DITANYA MEBEL MILIARAN, DINDIK KAB.TANGERANG JAWAB “ASAL-ASALAN”LSM BAHTERA: “INI PENGHINAAN KE PUBLIK. ADA APA YANG DITUTUPI?”

TIGARAKSA, POSTJKTCO β€” Sikap tertutup kembali ditunjukkan Dinas Pendidikan Kab. Tangerang. Saat dikonfirmasi terkait belanja mebel SD MILYARAN tahun 2025, Dindik justru menjawab dengan santai, tanpa bukti, dan tanpa data. Jawaban itu dinilai hanya “sekedar memenuhi UU KIP” bukan untuk transparan.

KRONOLOGI: MINTA DATA, DIKASIH ANGIN

Media dan LSM melayangkan surat konfirmasi resmi. Isinya sederhana : Foto barang yang sudah dikirim ke sekolah . Data sekolah penerima manfaat 3.040 set meja kursiΒ  dan 95 lemari . Fakta: Jawaban Dindik tidak melampirkan 1 foto pun. Tidak ada daftar nama SD penerima. Hanya jawaban normatif “sekilas” yang isinya copy-paste aturan.

LSM BAHTERA: “INI PENGHINAAN & INDIKASI ADA YANG DITUTUPI”

Ketua LSM Bahtera murka dengan jawaban Dindik tersebut. “Ini keterlaluan. Uang rakyat Miliaran Rupiah, ditanya pertanggungj awabannya, jawabannya malah santai dan ngeles.
Tidak ada foto. Tidak ada nama sekolah. Itu artinya 2 hal: pertama, pejabatnya memang tidak paham substansi dan tidak menguasai data. Kedua, ada yang ditutupi.
Jawaban asal jadi seperti ini hanya untuk menggugurkan kewajiban KIP. …..Bukan niat transparan.!!!!
Kami menduga kuat ada ketidaksesuaian antara barang di e-katalog dengan barang yang diterima sekolah. Takut ketahuan kalau speknya KW atau jumlahnya kurang,” tegas Ketua LSM Bahtera, Selasa 02/09/2026. Menurutnya, ini bentuk pelecehan terhadap hak publik untuk mengawasi APBD.3 PELANGGARAN YANG DILAKUKAN DINDIK .

Langgar Semangat UU KIP No.14/2008: KIP mewajibkan badan publik proaktif dan informatif. Bukan jawab “asal bapak senang”. Langgar Prinsip Akuntabilitas APBD: Setiap belanja dan Milyaran harus bisa ditunjukkan wujud fisik dan manfaatnya. Melemahkan PengawasanΒ  Publik: Dengan tidak membuka data sekolah, maka wali murid dan masyarakat tidak bisa ikut mengawasi.

TUNTUTAN: BUKA ATAU KAMI LAPOR

LSM Bahtera memberi ultimatum 3×24 jam kepada Dindik:Publikasikan Daftar Sekolah Penerima danΒ  Alamat ,Β  Β  Jumlah barang yang diterima Lampirkan Dokumentasi Foto serah terima dan kondisi barang di sekolah Buka RAB dan Spek Teknis “Adjustable” yang harganya Rp1,7 juta per set,Β  Jika tidak dipenuhi, LSM Bahtera akan:Melaporkan ke Komisi Informasi Provinsi Banten karena mengabaikan KIP

Melaporkan ke Inspektorat & Kejari untuk audit fisik dan kerugian negara” Jangan anggap masyarakat Tangerang bodoh.Β  Dana Milyaran itu bukan uang pribadi Kadis. Itu uang pajak orang tua siswa….”
Kalau bersih, kenapa takut buka data? Kalau takut, berarti ada masalah,” pungkasnya.

 

CATATAN REDAKSI

Transparansi bukan pilihan. Itu kewajiban….bro.
Jawaban “sekedar memenuhi aturan” adalah bukti bahwa budaya tertutup masih subur di birokrasi.Β  Publik menunggu. Mana buktinya dana Miliaran itu?

 

 

#KawalDindikTangerang

#UU_KIP

#AuditMebelΒ  Β Milyaran

#LSMBahtera

#Transparansi

#postjktco