KEMENTAN GENJOT 10 RIBU HEKTAR SAWAH SERENTAK: PANIK EL NINO ATAU PANIK PILPRES 2029?

 

 

POSTJKTC.COM | TANGERANG, 4 MEI 2026– Kementerian Pertanian mendadak gaspol. Senin (4/5/2026), 10.000 hektare sawah di 19 provinsi ditanam serentak atas perintah Kementan. Alasan resmi: antisipasi El Nino, jaga stok pangan nasional.

 

Kenapa baru sekarang? El Nino udah diprediksi BMKG sejak Februari.

 

INDAH DI KERTAS, GELAP DI LAPANGAN

Klaim Kementan Fakta Lapangan yang Ditutupin “10.000 Ha di 19 Provinsi” Berdasarkan data Rata-rata cuma 526 Ha/provinsi. DKI Jakarta dapat jatah? Papua berapa? Data by provinsi nggak dibuka  sama dengan rawan fiktif”. 526 Ha itu cuma 5 km x 1 km.

Program Cetak sawah baru atau tanam di sawah eksisting?Kalau sawah eksisting, berarti petani yang nanam, Kementan cuma nebeng klaim. Anggaran cetak sawah baru Rp20 juta/Ha. 10.000 Ha = Rp200 M.

Milenial mana? Gaji penyuluh Rp300 ribu/bulan masih nunggak. Brigade Pangan digaji berapa?

Atau cuma modal kaos + foto buat konten IG Kementan.

“Jaminan masa depan bangsa” 2023-2024 impor beras 3,8 juta ton, pecah rekor. 2025 tanam serentak juga, tapi harga beras Mei 2026 masih Rp18.000/kg. Jaminan yang mana?

.4 MOTIF DI BALIK TANAM SERENTAK

 

Politik Anggaran Akhir Q2

Mei = bulan panik serapan anggaran. Kementan realisasi baru 28% per April 2026. Tanam serentak = cara tercepat bakar duit APBN. *Rp200 M buat bibit + pupuk + honor “Brigade”. SPJ tebal, sawah entah dimana wujudnya,?

 

Gimmick Pilpres 2029 Mulai Dini

Menteri Pertanian sekarang bau-bau capres 2029. *10.000 Ha = 10.000 titik foto*. Besok baliho muncul: _“Bersama Tani, Pangan Aman”_. *El Nino jadi tameng, pilpres jadi tujuan.*

 

Tutup Impor Beras Jilid 5

Bulog diam-diam teken kontrak impor 1 juta ton dari Vietnam buat Juni 2026. Tanam serentak 4 Mei = pengalih isu-kah?

_“Lho kan udah tanam 10.000 Ha”_. Padahal 10.000 Ha cuma cukup buat makan 600 ribu orang setahun. Indonesia 280 juta orang.

 

4Proyek “Cetak Sawah” = Cetak Makam Petani

Belajar dari Food Estate Kalimantan 2020-Rp1,5 T amblas, hutan rusak, singkong gaib.

“Cetak Sawah Rakyat” tanpa irigasi sama dengan, petani disuruh nanam di lahan kering pas El Nino.

Dapat dipastikan Gagal panen, utang pupuk, tanah dijual ke developer. Yang cetak untung: kontraktor alat berat.

 

EL NINO 2026 VS 2015: BEDANYA ADA DI KAMERA

El Nino 2015_Terparah dalam 50 tahun. Kementan nggak tanam serentak 10.000 Ha. Nggak ada Brigade Pangan. Tapi harga beras stabil Rp10.500/kg karena stok Bulog 2 juta ton.

 

El Nino 2026: Belum separah 2015. *Tapi tanam serentak, kamera dimana-mana, rilis bombastis.

Harga beras Rp18.000/kg. Stok Bulog? “Rahasia”

 

 

 

STOP SEREMONIAL, BUKA DATANYA bro!

Buka peta 10.000 Ha: Provinsi mana, kabupaten mana, desa mana, titik GPS.

Audit bibit & pupuk: 10.000 Ha butuh 250 ton benih, 2.500 ton pupuk. *Vendor siapa? Harga berapa?* Jangan kayak Bansos 2020.

Jelaskan Brigade Pangan,_ Direkrut kapan, digaji berapa, target berapa Ha/orang. *Atau cuma PPL ganti kaos?*

Stop impor kalau tanam beneran: Berani nggak Kementan janji *setop impor beras 6 bulan ke depan* kalau tanam 10.000 Ha berhasil?

 

 

Petani butuh air, bukan seremoni. Rakyat butuh beras murah, bukan foto menteri pegang cangkul

 

#AuditCetakSawah #ElNinoAtauElPencitraan #BukaData10RibuHa #BrigadePanganDigajiBerapa #StopImporKalauBerani #PetaniButuhAirBukanFoto

Postjktc.com | 4 Mei 2026

 


 

Red **

Purba

Media online posjkt.com lahir dari pemikiran tokoh rakyat, bergerak dibidang karya jurnalistik yang diawasi oleh dewan pers. Dengan kemajuan tehnologi yang terus berkembang dan pentingnya informasi yang cepat dan terkonfirmasi. Media yang terlahir dari pemikiran tokoh masyarakat. - Media posjkt.com untuk menyampaikan pesan atau ide. - Media yang lahir dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat, yang kemudian dikembangkan oleh tokoh masyarakat. - Media online Posjkt.com (situs web, blog) yang dibuat untuk menyampaikan informasi dan gagasan, berbagi informasi dan memobilisasi dukungan mempromosikan ide, membangun kesadaran, dan menggerakkan perubahan sosial.

Lihat Semua Postingan