RESHUFFLE RASA DAGELAN: DARI BAHLIL YANG DIPINDAH TAPI TAK DIBUANG, HINGGA KAPOLRI JADI KSP β INIKAH WAJAH “INDONESIA MAJU” ATAU SEKEDAR BAGI-BAGI KURSI?
JAKARTA β POSTJKTCO | RABU, 1 OKTOBER 2026_Berikut daftar lengkap reshuffle yang dilantik Prabowo: Menteri Koordinator & Menteri:
– Menko Hilirisasi dan Transisi Energi: Bahlil Lahadalia
– Menko PMK: Sugiono
– Menko Polkam: Dudung Abdurrachman
– Menlu: Arrmanatha Nasir
– Menperin: M. Sarmuji
Wakil Menteri:
– Wamenko Perekonomian: Drajat Hari Wibowo
– Wamenkeu: Luky Alfirman & Nurkholish Ibnu Amman
– Wamentan: Muhamad Soleh Mustofa
– Wamen KKP: Irwan Meilano
*Kepala Badan / Lembaga:
– Kepala Staf Kepresidenan: Listyo Sigit Prabowo
– Kepala Badan Reforma Agraria Nasional: Dedi Prasetyo
– Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa: Fadhil Imran
– Wakil BPKP: Arianto Wibowo
Ombudsman: Nuzran Suher (Ketua), Radyan Sam (Anggota)
Polri:
– Kapolri: Suyudi Ario Seto
– Wakapolri: Wahyu Hadiningrat
KRITIK POSTJKTCO: MEMILUKAN!
Rakyat disuruh hemat, disuruh ikat pinggang, disuruh percaya APBN triliunan untuk kesejahteraan. Tapi yang kita lihat hari ini? Sirkus kekuasaan yang memilukan.
1. Bahlil Lahadali β Sosok yang kontroversialnya seabrek, bukannya dicopot malah dipindah ke Menko Hilirisasi dan Transisi Energi. Ini promosi atau sekadar memindahkan masalah dari satu kursi empuk ke kursi yang lebih empuk? Hilirisasi yang katanya untuk rakyat, kini di tangan siapa? Rakyat cuma dapat debu nikel.
2. Dudung Abdurrachman jadi Menko Polkam β PurnawirawanΒ kini pegang politik dan keamanan. Mau dibawa ke mana demokrasi kita? Yang kritis dicap radikal, yang menjilat dapat jabatan.
3. Listyo Sigit Prabowo jadi Kepala Staf Kepresidenan β Mantan Kapolri naik jadi KSP. Ini preseden berbahaya: polisi aktif/purnawirawan masuk ke jantung sipil kepresidenan. Di mana supremasi sipil? Negara ini semakin mirip barak.
4. Sugiono dari Menlu jadi Menko PMK β Menteri Luar Negeri yang prestasinya dipertanyakan, kini urus manusia dan kebudayaan. Manusia Indonesia mau dibentuk seperti apa oleh orang yang gagal urus diplomasi?
5. Kapolri Suyudi Ario Seto β Pergantian di tubuh Polri di tengah krisis kepercayaan publik terhadap polisi. Apakah ini reformasi, atau sekadar ganti baju agar luka lama tertutup?
Yang paling memilukan: tidak ada satu pun nama dari kalangan profesional murni, akademisi independen, atau aktivis rakyat. Semua lingkaran dalam, semua orang dekat, semua diduga bagi-bagi kue semata.
Ini bukan reshuffle untuk rakyat. Ini reshuffle untuk menyelamatkan oligarki.
Rakyat tidak butuh menteri baru. Rakyat butuh sembako murah, jalan mulus, sekolah jujur.
Tapi apa peduli mereka di Senayan dan Istana?
#ReshuffleKabinet
#Prabowo
#KritikTajam
#Oligarki
#postjktco






