DITENGAH ISU PELECEHAN SEKSUAL KASATPOL PP, SEKDA KAB. TANGERANG TIBA-TIBA SIDAK KE KANTOR SATPOL PP – CITRA BURUK PEMKAB TANGERANG MAKIN GELAP?

TIGARAKSA, POSTJKTCO – SELASA, 23 SEPTEMBER 2026_Gedung Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang mendadak tegang.

Di tengah isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, hS.Pd.,M.Si. terhadap stafnya berinisial SLB, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang tiba-tiba melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Kantor Satpol PP, Selasa (23/9).

Sidak Sekda ini diduga kuat terkait mencuatnya skandal dugaan pelecehan seksual yang telah dilaporkan ke BKPSDM Kabupaten Tangerang dan viralnya poster “STOP SEXUAL HARASSMENT” di dalam ruangan kantor penegak Perda tersebut.

SEKDA DATANG TANPA PEMBERITAHUAN – PEGAWAI KELABAKAN

Sumber internal POSTJKTCO menyebut, Sekda datang tanpa pemberitahuan resmi. Sejumlah pegawai terlihat kelabakan. Aktivitas pelayanan yang sebelumnya disebut normal, langsung senyap saat rombongan Sekda masuk ke lantai 2 dan ruangan Bidang Pembinaan Masyarakat dan Aparatur (PMA) – bidang tempat korban SLB bertugas.

SLB sendiri diketahui merupakan keponakan salah satu pejabat Camat di Kabupaten Tangerang, sehingga kasus ini menjadi lebih sensitif.

Kepala BKPSDM, Beni Rachmat, sebelumnya telah membenarkan adanya laporan dan menyebut proses klarifikasi terhadap Kasatpol PP AS sedang berjalan.

Sementara Kasatpol PP Ana Supriyatna dalam hak jawabnya membantah tuduhan tersebut dan menyebut tidak ada _skin to skin_ selain salaman biasa sebagai bentuk dukungan moral.

CITRA BURUK PEMKAB TANGERANG DI UJUNG TANDUK

Rentetan kasus di Kabupaten Tangerang dalam seminggu terakhir membuat citra Pemkab makin gelap:

1. Kasus intoleransi dan pengacungan sajam di Rajeg (Desa Mekarsari) – tempat ibadah GKPI.
2. Laporan Wasmatlitrik Satpol PP sendiri yang sudah warning ATHG tinggi tapi tetap kecolongan konflik.
3. Kini, skandal dugaan pelecehan seksual di tubuh penegak Perda sendiri.

Publik bertanya: Bagaimana Satpol PP bisa menegakkan Perda dan menjaga ketertiban umum, jika di internalnya sendiri diduga terjadi pelecehan dan pimpinan dilaporkan ke BKPSDM?

Sidak Sekda ini dinilai sebagai upaya pemadam kebakaran citra dan bentuk keseriusan Bupati Tangerang untuk tidak main-main terhadap isu pelecehan seksual di lingkungan ASN.

TUNTUTAN PUBLIK:

1. Sekda harus transparan, apa hasil sidak?
2. Bupati Tangerang harus segera non-aktifkan sementara Kasatpol PP AS selama proses pemeriksaan BKPSDM, sesuai PP 94/2021, agar korban SLB merasa aman dan tidak ada intimidasi.
3. Jika terbukti, jangan hanya sanksi etik. Terapkan UU TPKS No.12 Tahun 2022 Pasal 6 dengan pemberatan 1/3 karena relasi kuasa atasan-bawahan.

Hingga berita ini diturunkan, POSTJKTCO masih menunggu keterangan resmi dari Sekda Kabupaten Tangerang terkait hasil sidak tersebut.

 

#SidakSekda #SatpolPPKabTangerang #KasatpolPP

#DugaanPelecehan

#SLB

#BKPSDM

#CitraBuruk

#postjktco