Tangerang, posjkt.com
Meriahkan Perayaan Hari Buruh, Bupati, Wakil, Sekda Dan Unsur Forkopimda Main Bola Main Bola Lawan Buruh, rabu (03/05)
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Wakil Bupati, Kapolresta Tangerang, Dandim 0510 Tigaraksa dan Sekda bermain bola lawan buruh.
Acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh atau Mayday yang dilaksanakan di Stadion Mini Kecamatan Cikupa, Rabu (3/5/23).
Bupati Zaki yang membuka secara langsung acara tersebut mengatakan perlombaan sepak bola dalam rangka Peringatan Mayday merupakan kompetisi persahabatan antar buruh, Forkopimda, kecamatan dan juga dari Apindo.
Dia menegaskan kembali puncak perayaannya nanti akan ditutup pada tanggal 6 Mei 2023 di Pusat Pemerintahan Tigaraksa dengan mancing bersama dan juga acara ramah tamah serta kegiatan sosial lainnya.
“Saya mengucapkan selamat hari buruh internasional untuk seluruh buruh dan pekerja di Kabupaten Tangerang,” ucap Bupati Zaki.
Bupati mengucapkan terimakasih kepada seluruh serikat buruh dan juga buruh serta pekerja di Kabupaten Tangerang yang sudah menjaga tingkat perekonomian dan juga kondusifitas baik investasi maupun juga di wilayah kabupaten Tangerang.
“Semangat terus. Kita akan jadikan ini sebagai agenda rutin tahunan. Insya Allah tahun depan akan lebih baik lagi,” tuturnya.
Sementara itu Ketua SPSI Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriyadi mengatakan buruh Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terus mensupport serikat buruh di Kabupaten Tangerang.
“Kita sudah lebih dari 7 tahun sebenarnya pelaksanaan may day dilaksanakan dengan inisiasi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif seperti lomba olahraga, mancing.
Dan terhenti karena pandemi covid saja 2 tahun yang lalu, tapi tahun ini di tahun 2023 kita gelar kembali perayaan Mayday,” kata Supriyadi.
Supriyadi berharap hubungan industrial di wilayah Kabupaten Tangerang tetap terjalin harmonis sehingga gairah iklim investasi di Kabupaten Tangerang semakin meningkat.
Dia juga berpesan secara kepada seluruh serikat buruh dan pekerja di Kab. Tangerang bisa terus kompak dan senantiasa mengedepankan musyawarah umtuk mufakat.
“Dengan adanya hubungan yang terjalin sangat harmonis antara Tri Partit Serikat Pekerja dan serikat buruh dengan pemerintah dan apindo,
Dengan event seperti ini hendaknya dijadikan momentum segala permasalahan hubungan industrial yang ada di Kabupaten Tangerang.
Dapat dibicarakan dengan baik tanpa harus melibatkan atau menciptakan suasana yang membuat tidak kondusif,” pintanya.
Bupati Zaki, Wakil Bupati, Kapolresta Tangerang, Dandim 0510 Tigaraksa dan Sekretaris Daerah yang tergabung dalam Tim Persita All Star berhasil mengalahkan Tim Panser SPSI dengan skor 2-0.
Gol kemenangan All Star Persita dicetak oleh Bupati Zaki dan Sekda Moch Maesyal Rasyid.
trisno / postjkt
Jakarta, posjkt.com
Oknum Pengacara berbohong, agar di tangkap dan pembuktiannya adalah pihak polisi, Selasa (02/05).
Bahkan Saddan Sitorus tak pantas berbohong, karena pengacara itu ngomongnya harus ada barang bukti.
Dalam keterangan persnya menyampaikan bagaimana seolah-olah dirinya menjadi korban dari LQ Indonesia Lawfirm dan tidak diberikan haknya seperti kesehatan dan pensiun dan kompensasi 1.6 Milyar Rupiah.
Serta Saddan membantah bahwa dirinya telah menggelapkan kendaraan operasional milik LQ Indonesia Lawfirm. Bahkan lebih lanjut Saddan menuduh Alvin Lim membuat toko dalam toko dan bertindak semena-mena terhadap rekanan Lawfirm LQ Indonesia Lawfirm.
Kadiv Humas LQ Indonesia Lawfirm, Advokat Bambang Hartono, SH, MH menanggapi enteng pernyataan tersebut.
“Pertanyaan saya kalo bener, kenapa ga dari dulu teriak? Ketika di terminasi oleh LQ Indonesia Lawfirm baru teriak? Saddan Sitorus diterminasi karena melakukan pelanggaran berat aturan perusahaan dan diduga melakukan pidana penggelapan aset milik perusahaan.
Hal inipun sudah kami laporkan ke kepolisian. Jika mau klarifikasi berikan keterangan langsung ke kepolisian, tidak perlu debat kusir di media.”
LQ Indonesia Lawfirm menjelaskan bahwa sistem rekanan Lawyer di LQ adalah sistem “freelance” atau kerjasama, bukan sebagai karyawan sehingga memang sistemnya bagi hasil.
Tidak ada gaji dan tidak ada asuransi kesehatan karena bukan sebagai karyawan. “Saddan Sitorus ngakunya orang hukum, tapi masa baca kontrak aja tidak bisa? Jika dia merasa ada tagihan 1.6 Milyar,
Ajukan saja ke pengadilan bawa bukti-bukti valid tagihan. Kan dia pengacara, ngapain koar-koar di media tanpa bukti jelas? Lucunya, dia merasa berhak mengelapkan mobil operasional milik LQ dengan alasan LQ berhutang.
Hal seperti ini sudah melanggar hukum hingga segera LQ terminasi. LQ tidak pernah mentoleransi tindakan immoral, intimidasi dan melanggar hukum di dalam institusinya.” Ujar Bambang dalam keterangan nya.
LQ Indonesia Lawfirm juga menyampaikan bahwa Saddan Sitorus telah mengunakan Lawfirm EDSA untuk mengambil kuasa dari klien LQ, Winardi untuk mensomasi klien LQ lainnya Erry yang mana melanggar aturan Firma LQ yang tertera jelas.
LQ melarang untuk rekanan LQ mengugat satu klien dengan klien LQ lainnya. “Oleh karena itu Saddan mengunakan Lawfirm EDSA miliknya dan mengambil kuasa secara melanggar aturan LQ.
Hal unethical seperti ini lah yang dilarang dan di hindari oleh LQ. Masih banyak klien lainnya yang secara diam-diam di ambil oleh Saddan Sitorus dan ketika diketahui oleh Manajemen Firma LQ, maka tanpa toleransi diterminasi. LQ sangat ketat dalam penyeleksian sumber daya manusia.”
Bambang melanjutkan bahwa LQ memperingatkan agar seluruh klien LQ dan masyarakat Indonesia waspada atas kiprah dan tindakan Saddan.
“LQ telah menjadi korban tindakan pidana penggelapan yang dilakukan oleh Saddan dan telah melapor ke kepolisian, kini sebagai orang yang dipecat Saddan sakit hati dan berusaha memfitnah LQ atas perbuatannya”, katanya Bambang.
Hati-hati dan waspada, intinya LQ telah menyampaikan peringatan.
LQ Indonesia Lawfirm tidak merasa kawatir atas fitnahan “bekas pecatan”, sistem kerja rekanan LQ adalah Freelance, jika tertarik dan setuju dengan syarat dan kondisi kontrak.
Silahkan terima dan jalankan Tugas sesuai perjanjian, jika tidak setuju, jangan terima. Tidak ada paksaan sama sekali. Sisteem kerjaan, per kasus, ada kasus ada kerjaan tidak ada kasus maka tidak ada kerjaan.
Jadi ketika dapat profit sharing, rekanan yang butuh asuransi beli sendiri dari perusahaan asuransi. Firma hukum hanya sebagai wadah, semua profesional juga seperti itu. Itu beda antara profesional dan Karyawan.
Tidak mau terima kontrak, yah jangan tandatangan dan silahkan gabung firma lain. “Justru orang yang sudah tandatangan perjanjian dan terima kemudian merasa tidak cukup, adalah orang tamak dan tidak merasa puas.
“Rekanan yang diterminasi berarti tidak memenuhi kualitas dan integritas LQ, jika ada yang termakan fitnahan mereka jangan salahkan LQ yang sudah pernah peringatkan.” katanya Bambang.
Play / postjkt
Jakarta, posjkt.com
Saat ia meninggal kata Bambang, bahwa ia termasuk perwira yang konsisten dalam menangani kasus aduan dan ia cekat dan profesionla dalam menjalankan tugasnya, senin (01/05).
“Kami juga percaya atau tidak, karena orangnya melakukan pihak penyidik saat menangani kasus cepat dan tanggap”, katanya Bambang.
LQ Indonesia Lawfirm mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu Perwira Menengah, AKBP Buddy Towoliu.
“Saya mengenal beliau sejak masih di Paminal Polda Metro Jaya, beliau yang mengurus aduan LQ Indonesia Lawfirm dan menghukum oknum pemeras Investasi Bodong di Fismondev lima-kosong-kosong.
Kami lihat beliau lurus dan mau membenahi serta menghukum Oknum Polri yang nakal dan mencong.” Ucap Advokat Rizky Indra Permana, SH, MH selaku Manajemen LQ Indonesia Lawfirm.
Sebelumnya dikabarkan Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoliu, diduga bunuh diri di rel kereta api.
Keluarga AKBP Buddy menolak dugaan tersebut.
“Dari pihak keluarga kalau dituduh bunuh diri itu kami menolak, sangat menolak,” kata paman mendiang AKBP Buddy, Cyprus A Tatali, kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (29/4/2023).
Alasan penolakan dugaan bunuh diri didasari penilaian kehidupan pribadi AKBP Buddy. Keponakannya itu dinilainya tidak mengalami gangguan jiwa. Keluarganya juga bahagia dan tidak mengalami kesulitan ekonomi.
Dugaan bunuh diri sebelumnya disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. Namun demikian, pihak kepolisian masih menyelidiki kepastian tewasnya korban.
“Sementara dugaannya bunuh diri,” kata Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Stasiun Jatinegara.
LQ Indonesia Lawfirm juga meragukan penemuan awal bahwa Buddy Towoliu ini mati bunuh diri.
“Kami sangat mengenal beliau, sudah sering kami bertemu dan komunikasi. Beliau lurus, tidak pernah minta gratifikasi dan beliau bahkan memberikan kami arahan dalam menghadapi oknum Polisi nakal.
Semangat hidupnya tinggi, dan karirnya cemerlang, untuk apa bunuh diri?” Tegas Manajemen LQ.
LQ Indonesia Lawfirm juga mempertanyakan mengapa Polda memindahkan Buddy dari Paminal ke Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur?
“Bagi kami yang paham kultur di Polda, Paminal itu sering di benci dan ditakuti oleh reserse. Ketika pindah, pastinya tidak disukai oleh oknum ataupun penjahat yang sedang dihadapi.
POLRI terutama Kadiv Propam WAJIB membuka investigasi atas meninggalnya Buddy Towoliu ini. Kami meragukan kematiannya karena bunuh diri.
Harap ditelusuri apakah ada oknum Polri ataukah mafia Narkoba yang menjadi penyebab. Jika benar bukan bunuh diri, maka sangat seram sekali Penjahat berani membunuh petinggi Polri.” Ujar Rizky Permana, SH, MH.
LQ Indonesia Lawfirm memberikan screen capture yang tertera di WA Buddy Towoliu, dengan gambar elang Khas Paminal Polri, dan tulisan “Terus Melindungi, Mengayomi, Melayani (gambar hati)”.
“Polri kehilangan salah satu Polri baik yang sekali lagi tidak jelas penyebab kematiannya. Kemunduran Polri tidak dapat dielakkan jika hal ini tidak diusut tuntas.
Benteng terakhir Polri runtuh, dan kalah melawan penjahat. Serem sekali Mafia Hukum di Indonesia.” Tutup Rizky dengan prihatin.
Play / postjkt
Jakarta, posjkt.com
Sebentar lagi jaman pemerintahan Presiden Joko Widodo akan berakhir, namun beberapa kasus Investasi Bodong tidak juga rampung. Jumat (28/04).
Kapolri mengingatkan pada pihak penyidik dari Mabes Polri, jangan main-main dalam tersangkah.
“Kapolri meminta pada mabes polri agar tersangkah jadikan P21 dan teruskan dan limpahkan kasusnya pada kejaksaan Negeri”, katanya.
Bahkan beberapa menunjukkan tidak adanya perkembangan berarti dalam penanganan kasus baik di Polda Metro Jaya maupun di Mabes Polri.
Tidak dapat dipungkiri ada dugaan beberapa kasus dan tokoh yang “kebal hukum” membuat Laporan Polisi tersebut menjadi mandek.
Apakah karena faktor kekuasaan atau karena faktor gratifikasi menyebabkan Penyidik Polri kehilangan motivasi memproses penyidikan.
LQ Indonesia Lawfirm sebagai salah satu firma hukum terdepan dalam memberikan informasi tentang Investasi Bodong, memberikan list daftar kasus Investasi Bodong yang masih belum tuntas.
Indosurya dengan 106 Triliun, masih menunggu hasil Putusan Kasasi di MA atas Terdakwa Henry Surya, juga janji Bareskrim akan mengembangkan penyidikan dengan menahan Surya Effendy dan Natalia Tjandra masih belum di realisasikan.
Diduga adanya kekuatan gratifikasi besar bisa membuat putusan PN Jakarta Barat membebaskan penjahat skema Ponzi terbesar di Indonesia, yang membuat Indonesia menjadi bahan tertawaan dunia internasional.
Bukan hanya berhasil lepas dari Jeratan hukum, barang sitaan di penyidikan banyak hilang ketika naek ke penuntutan seperti kapal pesiar dan uang di London. Kejagung juga dinilai masuk angin dengan munculnya petunjuk P19 Mati.
Kresna Life dan Kresna Sekuritas kerugian 8 Triliun dengan Tersangka Kurniadi Sastratwinata dan Michael Steven dua kakak beradik yang diduga kabur setelah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Mabes polri.
Mereka berdua mengunakan Hamdriyanto sebagai bemper dimana Hamdriyanto di angkat sebagai Dirut setelah perusahaan Kresna Sekuritas (PT PUSAKA) gagal bayar. Hamdriyanto adalah bemper yang sama digunakan oleh Raja Sapta Oktohari dalam kasus OSO Sekuritas dan Mahkota.
Kapolri Listyo Sigit di tahun 2020 sudah meminta agar Bareskrim merampungkan penyidikan tetapi hingga tahun 2023.
Tersangka tidak kunjung di tahan dan diduga ada aliran gratifikasi mengalir ke oknum Bareskrim berdasarkan pengakuan Direktur Kresna.
Mahkota Propertindo Permata (MPIP) dan OSO Sekuritas kerugian 7.5 Triliun adalah perusahaan besutan Raja Sapta Oktohari, Raja Skema Ponzi yang aktif menjanjikan keuntungan dari MTN Namun berujung penipuan.
Dalam kasus ini Raja Sapta Oktohari mengangkat Hamdriyanto sebagai Dirut Mahkota sejak 2020 setelah terjadi gagal bayar, dan melaporkan Hamdriyanto seolah-olah Hamdriyanto lah yang melakukan penggelapan, namun sejak dilaporkan April 2020.
Laporan Polisi di Polda Metro Jaya dan Bareskrim keduanya mandek.
Disinyalir OSO Group dengan komisaris Independent Komjen Gorris Merre turun langsung mengkondisikan sehingga kasus Investasi Bodong ini jalan di tempat.
Juga di ketahui Raja Sapta Oktohari adalah anak Oesman Sapta Odang, ketum Hanura dan memberikan presure ke Polri.
Ditelisik dari beberapa sumber Raja Sapta Oktohari bertindak sebagai poros utama dalam kasus pencucian uang Investasi Bodong, dan bekerjasama dengan Grup Millenium untuk mencuci uang tersebut dalam kasus BSS yang melibatkan Victory Halim, Betty Halim dan Hungdress.
Juga dana pensiun pemerintah banyak hilang dari grup mereka ini seperti Dapen pertamina dan Sugih.
Play / postjkt
Tangerang, posjkt.com
Walaupun ada perbedaan antara kepercayaan dan pendapat, di idul fitri 1444 H ini di Desa Pakualam Kec. Pakuhaji Kab. Tangerang, Banten ada hari sabtu lebaran dan ada juga hari minggu lebaran.
Benar, tidak ada puasa 32 hari satu bulan dan tidak ada puasa 27 hari satu bulan, yang bagus itu 29 hari puasa 1 bulan atau 30 hari 1 bulan itu yang sah.
Perbedaan antara sholat idul fitri 1 syahwal 1444 H pada tanggal 21-22 april 2023, semua benar, tidak ada yang salah.
Yang salah yang tidak ikut sholat idul fitri, bagi semua yang mengerjakan sholat idul fitri itu sudah benar.
Para khiyi dan Ustad di Pakualam rata-rata merayakan idul fitri 1 syahwal 1444 H jatuh pada sabtu, 21 April 2023 M. Tetapi pihak pemrintah mengumumkan 1 syahwal 1444 H jatuh pada tanggal 22 April 2023.
Kedua-keduanya baik semua, terserah para penganutnya ia ikut siapa.
Semua orang Pakualam Kec. Pakuhaji sudah beriman, tidak tergantung pada Khiyai atau pemerintah, semua bagus.
“Kami juga berharap pada masyarakat perbedaan pemdapat itu sudah biasa, tetapi tidak harus harus merusak alam dan keluarga, itu berdasarkan iman seseorang”, sebut saja kata KH. Azam Mudarahman, S.Ag. M.Pd.
Menurut KH. Azam Mudarahman, S.Ag. M.Pd, bahwa sesungguhnya perbedaan pendapat itu indah, yang bisa menjalankan ibadah diri sendiri.
Ia juga sudah mempunyai guru dan ia juga sudah belajar agama, semua ibadah itu bagus.
“Kami juga melaksanakan sholat idul fitri 1 syahwal 1444 H pada hari minggu, 22 April 2023, mengikuti pemerintah, biasa-biasa saja, memang perbedaan itu bagus”, kata Ustad H. Damai Hariyanto, S.Pd.
“Alham dulillah warga kami juga tidak ada yang sholat idul fitri pada hari minggu, 23 april 2023”, katanya yanti warga pakualam
Henry / postjkt
TANGERANG, posjkt.com
NILAI TUGAS MAHASISWA STKIP ARRAHMANIYAH DEPOK, TAHUN AJARAN 2023-2024.
| DAFTAR NILAI Mahasiswa | ||||||
| STKIP ARRAMAHNIYYAH DEPOK | ||||||
| TAHUN PELAJARAN 2023-2023 | ||||||
| NAMA DOSEN : HEVVI HENRIZAN, SE, M.SI | ||||||
| MATA KULIAH : | ||||||
| 1) Pendidikan Publik, 2). Manajemen Swkolah, 3). Pemberantas Korupsi, 4). Kewirausahaan | ||||||
| NO. | NAMA MAHASISWA | L/P | MATA KULIAH | NILAI TUGAS | NILAI ABSEN | NILAI |
| PENDIDIKAN PUBLIK | ||||||
| 1 | AJUM | L | 75 | 70 | 72 | |
| 2 | NURHASANAH | P | 75 | 70 | 72 | |
| 3 | MAMAN | L | 75 | 70 | 72 | |
| 4 | MUHAMAD MUSOWI | L | 75 | 70 | 72 | |
| 5 | SYARIF SETIAWAN | L | 75 | 70 | 72 | |
| 6 | SRI SYUNADA | P | 73 | 70 | 71,2 | |
| 7 | JULI YANAH | P | 76 | 70 | 72,4 | |
| 8 | YATNA | L | 75 | 70 | 72 | |
| MANAJEMEN SEKOLAH | ||||||
| 1 | ADE ULFAH DEWI YANTI | P | 73 | 70 | 71,2 | |
| 2 | AJUM | L | 75 | 70 | 72 | |
| 3 | AKBARUDIN | L | 73 | 70 | 71,2 | |
| 4 | GUNAWAN W | L | 73 | 70 | 71,2 | |
| 5 | IIS | P | 73 | 70 | 71,2 | |
| 6 | JUHAETI | P | 75 | 70 | 72 | |
| 7 | JULI YANAH | P | 75 | 70 | 72 | |
| 8 | KHOIRUNISAH SYAH | P | 75 | 70 | 72 | |
| 9 | MAMAN | L | 74 | 70 | 71,6 | |
| 10 | MASNI | P | 73 | 70 | 71,2 | |
| 11 | MOH FIRMANSYAH | L | 74 | 70 | 71,6 | |
| 12 | MUHAMAD MUSOWI | L | 75 | 70 | 72 | |
| 13 | NAILAH MAGFIROH | P | 73 | 70 | 71,2 | |
| 14 | NIA ALDIANA | P | 75 | 70 | 72 | |
| 15 | NINA SUTIOWATI | P | 74 | 70 | 71,6 | |
| 16 | NURHASANAH | P | 75 | 70 | 72 | |
| 17 | SANTI DEWI DAMANYANTI | P | 75 | 70 | 72 | |
| 18 | SITI FADILATUL U | P | 75 | 70 | 72 | |
| 19 | SITI ROBIATUL A | P | 75 | 70 | 72 | |
| 20 | SRI SYUNADA | P | 75 | 70 | 72 | |
| 21 | SYARIF SETIAWAN | L | 76 | 70 | 72,4 | |
| 22 | UTAMI MN | P | 75 | 70 | 72 | |
| 23 | WULAN PUTRI UTAMI | P | 75 | 70 | 72 | |
| 24 | YATNA | L | 76 | 70 | 72,4 | |
| 0 | ||||||
| PEMBERANTAS KORUPSI | ||||||
| 1 | ADE ULFAH DEWI YANTI | P | 73 | 70 | 71,2 | |
| 2 | AJUM | L | 75 | 70 | 72 | |
| 3 | AKBARUDIN | L | 73 | 70 | 71,2 | |
| 4 | GUNAWAN W | L | 72 | 70 | 70,8 | |
| 5 | IIS | P | 72 | 70 | 70,8 | |
| 6 | JUHAETI | P | 76 | 70 | 72,4 | |
| 7 | JULI YANAH | P | 75 | 70 | 72 | |
| 8 | KHOIRUNISAH SYAH | P | 75 | 70 | 72 | |
| 9 | MAMAN | L | 74 | 70 | 71,6 | |
| 10 | MASNI | P | 72 | 70 | 70,8 | |
| 11 | MOH FIRMANSYAH | L | 72 | 70 | 70,8 | |
| 12 | MUHAMAD MUSOWI | L | 75 | 70 | 72 | |
| 13 | NAILAH MAGFIROH | P | 75 | 70 | 72 | |
| 14 | NIA ALDIANA | P | 74 | 70 | 71,6 | |
| 15 | NINA SUTIOWATI | P | 73 | 70 | 71,2 | |
| 16 | NURHASANAH | P | 75 | 70 | 72 | |
| 17 | SANTI DEWI DAMANYANTI | P | 75 | 70 | 72 | |
| 18 | SITI FADILATUL U | P | 75 | 70 | 72 | |
| 19 | SITI ROBIATUL A | P | 75 | 70 | 72 | |
| 20 | SRI SYUNADA | P | 75 | 70 | 72 | |
| 21 | SYARIF SETIAWAN | L | 76 | 70 | 72,4 | |
| 22 | UTAMI MN | P | 75 | 70 | 72 | |
| 23 | WULAN PUTRI UTAMI | P | 76 | 70 | 72,4 | |
| 24 | YATNA | L | 76 | 70 | 72,4 | |
| 16 | 0 | |||||
| KEWIRAUSAHAAN | ||||||
| 1 | AJUM | L | 75 | 70 | 72 | |
| 2 | GUNAWAN W | P | 70 | 70 | 70 | |
| 3 | JULI YANAH | L | 75 | 70 | 72 | |
| 4 | LENA SARI YUNINGSIH | L | 75 | 70 | 72 | |
| 5 | MAMAN | L | 73 | 70 | 71,2 | |
| 6 | MUHAMAD FIRMANSYAH | P | 73 | 70 | 71,2 | |
| 7 | MUHAMAD MUSOWI | P | 75 | 70 | 72 | |
| 8 | NURHASANAH | L | 75 | 70 | 72 | |
| 9 | SRI SYUNADA | P | 76 | 70 | 72,4 | |
| 10 | SYARIF SETIAWAN | L | 76 | 70 | 72,4 | |
| 11 | YATNA | L | 76 | 70 | 72,4 | |
| 7 | 0 | |||||
| 8 | 0 | |||||
PENULIS : HENRY / POSTJKT
