Dalam Radius 3 km dari Kantor Bupati , PEDOFIL BANKKE VILLA SODONG RESMI DITAHAN, Kasat Reskrim Kompol Septa Badoyo: “Diproses Sesuai Hukum” | Warga: “Jangan Cuma Diproses, KEBIRI!”

POSTJKTC.COM | TIGARAKSA – Kasus pelecehan seksual 13 anak laki-laki di Villa Sodong, Tigaraksa, akhirnya terang. Polresta Tangerang resmi angkat bicara. Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Septa Badoyo, menegaskan: “Pelaku pedofil sudah diamankan dan akan diproses dengan prosedur dan hukum yang berlaku.” Senin (4/5/2026). KRONOLOGI KEJAHATAN 6 TAHUN, di duga KEDOK NAGIH UTANG”
Pelaku yang berprofesi “bank keliling” ini diduga mencabuli 13 anak laki-laki sejak 2020 hingga Mei 2026. Menurut salaha  satu nara sumber ( warga setempat)  Modusnya datang ke rumah korban untuk nagih utang orangtua. Korban diancam agar bungkam. Muhamad Ridwan Rangkuti SH, warga Villa Sodong, sebelumnya mendesak:
“Saya akan mendorong semoga polisi menangani pelaku dan korban dengan UU Perlindungan Anak, agar pelaku bisa dijerat hukum yang berlaku.”Data RT: Korban bisa bertambah. “Menurut info dari RT, korban ada 13 anak laki-laki, semenjak tahun 2020 sampai sekarang, ada kemungkinan bisa bertambah,” kata Ridwan.

Kades Sodong, Bambang, lewat WhatsApp:  “Terkait dugaan pelecehan seksual sekarang lagi diproses di Polresta Tangerang. Saat ini kami percayakan kepada pihak kepolisian, biar jalur hukum yang proses. ”

SIKAP TEGAS POLRESTA TANGERANG
Pernyataan Kompol Septa Badoyo jadi angin segar. Artinya: Pelaku tidak lepas. Sudah ditahan di Mapolresta Tangerang. Proses hukum jalan. Bukan “mediasi” atau “damai”. UU Perlindungan Anak jadi senjata utama – sesuai tuntutan warga.WARGA BALAS: “PROSEDUR SAJA TIDAK CUKUP!”
Statement polisi disambut warga Villa Sodong dengan catatan:
“Diproses hukum yang berlaku itu wajib. Tapi kami minta Pasal Kebiri Kimia PP 70/2020 dipakai. Korban 13 anak. 6 tahun. Ini kejahatan luar biasa,” kata salah satu orangtua korban ke Postjktc.com.

 

KENAPA PREDATOR MAKIN BERANI? 4 BIANG KEROK SISTEM Hukuman Lemah: Vonis rata-rata cuma 7 tahun. Bebas 3,5 tahun karena remisi. PP Kebiri Kimia 2020 baru dipake 2x se-Indonesia. RT/RW/Kades ” Tuli” Kasus Villa Sodong 6 tahun. Mana fungsi deteksi dini desa? Dana Desa triliunan, CCTV 1 aja nggak ada. Orangtua Gagap Seksual, Nggak ngajarin “body safety” ke anak. Anak nggak tau bedanya sayang vs cabul. Rentenir & Pinjol Merajalela: Kasus Villa Sodong bukti”.  Binamas kemana..???

 

 

TUNTUTAN PUBLIK KE POLRESTA TANGERANG: Terapkan Pasal 76E jo 82 UU 35/2014 – Ancaman 20 tahun penjara karena korban lebih dari 1.Jerat Kebiri Kimia – PP 70/2020 wajib karena pelaku punya relasi kuasa sebagai penagih utang. Bongkar Sindikat Bank Keliling – Sita HP pelaku, periksa jaringan rentenir Tigaraksa. Publikasi Identitas Pelaku – SE MA 1/2023 membolehkan demi lindungi anak lain. posjkt.com AKAN KAWAL 3 HAL: Berita Acara Pemeriksaan sampai P21. Jangan ada SP3 gaib. Pendampingan 13 korban – Psikolog + visum + restitusi dari pelaku. Sidak bank keliling se-Tigaraksa bersama Satpol PP. UNTUK KORBAN LAIN YANG MASIH TAKUT:
Lapor sekarang. Utang orangtua bukan alasan anak dilecehkan.
UPTD PPA Kab. Tangerang: 0812-8000-9119 | Unit PPA Polresta: 021-5990645. Gratis & rahasia.6 TAHUN PREDATOR BERKEDOK RENTENIR BERKELIARAN. SEKARANG KANDANG.
TUGAS POLISI: BUKTIKAN “PROSES HUKUM” = “HUKUMAN MAKSIMAL + KEBIRI”.

#KompolSeptaKamiKawal

#KebiriPedofilVillaSodong

#13AnakBukanMainan

#SikatRentenirBejat

#PolrestaTangerangBuktikan

#PostjktcPantauSampaiVonisTigaraksa, 5 Mei 2026 | 00:10 WIB
Redaksi Postjktc.com

Purba

Media online posjkt.com lahir dari pemikiran tokoh rakyat, bergerak dibidang karya jurnalistik yang diawasi oleh dewan pers. Dengan kemajuan tehnologi yang terus berkembang dan pentingnya informasi yang cepat dan terkonfirmasi. Media yang terlahir dari pemikiran tokoh masyarakat. - Media posjkt.com untuk menyampaikan pesan atau ide. - Media yang lahir dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat, yang kemudian dikembangkan oleh tokoh masyarakat. - Media online Posjkt.com (situs web, blog) yang dibuat untuk menyampaikan informasi dan gagasan, berbagi informasi dan memobilisasi dukungan mempromosikan ide, membangun kesadaran, dan menggerakkan perubahan sosial.

Lihat Semua Postingan