BAU MENYENGAT MASIH DIRASAKAN WARGA SEKITAR KAWASAN INDUSTRI DESA PEUSAR/MEKAR SARI KABUPATEN TANGERANG

posjkt.com –Tangerang, belum lama ini Kementerian lingkungan hidupĀ  dan DLHK kabupaten Tangerang sudah melakukan sidak dikawasan milenium, dan kementerian lingkungan hidup juga sudah melakukan penyegelan salah satu perusahaan yang bergerak dalam peleburan besi, namun hasilĀ  aksi kementerian lingkungan hidup dan dinas lingkungan hidup dan kebersihan Kabupaten Tangerang,belum juga berhasil menghilangkan bau tak sedap didaerah sekitar kawasan industri tersebut.Ā  Berdasarkan informasi melalui pesan singkat dari petugas pengawas limbah B3 dlhk kabupaten Tangerang, bahwa mereka sudah melakukan pengawasan secara maksimal. Tapi sangat disayang, warga perumahan mekar asri masih merasa bau tak sedap di malam dini hari,Ā  sekitar jam 3 sampai jam 4 subuh. Warga tidak dapat memastikan dari mana asal usul bau tersebut. Akhirnya salah satu warga yang tidak mau disebut namanya, meminta batuan ke Tim posjkt.com, untuk menyelidiki dari mana asal usul bau tersebut.

Dari pantauan hasil investigasi TIM MEDIA posjkt.com, sudah mencoba melaporkan ke pihak terkait, agar dilakukan pengecekan kelapangan. Bau tersebut di duga bermula dari kawasan industri milenium.Ā  Hal ini terkonfirmasi, dan sudah terjadi mediasi antara perwakilan warga dan perwakilan kawasan industri di kecamatan pangonan.

 

 

Ibu rumah tangga siti (45) berharap ke Bupati agar memperhatikan kondisi dan kesehatan mereka dan dapat melakukan tindakan, mencari solusi agar warga tidak terganggu lagi dengan bau tak sedap dari kawasan tersebut.

Tidak sedikit warga yang merasa mual pusing dan sesak, akibat aroma bau tersebut. Tambahnya.

 

 

 

(Tim/M.Situmeang) Baca selengkapnya

BAU BUSUK MENGGANGGU KENYAMANAN WARGA BUMI ASRI TANGERANG

posjkt.com, Tangerang- Warga Perumahan Citra Raya kembali mengalami gangguan bau gas menyengat, terutama pada dini hari sekitar jam 4 pagi. Kuawalitas udara berbau yangĀ  busuk sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi untuk mengetahui sumber bau gas tersebut dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Keamanan dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam menangani kasus seperti ini.

Bau tersebut sangat mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan keresahan, sehingga warga pun meminta bantuanĀ  media untuk melakukan investigasi ke lokasi yang diduga menjadi sumber bau, yaitu kawasan pabrik yang ada di wilayah tersebut. Investigasi tim posjkt.com menghasilkanĀ  menemukan sumber masalah, di duga dari kawasan industri.

Masyarakat Mekar Asri 2 meminta Bupati Tangerang untuk serius mengusut tuntas permasalahan pencemaran lingkungan yang terjadi di wilayah tersebut. Dengan demikian, diharapkan permasalahan ini dapat segera diatasi dan lingkungan menjadi lebih sehat dan nyaman bagi warga sekitar.

Pemerintah diharapkan dapat segera mengidentifikasi sumber bau menyengat yang mengganggu warga dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku usaha yang bertanggung jawab. Langkah-langkah ini penting untuk memastikan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga sekitar. Dengan adanya laporan ini, diharapkan pemerintah dapat menindaklanjuti dengan investigasi yang menyeluruh dan memberikan solusi yang tepat.

 

 

 

TIM

DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN TANGERANG, MENGUCAP SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA 28 /10/ 2025

posjkt.com//TangerangĀ Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

” Satu-satunya yang dapat membebaskan manusia dari segala kesulitan adalah kerja. Kerja yang sungguh-sungguh, kerja yang ikhlas.”

“Tidak ada kata menyerah, karena setiap langkah kita adalah untuk maju.”

“Pemuda adalah pelopor perubahan, pemuda adalah api yang membakar semangat bangsa.”

“Bersatulah wahai pemuda, satukan tekad untuk memajukan bangsa.”

 

 

 

Postjktc/ SP

 

 

Bupati Tangerang Kunjungi Warga Perumahan Cisoka Indah Regency

posjkt.com Tangerang,-Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengunjungi dan berdialog langsung dengan warga Perumahan Cisoka Indah Regency, Desa Sukatani, RW 06 dan 07, Kecamatan Cisoka, Sabtu (25/10/25).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Iwan Firmansyah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Hendri Hermawan, serta Camat Cisoka.

Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk respon cepat dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap aduan masyarakat terkait genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras.

ā€œKami hadir ke sini untuk menindaklanjuti laporan dan permohonan dari warga. Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan, karena genangan air yang terjadi ini perlu segera kita tangani. Oleh karena itu, saya bawa kepala dinas teknis untuk mencari solusi terbaik,ā€ ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta bersama-sama bergotong royong memperlancar aliran air agar tidak terjadi penyumbatan yang berujung banjir.

ā€œSaya minta kepada Pak RW dan RT untuk menggerakkan warga melakukan kerja bakti. Saluran air di jalan-jalan jangan ditutup atau diubah fungsi, karena itu bisa menyebabkan penyempitan dan banjir. Nanti yang besar-besarnya biar kami tangani melalui dinas teknis,ā€ serunya.

Dari hasil tinjauan langsung di beberapa titik rawan genangan, termasuk area yang membutuhkan perbaikan saluran air dan pembuatan tandon air, pihaknya melalui dinas teknis terkait berencana akan membangunan tandon melalui anggaran APBD tahun 2026, guna mengurangi debit air di kawasan tersebut.

ā€œKita akan lihat lebih lanjut lahan yang bisa digunakan untuk pembangunan tandon. Kalau memang memungkinkan dan lahannya jelas, kita anggarkan di APBD 2026. Tujuannya untuk mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan ini,ā€ ungkapnya

Di akhir kunjungan, dia juga menyampaikan apresiasinya kepada warga yang senantiasa kompak dan tanggap terhadap kondisi lingkungannya.

ā€œSaya senang melihat warga Perumahan Cisoka Indah Regency ini kompak dan guyub. Pemerintah akan terus hadir untuk membantu, tapi partisipasi masyarakat juga penting agar penanganan bisa berjalan efektif,ā€ pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga setempat, Sugiono, mengaku senang dan bangga atas kehadiran langsung Bupati Tangerang di dampingi dinas terkait di lingkungan mereka. Menurutnya, kehadiran Bupati Tangerang memberikan semangat baru bagi warga karena aspirasi dan keluhan mereka bisa disampaikan langsung dan mendapatkan gambaran solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

ā€œKami merasa bangga dan senang sekali bisa bertemu langsung dengan Pak Bupati. Beliau mendengarkan keluhan kami dengan sabar dan meninjau langsung lokasi yang sering tergenang. Ini bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap warganya,ā€ ujar Sugiono.

 

 

 

 

DIKUTIP RED

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

NO: 400.14.4.3/40-Prokopim/X/2025

 

Asmudi ketua LSM KM

DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR DALAM SOROTAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT?

posjkt.com / Tangerang Jum’at (24/10) Hampir Setiap Hari Disugukan Dengan Berita Keluhan Warga Terkait Jalan Rusak.Ā  Asdiyanto apa Solusi…? Dari Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang?

Warga Kabupaten Tangerang, menolak untuk terus menjadi saksi bisu atas bobroknya tata kelola pemerintahan daerah, terutama di tubuh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA). Selama empat tahun terakhir, dari 2021 hingga 2024, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) telah berulang kali menemukan berbagai penyimpangan dalam proyek jalan dan irigasi mulai dari ketidaksesuaian volume pekerjaan, mutu beton di bawah standar, hingga lemahnya pengawasan internal. Total nilai temuan mencapai Rp13,9 miliar, dan semua itu terjadi bukan sekali, tapi berulang kali, dengan pola yang sama.Ungkapnya, (As) Fakta ini tidak hanya menunjukkan ketidakefisienan birokrasi, tetapi juga menggambarkan kerusakan moral dan hilangnya tanggung jawab pejabat publik terhadap amanah rakyat.

Ironisnya, setiap tahun BPK memberi rekomendasi perbaikan, tetapi Dinas Bina Marga dan SDA tak pernah benar-benar berubah. Kesalahan terus diulang, laporan diperbaiki di atas kertas, namun praktik di lapangan tetap bobrok. Ini bukan lagi soal kelalaian teknis, melainkan soal mental pejabat yang sudah kebal terhadap kritik dan tidak lagi memiliki malu di hadapan rakyat. Pemerintahan yang seharusnya hadir untuk melayani justru menjadi mesin birokrasi yang kaku, tertutup, dan kehilangan arah.

Tidak berhenti di situ, publik juga diguncang oleh fakta pengurukan badan Sungai Kronjo-Muncung yang dilakukan oleh pihak swasta dengan dalih memiliki izin PKKPR. Kegiatan itu jelas-jelas melanggar hukum dan merusak lingkungan hidup, menutup aliran air dan mengubah fungsi ekologis sungai. Sementara Dinas yang bertugas menjaga sumber daya air justru diam tanpa tindakan. Tindakan ini adalah bukti pembiaran, pembiaran adalah bentuk pengkhianatan terhadap tanggung jawab. Ketika pejabat publik membiarkan sungai dikubur hidup-hidup atas nama proyek, maka sesungguhnya nurani mereka sudah ikut tertimbun bersama lumpur kekuasaan.

Sementara itu, mutu proyek jalan di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang kian mempermalukan wajah pembangunan daerah. Banyak jalan baru yang sudah retak sebelum waktunya, berlubang setelah diguyur hujan, dan mengelupas seakan tak punya daya tahan. Padahal anggaran yang dikeluarkan mencapai miliaran rupiah dari uang rakyat. Ini bukan pembangunan, ini pengkhianatan terhadap kepercayaan publik. Dinas BMSDA jelas gagal memastikan standar mutu dan gagal menegakkan pengawasan teknis. Proyek dikerjakan seperti ritual rutin tahunan, cepat cair, cepat selesai, cepat rusak. Begitu seterusnya, tanpa perbaikan.

Lebih mencengangkan lagi, BPK juga mencatat adanya penyimpangan pertanggungjawaban belanja BBM dan pelumas senilai sekitar Rp690 juta. Data kendaraan tak sesuai, nota fiktif, dan bukti administrasi tidak lengkap. Bila untuk sekadar mencatat pembelian bahan bakar saja Dinas ini tidak bisa jujur, bagaimana mungkin masyarakat bisa mempercayakan miliaran rupiah untuk membangun jalan dan jembatan?

Sudah saatnya kita berbicara tanpa basa-basi bahwa Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Telah Gagal Total. Gagal menjaga uang rakyat. Gagal membangun dengan benar, Gagal menjaga lingkungan Dan di atas semuanya, gagal mempertahankan kepercayaan masyarakat. Ungkap ketua LSM (AS).

Tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi 5 hari kedepan, sebagai berikut.

1. Mendesak Kepala Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Agar Segera Mengundurkan Diri Dari Jabatannya Sekarang Juga.

2. Mendesak Kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Untuk Turun Tangan Mengusut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Dan Keuangan Di Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang.

Dalam pernyataannya sikap dalam waktu dekat, masyarakat akan melakukan aksi demonstrasi selama beberapa hari,dalam pesan singkatnya, media diundang ikut serta menyuarakan agar, Kabupa Tangerang bersih dari tindakan merugikan negara.

 

Tim Red. ( Bagian 1) Baca selengkapnya

Bapenda Kabupaten Tangerang BERINOVASI, Edukasi Gen Z Lewat ā€˜Tangkab Moment’ Guna Tingkatkan PAD

KABAN BAPENDA SELAMET BUDI

POSTJAKT.COM, TANGERANG– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Banten, terus melakukan inovasi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Baru-baru ini, salah satu program yang diciptakan Bapenda Kabupaten Tangerang yang fokus mengenalkan dan mengedukasi masyarakat generasi (Gen) Z, tentang pentingnya bayar pajak, yaitu program ā€˜Tangkab Moment’, Kamis (16/10/2025).

ā€˜Tangkab Moment’ adalah program Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang yang bertujuan mengedukasi Generasi Z (Gen Z) tentang pentingnya membayar pajak melalui kegiatan yang menarik seperti talk show di konser musik, ngopi bersama, dan fun run. Program ini menggunakan pendekatan digital dan acara santai untuk menjangkau kaum muda agar mereka sadar dan lebih mudah dalam membayar pajak.

Slamet Budhi Mulyanto, selaku Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang menegaskan, adapun ā€˜Tangkab Momen’ adalah merupakan program yang dikemas dalam bentuk kegiatan kekinian yang digemari anak muda, seperti talk show, konser musik, ngopi di kafe, hingga fun run.

ā€œMelalui ā€˜Tangkab Moment’ ini, Gen Z dikumpulkan dalam event-event menarik yang menjadi sarana edukasi efektif untuk menyadarkan pentingnya membayar pajak,ā€ ungkap Slamet Budhi.

Lanjutnya, karakteristik Gen Z yang lekat dengan teknologi digital dan internet membuat pendekatan edukasi pajak menjadi lebih efektif dan tidak membosankan.

ā€œTangkab Moment adalah acara yang memadukan musik, kopi, obrolan publik, dan edukasi pajak dengan konsep santai dan menyenangkan,ā€ ucapnya.

Slamet Budhi menambahkan bahwa Tangkab Moment telah beberapa kali digelar di berbagai tempat seperti kafe dan pusat perbelanjaan, dengan menghadirkan narasumber penting seperti Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah.

ā€œAda dialog interaktif. Suasananya happy, cair, dan akrab. Pak Bupati ikut turun langsung mengenalkan pajak, dan disambut antusias oleh Gen Z,ā€ tambahnya.

Program ini, lanjut dia, merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas kreatif dalam mengajak anak muda untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui langkah-langkah kecil yang berdampak besar.

ā€œTangkab Moment dirancang sebagai ruang edukasi inovatif yang menggabungkan pertunjukan musik live, dialog publik, dan kampanye literasi pajak yang jauh dari kesan kaku dan formal,ā€ kata Slamet Budhi.

Kemudian Slamet juga mengajak generasi muda untuk menyadari bahwa aktivitas sehari-hari seperti ngopi, jajan, parkir, hingga belanja merupakan bentuk kontribusi mereka terhadap PAD melalui pajak restoran dan pajak parkir.

ā€œDengan pendekatan budaya populer dan suasana santai, acara ini mampu menjembatani kesenjangan pemahaman tentang pajak yang sering kali dianggap rumit,ā€ ungkapnya

Slamet menegaskan, edukasi yang menyenangkan akan lebih mudah diterima. Program ini, menurutnya, menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas bisa melahirkan gerakan yang berdampak positif.

Dia menegaskan pentingnya kesadaran bahwa pajak daerah merupakan fondasi pembangunan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

ā€œPajak daerah bukan sekadar kewajiban administratif. Kami ingin anak muda paham bahwa kontribusi mereka, sekecil apa pun ikut menentukan wajah Kabupaten Tangerang ke depan. Bahkan hanya dengan membayar PBB lewat QRIS, itu sudah sebuah kontribusi,ā€ tutup Slamet Budhi Mulyanto.

Intensitas Truk Galian C, Penyebab kemacetan DiLebak-Banten.

posjkt.com–Banten Bupati Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya, menyoroti meningkatnya intensitas kendaraan angkutan tambang galian C di sejumlah titik jalan di wilayah Kabupaten Lebak yang kini menjadi jalur alternatif setelah penutupan kawasan tambang di Parung Panjang, Bogor.

Kondisi ini dinilai telah menimbulkan kemacetan dan kerusakan jalan di berbagai lokasi.

Menurut Bupati Hasbi, setidaknya terdapat tujuh titik jalan utama yang terdampak aktivitas kendaraan tambang, yaitu Jalan Raya Koreang–Maja, Jalan Raya Curugbitung, Jalan Raya Rangkasbitung–Citeras, Jalan Raya Cimarga, Jalan Raya Kaduagung–Cileles, Jalan Raya Gunungkencana–Banjarsari, serta Jalan Raya Malingping–Bayah–Cikotok.

ā€œBahkan setelah kami cek, mobil-mobil angkutan tambang ini banyak yang tidak memiliki berkas administrasi lengkap, seperti STNK dan SIM.

Artinya, pengawasan di lapangan belum efektif,ā€ ujar Hasbi Jayabaya, Selasa (21/10/2025) Ia menjelaskan, meningkatnya arus kendaraan tambang tersebut merupakan dampak dari penutupan jalur tambang di Parung Panjang yang membuat sebagian besar truk beralih melintasi wilayah Lebak dan sekitarnya.

ā€œMemang langkah awal yang kami lakukan adalah berkoordinasi dengan Polres Lebak. Melalui Satlantas, telah dilakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan, khususnya di wilayah Maja. Alhamdulillah, hasilnya cukup baik,ā€ ucapnya.

Namun demikian, Bupati Hasbi menilai perlu adanya tindakan tegas dan terukur dari Pemerintah Provinsi Banten untuk menertibkan aktivitas kendaraan tambang tersebut.

ā€œKami berharap ada sanksi tegas dari pemerintah provinsi terhadap kendaraan-kendaraan tambang yang melanggar aturan. Selain itu, perlu sinkronisasi peraturan provinsi dengan pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan,ā€ unkapnyan.

 

 

(MAXI)

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Tegaskan Santri Harus Jadi Pelaku Sejarah

posjkt.com Tangerang,–Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menegaskan bahwa santri harus jadi pelaku sejarah baru dalam membangun peradaban.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat apel pagi dalam rangka memperingati Hari Santri tahun 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” di Lapangan Raden Aria Yudhanegara Puspemkab Tigaraksa, Rabu (22/10/25)

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, menjadi pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati Maesyal Rasyid yang membacakan amanat dari Menteri Agama Republik Indonesia menyebut Hari Santri tahun 2025 adalah hari santri yang istimewa. Tahun ini adalah 10 tahun peringatan Hari Santri sejak pertama kali ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 2015.

“Dalam rentang waktu 10 tahun itu, kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan. Dari pesantrenlah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Banyak alumni pesantren yang kini menjadi tokoh nasional, pejabat publik, pengusaha, ilmuwan, hingga pemikir dunia,” ungkapnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah meluncurkan Program ASPONTREN (Asrama Pondok Pesantren) dalam rangka memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.

“Melalui Pembangunan Asrama Pondok Pesantren (ASPONTREN), pemerintah berupaya memberikan kenyamanan bagi para santri dalam menuntut ilmu, menciptakan lingkungan belajar yang layak, sehat, dan mendukung pembentukan karakter santri yang berdaya saing dan berakhlak mulia,” jelasnya.

Pihaknya pun mengajak seluruh peserta apel untuk menjadikan Hari Santri sebagai momentum kebangkitan santri Kabupaten Tangerang. Terus menguatkan semangat sinergi dan kolaborasi, bersama-sama membangun Kabupaten Tangerang yang religius, sejahtera dan berdaya saing, serta mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban.

“Mari kita jadikan Hari Santri ini sebagai momentum kebangkitan santri Kabupaten Tangerang. Tanamkan dalam diri bahwa barangsiapa menanam ilmu, maka ia menanam masa depan. Rawatlah tradisi pesantren, namun juga peluklah inovasi zaman. Jaga akhlak, hormati guru dan kiai, cintai tanah air, serta bawa semangat pesantren ke ruang publik dan dunia kerja,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga mengajak semua peserta apel untuk mendoakan para santri yang wafat dalam musibah yang menimpa Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo Jawa Timur.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman,” ucapnya.

(Dikutip)

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

NO: 400.14.4.3/33-Prokopim/X/2025

 

Red.

DINAS PERIKANAN SIAP GO TO SCHOOL! Edukasi Budidaya Ikan untuk Generasi Muda

 

posjkt.com Pada Rabu,Ā  bertempat di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, dilaksanakan pertemuan antara Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Pertemuan ini dipimpin oleh Bapak Ahmad Suheri, S.Pd., M.Si., selaku penanggung jawab SMAN/SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Tangerang.

Pertemuan ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Bapak Rudi Hartono, M.T., didampingi oleh:

Hj. Andriyani, S.P., M.M. – Kepala Bidang Peengelolaan Perikanan Budidaya

Lili Ariyanti, S.Pi., M.E. – Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap

Syahrir Rohman – Staf Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya

Agenda utama pertemuan ini adalah membahas rencana pelaksanaan Program ā€œGo To Schoolā€, sebuah inisiatif Dinas Perikanan yang bertujuan menghadirkan edukasi dan pembinaan langsung ke sekolah-sekolah. Melalui program ini, siswa akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan ekstrakurikuler (ekskul) budidaya ikan, sehingga mereka dapat belajar sekaligus praktik secara langsung.

Tujuan Program Go To School:

1. Memberikan wawasan dan pengetahuan seputar budidaya ikan

2. Melatih keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal masa depan

3. Menumbuhkan minat siswa terhadap sektor perikanan

4. Mendukung ketahanan pangan melalui generasi muda yang peduli perikanan

Dengan adanya program ini, Dinas Perikanan berharap siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teori di kelas, tetapi juga keterampilan nyata yang bermanfaat untuk pengembangan diri, kewirausahaan, serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang.

Mari bersama kita dukung Program Go To School, wujudkan Generasi Tangerang yang Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing!

Red Dikutip web DinasPerikananKabTangerang

Komnas Hak Asasi Manusia Menyerukan Menghentikan Tindakan Pelanggaran HAM di Papua

JAKARTA posjkt.com, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak pemerintah untuk segera menghentikan pendekatan militer yang selama ini diterapkan di Papua. Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menegaskan bahwa kekerasan bukanlah solusi dalam mengatasi konflik bersenjata yang terus terjadi di wilayah tersebut. Peningkatan intensitas kekerasan itu justru memperparah kondisi warga sipil yang menjadi korban dalam bentrokan bersenjata yang terjadi sepanjang Oktober 2025.

Anis menyatakan bahwa Komnas HAM telah melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Papua Tengah, Gubernur Papua Tengah, dan Bupati Intan Jaya, untuk menyatukan pemahaman mengenai pendekatan hak asasi manusia dalam pengamanan Papua. Komnas HAM juga mengecam keras penggunakan kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka, termasuk intimidasi terhadap relawan kemanusiaan yang sedang membantu pengungsi di wilayah itu.

Kasus terbaru mencatat adanya kontak tembak antara TNI dan Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Intan Jaya yang menewaskan 14 orang, baik dari KSB maupun masyarakat sipil. Selain itu, bentrokan juga terjadi di Distrik Nabire Barat yang menelan korban jiwa dan luka dari warga sipil maupun aparat keamanan. Komnas HAM mengingatkan agar semua pihak menahan diri untuk mencegah eskalasi konflik yang berujung pada penderitaan masyarakat.

Komnas HAM meminta pemerintah untuk meninjau ulang strategi keamanan dengan pendekatan yang lebih humanis, mengedepankan dialog dan perlindungan terhadap hak asasi manusia, serta menghindari kekerasan berulang. Langkah ini menjadi penting agar Papua kembali kondusif dan warga sipil dapat hidup dengan aman tanpa merasa terancam akibat konflik bersenjata. Komnas HAM juga menegaskan perlunya aparat penegak hukum bertindak transparan dan akuntabel untuk memastikan keadilan bagi korban kekerasan di Papua.

 

 

 

Red.M SITUMEANG

Diduga Dalam Proyek Dinas Pendidikan KABUPATEN TANGERANG, memperkerjakan anak didik?

Pelaksanaan proyek pembangunan Tambahan Ruang Kelas (TRK) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Sukamulya, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan menyusul dugaan adanya pelanggaran serius terhadap standar keselamatan kerja dan penggunaan tenaga kerja anak.

Proyek yang diketahui didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, diduga kuat mengabaikan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para pekerja konstruksi.

Dugaan pelanggaran ini teramati sejak proyek dilaporkan mulai berjalan, yang saat ini telah berlangsung kurang lebih selama satu bulan. Baca selengkapnya

Bapenda Kabupaten Tangerang Kembangkan Siwasjada 2.0 untuk Tingkatkan Pengawasan Pajak Daerah

Ā posjkt.com

Dalam upaya memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak,Ā Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten TangerangĀ tengah mengembangkanĀ Sistem Informasi Pengawasan Pajak Daerah (Siwasjada) 2.0.Ā Pengembangan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) yang menekankan pentingnya penguatanĀ local taxing power.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bapenda Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa sistem Siwasjada yang telah digunakan sejak tahun 2021 memiliki peran penting dalam mendukung fungsi pengawasan pajak daerah. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih adanya sejumlah kendala, seperti keamanan aplikasi yang belum optimal, beberapa fitur yang belum berjalan maksimal, serta proses administrasi yang masih dilakukan secara manual.Ā 

Menjawab tantangan tersebut, Siwasjada 2.0 hadir dengan konsep dan rancangan yang lebih modern, adaptif, dan terintegrasi. Beberapa pembaruan utama dalam sistem ini meliputi:Ā 

  • Integrasi Data OtomatisĀ dengan sistem pajak daerah lain seperti SIMPAD dan dashboard alat perekam transaksi usaha.
  • Dashboard InteraktifĀ yang menampilkan data kepatuhan wajib pajak, status alat perekam, hingga laporan penerimaan pajak secara real time.Ā 
  • Fitur Otomatisasi Dokumen,Ā seperti pembuatan surat imbauan, teguran, berita acara, dan laporan pemeriksaan yang dapat dihasilkan langsung dari sistem.Ā 
  • Aplikasi Mobile Berbasis AndroidĀ untuk memudahkan petugas lapangan dalam melakukan monitoring, pemeriksaan, dan penagihan pajak di lokasi.Ā 
  • Peningkatan Keamanan SistemĀ dengan autentikasi ganda dan pembaruan framework teknologi terbaru.Ā 

Melalui pengembangan ini, Bapenda Kabupaten Tangerang berharap Siwasjada 2.0 dapat menjadi instrumen digital yang mendorongĀ transparansi, efisiensi, dan akuntabilitasĀ dalam pengelolaan pajak daerah. Sistem ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan penerimaan pajak serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan Bapenda.Ā 

ā€œDengan hadirnya Siwasjada 2.0, kami ingin memastikan bahwa setiap proses pengawasan, pemeriksaan, dan penagihan pajak dilakukan secara cepat, akurat, dan terintegrasi,ā€ ujar Kepala Bidang Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penagihan Bapenda Kabupaten Tangerang.Ā 

Pengembangan Siwasjada 2.0 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan inovasi digital untuk tata kelola pajak yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan publik.

 

Dikutip dari web bapenda

Red