Jika hal bisa di buktikan oleh Disdik Tangsel, maka kemungkinan kecil untuk pratek jual beli siswa akan terindar dari pratek pungutan liar.

Kota Tangerang Selatan, posjkt.com

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tela membuka Pra-Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang akan dilaksanakan mulai 3 Juni 2024 sampai 15 Juni 2024.

Maka standar yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan akan mengunakan jarak rumah tempat sekolah.

Jika hal bisa di buktikan oleh Disdik Tangsel, maka kemungkinan kecil untuk pratek jual beli siswa akan terindar dari pratek pungutan liar.

“Mudah-mudahan, jalur sistem akan di buka bulan Juni 2024 mendatang”, kata Dinas Pendidikan yang ia tidak mau menyebutkan namanya.

“Jika sistem jarak yang di terapkan oleh Dinas tingkat SMP dan SDN, kemungkinan kecil orang tua pakai uang pelicin”, tuturnya Sitanggor, SH orang tua murid.

Menurut Sitanggor, ia berharap dan pihak Jurnalis dan LSM agar awasi pihak Sekolah mengunakan dana pungutan liar.

Apalagi kini sudah sistem informasi publik dan terbuka buat umum. “Jika pihak sekolah melakukan pungutan liar dalam

Pra-PPDB, Melansir dari situs resmi PPDB Tangerang Selatan, ada 11 alur tahapan pra pendaftaran yang perlu diperhatikan oleh Calon Peserta Didik Baru (CPDB).

( Sahat red )

Pelaku di minta di hukum seberat-beratnya, karena sudah membunuh korban sampai meninggal.

Riau, posjkt.com

Pensiun dari BUMN PTPN V riau, kini telah meninggal dunia.

Pihak korban meninggal belum tahu penyebabnya.

Pelaku di minta di hukum seberat-beratnya, karena sudah membunuh korban sampai meninggal.

Kini Saiwan dalam pengawasan dari pihak penyidik oleh Kapolsek Binawidya.

Rencananya pelaku akan di jerat hukuman sekitar 15 tahun penjara.

Karena sudah menghilangkan nyawa orang lain.

Pelaku sudah melakukan mengahakimi korban sampai meninggal dunia.

“Kami minta pada pelaku, agar di hukum seberat-beratnya”, tuturnya Roman (45) warga setempat.

Menurut Roman, pelaku sudah menghakimi korban sampai meninggal dunia.

Kata Samiun, agar pelakunya dan teman lainnya juga di tangkap.

Menurut informasi, bahwa seorang pensiunan BUMN PTPN V bernama Saiwan (68) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Bunga Inem, Kecamatan Tuah Madani.

Polisi menduga Saiwan merupakan korban pembunuhan.

Kapolsek Binawidya, Kompol Asep Rahmat, pada Jumat (31/5/2024), mengungkapkan bahwa terdapat bekas luka benda tajam di tubuh korban.

“Kuat dugaan yang bersangkutan merupakan korban pembunuhan. Karena di tubuhnya banyak ditemukan luka bekas benda tajam di bagian kepala, telinga kiri, dan bibir,” ujar Kompol Asep.

Selain luka bekas benda tajam, ditemukan juga bekas luka benda tumpul di bagian leher dan lengan korban.

“Saat pemeriksaan awal, ada bekas kekerasan benda tumpul di leher korban dan patah tulang iga.

Jadi kita menerapkan Pasal 365 atau 338 KUHPidana karena diduga kuat korban dibunuh,” lanjut Kompol Asep Rahmat, dikutip riauaktual.com.

Lebih lanjut, Kompol Asep menyatakan bahwa pihak kepolisian tidak menemukan mobil yang biasa dipakai korban untuk bepergian.

Didalam rumah, hanya ditemukan kasur, kacamata, dan selimut saat korban ditemukan.

(sahat red )

NIK DKI juga sudah mulai berganti dengan nomor seri 213.831 ini angka jokowi.

Jakarta, posjkt.com

Jakarta sudah kode di 213.831 sudah di pindahkan ke IKN Kalimatan, oleh Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), maka untuk DKI Jakarta akan berubah NIK.

Informasi ini di sampaikan oleh Disdukcapil DKI Jakarta, bahwa NIK 213.831 sudah pindah.

Maka di anjurkan pada warga DKI Jakarta akan ada pemutihan NIK baru.

NIP ASN juga akan berubah jika ibukota Jakarta pindah ke Kalimatan.

Kapan itu berubah, menunggu hasil dari mendagri.

“Kewatiran ini sudah mulai tampak, bahwa Jokowi benar-benar membuat sejarah baru untuk negeri Indonesia, ia memaksakan bahwa Ibu Jakarta menjadi Ibu Kalimatan”, tuturnya Sudan (45) saat minim kopi di warung.

Ibu Kota Jakarta menjadi Kalimatan, hal inilah di paksakan oleh Jokowi sebagai presiden.

Yang sudah ada akan di balikan fakta semua, seolah-olah jokowi yang buat sajarah yang ke-2 setelah tanah rakyat di kusai oleh penjajah China Tiongkok.

Bahkan informasi ini sudah terbukti, bahwa tanah Rakyat di kusai oleh penjajah melalui pemerintah.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi DKI Jakarta memprediksi penataan administrasi kependudukan warga ke luar Jakarta masih akan terus bertambah.

Dukcapil DKI telah memindahkan administrasi kependudukan 213.831 warga yang tidak lagi tinggal di Jakarta.

Jumlah ini diprediksi masih akan terus bertambah mengingat banyak warga yang ber-KTP Jakarta tapi secara faktual sudah tidak tinggal di Jakarta,” ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaluddin dalam keterangannya, Selasa (28/5/2024), dikutip kompas.com.

Budi mengatakan, program penataan administrasi kependudukan masih menjadi prioritas. Penataan dilakukan melalui penonaktifan Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga yang tidak sesuai domisili.

Kebijakan ini diperlukan demi ketertiban administrasi penduduk, mengurangi potensi kerugian daerah, serta potensi penyalahgunaan dokumen kependudukan,” kata dia.

( dais / sahat red )

Malahan tentang 2 orang yang mengikuti sudah di selitik kejagung tenrang pidana umum dan tindakan kejahatan.

Jakarta, posjkt.com

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kiri) menerima laporan hasil penghitungan terkait kerugian negara dalam kasus korupsi timah.

Jampudsus Febrie setelah menyerahkan berkas kasus dugaan ke pada lembaga negara.

Setelah pulang dari penyerahan berkas dukumen penyerahan lalu di ikuti dari Restoran Cipete Jarta selatan lalu ia ikuti.

Karena dukumen telah di serahkan pada KPK bagian keuangan negara.

Pihak dari kejagung akan tetus penangkapan kasus ini sampai masuk pada sidang Tipikor Jakarta Selatan.

“Kami akan teruskan kasus ini sampai final ke Tipikor sidang”, ujarnya Febrie.

Kata Febrie, Malahan tentang 2 orang yang mengikuti sudah di selitik kejagung tenrang pidana umum dan tindakan kejahatan.

Kasus ini lagi di tangani oleh Jampudsus yang diserahkan ini dukumen laporan di tetima Deputi Bidang Investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Agustina Arumsari (kanan) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (29/5/2024). Dikutip kompas.com.

Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan kabar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah dikuntit anggota Densus 88.

Tidak tertutup kemungkinan setelah Jampidsus menyerakan berkas kerugian pada Negara, Hal itu dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana

“Memang benar ada isu, bukan isu lagi, fakta penguntitan dilapangan.

Setelah dilakukan pemeriksaan yang menguntit ternyata didalam hp yang bersangkutan ditemukan profiling dari pak Jampidus,” kata Ketut dalam keterangan pers di Kejagung, Jakarta, Rabu (29/5/2024).

Ketut mengungkapkan, satu anggota Densus 88 yang ditangkap sempat di bawa ke kantor Kejagung untuk diperiksa lebih lanjut.

“Dibawa ke kantor, ternyata anggota Polri, saat itu juga kita serahkan ke Paminal Polri,” kata Ketut. 

Sementara Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah buka suara terkait kasus penguntitan. Febrie mengatakan, kasus ini telah diambil oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin. 

(Sahat red )

Pihak Perusahaan kontraktor pembangunan Jalan Irigasi Sangego baru tidak masang papan pengumuman.

Tangerang, posjkt.com

Dari Jembatan Jagal Bayur Kali – Jalan Sangego Pintu 10 macetnya bukan main, Neglasari Kota Tangerang, Banten, rabu (29/05) sangat kesal macet panjang.

Bahkan dari ujung pintu 10 menujuh pemotong sapi, tidak ada papan pengumuman ada pekerjaan Pembangunan jalan.

Pada informasi harus di infokan pada para pengguna jalan.

Pihak perusahaan sudah melupakan papan informasi untuk masyarakat.

Bahkan pihak pekerja pembangunan jalan tidak pakai pengaman Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), sepertinya di abaikan.

“Pembangunan apa-apaan ini kok tidak ada papan pengumuman untuk informasi pengguna jalan raya”, kata Yamin (45) motor scopy.

Menurutnya, seharusnya pihak perusahaan kontraktor harus memberikan papan informasi, sehingga berangkat dan pulang kerja tidak menumpuk satu tempat.

Kata Yamin, arus di berikan petunjuk pada pengguna jalan, sehingga banyak jalur ia lalui.

“Kami mintak pada pihak aparat, para perusahaan di berikan tegoran pada pihak kontraktor mengabaikan keselamatan pengguna jalan.

“Kami juga berharap pada DPURP Kota Tangerang, kontraktor yang yidak tahu rambu-rabu agar di berikan teggoran”, tuturnya Adi (34) truk Gadengan.

Jika macet total dari ujung ke ujungnya jembatan jagal akibat galian, dan pembangunan jalan tidak tetah dan mengabaikan Undang-undang KIP.

(Sahat red)

Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia, Jalal Sabir Mirzayev bicara soal momen Kemerdekaan Azerbaijan.

Jakarta, posjkt.com

Hadir sebagai Tamu Kehormatan dalam Peringatan Kemerdekaan ke-106 Azerbaijan, Menteri AHY Bicara Potensi Kerja Sama Indonesia–Azerbaijan

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus mempekuat kerjasama dengan Azerbaijan.

Ini disampaikan Menteri AHY saat menyampaikan sambutan sebagai Tamu Kehormatan (Guest of Honor) dalam Peringatan Kemerdekaan Republik Azerbaijan di Jakarta (27/5).

“Ke depannya, kami berkomitmen untuk lebih memperkuat kemitraan kami dan menjajaki jalur kerja sama ekonomi baru yang akan saling menguntungkan kedua negara,” tegas Menteri AHY.

Dalam pidatonya, Menteri AHY menjelaskan sejarah Indonesia dan Azerbaijan dimulai pada awal abad ke-20 yang ditandai dengan kuatnya rasa solidaritas dan kerja sama serta tujuan bersama untuk mencapai penentuan nasib sendiri dan kedaulatan.

“Hal ini menjadi landasan hubungan bilateral kita, yang telah berkembang selama bertahun-tahun, ditandai dengan kerja sama yang kuat di berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, energi, layanan publik, dan pendidikan,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam aspek ekonomi, Azerbaijan telah menjadi pemasok minyak mentah bagi Indonesia hingga mencapai angka US$255,7 juta pada 2023 dengan sektor minyak dan gas menjadi komoditas utama.

Sementara dalam bidang hubungan regional dan multilateral, baik Indonesia maupun Azerbaijan juga memiliki kesamaan prinsip, seperti halnya sama-sama tergabung di organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan Gerakan Non-Blok.

“Ini yang ingin saya tekankan, melalui kerja sama parlementer ini, diharapkan dapat memegang peranan penting dalam memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan pemahaman dan rasa saling menghormati antar bangsa,” jelas Menteri AHY.

Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia, Jalal Sabir Mirzayev bicara soal momen Kemerdekaan Azerbaijan yang membawa perubahan besar dan positif bagi negaranya di semua sektor.

“Kemerdekaan ini menjadi langkah besar bagaimana kita dapat mengembangkan ide dan gagasan terkait pengembangan ekonomi dan manajemen sumber daya manusia.

Karena inilah kita tumbuh dan semakin tumbuh,” ungkapnya.

Jalal Sabir Mirzayev berharap, Indonesia akan ikut bekerja sama pada penyelenggaraan konferensi internasional terkait perubahan iklim, yaitu Conference of the Parties (COP) 29. Pada COP 29 yang akan berlangsung November 2024 mendatang, Azerbaijan didapuk menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraannya.

“Melihat Indonesia yang turut aktif dalam mengatasi isu global perubahan iklim, kami berharap untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam rangka COP 29.

Melalui konferensi internasional ini, diharapkan dapat memberikan hasil yang terbaik bagi seluruh negara,” pungkas Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia.

( trisno ).

Tak satupun penjabat di Pemkop Kora Tangerang menemui Jurnalus demostran.

Tangerang, posjkt.com

HEBOH Aksi penolakan terhadap revisi Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran terus berlangsung.

Tak satupun penjabat di Pemkop Kora Tangerang menemui Jurnalus demostran.

Setidaknyanya Walukota, Sekda atau Asisten 1 Pemkot Tangerang, bahkan pihaknya pemkot kabur dari incaran jurnalis demo.

Para jurnalis di berbagai daerah pun melakukan aksi demo untuk menolak RUU penyiaran ini.

Revisi UU Penyiaran dinilai bakal membungkam kebebasan pers. Dalam sejumlah pasal dalam revisi undang-undang itu

Kebebasan wartawan dalam melakukan peliputan dan membuat berita dibatasi.

Salah satunya dilarang menyiarkan berita investigasi. Ratusan jurnalis dan mahasiswa se-Tangerang raya kemarin menggelar demonstrasi ke gedung Walikota Tangerang, Senin (27/5/2024).

Sayangnya, sekda Kora Tangerang tak tampak menemui wartawan, ia sempat menghilang saat awak media melakukan demo.

Tak ada satu pun Sekda Kora Tangerang yang mau menemui wartawan.

Bahkan pintu masuk gedung depan pintu pertama, terlihat sunyi dan bak seperti kuburan pada siang hari.

Tujuan gabungan dari aliansi jurnalis se-Tangerang Raya dan mahasiswa meminta agar DPR dan pemerintah menghentikan revisi UU penyiaran.

Dalam aksinya, para awak media meletakan kartu pers yang kemudian ditaburi bunga sebagai simbol matinya kebebasan pers jika revisi UU penyiaran dituntaskan.

Bahkan, aksi terakir pun digelar oleh jurnalis dengan meneteskan lilin ke tubuh seorang awak media yang diikat tali di leher serta mulut di lakban sambil digiring sebagai gambaran dibungkamnya kebebasan pers.

Ditemui terpisah ketua Gabungan Wartawan Tangerang (GAWAT), Suprianta mengatakan revisi UU penyiaran mengandung beberapa pasal bermasalah dan berpotensi mengancam kemerdekaan pers serta demokrasi di Indonesia.

Salah satu pasal yang disorot adalah larangan laporan investigasi.

Pasal ini dianggap bertentangan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang menegaskan bahwa pembredelan, penyensoran, dan pelarangan penyiaran sudah tidak berlaku.

“Beberapa pasal yang dianggap membungkam kebebasan pers diantaranya, Pasal 8A huruf (q). Dalam Pasal 8A huruf (q) draf Revisi UU Penyiaran.

Ia disebutkan bahwa KPI dalam menjalankan tugas berwenang menyelesaikan sengketa jurnalistik khusus di bidang penyiaran,” papar Suprianta.

Hal ini terjadi tumpang tindih dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers atau UU Pers yang menyebut bahwa sengketa pers seharusnya diselesaikan oleh Dewan Pers.

“Dalam Undang – undang Pers pasal 15 ayat 2 huruf D yakni Dewan Pers memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan dengan pemberitaan pers.

Artinya sengketa pers haruslah diselesaikan di Dewan Pers,” jelas Yanto panggilan akrab pria asli Tangerang ini.

Kemudian Pasal 50 B ayat 2 huruf (c), menjadi pasal yang paling disorot lantaran memuat aturan larangan adanya penyiaran eksklusif jurnalistik investigasi.

Pasal ini bertentangan dengan UU Pers pasal 4 ayat 2 yang berbunyi, pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan, atau pelarangan penyiaran,” ujar yanto,

(Prayitno / postjkt)

Nadiem Makarim di sebut Anita anggota DPR-RI “tolol”.

Jakarta, posjkt.com

Anita Anggota DPR-RI marah-marah pada mendikbud dan Riset Nadiem Makarim saat di tanya diam-diam saja, tolong jawab pak Nadiem? di Sidang Paripurna Dewan di ruang sidang Jakarta.

Jika Bapak tidak pecus bekerja lebih baik mengundurkan diri dari Kabinet Jokowi.

Selama ini bapak sebagai menteri Pendidikan Kebudayaat dan Riset, belum ada itu programnya yang prestasi, kok bisa bertahan di Mendikbud dan Riset.

Sebelum hancur pendidikan lebih baik, bapak mengiudurkan diri, karena antrian orang yang jadi menteri, bejubel pak.

“Kok bisa bapak menjadi Mendikbud dan Riset, Jangan dipilih “Orang tolol” karena tidak tau tu Foksi”, katanya Anita DPR RI

Anita Ibu Anggota DPR RI ini cukup judes, menyampaikan kepada Mendikbud Nadim Makarim karena Guru guru dan Guru Agama di Daerah terpencil di pelosok-pelosok desa bertahun-tahun tidak dapat P3K juga

Guru agama Kristen sedang-kan perjuangan mereka berjalan melalui lembah dan sungai yang begitu besar di sebrangi para guru-guru dan Guru agama agar anak anak Siswa/siswi menjadi harapan bangsa.

Sebagai generasi penerus untuk kebutuhan Nusa dan Bangsa ini yang lain mendapatkan P3K terus dimana keadilannya?

Ibu DPR RI menyampaikan ke kecewaannya terhadap Mendikbud Makarim sedangkan mereka sudah korban untuk memberi pelajaran mendidik tentang pendidikan Agama nyatanya

Terus Bapak kretaria seperti apa?, bertahun-tahun tidak dapat yang diharapkan para guru-guru dan Guru agama tak juga mendapatkan P3K sampai belasan Tahun.

“Mereka berbakti mendidik anak anak Siswa /siswi yang di harapkan mereka sirna begitu saja, program suadara itu tidak jelas”, ujarnya dikutip dari Tiktok dan Youtube.

Sebentar lagi tentang pelajaran agama di tutup putuslah harapan mereka dan tidak mendapatkan P3K sampai belasan tahun

“Ya tidak tahu cara masuk program kedepan berhenti saja jadi menteri, mereka memang harapkan hanya mimpi di siang hari, berbohong dan mencetak generasi korupsi”, tuturnya

Kata Anita, Karana menjadi pahlawan tampa jasa, dimana keadilannya ? Putuslah harapan mereka karena si tolol”?

( Sahat red / deniyanti ).

Ayah dan anaknya luka bakar, sekarang dalam perawatan dan menjalani perobatan di RS Colambia.

Medan, posjkt.com

Diduga Gal Elpg meladak di rumah warga, dan pihak penghuni sempat terbakar, Medan Timur, Sumatra Utara, belum lama ini.

Awalnya gas LPG itu bertumpukan di warung penyimpanan gudang LPG di rumah pelaku.

Karena ia memasokan LPG di tempat penyimpanan.

Diduga pula LPG yang bertumpukan itu, awal bauk.

Tak lama, gas tabungan LPG 3 kilo itu medak, dan kebakar rumahnya pemilik rumah.

Menurut Informasi dari warga, bahwa pemilik seorang penjual LPG dari 3 Kg sampai 100 Kg, untuk di pasarkan pada pemakai LPG rumah tangga.

“Entah Kenapa LPG itu meledak, dan menghaguskan 1 rumah sekejap”, kata Junaedi Warga setempat.

Menurut dari Junaedi, bahwa Khok Sio memang pedagang LPG.

Kepala Kepolisian Sektor Medan Timur Kompol Briston Agus Munthecarlo mengatakan, akibat ledakan itu dua penghuni rumah, seorang ibu dan anaknya, mengalami luka bakar.

Meraka adalah Kho Siu Hiok (74) dan Joni (43).

“Untuk korban saat ini, sudah dilarikan ke Rumah Sakit Colombia.

Kebetulan korban itu sebagai pemilik rumah juga, seorang ibu dan anaknya laki-laki,” ujar Briston saat diwawancarai wartawan di lokasi kejadian, dikutip kompas.com.

Ledakan diduga terjadi karena kebocoran tabung gas elpiji.

Peristiwa ini juga mengakibatkan lima dinding rumah di kompleks tersebut mengalami keretakan.

“Kami akan memlanjutkan pemeriksaan tabung Gas LPG yang di jual oleh Khok Sio”, katanya. Dalam kecelakaan ini, pihak pemilik rumah, tidak ada korban mininggal.

Untuk anaknya Joni, masih dalam perawatan dokter, kemungkinan dalam waktu dekat sudah bisa pulang kerumah.

( Sahat red / does )

Ibu-ibu minta DPR panggil mendikbud dan Riset agar di pecat, sudah bikin gaduh.

Jakarta, posjkt.com

Para ibu-ibu sudah mulai bergerak ke Gedung DPR, untuk menuntut bahwa ada dugaan Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi Indonesia (Mendibud riset) Nadiem Makarim, di tegor oleh Anggota DPRRI.

Wanita cantik ini minta DPR pecat Madien Makarin sebagai Mendikbud dan Riset, jakarta, jumat (24/05).

Ibu-ibu minta DPR panggil mendikbud dan Riset agar di pecat, sudah bikin gaduh.

Anggota DPRRI komisi X, agar Mendibud dan Resit agar tidak menghilangkan pendidikan Pancasila dan Agama di sekolah.

Jika hal ini di berlakukan oleh Nadiem Makarim agar di pecat sebagai mendibud dan Riset.

“Karena anak-anak adalah penerus bangsa kedepan”, tutur sebut saja Tasyah Surya 07 di tiktok.

Jangan sekali-kali yang sudah ada di hilangkan, jika perlu tambah guru agama, sesuai kepercayaan masing-masing.

Jika di sekolah itu anak murid Nasrani, Bhada, hinddu, dan lainnya harus di adakan gurunya.

Nanti para ibu-ibu akan mengerahkan massa sebanyak-banyaknya agar di tangkap mendikbud dan Riset.

“Saya juga tak setujuh, negara indonesia ini ada 6 pemeluk agama, jika perlu di berlakukan pada sekolah yang memang sekolah itu ada murid”, tuturnya Rahmanyanti (54)

Kok, seenaknya membubarkan bidang study pendidikan pancasila dan agama.

“Kami minta DPR tegor Mendikbud dan riset Nadien Makarim jika perlu copot jabatannya dari menteri”, tutyur Nurhayadi.

Kaok sampai-sampainya ibu-Ibu pertanyakan pendidikan agama mau di hapus dari korikulum.

“Dasar sakit mendibud dan riset, jika tak mampu turun saja jadi menteri”, katanya.

( Sahat red )

Jalan menujuh ke SMAN 25 tidak terbangun, rusak parah dan berbauk.

Tangerang, posjkt.com

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 25 dan SMPN 3 Sepatan Timur ( Septi ), Kab. Tangerang, Prov. Banten sulitnya memakai Kenderaan roda empat menuju antara gedung sekolah SMPN 3 dan SMAN 25 disebabkan jalaur jalan buruk dan Becek, kamis (23/05)

Karena jalannya tidak seperti jalan menuju sekolah-sekolah yang lain, yang jalur dan jalah terarah dan beton.

Jalan SMPN 3 dan SMAN 25 jalan seperti jalan kerbau yang masuk kandang becek dan berbauk.

Menurut salah satu si pemilik Warung sembako Yani (45), bahwa jalan yang menujuh ke sekolah becek dan berbauk lumpur.

Apalagi kalau musin hujan, kubang itu antara 30 CM sampai 50 CM, ada di posisi pinggiran jalan yang mengarah gedung sekolahan SMPN 3 dan SMAN 25.

“Pada kami sudah minta di aujuhkan pada Kades setempat, tetapi masih janji-janji saja, karena SMAN 25 Septi (Sepatan timur), termasuk pasilitas umum bukan pribadi Kepsek, milik warga.

Guru SMPN mengatakan memang kami juga tidak tau bagai mana pemerintah ini standar realisasi juga kami tidak tahu.

Pada hal pihak Kepsek juga sudah ikut musrenbang tingkat desa dan Kecamatan Sepatan Timur, Kab. Tangerang, namun juga masih janji-janji.

Untuk tidak ke pedulian terhadap alokasi jalan menuju SMN 25 ini tak kunjung di buat jalan menuju SMAN 25 Sepatan timur ini.

Menurut dohar mengatakan kepada awak Media postjkt mungkin dana, belum mencukupi, kemungkinan bangunan ini tidak terlihat.

“Untuk alokasi jalan menuju sekolahan ini diduga di alihkan karena Kepseknya tidak memberikan uang bensin, itu dugaan korupsi”, ujarnya kepada awak Media postjkt

Menurut dohar memang itulah Bangsa kita suka korupsi dan pungli tak mau peduli terhadap anak bangsa apalagi mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Nanti mengantikan para pejabat-pejabat yang telah pensiun dari jabatannya.

Seorang Siswa SMAN 25 yang tidak mau di sebut namanya ia menyebutkan, bahwa pihak Pemkab Tangerang kurang perhatian.

“Kami menuju sekolah, kawan kami sering terpeleset di jalan Medan nya seperti ini, Aneh ia? Saya mantan siswa di salah satu”, ujarnya

SMAN yang lain cukup bagus menuju gedung sekolah yang saya tinggalkan karena lebih dekat rumah saya di SMAN 25 ketimbang

“SMAN yang saya tinggalkan tuturnya sambil mengusap matanya mungkin terasa malu atau sedih melihat beratnya tantangan jalan yang dia telusuri menuju sekolahnya”, ujarnya.

( sahat red )

Dengan menjalankan P5, pendidik diharapkan dapat menemani proses pembelajaran peserta didik.

Tangerang Selatan, posjkt.com

Projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) merupakan upaya untuk mendorong tercapainya profil pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis projek, rabu (22/05).

Dengan menjalankan P5, pendidik diharapkan dapat menemani proses pembelajaran peserta didik.

Untuk dapat menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter leluhur sebagaimana yang dijabarkan dalam profi pradigma baru itu.

Projek penguatan profil pelajar Pancasila, sebagai salah satu sarana pencapaian profil pelajar Pancasila, karena diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik

Untuk perasanga berpikir para anak didik.

“Kami mengalami pengetahuan sebagai proses penguatan karakter,” katanya sebut saja Yanto Kepsek SMPN 11 Kota Tangerang, Banten.

Menurut dia, bahwa sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya.

Untuk meningkatkan karakter dan cara berpikir anak perlu ada program pendidikan pradigma baru di uji coba di kampus SMPN 11 Kota Tangeran”, katanya.

Menurut Guru Bidang study Pancasila, bahwa anak itu perlu ada bentuk karakter anak.

Dimensi profil pelajar Pancasila menunjukkan bahwa profil pelajar Pancasila tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif.

“Tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia sekaligus warga indonesia dan merambah dunia”, katanya Guru.

SMPN 11 Serpong Tangerang Selatan 21-5-2024 mengadakan acara P5 proyek di sekolah selama 2 hari ini katanya salah satu Siswa/Siswa kls 8 pada saat lagi santai di tempat tangkringan yang tak mau sebut namanya.

( Sahat red )

Evaluasi itu kinerja Kepala Sekolah, Kepala Dinas dan Rektor penyelengara PMB

Jakarta, posjkt.com

Berbagai pihak, bahwa untuk membentuk karakter yang baik untuk melakukan Evaluasi kinerja Pendidikan dari tingkat SD sampai ketingkat peguruan tinggi.

Evaluasi itu kinerja Kepala Sekolah, Kepala Dinas dan Rektor penyelengara Penirimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Penerima Siswa Baru (PSB).

Jika, hal ini tidak di evaluasi tingkat terendah maka, pratek-pratek pungli tetap berjalan seperti jamur musin hujan.

Kepala Sekolah, Kepala Dinas, dan Kementerian juga harus di evaluasi dan tingkatkan pengawasan dalam penyaluran biaya yang dari APBN dan APBD.

Jika Pos APBD dan APBN tepat sasaran kemungkinan kecil biaya siluman dan biaya UKT yang tak wajar.

“Saya berpikir, bahwa evaluasi kinerja Kepala Sekolah, Kaepala Dinas dan kementerian itu sangat baik, dan berikan sangsi dan pecat”, katanya Dr. Darwis, M.Pd di Tangerang.

Menurut Darwis, Sektor yang harus evaluasi adalah mental, berjanji tidak korupsi itu sebenarnya di lakukan intergritas ia sepakati.

Menurut informasi, bahwa Komisi X DPR RI mengadakan rapat kerja dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Selasa (21/5/2024).

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengatakan, ada masukan dari berbagai anggota Komisi X bahwa implementasi dari pada kebijakan ini (Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2024) yang masih perlu disempurnakan.

Karena itu pihaknya akan turun ke lapangan untuk mengevaluasi kembali kenaikan-kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal) di perguruan tinggi negeri.

“Evaluasi kenaikan UKT yang tidak wajar, itu terletak pada Kepala sekolah, Kepala Dinas dan penyelenggara pendidikan, itu yang di periksa”, katanya Anggota DPR komisi X.

Menurut Nadiem, evaluasi dilakukan untuk beberapa hal.

Pertama kenaikan kenaikan UKT yang tidak wajar, Itu yang akan pertama kami evaluasi,” kata Nadiem Makarim dalam raker dengan Komisi X DPR RI.

Evaluasi selanjutkan dilakukan dengan memastikan bahwa proses naik banding bagi mahasiswa yang mungkin merasa mereka tidak di dalam tangga UKT yang tepat itu terlaksana dengan baik.

( Sahat red )

Mobil besar lalu lalang ke jalan Bayur Kali Kota Tangerang tak sesuai kapasitas angkutan jalan.

Tangerang, posjkt.com

Sepanjang jalan Bayur kali Neglasari – Jalan Bayur Lebak Wangi Kabupaten Tangerang sampai kota Tangerang setiap roda 18 kontener dan teller juga tronton acab kali lalu lalang kota Tangerang, Banten, Selasa (21/05).

Sampai kabupaten Tangerang di duga tidak layak lintasan untuk kenderaan yang begitu panjang nya dan juga muatan yang begitu berat.

Muatan kenderaan di atas 20 ton, sedangkan jalan jalan Bayur Kali kapasitasnya cuma 8 ton, dan tak sesuai kapasitas angkutan jalan raya.

Sehingga jalan 8 ton yang dilalui oleh kendaraan 20 ton tak seimbang.

Bahkan pihak Dishub Kota Tangerang tak perna razia angkutan yang lebih muatan.

Menurut Saniman (54) warga setempat, bahwa jalan yang di lewati oleh mobil besar tak sesuai kapasitas, angkutan jalan.

Apalagi dari pagi sampai malam dan pagi lagi, kenderaan perusahaan misalnya perusahaan PT. Polindo dan trek tanah sereng terpeset karena tak sesuai muatan dan kapasitas.

“Penyebabnya kenderaan yang melebihi kapasitas angkutan”, katanya Saniman.

Kata dia, penyebat jalan yang tak mungkin lintas karena jalannya pun hanya 4 M lebarnya.

Jika berlawanan Kenderaan roda 16 ini alias Container berlawanan arah sesama Container sering terjadi kepleset masuk ke dalam got ( paret kecil ), dengan ukuran besar.

Menurut Judi (45) warung di pinggir jalan, ia juga kesal kalau mobil besar lewat, ia ketakutan warungnya di senggol.

Sehingga terjadi kemacetan di jalan antara kabupaten Tangerang sampai perbatasan kota Tangerang, bahkan sering macet.

“Aduh, konter lewat lagi, bahaya ini, jalan dan kendaraan tak sesuai”, ujarnya Judi.

Gian mengatakan memang kurang layak-lah di lintasi sepanjang Bayur kali kabupaten Tangerang sampai kota Tangerang melewati perbatasan antara kabupaten Tangerang dengan kota Tangerang.

“Dulu perna di buatkan rambu-rabu, tetapi kesini-kesininya tak lagi”, katanya gian.

Ia juga berharap, jalan yang dilewat jalan Bayur kali pada awak Media posjkt.com, kerena perusahaan di Bayur kali banyak perusahaan di duga Abal-Abal.

Tapi karena polisi cepek di kasi lumayan besarnya, sehingga lolos kenderaan apapun yang lintas di sepanjang jalan Bayur kali ini.

Sampai tujuan, menurut warga Bayur yang sudah makan garam banyak di Bayur Desa Lebak Wangi ini diduga ada Aparat dishub Kota Tangerang yang kerja sama dengan Perusahaan PT. Polindo.

“Sehingga meraja Lela perusahaan tersebut”, tutur warga Bayur kali yang tak mau di sebut namanya.

(sahat red)

Marilah kita jaga kampung agar tidak melakukan kekerasan dan kriminalitas.

Kendal, posjkt.com

Kapolda Jateng mengajak pada masyarakat agar jaga Kamtibmas, untuk lebih aman dan tidak ada yang melakukan kriminalitas.

Ia juga sempat berpesan dan juga mengajak untuk tiga Pilar salang menghormati tatanan kedamaian.

Marilah kita jaga kampung agar tidak melakukan kekerasan dan kriminalitas.

“Kami mengajak pada 3 pilar agar jaga kampung kita lebih aman”, tuturnya Irjen Pol Ahmad Luthfi,

Ia percaya 3 Pilar mewakili Negara harus menarik Penampilannya, Tutur kata dan Sikap perilaku, senin (20/05)

Polda Jateng| 3 Pilar mewakili Negara harus menarik Penampilannya, Tutur kata dan Sikap Perilaku kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Saat beri arahan pada kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dengan Pemerintah daerah Kabupaten Kendal bertempat di Pendopo Bahurekso Pemda Kabupaten Kendal. Senin (20/5/24)

Dalam acara tersebut turut hadir PJU Polda Jateng, Forkopimda Kabupaten Kendal, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Ormas serta 3 Pilar se Kabupaten Kendal (Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Kepala Desa).

Acara di awali dengan sambutan Bupati Kendal Dico M Ganinduto, menyebut bahwa Irjen Pol Ahmad Luthfi merupakan Mentor dalam memimpin.

“Kapolda (Irjen Pol Ahmad Luthfi) merupakan Mentor saya, sejak saya menjabat Bupati hingga hari ini dan beliau merupakan salah satu sosok keberhasilan saya dalam memimpin di Kabupaten Kendal selama 3 tahun terakhir ini,” ungkapnya dikutip dari share whatsapp group.

Saat memberik arahan Kapolda Jateng menyebut tujuan kegiatan adalah merumuskan keamanan di wilayah jelang gelaran Pilkada

“Pada kesempatan ini kita berkumpul merumuskan keamanan di wilayah, di saat bangsa Indonesia melakukan ekspansi kegiatan yang sedang berjalan dalam rangka pembangunan Nasional dan gelaran Pilkada yang akan kita lakukan,” kata nya

“3 pilar itu pimpinan terkecil yang harus mampu mengendalikan wilayahnya, kalian juga harus menarik dari segi Penampilan, Tutur kata dan Sikap perilaku karena anda Etalase mewakili Negara jadi harus menarik dan berwibawa,” kata Kapolda Jateng

Kapolda Jateng juga menyampaikan bahwa selalu melakukan pengecekan terkait Sinergitas 3 Pilar di masing masing wilayah

“Saya harus lakukan Cek, Re Chek, Cros Chek dan final Check terkait Sinergitas Tiga Pilar, karena rekan-rekan merupakan ujung tombak pemerintahan yang paling kecil mewakili negara di mana anda bertugas,“ katanya

“Ibarat mata tombak kalian (3 Pilar) harus mampu mengendalikan wilayah di tingkat Desa, mulai sekarang rapatkan barisan dalam rangka Harkamtibmas dan pembangunan di desanya,” Pungkas Irjen Pol Ahmad Luthfi

( ewara / postjkt )