Wisata Pilihan Alternatif Pantai Indah Kapuk Pantjoran

Postjktc.com | Tangerang ,Pantai Indah Kapuk (PIK) memang jadi salah satu destinasi favorit turis asal Malaysia dan masyarakat lokal. Mereka banyak yang datang untuk menikmati kuliner halal, belanja, dan bahkan membuka jasa titip (jastip) barang lokal. Kemiripan selera kuliner dan kemudahan akses penerbangan ke Jakarta membuat PIK terasa akrab bagi mereka.

 

PIK menawarkan berbagai aktivitas seru, seperti:

– Wisata Kuliner: Pantjoran PIK Chinatown, Food Court PIK Avenue, dan East Coast by The Sea menawarkan beragam pilihan makanan halal dan internasional.

– Pantai Buatan: Pantai Pasir Putih PIK 2 dan Pantai Aloha PIK 2 jadi spot favorit untuk bersantai dan menikmati sunset.

– Belanja: PIK Avenue Mall, By The Sea PIK2, dan La Riviera PIK 2 menawarkan pengalaman belanja yang unik dan estetik.

– Kegiatan Alam: Mangrove Ecotourism PIK dan Greenbelt PIK 2 menawarkan kesempatan untuk menikmati alam dan kegiatan outdoor.

Dengan akses yang mudah, baik melalui tol maupun transportasi umum, PIK jadi destinasi yang ideal untuk liburan singkat .

Hanya saya untuk akses ke PIK , harus menyiapkan anggaran tol yang tidak sedikit.

 

RED-MEANG

Hadiri Kegiatan Bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Bupati Tangerang : Pemkab Tangerang Siap Berkolaborasi dan Dukung Percepatan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik

POSTJKTC.COM |Banten-Serang,– Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol yang digelar di Aula KP3B Serang, Jumat (27/3/26).

 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Pemerintah Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), serta dilanjutkan dengan Rapat Percepatan PSEL untuk wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang,Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam percepatan penanganan sampah. Menurut dia, permasalahan sampah merupakan tantangan bersama yang harus ditangani secara kolaboratif dan terintegrasi

 

“Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mendukung dan siap berkolaborasi dalam percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi listrik ini sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

 

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen untuk memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan, baik dari sisi administrasi maupun kesiapan lokasi, agar pelaksanaan program PSEL dapat segera berjalan.

 

“Kami juga siap mempercepat proses yang masih berjalan, termasuk penyelesaian administrasi. Harapannya, program ini dapat segera terealisasi sehingga mampu mengurangi beban sampah sekaligus memberikan manfaat energi bagi masyarakat,” lanjutnya.

 

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari hulu yang terintegrasi dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam membuang dan memilah sampah

 

“Selain pembangunan sarana dan prasarana, edukasi kepada masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan dab memilah sampah organik dan anorganik juga menjadi kunci keberhasilan. Dengan begitu, pengelolaan sampah akan lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

 

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol, menyampaikan bahwa kolaborasi antara daerah di Provinsi Banten, khususnya Serang Raya Cilegon dan Tangerang Raya, merupakan langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan sampah secara nasional.

 

“Dua kawasan ini berkontribusi lebih dari 5.000 ton sampah perhari yang akan diselesaikan melalui fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Ini merupakan langkah konkret dalam mendukung target nasional penyelesaian sampah,” ujar Hanif

 

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menargetkan percepatan penyelesaian berbagai persyaratan administrasi dan teknis dalam waktu singkat, sehingga proses pembangunan fasilitas PSEL dapat segera direalisasikan.

 

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa permasalahan sampah merupakan isu serius yang harus ditangani secara bersama-sama dan berkelanjutan, bukan hanya pemerintah dan masyarakat namun juga dunia usaha atau pihak swasta lainnya

 

“Setiap masyarakat di Banten memproduksi sekitar 0,7 kilogram sampah perhari. Dengan jumlah penduduk yang besar, ini menjadi tantangan yang harus segera kita selesaikan melalui sistem pengelolaan yang modern dan terpadu,” ungkapnya.

 

Ia berharap program pengolahan sampah menjadi energi listrik dapat segera terealisasi, sehingga pemerintah daerah dapat lebih fokus pada pengelolaan sampah dari hulu, termasuk edukasi dan pembinaan masyarakat.

 

“Saya berharap program ini dapat terealisasi secepatnya, sehingga pemerintah daerah pun dapat lebih fokus dalam penanganan sampah, termasuk edukasi dan pembinaan kepada masyarakat,” ujarnya

 

Red (*)

 

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

 

NO: 400.14.4.3/48-Prokopim/III/2026

Komitmen Pemkab Tangerang mengatasi sampah semakin nyata dan terukur.

Postjktc.com | Tangerang, Komitmen Pemkab Tangerang mengatasi sampah semakin nyata.

Tidak hanya sebatas wacana, langkah konkret pengelolaan sampah modern melalui skema Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), yang merupakan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo.

Bupati Tangerang, H. Moch. Maesyal Rasyid memaparkan, dari sisi anggaran, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan dukungan pembiayaan secara bertahap, sebagai bentuk keseriusan dalam memastikan proyek strategis ini berjalan.

Kata Maesyal, pengalokasian anggaran tersebut diarahkan tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk mendukung operasional, penguatan kelembagaan, serta keberlanjutan sistem pengelolaan sampah berbasis energi.

 

Dalam aspek kesiapan teknis, Pemkab Tangerang menyiapkan lahan sekitar enam hektar, di kawasan TPA Jatiwaringin sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL.

“Lahan ini dinilai strategis dan memenuhi berbagai aspek teknis, baik dari sisi aksesibilitas, kapasitas tampung, maupun integrasi dengan sistem pengelolaan sampah eksisting,” ucap Maesyal, dalam keterangan rilisnya, kemarin.

Tidak kalah penting, upaya sosialisasi kepada masyarakat juga telah dilakukan secara masif di tiga kecamatan, sebagai bagian dari pendekatan partisipatif.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun pemahaman publik, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta mendorong dukungan masyarakat terhadap implementasi teknologi PSEL.

 

Menurut Maesyal, progres dari rangkaian tersebut, pelaksanaan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang hari ini dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten. Momentum ini menjadi tonggak penting kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dengan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat implementasi PSEL, termasuk di Kabupaten Tangerang.

 

Dengan langkah yang terencana, dukungan anggaran, kesiapan lahan, serta keterlibatan masyarakat, Maesyal menunjukkan transformasi pengelolaan sampah menjadi energi bukan lagi sekadar rencana, melainkan sebuah gerakan nyata menuju Kabupaten Tangerang yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berdaya energi. (*)

 

 

PRESTASI GEMILANG DALAM TIGA BULAN REALISASI PAD KABUPATEN TANGERANG, TEMBUS Rp777,03 MILIAR.

POSTJKTC.COM | Tangerang, Realisasi Penda­patan Asli Daerah (PAD) Kabu­paten Tangerang pada awal tahun anggaran 2026 menunjukkan tren positif.

Hingga 6 Maret 2026, capaian PAD telah menembus Rp777,03 miliar atau sekitar 14,72 persen dari target APBD murni sebesar Rp5,27 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Dae­rah Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto mengatakan, berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA).

PAD periode 1 Januari hingga 6 Maret 2026, kon­tribusi terbesar masih berasal dari pajak daerah.

Ia memaparkan, dari target Rp4,24 triliun pajak daerah telah terealisasi sebesar Rp596,88 miliar atau sekitar 14,08 persen.

 

Sejumlah komponen pajak dae­rah mencatat capaian cukup baik pada awal tahun.

Diantaranya, pajak reklame yang mencapai Rp11,23 miliar atau 27,41 persen dari target Rp41 miliar.

Kemudian pajak hiburan yang telah terealisasi Rp16,30 miliar atau 23,29 persen dari target Rp70 miliar.

Sementara itu, pajak restoran menyumbang Rp114,96 miliar atau 18,10 persen dari target Rp635 miliar.

Adapun pajak hotel telah mencapai Rp12,07 miliar atau 20,13 persen dari target Rp60 miliar.

”Kontribusi signifikan lainnya berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang telah terealisasi Rp200,23 miliar atau 12,92 persen dari target Rp1,55 triliun.

 

Kemudian opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tercatat Rp59,80 miliar atau 14,95 persen.

 

Serta opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp46,31 miliar atau 15,44 persen,” jelasnya, beberapa hari yang lalu

 

Lanjut Slamet, pada sektor retri­busi daerah, realisasi hingga awal Maret mencapai Rp39,84 miliar dari target Rp222,21 miliar atau sekitar 17,93 persen. Salah satu penyumbang terbesar.

 

Berasal dari retribusi persetujuan ba­ngunan gedung yang telah men­capai Rp19,98 miliar atau 19,03 persen dari target Rp105 miliar.

 

Selain itu, komponen lain-lain PAD yang sah juga memberikan kontribusi sebesar Rp140,30 miliar atau 18,69 persen dari target Rp750,51 miliar.

 

Pendapatan ini antara lain berasal dari jasa giro kas daerah serta denda pajak daerah.

 

”Secara keseluruhan, capaian PAD pada awal triwulan pertama dinilai berada dalam koridor positif, mengingat.

 

Sebagian besar sumber pendapatan daerah memiliki pola penerimaan yang meningkat pada pertengahan hingga akhir tahun anggaran,”Ungkap Kaban Badan Pendapatan Daerah Kab.Tangerang. Pendapatan daerah Kabupaten Tangerang tahun 2026 disepakati sebesar Rp8,17 triliun, turun 5,62% dari sebelumnya Rp8,66 triliun akibat berkurangnya transfer dari pemerintah pusat. Namun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru meningkat Rp91 miliar, didukung pajak daerah dan pengelolaan kekayaan daerah.

 

Rincian pendapatan daerah Kabupaten Tangerang tahun 2026:

– Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp5,11 triliun

– Transfer dari pemerintah pusat: Rp3,19 triliun

– Transfer antar daerah: Rp358,51 miliar

Sementara itu, belanja daerah tahun 2026 direncanakan Rp8,62 triliun, dengan fokus pada pendidikan dan infrastruktur.

 

Postjktc.Com / Purba.

Satu Tahun Maesyal–Intan Memimpin, IPM dan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Tangerang Meningkat

POSTJKTC.COM | Kabupaten Tangerang – Satu tahun masa kepemimpinan Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Intan menunjukkan berbagai inovasi pembangunan di Kabupaten Tangerang. Beragam program telah dijalankan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Program pembangunan tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, pelayanan publik, infrastruktur, pengelolaan sampah, penanggulangan bencana, hingga peningkatan fasilitas kesehatan. Pemerintah daerah menilai sejumlah kebijakan yang diterapkan mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yang digelar di Aula Pendopo Kabupaten Tangerang, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus pemaparan capaian pembangunan selama satu tahun terakhir.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa sejumlah indikator pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang yang mengalami peningkatan.

Menurut Maesyal, pertumbuhan ekonomi daerah meningkat dari 5 persen pada tahun 2024 menjadi 5,27 persen pada tahun 2025. Kenaikan tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah.

 

“Selain pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tangerang juga mengalami peningkatan. IPM yang sebelumnya berada pada angka 76,19 pada tahun 2024 meningkat menjadi 76,74 pada tahun 2025,” ucap Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

Peningkatan juga terjadi pada usia harapan hidup masyarakat. Data menunjukkan usia harapan hidup meningkat dari 75,34 tahun pada 2024 menjadi 75,63 tahun pada 2025.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Tangerang berhasil ditekan. Angka pengangguran yang sebelumnya mencapai 6,06 persen pada 2024 turun menjadi 5,94 persen pada tahun 2025.

“Tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan. Pemerintah daerah mencatat angka kemiskinan turun dari 6,55 persen pada tahun 2024 menjadi 6,42 persen pada tahun 2025,” ungkap Moch. Maesyal Rasyid.

Dalam sektor kesehatan, Maesyal menjelaskan bahwa prevalensi stunting juga berhasil ditekan secara signifikan. Jumlah balita yang mengalami stunting turun dari 7,7 persen atau sekitar 17.154 balita pada tahun 2024 menjadi 6 persen atau sekitar 12.388 balita pada tahun 2025.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah mencapai Universal Health Coverage (UHC). Cakupan perlindungan kesehatan tercatat mencapai 100,49 persen atau sekitar 3,53 juta penduduk telah mendapatkan jaminan layanan kesehatan.

“Selain itu, program Cek Kesehatan Gratis telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1,38 juta masyarakat. Pemerintah daerah juga menyalurkan pemberian makanan tambahan bergizi kepada 7.620 balita serta 1.250 ibu hamil dengan kondisi kurang energi kronis,” ujar Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tangerang memperluas akses pendidikan melalui program sekolah swasta gratis. Program ini menjangkau 44 SD swasta dan 116 SMP swasta dengan total 35.784 siswa penerima manfaat.

Di bidang infrastruktur dan lingkungan, pemerintah daerah membangun jalan baru sepanjang 20,5 kilometer, melakukan rekonstruksi jalan sepanjang 10,3 kilometer, serta merehabilitasi jalan sepanjang 13,3 kilometer. Selain itu, pembangunan drainase sepanjang 9,29 kilometer, enam stasiun pompa banjir, serta normalisasi sungai sepanjang 17,15 kilometer juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Tangerang meraih sejumlah penghargaan di tingkat nasional maupun provinsi. Di antaranya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan yang diraih selama 17 kali berturut-turut, predikat “Sangat Inovatif” dalam ajang Innovation Government Award 2025, serta penghargaan Paritrana Award atas komitmen dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

 

 

Red.Purba

HUT kecamatan kelapa dua Tangerang Gemilang, Dihadiri Langsung Bupati Rudi Maesayal Rasid.

Postjktc.com | Tangerang,–Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri HUT ke-19 Kecamatan Kelapa Dua, Jum’at (13/03/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh elemen Kecamatan Kelapa Dua untuk menjadikan HUT ke-19 sebagai momentum bersma untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

 

“Mari jadikan Milad ke-19 ini sebagai momentum untuk saling menguatkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen untuk terus meningkatkan percepatan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman agar semakin maju,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengapresiasi Kecamatan Kelapa Dua dan seluruh elemen masyarakat yang terus berbenah, saling bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

 

“Sembilan belas tahun Kecamatan Kelapa Dua sudah didirikan dan beroperasional. Setiap tahunnya terus berusaha untuk meningkatkan kebaikan-kebaikan terutama adalah meningkatkan percepatan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas pembangunan,” ungkapnya

 

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh komponen Kecamatan Kelapa Dua untuk kemajuan bersama

 

 

“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Kelapa Dua yang sudah bahu membahu bergandeng tangan membantu pemerintah Kecamatan Kelapa Dua, baik itu dalam pembangunan fisik maupun non fisik, pelayanan dan kemajuan bersama,” pungkasnya

 

HUT ke-19 Kecamatan Kelapa Dua dirayakan dengan sederhana dan penuh kebersamaan. Perayaan HUT juga dirangkaikan kegiatan sosial pemberian santunan kepada 120 anak yatim dan penandatanganan.

 

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

 

(Meang/purba)

CIPTAKAN LINGKUNGAN BERSIH, KELURAHAN TIGARAKSA BERIKAN PERHATIAN SERIUS TANGANI SAMPAH LIAR

POSTJKTC.COM | Tangerang Tigaraksa, Untuk kesekian kalinya, Eko Suyanto memimpin langsung aksi gempur sampah di Kelurahan Tigaraksa, kampung Lewihalu, tepat di belakang pasargudang Tigaraksa untuk wujudkan lingkungan bersih dan bebas banjir!

Eko Suyanto Lurah Tigaraksa  Kerap jadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat menjadi PR tersendiri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, (jalur alternatif -lokasi sepi) Lurah Eko memimpin langsung aksi gempur sampah di Kelurahan Tigaraksa, kampung pasir nangka,untuk wujudkan lingkungan bersih dan bebas banjir!

Dengan pantau lokasi memasangan CCTV, lengkap dengan wifi, dan penerangan jalan, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain memantau jalan agar tetap bersih dari sampah liar.

pemasangan cctv juga bermaksud untuk mencegah tindak kejahatan yang tidak dinginkan,karna lokasi jalan sepi  ditumbuhi bambu yang cukup rimbun.

Eko Suswanto melalui pesan singkat mengungkapkan faktor Utama Penyebab terjadinya sampah’  liar diantaranya,

– Kurangnya kesadaran dan edukasi tentang dampak negatif sampah sembarangan bagi kesehatan, lingkungan, dan ekosistem.

– Keterbatasan fasilitas penampungan sampah seperti tempat sampah yang tidak cukup banyak atau tidak mudah dijangkau di berbagai lokasi.

– Kurangnya sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari pemungutan hingga pengolahan akhir, sehingga membuat sebagian orang merasa tidak ada gunanya membuang sampah pada tempatnya.

– Budaya dan kebiasaan yang belum berubah, di mana beberapa orang masih menganggap buang sampah sembarangan sebagai hal yang biasa atau tidak masalah.

Pesan presiden Prabowo, mari kita jaga lingkungan kita agar senantiasa bersih, Pesan itulah yang akan di sukseskan oleh Kelurahan Tigaraksa.

 

 

Red . Marasidon Situmeang

Dishub Lakukan Ramp Check Angkutan Mudik Untuk Kenyamanan Perjalanan Moment Mudik Hari Raya

POSTJKTC.COM |TANGERANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang menggelar Pemeriksaan Persyaratan Teknis Operasional Kendaraan Bermotor _(Ramp Check)_ pada beberapa unit Angkutan Penumpang dalam Program Mudik Lebaran Gratis, di UPTD Pengelola Prasarana Teknik Perhubungan (PPTP) Dishub, Kecamatan Sukamulya, Senin (09/03/2026).

 

_Ramp Check_ merupakan upaya untuk meningkatkan kedisiplinan dan manifestasi kelaikan operasional angkutan penumpang untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang Mudik Lebaran Gratis Tahun 2026.

 

Dalam kesempatannya, Kepala Bidang Keselamatan pada Dishub Kabupaten Tangerang, Surachman menjelaskan pemeriksaan kelaikan armada yang akan digunakan Program Mudik Lebaran Gratis Kabupaten Tangerang Tahun 2026 secara keseluruhan sebanyak 56 armada.

“Kami telah melakukan pemeriksaan mulai dari tanggal 4 s.d. 6 Maret sebanyak 25 unit armada bus, Untuk unit angkutan penumpang lainnya akan dilakukan tanggal 10 sekitar 14 unit kendaraan” ungkapnya.

 

Lanjutnya, menyebutkan saat ini sebanyak 17 armada yang kami lakukan pemeriksaan. Kegiatan _Ramp Check_ ini meliputi Administrasi Kendaraan terdiri dari STNK, KPS, KIR, dan Administrasi Pengemudi yaitu SIM. Disamping itu dilakukan pula pemeriksaan terhadap Fisik Kendaraan meliputi sistem pengereman, kondisi ban, wifer, lampu, klakson (termasuk tidak membenarkan menggunakan klakson telolet), break tester, safety belt pengemudi dan penumpang, APAR, pemukul kaca, dan lainnya.

“Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, terdapat armada yang perlu disempurnakan khususnya pada terhalangnya pintu darurat oleh kursi penumpang sehingga perlu dilakukan normalisasi”, kata Surachman.

Pihaknya secara tegas kepada PO Bus agar hasil _Ramp Check_ untuk ditindaklanjuti dan di tunggu sampai 3 hari kedepan di jam kerja.

“Kita tidak ingin armada yang beroperasi nanti menimbulkan hal-hal yang memberikan penilaian buruk terhadap manifestasi keselamatan lalu lintas”, tegasnya.

Ia berharap dengan adanya _Ramp Check_ ini dapat mengetahui kelaikan fisik kendaraan dan administrasi sehingga dapat beroperasi dengan baik dan dapat menjamin keselamatan dalam berlalu lintas dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.

“Kami berharap armada bus yang digunakan dapat beroperasi dengan laik dan aman, serta para Pemudik dapat merasa nyaman selama perjalanan hingga tiba di tujuan dengan selamat, “Mudik Aman, Mudik Nyaman Bersama Dishub Kabupaten Tangerang”, tutupnya.

 

(Diskominfo Kab.Tangerang/DR)

Red.PURBA/**

REFLEKSI SATU TAHUN KEPEMIMPINAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI TANGERANG

POSTJKTC.COM | Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, baru saja menyelesaikan tahun pertama kepemimpinannya. Dalam paparannya, mereka menyampaikan bahwa proses pembangunan di Kabupaten Tangerang tumbuh positif. Beberapa program unggulan yang dijalankan antara lain :
– Prima: Penguatan birokrasi berbasis digital dan inovasi
– Prospek: Mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat
– Tunas: Peningkatan kualitas SDM sejak usia dini
– Setara: Akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas
– Selaras: Komitmen menjaga keseimbangan lingkungan hidup

Sekda, Bupati, Wakil Bupati kabupaten Tangerang.

 

Mereka juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan prioritas pembangunan, termasuk peningkatan layanan administrasi kependudukan, pengembangan pusat inovasi pemuda dan UMKM, serta upaya pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran.

Pernyataan Bupati  Maesayal Rasyid “Baik, jadi warga meminta perhatian Pemda untuk pembangunan jalan di Pasar Kemis, Kronjo, dan sekitarnya. Pemda sudah mempertimbangkan dan akan melakukan pembangunan sesuai kemampuan daerah. Mohon maaf jika belum bisa segera dilakukan karena proses lelang dan lain-lain.

Ungkap Wakil Bupati, pembacaan prestasi bukan riya, namun harus di publikasikan.

 

(PURBA )

Diduga…KKN-DTRB Kabupaten Tangerang Dilaporkan Resmi Ke-Kejagung, Dalam Melaksanakan Pembangunan MPP Senilai Rp.72 Miliar

Mendagri Instruksikan kepala Daerah Siaga Satu Menghadapi Hari Raya IdulFitri, Menjaga Gejolak Kenaikan Harga

posjkt.com | Jakarta,_Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian telah menginstruksikan kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk tetap siaga di daerah masing-masing selama satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Idulfitri 1447 Hijriah. Ini untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan pemerintahan daerah selama libur Lebaran.

Instruksi ini tertuang dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 000.2.3/1171/SJ, yang meminta kepala daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan. Mereka juga diminta memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain itu, kepala daerah juga diminta menunda perjalanan dinas ke luar negeri pada 14-28 Maret 2026, kecuali untuk kegiatan sangat penting. Pemerintah daerah juga diharapkan meningkatkan kesiapan dalam mendukung kelancaran arus mudik dan pengawasan inflasi daerah .

 

PURBA**

KABUPATEN TANGERANG JAGA LINGKUNGAN SEHAT SESUAI INSTRUKSI PRESIDEN PRABOWO

posjkt.com | Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan masyarakat Tigaraksa menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan (korve) di sepanjang Jalan Aria Jaya Santika, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini dimulai dari depan Pasar Tigaraksa dan dihadiri oleh warga, Forkopimcam Tigaraksa, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.

Tim kebersihan Kecamatan. kelapa Dua 

Meski diguyur hujan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Camat Tigaraksa, Cucu Abdurassyid, mengatakan kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kepala DLHK, Ujat Sudrajat, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong masyarakat Tigaraksa dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Masyarakat Tigaraksa menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan (korve) di Jalan Aria Jaya Santika. Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, mengatakan ini bukti kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dicanangkan melalui Surat Edaran Bupati tertanggal 27 Februari 2026, sebagai komitmen pemerintah mendorong budaya hidup bersih. Ujat berharap kegiatan ini terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain.

Kegiatan ini juga sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat membudayakan hidup bersih.

Red.**pur