Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjaring bibit atlet Judo melalui Piala Kapolri Tahun 2022.

Jakarta ,posjkt.com

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjaring bibit atlet Judo melalui Piala Kapolri Tahun 2022.

Kejuaraan ini diselenggarakan selama tiga hari, yakni 15-17 Juli 2022 di Gedung Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Karo Watpres SSDM Polri Brigjen Pol Anwar mengatakan, pelaksanaan kejuaraan judo Bhayangkara Piala Kapolri Tahun 2022 dilaksanakan sebagai bentuk dukungan Polri dalam pengembangan bela diri judo di Indonesia.

“Di samping sebagai sarana pengembangan bakat dan minat personel Polri, hal ini juga merupakan media untuk menjaring bibit atlet Judoka Polri yang diharapkan dapat mengharumkan nama institusi Polri melalui event pada tingkat daerah, nasional maupun internasional,” katanya di Kendari, Jumat (15/7/2022).

Menurut Anwar, peningkatan prestasi judo di Indonesia perlu atensi dan perhatian lebih dari semua pihak. Khusus Polri yang menjadikan judo sebagai pengetahuan dasar beladiri anggota.

Anwar mengatakan, Polri terus memberikan kontribusi nyata dengan memberikan ruang dalam pengembangan bela diri judo bagi personel Polri. Hal itu diberikan sejak di lembaga pendidikan hingga di lingkungan satuan wilayah.

“Alhamdulillah para Judoka Kapolri terus menorehkan prestasi yang membanggakan kesatuan institusi dan negara di berbagai event dan kejuaraan judo baik di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Lebih lanjut, Anwar menyebut pertandingan tersebut diikuti sekitar 200 judoka dari 24 Polda se-Indonesia dan lima satuan kerja Polri. Dalam kejuaraan ini, terdapat dua peserta yang telah menorehkan prestasi di kancah internasional di SEA Games.

“Di antara rekan-rekan ini ada yang sudah berprestasi tingkat internasional. Saya ikutkan di sini tujuan saya adalah bisa memberikan motivasi bagi rekan-rekan yang masih belum berkontribusi sampai tingkat internasional dan bagi yang bersangkutan akan terpacu bahwa dia harus mempertahankan prestasinya,” tuturnya.

Dia menambahkan, kejuaraan judo Bhayangkara Piala Kapolri 2022 yang diselenggarakan diharapkan mampu memberikan gambaran dan evaluasi sejauh mana pembinaan yang telah dilukan kepada para judoka di kesatuan.

“Saya mengajak kepada para kontingen untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam meraih prestasi,” kata Anwar.

Para judoka akan bertanding di dua kategori pertama kategori perorangan dengan kelas putra -60 kg, kelas putra -66 kg, kelas putra -73 kg, kelas putra -81 kg, kelas putra +81 kg (bebas), kelas putri -52, kelas putri -57kg, kelas putri -63 kg, kelas putri +70 kg (bebas).

Kedua, pada kategori beregu campuran kelas putra -60 kg, kelas putra -73 kg, kelas putra +81 kg, kelas putri -52 kg, kelas putri -63 kg, dan kelas putri -70 kg.

Red posjkt.com

Bareskrim menyelidiki dugaan penggelapan dana yang bantuan diduga melibatkan yayasan ACT.

Jakarta, posjkt.com

Bareskrim Polri mengungkap Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengumpulkan donasi sebanyak Rp 60 miliar setiap bulan. Dari hasil yang dikumpulkan tersebut, sebanyak 10 hingga 20 persennya langsung dipotong untuk gaji pegawai.

Hal tersebut disampaikan Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam dalam keterangannya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2022).

“Terkumpul sebanyak sekitar Rp 60.000.000.000 setiap bulannya dan langsung dipangkas atau dipotong oleh pihak Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebesar 10 persen-20 persen (Rp 6.000.000.000-Rp 12.000.000.000) untuk keperluan pembayaran gaji pengurus, dan seluruh karyawan,” katanya.

Ahmad menjelaskan, pembina dan pengawas juga mendapatkan dana operasional dari potongan tersebut. Adapun sumber donasi dikumpulkan daro masyaralat umum, kemitraan, institusi atau korporasi, hingga komunitas dan anggota lembaga.

“Selain mengelola dana sosial atau CSR dari pihak Boeing, Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga mengelola beberapa dana sosial atau CSR dari beberapa perusahaan serta donasi dari masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Bareskrim menyelidiki dugaan penggelapan dana yang bantuan diduga melibatkan yayasan ACT. Terbaru, Polri menemukan adanya dugaan penggelapan dana bantuan bagi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 pada 2018.

“Bahwa pengurus yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam hal ini saudara Ahyudin selaku pendiri merangkap ketua, pengurus, dan pembina serta Ibnu Khajar selaku ketua pengurus melakukan dugaan penyimpangan sebagian dana sosial/CSR dari pihak Boeing tersebut untuk kepentingan pribadi masing-masing berupa pembayaran gaji dan fasilitas pribadi,” kata Ahmad, Sabtu (9/7).

Dalam tragedi kecelakaan Lion Air pada 2018, pihak maskapai memberikan dana kompensasi kepada ahli waris korban. Dana bantuan itu terdiri dari santunan tunai senilai Rp 2,06 miliar dan dana sosial atau CSR dengan jumlah serupa.

Hasil penyelidikan yang dilakukan jajaran kepolisian menemukan adanya dugaan penggelapan dana bantuan tersebut yang dilakukan oleh ACT. Pihak ACT disebut tidak pernah melibatkan ahli waris dalam penyusunan hingga penggunaan dana CSR yang disalurkan pihak Boeing.

Red posjkt.com

Bareskrim Polri hari ini kembali menjadwalkan pemeriksaan siang ini terhadap Presiden dan eks Presiden ACT

Jakarta  posjkt.com

Bareskrim Polri hari ini kembali menjadwalkan pemeriksaan siang ini terhadap Presiden dan eks Presiden ACT terkait kasus dugaan penyelewengan dana. Terhitung jadwal itu, Bareskrim terhitung sudah memeriksa Ahyudin sebanyak lima kali.

Hal itu disampaikan Kasubdit IV Dittipideksus Kombes Andri Sudarmaji dalam keterangannya. Selain Ahyudin, Andri menyebut Presiden ACT Ibnu Khajar akan diperiksa Jumat (15/7).

“Untuk Ibnu Khajar ditunda pemeriksaannya jadi besok jam 14.00,” ungkap Andri kepada wartawan, Kamis (14/7/2022).

Kini Ahyudin sudah tiba di Bareskrim. Didampingi kuasa hukumnya, mantan Presiden ACT yang sudah nonaktif sejak Januari 2022 itu datang pada pukul 13.25 WIB

Ke Bareskrim, Ahyudin terlihat menggunakan kemeja berwarna hitam dan jas berwarna hitam.

Ahyudin mengatakan, dirinya diperiksa sebagai saksi dan akan menyampaikan perkembangannya lebih lanjut.

“Sebagai saksi. Belum (tersangka). Tidak diberi tahu oleh penyidik. Udah, nanti pas pulang diberi tahu ya,” kata Ahyudin kepada wartawan.

Pemeriksaan Ahyudin itu juga dimintai konfirmasi lewat pengacaranya, Teuku Pupun Zulkifli.

Pupun menyebut datang terpisah dengan Ahyudin karena harus berkoordinasi dengan penyidik.

“Yes (diperiksa lagi hari ini). Ada rekan saya yang mendampingi. Saya ke Mabes tapi terpisah karena saya harus koordinasi dulu,” kata Pupun dalam keterangannya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menaikkan kasus dugaan penyelewengan donasi di yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke tahap penyidikan. Polri kembali memeriksa mantan presiden dan petinggi ACT hari ini.

Pemeriksaan Ahyudin dan Ibnu Khajar merupakan yang kelima kalinya. Keduanya mulai diperiksa pada Jumat (8/7).

Setelah diperiksa pada Rabu (13/7), Ahyudin menyebut ditanyai sejumlah pertanyaan oleh penyidik Polri soal laporan keuangan ACT.

Ahyudin diperiksa Bareskrim dari pukul 13.00 WIB hingga 21.36 WIB.

red, posjkt.com

komplotan pencuri menggasak sebelas batang aluminium seberat 300 kg.

Kota Bogor, Jawa Barat – Polisi mengamankan tiga pelaku pencurian aluminium di Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Tak tanggung-tanggung, komplotan pencuri menggasak sebelas batang aluminium seberat 300 kg.

  1. Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo Tarigan mengatakan ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial A (54), S (33) dan RG (31). Mereka ditangkap di tiga tempat berbeda.

“Tersangka A dan S kita amankan di tempatnya bekerja. Kemudian dilakukan pengembangan kembali dan menangkap satu pelaku RG,” ujar Siswo dalam keterangannya, Sabtu (9/7/2022).

Siswo menuturkan, penangkapan pelaku pencurian tersebut berawal dari laporan warga pada hari Jumat (3/6/2022). Ketiga pelaku membawa kabur batangan aluminium tmenggunakan mobil bernopol F-1639-IT

Red /postjkt