SMPN 2 Curug Cetak “Generasi Emas”: Biyuti Sabening Claytia Raih Nilai TKA Bahasa Indonesia 96,67 di Tengah Gempuran Game Online”

POSTJKT.CO | TANGERANG – Di tengah arus deras game online dan media sosial yang bikin banyak siswa terdistraksi, SMP Negeri 2 Curug justru menelurkan “generasi emas”. Buktinya: siswi bernama Biyuti Sabening Claytia berhasil mencetak nilai hampir sempurna pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026*.

 

Hasilnya bikin bangga: Bahasa Indonesia 96,67Β  istemewa dan Matematika 86,67, baik , Nilai 96,67 untuk Bahasa Indonesia tergolong langka. Itu artinya dari 100 soal, Biyuti cuma “kecolongan” 3-4 soal aja.

 

Prestasi ini nggak lepas dari tangan dingin Kepala Sekolah Purwaningsih,S.Pd., M.Pd yang dikenal sebagai Kepala Sekolah Penggerak. Di bawah kepemimpinannya, SMPN 2 Curug konsisten dorong literasiΒ  dan disiplin belajar.

 

“Ini bukti anak zaman now masih bisa fokus. Di tengah gempuran game online dan medsos yang katanya merusak, Biyuti Sabening Claytia justru ngalahin godaan itu dengan prestasi. Nilai segitu nggak datang tiba-tiba. Itu hasil kerja keras siswa, bimbingan guru, dan dukungan ortu,” ujar Purwaningsih saat ditemui di sekolah.

Purwaningsih nggak pelit apresiasi. Dia langsung angkat topi buat guru dan anak-anak SMPN 2 Curug. “Prestasi gemilang ini harus dipertahankan selamanya. Biyuti jadi contoh bahwa sekolah negeri bisa bersaing. Tugas kita sekarang jaga konsistensi, jangan euforia sesaat,” tegasnya.

Kunci Sukses “Generasi Emas” Versi Kepsek Penggerak:

1. Literasi Jadi Napas: Tiap pagi 15 menit baca buku non-pelajaran. Bahasa Indonesia 96,67 itu buahnya.

2. Guru Nggak Gaptek: Lawan game online bukan dengan larangan, tapi bikin belajar se-asyik game. Matematika 86,67 bukti metodenya nyantol.

3. Kolaborasi Ortu: HP nggak disita, tapi diatur. Sekolah dan rumah satu frekuensi.

 

 

Nilai TKA 96,67 + 86,67 ini jadi tamparan halus buat stigma “anak sekarang malas baca, sukanya scroll TikTok”. Biyuti Sabening Claytia membuktikan: gadget bisa jadi alat, bukan tuan.

 

Wali murid lain pun bangga. “Denger anak orang bisa 96,67 jadi malu sendiri. Anak saya disuruh baca 1 halaman aja ngeles. Mudah-mudahan ini jadi cambuk,” kata salah satu ortu.

 

 

Redaksi http://postjktc.co ucapkan selamat untuk Biyuti Sabening Claytia, guru, dan jajaran SMPN 2 Curug. Prestasi ini milik publik Tangerang. Kami buka ruang untuk Kepsek Purwaningsih + guru Bahasa Indonesia & Matematika cerita metode jitu ngajarnya. Biar sekolah lain bisa niru.

 

 

PURBA

Purba

Media online posjkt.com lahir dari pemikiran tokoh rakyat, bergerak dibidang karya jurnalistik yang diawasi oleh dewan pers. Dengan kemajuan tehnologi yang terus berkembang dan pentingnya informasi yang cepat dan terkonfirmasi. Media yang terlahir dari pemikiran tokoh masyarakat. - Media posjkt.com untuk menyampaikan pesan atau ide. - Media yang lahir dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat, yang kemudian dikembangkan oleh tokoh masyarakat. - Media online Posjkt.com (situs web, blog) yang dibuat untuk menyampaikan informasi dan gagasan, berbagi informasi dan memobilisasi dukungan mempromosikan ide, membangun kesadaran, dan menggerakkan perubahan sosial.

Lihat Semua Postingan