BUKA MONEV KOPERASI MERAH PUTIH, BUPATI MAESYAL: β€œKOPERASI JANGAN CUMA PAPAN NAMA, WAJIB KASIH MANFAAT NYATA!”

POSTJKTC.COM |TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid tancap gas perkuat ekonomi desa. Selasa (28/4/2026), ia resmi membuka Monitoring dan Evaluasi Gelombang 2 Triwulan I Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 di GSG Puspemkab Tangerang.

Di hadapan ratusan pengurus koperasi, Bupati Maesyal menegaskan: koperasi nggak boleh cuma ada di akta notaris.

_β€œPerlu kami tegaskan bahwa keberadaan koperasi tidak cukup hanya sebatas terbentuk secara administratif. Koperasi harus mampu menunjukkan kinerja nyata melalui operasional usaha yang berjalan, pengelolaan yang baik, serta memberikan manfaat langsung bagi anggotanya,”_ tegas Bupati Maesyal.

HIBAH 100 JUTA: JANGAN DIPARKIR, LANGSUNG TANCAP
Bupati mengungkap, seluruh KDKMP sudah disuntik dana hibah Rp100 juta sebagai bukti komitmen Pemkab. Duitnya wajib produktif.

_β€œOleh karena itu, kami menekankan agar dana tersebut segera dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung operasionalisasi koperasi, baik dalam pengembangan usaha, penguatan permodalan, maupun peningkatan kapasitas kelembagaan,”_ ujarnya.

PR WAJIB KOPERASI: RAT & PAJAK HARUS BERES
Selain jualan, Bupati wanti-wanti soal tata kelola. RAT & SPT Badan nggak boleh telat.

_β€œKami mengingatkan kepada seluruh KDKMP agar segera menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2025. Selain itu, koperasi juga wajib menyampaikan laporan SPT Tahunan Badan sesuai ketentuan yang berlaku,”_ tegasnya.

MONEV BUKAN CUMA SEREMONIAL
Bupati menjelaskan, Monev Triwulan I ini untuk bedah kinerja real. Dinas Koperasi turun cek data, laporan, dan omzet koperasi.

_β€œMelalui metode ini, kami dapat mengidentifikasi capaian kinerja, kendala yang dihadapi, serta tingkat pemanfaatan dukungan yang telah diberikan. Kami harap hasil Monev ini jadi acuan pembinaan, sehingga KDKMP mampu berkembang lebih baik dan berkontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat,”_ ungkapnya.

Ia tutup dengan ajakan: jaga komunikasi, tingkatkan integritas, kelola koperasi secara transparan dan akuntabel.

KADISKUM: 240 KOPERASI SUDAH PUNYA GERAI, SIAP PASOK MBG
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Tangerang, Ana Ratna Maemunah, menyebut Monev ini agenda rutin untuk cek pakai-nya duit Rp100 juta.

_β€œMelalui kegiatan ini, kami tidak hanya mengevaluasi perkembangan usaha dan kendala di lapangan, tetapi juga menekankan arahan Bupati terkait pentingnya kolaborasi KDKMP dengan SPPG melalui program Makan Bergizi Gratis, di mana koperasi diproyeksikan menjadi pemasok utama bahan pangan,”_ kata Ana.

Dukungan konkret: Pemkab gandeng Pertamina, Bulog, ID FOOD sebagai penyuplai, plusΒ  Kejari Kab. Tangerang untuk pengawasan hukum biar program MBG bersih.

DATA KDKMP 2026:
Total: 274 KDKMP, 240 koperasi sudah aktif beroperasi & punya gerai sendiri. 34 koperasi masih tahap pembinaan karena kendala internal seperti pergantian pengurus.

_β€œMeski masih terdapat tantangan teknis seperti keterbatasan kuota pasokan, kami selalu melakukan pendampingan intensif agar seluruh koperasi dapat berjalan optimal,”_ tutup Ana.

TARGET MAESYAL: KOPERASI JADI TULANG PUNGGUNG EKONOMI DESA
Lewat Monev ini, Pemkab Tangerang mau pastikanΒ  hibah 100 juta nggak ngendap di rekening. Koperasi wajib gerak: belanja, jualan, setor pajak, dan jadi motor Program Makan Bergizi Gratis di tiap desa.

 

KoperasiMerahPutihTangerang Hibah100JutaHarusProduktif MaesyalKawalKoperasi MBGDariDesaUntukDesa KDKMPNaikKelas TangerangSemakinGemilang

Tangerang, 28 April 2026
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang

Redaktur.Purba