GILA! JALAN TIGARAKSA-CISOKA TAK RAMAH PEJALAN KAKI: ANAK SEKOLAH JADI TARUHAN NYAWA
TANGERANG, http://postjktc.co βΒ Jalan Raya Tigaraksa β CisokaΒ yang merupakanΒ jalan provinsiΒ hingga kiniΒ tidak ramah untuk pejalan kaki.Β Kondisi ini sangat membahayakan, terutama bagi . anak sekolah yang setiap hari berjalan kaki ke sekolah.


Sepanjang ruas jalan tersebutΒ tidak tersedia trotoar atau bahu jalan khusus pejalan kaki.Β Akibatnya, para pelajar terpaksa berjalan di tepi badan jalan, berdesakan dengan kendaraan bermotor yang melintas dengan kecepatan tinggi.
RAWAN KECELAKAAN SETIAP HARI
Pagi dan sore hari, ratusan anak sekolah terlihat berjalan kaki di bahu jalan. Truk, bus, dan kendaraan pribadi berlalu lalang tanpa memedulikan keselamatan pejalan kaki.
_”Tiap hari deg-degan nganter anak sekolah. Mobil pada ngebut. Kalau ada trotoar pasti lebih aman,”_ ujar salah satu orang tua siswa di wilayah Tigaraksa.
Minimnya penerangan jalan dan marka penyeberangan membuat risiko kecelakaan semakin tinggi.
PEMPROV BANTEN DIAM SERIBU BAHASA
Ironisnya,Β seiring berjalannya waktu Pemerintah Provinsi Banten tidak pernah menganggarkan pembangunan trotoarΒ atau jalur khusus pejalan kaki di ruas jalan ini.
Padahal jalan ini adalah akses utama warga Tigaraksa, Cisoka, dan sekitarnya menuju pusat pemerintahan, sekolah, dan pasar.
_”Ini jalan provinsi. Masa iya anak-anak kita harus bertaruh nyawa tiap hari ke sekolah? Mana tanggung jawab Pemprov Banten?”_ kata warga.
TUNTUTAN WARGA TIGARAKSA,…
1. ANGGARKAN! Pemprov Banten harus segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan trotoar Tigaraksa β Cisoka
2. ZOSS! Pasang zebra cross dan rambu sekolah di titik rawan dekat sekolah
3. AUDIT! DPRD Provinsi Banten panggil Dinas PUPR Banten, kenapa ruas vital ini diabaikan
_”Pimpinan redaksi, Jangan tunggu ada korban dulu baru bangun trotoar. Nyawa anak lebih mahal dari aspal,”_ tegas warga.
#TrotoarUntukRakyat #JalanTigaraksaCisoka
#PemprovBanten
#AnakSekolah
#Keselamatan
#postjktc.co`
–purba








