BUPATI TANGERANG BAGI 2.000 PAKET SEMBAKO RP 43 RIBU: HARGA NORMAL RP 85 RIBU, SEKARANG SETENGAH HARGA!

POSTJKT.CO | GERAKAN PANGAN TERJANGKAU

EDISI: 2.000 PAKET SEMI GRATIS DIBAGI

 

 

TIGARAKSA, POSTJKT.CO – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung mendistribusikan 2.000 paket makanan terjangkau saat Gerakan Pangan Terjangkau (GPM) di Lapangan Tigaraksa, Rabu 14 Mei 2026.Paket yang biasanya dijual Rp 85.000, kini bisa dibeli warga cuma Rp 43.000. Lebih dari setengah harga pasar.

ISI PAKET: BERAS PREMIUM SAMPAI MINYAK GORENG

Paket murah ini disiapkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang. Isinya lengkap:2 kg beras premium 1 kg tepung terigu 1 kg gula pasir 1 liter minyak gorengβ€œHarga normal untuk paket makanan pokok sekitar Rp 85.000, tetapi masyarakat mampu membelinya dengan harga Rp 43.000,” jelas Kepala Disperindag Resmiyati Marningsih.Selain paket, Dinas Pertanian juga jual sayur, produk pertanian, dan perikanan olahan harga miring. Bahkan 5 kg beras dijual cuma Rp 17.000.

FREKUENSI NAIK: DARI 3 BULAN SEKALI JADI 2 BULAN SEKALIGPM sebelumnya digelar tiap 3 bulan sekali di 2025. Tahun 2026 ditingkatkan jadi tiap 2 bulan sekali.β€œInsya Allah, jika kapasitas keuangan daerah memungkinkan, pada tahun 2027 bisa sebulan sekali,” kata Bupati Maesyal. Tujuannya jelas: jaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah resesi dan naiknya harga kebutuhan pokok.

β€œPEMERINTAH HARUS HADIR LANGSUNG”

Bupati Maesyal menegaskan, pemerintah daerah harus hadir langsung di tengah masyarakat. β€œPemerintah daerah selalu hadir di tengah masyarakat. Terutama dalam situasi saat ini, kami mengantisipasi dan menanggapi kebutuhan masyarakat melalui Gerakan Pangan Terjangkau,” ujarnya.Program ini akan digilir ke semua kecamatan. Tidak berhenti di Tigaraksa saja.

WARGA: SANGAT MEMBANTU, TOLONG DITAMBAHSalah satu warga, Nurjanah, mengaku sangat terbantu. Ia berharap kegiatan ini digelar lebih sering dan jumlah paket ditambah.β€œSaya berharap paket pangan terjangkau ini dapat diadakan lebih sering dan jumlah paketnya ditingkatkan. Ini sangat membantu bagi perempuan,” katanya.

PENUTUP: SUBSIDI TEPAT SASARAN LEBIH BERARTI DARI JANJI

Di saat harga sembako naik turun, aksi nyata seperti GPM langsung dirasakan warga. Bukan cuma wacana. Kalau frekuensi benar-benar naik ke sebulan sekali di 2027, Pemkab Tangerang bisa jadi contoh daerah lain dalam menjaga daya beli rakyat kecil.

#GerakanPanganTerjangkau

#BupatiTangerang

#MaesyalRasyid

#SembakoMurah

#TangerangTigaraksa, 14 Mei 2026

 

 

Tim Ekonomi POSTJKT.CO /PURBA