WAKIL BUPATI KABUPATEN TANGERANG TURUN TANGAN TERTIBKAN KABEL OPTIK SEMBRAWUT, APAKAH ANAK BUAHNYA GA BECUS HARUS WAKIL BUPATI YANG TURUN LANGSUNG?

POSTJKTC.COM | TIGARAKSA – Sikat habis! Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi perang melawan kabel semrawut yang selama ini jadi β€œbenang kusut” pemandangan & ancaman nyawa warga. Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, nggak mau cuma rapat di belakang meja. Rabu 29 April 2026, Wabup turun langsung pimpin seremoni pemotongan kabel udara fiber optik di Jalan Syekh Nawawi, Tigaraksa. Gunting Wabup jadi tanda perang: Semua kabel udara dibabat, dipindah ke bawah tanah!

TARGET 15 RUAS JALAN, 10 PRIORITAS DIBABAT TAHUN INI Ini bukan proyek coba-coba. 15 ruas jalan di Kabupaten Tangerang masuk daftar hitam penertiban. 10 ruas digarap prioritas tahun ini, termasuk: Jalur padat Legok–Karawaci: Sarang kabel kusut + macet Jalan Syekh Nawawi Tigaraksa: Pusat pemerintahan tapi kabelnya kayak jaring laba-laba β€œHari ini kita mulai memotong kabel-kabel yang semrawut. Kita ingin Kabupaten Tangerang benar-benar Gemilang. Tidak boleh ada lagi kabel yang merusak pemandangan apalagi sampai membahayakan keselamatan warga,” tegas Wabup Intan di lokasi, sambil pegang gunting.Pesan jelas: Provider nakal yang pasang kabel sembarangan, SIAP-SIAP DIPOTONG!2. BUKAN CUMA ESTETIKA, INI SOAL NYAWA Selama ini kabel optik, TV, internet menjuntai rendah di atas jalan.

Sudah banyak korban,Β  Pengendara motor, kendaran besar seperti box continer kesangkut kabel di jalan raja tigaraksa cibadak, jatuh, luka parah. Mobil box nyangkut, kabel putus, internet se-kecamatan mati. Kebakaran gara-gara kabel konslet. Sekretaris DBMSDA Kabupaten Tangerang, Endang Sukendar, blak-blakan: β€œSesuai arahan Ibu Wakil Bupati, fokus kita adalah keindahan dan kenyamanan jangka panjang. Tapi yang utama: meminimalisir risiko kecelakaan akibat kabel yang menjuntai rendah.”Artinya: Pemkab udah muak liat warga jadi korban kabel liar.

KOLABORASI ATAU MATI,Β  APJATEL BANTEN DIKANDANGIN Proyek ini nggak main sendiri. DBMSDA, Dishub, dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Banten dipaksa kolaborasi.Β  Semua kabel wajib masuk pipa HDPE bawah tanah. Lebih awet, tahan banjir, nggak bikin kumuh. Nggak ada lagi izin kabel udara baru. Provider bandel, izin HARUS dicabut, kabel dipotong paksa. Ini tamparan keras buat operator nakal yang selama ini seenaknya nanam tiang & narik kabel tanpa izin.

BUKTI WABUP NGGAK OMONG KOSONG Biasanya pejabat cuma seremoni gunting pita. Intan Nurul Hikmah buktikan beda: Datang ke lapangan, pegang gunting, potong langsung.

Kasih deadline: 10 ruas prioritas kelar 2026. Ancaman terbuka: β€œTidak boleh ada lagi kabel merusak pemandangan.” Pesan ke provider: Era kabel semrawut TAMAT. Era kota rapi & aman dimulai.PENUTUP: TIGARAKSA JADI CONTOH, DAERAH LAIN NYUSUL
Jalan Syekh Nawawi sebagai pusat pemerintahan wajib jadi contoh. Kalau di depan kantor Bupati aja semrawut, gimana daerah lain? Sekarang bola di Dishub & DBMSDA: Berani nggak tindak provider gede yang bandel?
Warga Tangerang ngawasin. Satu kabel menjuntai, foto, viralkan, tag Wabup. Dari honor gaib 1,29 M, Tugu Titik Baca gaib 1,125 M, sekarang giliran KABEL GAIB DIBABAT.
Kabupaten Tangerang bersih-bersih. Yang kotor minggir!

 

Postjktc.com | 29 April 2026
Reporter: Tim Investigasi