serta anemia pada remaja putri.

Program ini dilaksanakan di sekolah-sekolah pada tahun ajaran baru, yaitu bulan Juli 2025.
– Sasaran: Seluruh siswa sekolah, mulai dari SD hingga SMA/SMK/MA.

Meutia Hafid dengan siswa SMP penabur saat pemeriksaan mata.

 

 

Mentri Meutya Hafid mengukapakan Manfaat: Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah. Program ini merupakan salah satu prioritas utama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Red. Posjkt.com // switno

Pemkab Tangerang Gelar Bimtek bagi Pengurus Koperasi Merah Putih

 

posjkt.com TANGERANG – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan pemberdayaan koperasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Bumi Kemah Kitri Bakti Curug, pada Kamis (31/7/2025).

 

 

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, membuka secara langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar penting dalam membangun ekonomi desa yang berkelanjutan dan inklusif.

“Kegiatan hari ini merupakan puncak rangkaian perayaan Hari Koperasi ke-78 yang menjadi bagian penting dari upaya kolektif kita untuk memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan dan inklusif di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti tantangan yang masih dihadapi oleh koperasi desa, seperti aspek kelembagaan, manajerial, dan akses pembiayaan. Ia menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan mendorong penguatan tata kelola koperasi yang modern, akuntabel, dan profesional.

“Koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional yang telah terbukti mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan. Namun, masih banyak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menghadapi tantangan dalam aspek kelembagaan, manajerial, dan pembiayaan,” ujar Bupati Maesyal.

Ia juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Khususnya kepada narasumber dari Kementerian Koperasi, Kementerian Desa dan PDT, Inspektorat Kabupaten Tangerang, Perum Bulog Kabupaten Tangerang, PT Pertamina Patra Niaga, serta jajaran Forkopimda yang terus bersinergi dalam mendukung program strategis Presiden RI, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran berbagai unsur kementerian, lembaga, dan BUMN dalam kegiatan ini membuktikan bahwa pembangunan koperasi bukanlah tanggung jawab satu sektor, melainkan sebuah gerakan kolaborasi dari seluruh elemen pemerintah dan pemangku kepentingan.

Bupati berharap kegiatan Bimtek ini dapat menjadi sarana penguatan kapasitas pengurus dan pengawas koperasi, mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, pelaporan, hingga pengawasan internal sehingga koperasi mampu memberi manfaat nyata bagi anggotanya dan masyarakat, serta menjadi pusat kegiatan ekonomi lokal.

“Para pengawas koperasi tidak boleh hanya menjadi pelengkap organisasi, melainkan harus menjadi pilar penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga koperasi. Tidak hanya itu, transformasi digital juga perlu dikedepankan agar koperasi tidak tertinggal di era teknologi saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskum) Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program yang dicanangkan langsung oleh Bupati Tangerang dalam rangka memberikan bimbingan teknis kepada seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kabupaten Tangerang.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dimana kita memberikan pembekalan kepada pengurus dan pengawas agar mereka memahami pengelolaan koperasi yang baik. Rata-rata koperasi yang didirikan melalui program KDMP dan KKMP ini merupakan koperasi baru dengan pengurus dan pengawas yang juga baru bergabung dalam dunia perkoperasian,” ujar Anna.

 

Ia berharap kegiatan ini dapat menambah pengetahuan para pengurus dan pengawas koperasi, sehingga mereka dapat mengelola koperasi dengan baik demi kesejahteraan anggotanya.

“Harapannya, kegiatan ini bisa menambahkan ilmu dan kapasitas seluruh pengurus dan pengawas koperasi KDMP dan KKMP agar mereka bisa mengelola koperasinya secara optimal, sehingga koperasi dapat benar-benar memberikan manfaat dan mensejahterakan anggotanya,” pungkasnya.

 

 

Red.

Dikutip dari (Diskominfo Kabupaten Tangerang/Fn/nD)

Nomor : PR/350 -DISKOMINFO/VII/202

ANNIVERSARY Ke 6 GRP PERKUAT JURNALIS CERDAS DAN BERMARTABAT* BERLANGSUNG SUKSES DAN MERIA

 

 

 

 

 

 

POS TANGERANG COM – Hari jadinya Gabungan Redaksi pos Banten Grup ke 6 tahun telah memberikan catatan penting dalam perubahan iklim pilar demokrasi yang mengedepankan kontrol publik tata kelola pemerintah. Hal itu dikatakan pimpinan perusahaan ( Pimprus )Dr.(c) Hevvi Henrizan,SE, MM,M.Si. atau yang biasa disapa Henrizan dalam sambutannya di Aula Vila Langit biru Anyer Banten, kamis ( 31 /7/2025).

“Hari jadi GRP tahun ini merupakan momentum untuk memperkuat sinergitas organisasinya dengan Pemerintah guna menyongsong Indonesia emas. “Kata Henri Zan.

Sebagai wadah Nasional dengan beranggotakan hampir 300 orang yang tersebar diberbagai wilayah tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten ini, dia juga menekankan peran jurnalis sebagai ruang komunikasi aktif untuk berkontribusi dalam pembangunan nyata.

“Keberadaan kami tentunya sebagai salah satu wadah yang memiliki tujuan untuk membentuk karakter jurnalis Indonesia yang cerdas dan bermartabat dengan tidak melepas dari fungsinya. “Ucapnya.

Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Gabungan Redaksi Posbanten (GRP) Group berlangsung dengan sukses dan meriah pada kamis, 31 Juli 2025, bertempat di Villa Langit Biru, Anyer, Banten. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan perusahaan dan para pemimpin redaksi dari media yang tergabung dalam GRP Group.

Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Pimpinan Perusahaan, Bapak Dr.(c) Hevvi Henrizan,SE, MM,M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi seluruh jajaran redaksi yang telah bersama-sama membangun dan menjaga eksistensi GRP selama enam tahun terakhir.

“Saya berpesan kepada seluruh pemimpin redaksi untuk terus menjaga nama baik perusahaan, menjunjung tinggi kejujuran, dan membangun rasa kebersamaan. Dengan semangat tersebut, saya yakin masing-masing media yang tergabung dalam GRP akan semakin dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga di level internasional,” ujar Havbi Handrizen dengan penuh semangat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oplus_0

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hangat antara pimpinan perusahaan dan para pemimpin redaksi. Dalam sesi ini, sejumlah saran dan masukan disampaikan oleh para peserta guna mendorong kemajuan perusahaan dan pengembangan media di masa depan. Beberapa hal yang dibahas antara lain peningkatan kualitas SDM redaksi, pemanfaatan teknologi digital dalam distribusi berita, serta penguatan sistem kerja dan koordinasi antarredaksi.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan GRP Group serta merumuskan langkah strategis ke depan agar dapat bersaing lebih kompetitif di dunia media yang semakin dinamis.

Semangat kebersamaan dan antusiasme para peserta terlihat jelas sepanjang acara. Seluruh peserta kompak mengenakan seragam hitam berlogo GRP, menandakan solidaritas dan tekad kuat untuk membawa GRP menuju masa depan yang lebih profesional dan bermartabat.

Dengan suksesnya acara puncak HUT ke-6 ini, GRP Group menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah media yang kredibel, solid, dan mampu menjawab tantangan zaman.
( red ).

Bupati Tangerang Hadiri Pendekar Fest 2025, PeLuncuran Jersey dan Tim Baru Persita

 

Postjktc.com Tangerang — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara Pendekar Fest 2025 yang dirangkaikan dengan peluncuran jersey baru dan tim Persita Pendekar Cisadane untuk musim kompetisi 2025–2026. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Indomilk Arena Sport Center, Kelapa Dua, Minggu (27/7/25).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran manajemen, pelatih, dan para pemain Persita atas dedikasi serta perjuangan yang telah ditunjukkan.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim Persita. Kabupaten Tangerang akan selalu mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari upaya kita mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” ujar Bupati.

Dia menjelaskan bahwa Persita bukan sekadar klub sepak bola, namun telah menjadi inspirasi dan simbol semangat juang, disiplin, dan solidaritas masyarakat, khususnya generasi muda.

“Persita telah menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan warga. Pendekar Cisadane mencerminkan karakter masyarakat yang pantang menyerah. Peluncuran tim dan jersey baru ini adalah wujud semangat baru menuju prestasi yang lebih gemilang,” jelashnya.

Dirinya pun mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus memberikan dukungan moral dan semangat bagi Persita, baik di dalam maupun luar lapangan.

 

Oplus_0
Oplus_0
Oplus_0
Oplus_0

 

 

 

 

 

 

“Mari kita dukung tim kebanggaan kita ini dengan semangat dan doa, hadirkan energi positif di setiap laga, dan buktikan bahwa Persita adalah simbol kebersamaan dan kecintaan kita terhadap sepak bola,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Persita, H. A. Zaki Iskandar yang turut hadir, menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan Persita. Ia juga mengenang sejarah klub yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan sepak bola di Tangerang.

“Bupati kita ini juga pernah menjadi bagian dari tim Persita pada masa perserikatan tahun 1980-an. Sebagai legenda, beliau membuktikan bahwa pemimpin pun bisa lahir dari lapangan hijau,” ungkap Zaki.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pelatih, pemain, manajemen, pemerintah daerah, dan suporter sebagai satu kesatuan dalam mendukung kejayaan Persita ke depan.

Lanjut dia, acara Pendekar Fest 2025 ini merupakan momentum untuk menyambut musim kompetisi baru dengan semangat baru. Launching jersey dan tim dilakukan di tengah antusiasme suporter yang memenuhi stadion dan turut mengharapkan Persita bisa meriah prestasi lebih tinggi nantinya

“Bermainlah dengan hati. Percayalah, seluruh masyarakat dan pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung sepenuhnya,” pungkasnya.

Acara tersebut juga di hadiri Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, Ketua KONI Kab. Tangerang, Ketua Askab PSSI Kab. Tangerang, dan para sponsor.

Red. Swt//(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

BUPATI KABUPATEN TANGERANG RUDI MAESYAL SECARA RESMI MEMULAI PEMBANGUNAN MESJID DI X TERMINAL SENTIONG BALARAJA

posjkt.com Tangerang, —Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid bersama ulama kharismatik Abuya Entoh secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung At-Taubah di Desa Tobat, Kecamatan Balaraja. Rabu, (23/7/25)

 

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya yang tinggi atas semangat gotong royong masyarakat Desa Tobat dalam mewujudkan pembangunan masjid di atas lahan seluas 2.300 meter persegi yang berstatus sebagai tanah desa.

 

“Masjid ini bukan hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan kemaslahatan umat. Insya Allah, keberadaan Masjid At-Taubah akan memberikan manfaat tidak hanya bagi warga Desa Tobat, tetapi juga masyarakat Balaraja dan Kabupaten Tangerang secara umum,” ujar Bupati Maesyal

 

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa di atas lahan desa tersebut juga akan dibangun Kantor Kepala Desa, madrasah, serta berbagai utilitas pendukung lainnya yang ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa rencana pembangunan masjid ini telah digagas cukup lama dan kini dapat terealisasi berkat kolaborasi serta tekad bersama warga dan tokoh-tokoh masyarakat.

 

“Saya mengajak seluruh pihak, termasuk para pegawai, warga Rumah Sakit Balaraja, serta masyarakat luas untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan ini. Mari kita jadikan ini sebagai ladang amal ibadah kita,” imbuhnya.

 

 

 

 

 

Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan masjid yang dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan agama, serta pemberdayaan sosial masyarakat.

 

“Dengan semangat kebersamaan, pembangunan Masjid Agung At-Taubah diharapkan dapat segera rampung dan menjadi simbol kemajuan spiritual masyarakat Kabupaten Tangerang,” terangnya

 

Abuya Entoh turut mendoakan agar proses pembangunan berjalan lancar, diberkahi, dan membawa manfaat besar bagi umat.

 

“Nama “At-Taubah” sendiri dipilih dengan harapan masjid ini menjadi tempat yang penuh pengampunan dan keberkahan,” ujarnya.

 

Red.

Soal Apresiasi DPRD Banten ke Perumdam TKR, Pengamat : Dukungan Jangan Omon-omon Saja!!!

Soal Apresiasi DPRD Banten ke Perumdam TKR, Pengamat: Dukungan Jangan Omon-omon Saja!!!

 

POSTJKT. COM BANTEN-TANGERANG : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi III Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang. Dialog bersama membahas pengelolaan Pembayaran Pajak Air Permukaan (PAP), Rabu, 2 Juli 2025 lalu di Aula Tirta Kantor Pusat PERUMDAM TKR.

 

Dalam Pertemuan tersebut antara lain membahas mengenai pembayaran retribusi pajak. Retribusi tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang mana dasar pengenaan PAP adalah Nilai Perolehan Air Permukaan (NPAP) yang ditetapkan dengan peraturan gubernur. Dalam hal ini PERUMDAM TKR membayar pajak kepada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten melalui UPTD.

 

Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi III Provinsi Banten, Iwan Rahayu dan disambut dengan antusias oleh Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar beserta Direktur Bidang dan jajarannya. Turut dihadiri oleh juga Wakil Ketua, Sekretaris serta beberapa anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten.

 

Direktur Utama PERUMDAM TKR memaparkan bahwa PP Nomor 54 Tahun 2017 menjadi dasar pengelolaan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) secara menyeluruh, termasuk BUMD air minum. Regulasi ini diharapkan terus diturunkan dalam bentuk Permendagri agar lebih implementatif di daerah.

 

“Berkenaan dengan Pajak air permukaan, bahwa PERUMDAM TKR taat membayar pajak. Termasuk Pajak Pemanfaatan Air Permukaan (PAP). Kepatuhan ini merupakan wujud tanggung jawab perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung penerimaan daerah,” ujar Dirut Sofyan.

 

Komisi III DPRD Provinsi Banten menyoroti bahwa Kabupaten Tangerang memiliki potensi yang sangat besar dalam kontribusi pajak air permukaan. Diperlukan data yang lengkap, inventarisasi yang akurat, serta pemetaan permasalahan agar potensi penerimaan daerah dari sektor ini bisa dimaksimalkan.

 

“Komisi III mengapresiasi kinerja PERUMDAM TKR yang selama ini telah menunjukkan prestasi sangat baik dalam pengelolaan pelayanan air minum terlebih ketaatannya dalam pembayaran pajak,” tegas Iwan Rahayu yang juga politisi PDIP itu.

 

Dalam kesempatan berbeda, ketika dimintai pendapat soal tata kelola air, Pengamat politik dan kebijakan publik Adib Miftahul mengatakan, BUMD AIR seperti Perumdam TKR sudah membuktikan kinerja positif, dukungan politis wajib diberikan. Sebab, regulasi atau aturan itu domain wilayah legislatif.

 

“Kalau soal puja memuja, suka atau tidak dibanding dengan BUMD air di Banten, PDAM TKR itu sudah kenyang pujaan karena banyak prestasi. Maka dari itu Kunjungan DPRD Banten itu harusnya jadi momentum dengan memberikan dukungan lewat potitical will soal tata Kelola air. Political will nya apa, yang lagi penting kan misal sangat prioritas. Kasih dong regulasi yang mudah untuk mendorong percepatan perizinan Surat Izin Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan agar proses penyelenggaraan SPAM dapat berjalan dengan baik. Nah itu dukungan nyata, karena domain Dewan itu, bukan omon-omon namanya,” ujar Adib kepada awak media, Jumat 4 Juli 2025.

 

 

 

 

 

 

Pria yang juga sebagai Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) itu juga menambahkan bahwa dukungan kongkrit melalui produk regulasi aturan seperti Peraturan Daerah, lobi politik dan lainnya akan memberikan support system efektif bagi BUMD di Banten. Sebab regulasi banyak tumpang tindih dan membuat ketidakjelasan bagi BUMD tata kelola air.

 

“Pemerintah itu maunya getol soal Good Corporate Governance (GCG) bagi BUMD kan. Tetapi makna good ini kan sering ditafsirkan hanya soal kepatuhan bayar pajak dan semacamnya. Disisi lain kadang regulasi tidak didukung maksimal. Padahal BUMD diharapkan dan ditarget semaksimal mungkin untuk memberi PAD. Nah ini akan menjadi persoalan,” pungkas Dosen Fisip ini. (***)

 

 

Adib Miftahul

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik

Dosen Fisip UNIS

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN)

 

 

 

 

 

Red. postjkt.com

Pemkab Tangerang Jadi Lokus Studi Lapangan PKP Provinsi Banten

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menerima kunjungan peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (15/7/25).

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang menerima langsung rombongan peserta PKP mengucapkan selamat datang kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Banten dan peserta pelatihan PKP. Ia menegaskan bahwa kehadiran para peserta merupakan kehormatan bagi Kabupaten Tangerang serta menjadi momentum penting untuk berbagai praktik baik dalam tata kelola pemerintahan dan kepemimpinan.

“Pelatihan Kepemimpinan Pengawas bukan hanya sekadar program pengembangan kompetensi, tetapi juga bagian dari upaya strategis dalam membentuk pemimpin perubahan di tingkat operasional birokrasi,” ungkap Bupati Maesyal.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pengawas tidak hanya dituntut bekerja secara administratif, namun juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak inovasi, penjaga integritas, dan pelayan publik yang profesional.

Untuk itu Pemkab Tangerang terus berkomitmen mewujudkan visi “Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing”, yang diwujudkan melalui reformasi birokrasi, penguatan layanan publik, digitalisasi pemerintahan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.

Pihaknya juga menyambut baik kegiatan observasi dan diskusi yang dilakukan oleh peserta PKP. Dia berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antar pemerintah daerah serta menambah wawasan dalam pengelolaan pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika perubahan.

“Semoga kegiatan studi lapangan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat, baik bagi peserta, bagi instansi masing-masing, maupun dalam mendukung kemajuan pembangunan di Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang,” tutupnya

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan menyampaikan apresiasinya atas penunjukan lokus studi PKP tersebut. Menurutnya, kehadiran para peserta PKP ini menjadi kesempatan penting bagi perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Tangerang untuk menampilkan keunggulan serta menerima masukan terkait tantangan-tantangan yang dihadapi.

“Tahun ini model studi lapangan difokuskan pada problem solving, yaitu mengidentifikasi berbagai permasalahan di lokasi kegiatan. Ini sangat membantu kami sebagai objek studi, karena masalah-masalah yang ada bisa terindentifikasi dengan lebih baik,” jelasnya.

Adapun titik lokus studi lapangan dalam kunjungan ini meliputi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kecamatan dan juga kelurahan.

“Keenam perangkat daerah tersebut dinilai memiliki kinerja, pelayanan serta inovasi yang baik sehingga relevan untuk dijadikan rujukan pembelajaran dan peningkatan kompetensi dalam penyelesaian masalah,” ujarnya

Ia menambahkan, selain kemampuan mengidentifikasi masalah, peserta PKP juga diarahkan untuk menyusun solusi. Proses ini memberi nilai tambah bagi Kabupaten Tangerang karena mendapat masukan langsung dari perspektif peserta pelatihan.

“Yang lebih penting lagi, kalau bicara soal kepemimpinan, bukan hanya soal bisa melihat masalah, tapi bagaimana mencari solusinya. Kami merasa terbantu karena teman-teman peserta PKP juga memberikan masukan strategis, terutama dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

 

 

 

Red. Switno Purba

 

Dilansir(Diskominfo Kabupaten Tangerang/Fn)

Nomor : PR/335 -DISKOMINFO/VI/2025

BTC CUP 1 OPEN TURNAMEN VOLY 2026

posjkt.com // BANTEN – Tangerang, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Bimo Mahfud Fudianto meresmikan pembukaan BTC Cup 1 Turnamen Voli 2025 di Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Sabtu (12/7/2025).

 

Event ini menjadi wujud peran aktif pegiat olahraga, pemerintah desa dan warga dalam mendukung pembinaan dan pengembangan dalam rangka memajukan bola voli di Kabupaten Tangerang.

 

“Semoga BTC Cup 1 Turnamen Voli 2025 ini mampu memberi ruang ekspresi olahraga bagi pecinta Voli di Kabupaten Tangerang, khususnya di Kecamatan Sukamulya,” kata pria yang akrab disapa Bang Bimo.

 

Politisi Partai Golkar ini menuturkan, Bimo Tiger Club (BTC) Cup Turnamen Voli adalah ajang tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh tokoh pegiat olahraga bersama pemerintah desa dan Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Kecamatan Sukamulya.

 

Bimo pun mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan turnamen tersebut. Ia berharap kedepan pelaksanaan event tersebut digelar lebih meriah lagi.

 

“Semoga ini menjadi motivasi bagi kami, untuk ditahun tang akan dtang semoga BTC Cup Turnamen Voli bisa melibatkan peserta antar kecamatan se-Kabupaten Tangerang,” ujar Bimo yang juga Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang.

 

Hadir dalam pembukaan turnamen tersebut, Kepala Desa Benda, perwakilan Kecamatan Sukamulya, Ketua KOK Kecamatan Sukamulya serta perwakilan pihak Polisi dan TNI.

 

 

 

 

 

Serah Terima dan Lepas Sambut Jabatan Pengawas lingkup DPMPTSP Kabupaten Tangerang

Serah Terima dan Lepas Sambut Jabatan Pengawas lingkup DPMPTSP Kabupaten Tangerang

 

 

posjkt.com Kabupaten Tangerang Sesuai dengan Keputusan Bupati Tangerang Nomor : 800.1.3.3/Kep. 296 -Huk/2024 tentang Pengangkatan Dan Alih Tugas / Alih Jabatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas Dan Jabatan Fungsional telah dilaksanakan Serah Terima Jabatan Pengawas di Lingkup DPMPTSP Kabupaten Tangerang.

 

Bertempat di Rupatama DPMPTSP Kabupaten Tangerang pada Senin (03/06/2024) dilakukan penandatanganan serah terima antara WISNU WARDHANA, SE., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Pada Sekretariat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang selanjutnya dipromosikan sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Adapun pengganti Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Pada Sekretariat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah CUCU SYAEFULLAH, S.Pd.I yang dipromosikan dalam jabatan tersebut.

 

Acara tersebut turut dihadiri oleh H. DADAN GANDANA, S.STP. M.Si selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang beserta jajaran pejabat dan staff Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang serta diterima oleh Drs. SOMA ATMAJA, M.Si selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu beserta pejabat dan staff di jajaran DPMPTSP Kabupaten Tangerang.

 

 

 

Red. Switno Purba (dpmptsp.tangerangkab.go.id)/TNK

WAJIB BELAJAR 12 TAHUN, AMANAT UUD 45?

POSTJKT. COM // BANTEN Tangerang, –Sesuai dengan amanat Undang-Undang Wajib Belajar 12 Tahun di Indonesia bertujuan meningkatkan mutu pendidikan nasional dan sumber daya manusia.

Berikut beberapa poin penting terkait kebijakan ini

Dasar Hukum: Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar.

Tujuan

– Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia

– Mengurangi tingkat kemiskinan dan kesenjangan sosial

– Mempersiapkan generasi muda menghadapi Revolusi Industri 4.0

– Menjaga stabilitas sosial dan membangun karakter generasi muda

– Menghasilkan sumber daya manusia yang berdaya saing global

Implementasi

Program wajib belajar 12 tahun mencakup pendidikan dasar dan menengah, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Kendala…

Tingginya angka putus sekolah dan mahalnya biaya pendidikan menjadi kendala utama implementasi program ini.

 

Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas untuk mencapai tujuan pembangunan nasional. Melalui anggaran negara APBN  dan APBD pemerintah terus mengupayakan pendidikan yang berkualitas.

Anggaran pendidikan di Indonesia saat ini mencapai 20% dari total Anggaran Pembiayaan dan Belanja Negara (APBN). Pada tahun 2024, anggaran pendidikan sebesar Rp665 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp522,1 triliun. Sementara itu, anggaran pendidikan untuk tahun 2025 ditargetkan meningkat 8,9% menjadi Rp724,26 triliun dari Rp665,02 triliun pada tahun sebelumnya.¹ ² ³

Dengan demikian, anggaran pendidikan Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia.

 

 

 

 

SWITNO PURBA