TANGERANG, http://postjktc.co – Kebakaran 4-5 hektar di TPA Jatiwaringin, Selasa 30/6/2026, bikin RT 14 Tanjakan Mekar mengungsi lagi. Asap tebal, damkar kewalahan. Penyebabnya? Gas metana dan panas dari dalam gunungan sampah.
Menurut keterangan warga setempat, kebakaran terjadi secara alami, tidak ada sengaja yang membakar sampah dengan sengaja, kemukiman besar karna faktor suhu panas yang terjadi sepekan.
Senada dengan keterangan, kepala UPT Jatiwaringin Yahya, kebakaran terjadi begitu saja, dugaan sementara karna zat metana yang sudah menumpuk dan ketemu hawa panas penyebab terjadinya kebakaran.

TPA model gunungan itu ibarat kompor raksasa, yang masak sampahnya sendiri. Kalau terus dibiarkan, tahun depan kebakar lagi.
Narasumber postjktc.co, mengulas kejadian kebakaran, dan memberikan solusi,agar tidak terjadi lagi kebakaran.
Bedah Masalah: Kenapa TPA Gampang Kebakar?
1. Dari Dalam: Sampah organik busuk → bakteri hasilin gas *metana CH₄ + panas 50°C-80°C. Ketemu oksigen & percikan = nyala sendiri dari dalam. Namanya _deep-seated fire_. Air dari atas nggak nyampe.
2. Dari Luar: Puntung rokok, bakar sampah ilegal, korsleting alat berat.
3. Dari Alam: Kemarau panjang bikin sampah kering dan suhu naik.
Stop Lingkaran Kebakaran: 4 Solusi Jangka Pendek & Panjang
Solusi Jangka pendek, Selamatkan Warga Sekarang Juga
1. Sistem Peringatan Dini Asap: Pasang sensor suhu + gas metana di 5 titik gunungan. Kalau suhu >60°C, sirine bunyi + WA RT langsung masuk. Warga Tanjakan Mekar nggak kaget lagi.
2. Zona Aman & Masker Gratis: Dinkes dan BPBD siapkan 1000 masker N95 dan posko kesehatan keliling saat kemarau. Arah angin dipantau tiap jam dan diumumkan di grup desa.
JANGKA PANJANG: Matikan “Kompornya” Biar Nggak Nyala Lagi
1. Gas Venting dan Flare Wajib, Ini standar TPA modern. Tanam pipa-pipa vertikal ke dalam gunungan. Gas metana disedot, lalu dibakar aman di atas pake api kecil “flare”. Metana habis sama dengan nggak ada bahan bakar kebakaran. Sekalian bisa jadi listrik.
2. Tutup Harian dan Pemadatan, Tiap sore, sampah baru wajib ditutup tanah 15cm. Oksigen nggak masuk, metana nggak numpuk, api susah nyala. Aturannya ada di UU, tinggal dieksekusi.
3. Kurangi Sampah Masuk TPA, Kuncinya di hulu. Perkuat Bank Sampah, wajib pilah sampah organik di tiap kecamatan. Kalau organiknya berkurang 50%, metana di TPA juga turun 50%.
4. Patroli & CCTV Zona Merah: Larang keras merokok, bakar sampah, dan masuk tanpa izin. Kasih sanksi tegas buat oknum.
Catatan Redaksi http:
Water bombing itu pemadam. Bukan solusi. Kita nggak bisa tiap tahun nyiram “kompor” yang sama.
Biaya 1x water bombing dan kerugian warga dan kesehatan, mungkin udah cukup buat bangun 20 titik flare di TPA.
Warga Tanjakan Mekar berhak hirup udara bersih, bukan asap. Dan APBD berhak dipake buat solusi, bukan buat ngulang bencana.
—red.Purba




