Dana BOS Perawatan Rp47.150.000 Cair Sejak Januari, Sanitasi Sekolah Masih Jorok & Rawan Roboh. Muham Idris Belum Klarifikasi

TANGERANG, POSTJKT.CO – Dana BOS Rp47.150.000 untuk pemeliharaan sarana di SDN Pasir Nangka, Kabupaten Tangerang makin panas. Di tengah kondisi toilet sekolah yang kumuh, bau, dan dindingnya retak rawan roboh, Kepala Sekolah Muham Idris belum memberikan klarifikasi apa pun.

 

Padahal dana dengan pos _ā€œpemeliharaan sarana dan prasaranaā€_ itu sudah cair sejak 21 Januari 2025 dan berstatus _ā€œSedang Disalurkanā€_.

_ā€œSudah kami datangi sekolah, sudah kami coba hubungi via telepon. Sampai hari ini Pak Muham Idris selaku Kepsek belum kasih penjelasan. Kemana uang 47 juta itu?ā€_ ungkap salah satu wali murid, Sabtu 10 Mei 2026.

FAKTA YANG BELUM TERJAWAB KEPSEK MUHAM IDRIS

 

Ke mana realisasi Rp47.150.000 untuk pemeliharaan, jika WC siswa masih jorok dan rusak?

2. Ada berapa titik perbaikan yang sudah dikerjakan sejak Januari 2025? Mana dokumentasi _before-after_?

3. Kenapa sanitasi yang menyangkut kesehatan siswa tidak jadi prioritas, padahal Juknis BOS mewajibkan?

 

 

Sampai berita ini naik, Muham Idris belum dapat dihubungi.

Permendikbudristek No. 63 Tahun 2022 Pasal 47: Kepala Sekolah selaku penanggung jawab BOS wajib menyampaikan laporan penggunaan dana kepada orang tua siswa & publik.

 

UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIP: Informasi penggunaan anggaran negara adalah informasi publik yang wajib dibuka.

 

Bungkamnya Muham Idris = melanggar 2 aturan sekaligus.

 

3. DESAKAN: DISDIK PANGGIL MUHAM IDRIS HARI INI

 

Publik & wali murid mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang segera:

1. Panggil dan periksa Muham Idris selaku Kepsek SDN Pasir Nangka.

2. Turunkan tim Inspektorat + teknis audit fisik 47 juta. Bongkar SPJ, cek nota, cocokkan dengan kondisi riil.

3. Segel kas BOS ika ditemukan indikasi penyimpangan sebelum dana tahap 2 cair.

4. Perbaiki toilet daruratdalam 7 hari karena menyangkut keselamatan siswa.

 

_ā€œJangan sampai nunggu ada anak ketiban tembok WC baru bergerak. Nyawa anak bukan buat taruhan,ā€_ tegas pegiat pendidikan.

 

Jika dana 47 juta tidak bisa dipertanggungjawabkan, Muham Idris terancam:

1. Sanksi Administratif: Pencopotan dari jabatan Kepsek. Permendikbud 6/2021.

2. Pengembalian Kerugian Negara: TGR ke kas daerah.

3. Pidana: Pasal 2 & 3 UU Tipikor. Ancaman 1-20 tahun penjara bila ada unsur memperkaya diri.

 

 

PENUTUP

Diam bukan solusi.Sebagai penanggung jawab BOS, Muham Idris wajib bicara. 47 juta itu uang rakyat. WC kumuh itu risiko buat anak-anak.

 

POSTJKT.CO tetap membuka ruang hak jawab untuk Muham Idris, Kepala SDN Pasir Nangka, 1×24 jam. Tunjukkan RAB, SPJ, dan foto pekerjaan. Jika bersih kenapa takut?

 

Bupati Tangerang & Kadisdik jangan tutup mata.*ni preseden buruk jika dibiarkan.

 

 

Tangerang, 10 Mei 2026

Tim Investigasi http://POSTJKT.CO/ Purba

 

 

_catatan: Nama Kepsek berdasarkan data publik Dapodik. Koreksi akan dimuat jika ada kekeliruan disertai bukti resmi._

BIADAB: ā€œCUMA 33 ANAK KERACUNANā€ – UCAPAN KERABAT BOS SPPG CIRUMPAK BIKIN PUBLIK MURKA

“Dapur Jorok, Gizi Ngawur, Koordinator ā€˜S’ Diduga Abai – Praktisi Hukum: ā€œAnak Bukan Angka Statistik, Usut Tuntas!ā€

POSTJKT.CO | KRONJO, TANGERANG – Program Makan Bergizi Gratis yang harusnya jadi penyelamat gizi anak, malah jadi petaka. Puluhan siswa di Kecamatan Kronjo keracunan. Tapi yang bikin darah mendidih: ucapan tak berperikemanusiaan dari kerabat pemilik SPPG Desa Cirumpak.Saat wartawan kroscek ke lokasi, sosok itu enteng bilang: ā€œCuma 33 orang yang keracunan.ā€33 NYAWA ANAK DIANGGAP ā€œCUMAā€. EMPATI NOL. NURANI MATI.FAKTA LAPANGAN: DAPUR JOROK, MENU NGAWUR, KELALAIAN MENGUATHigienitas Anjlok: Dapur & lingkungan SPPG Cirumpak disebut jauh dari standar. Lalat, air kotor, peralatan nggak steril. Dugaan kelalaian makin kuat. Ini dapur atau kandang?Menu Nggak Bergizi: Warga berinisial ā€œHā€ nyentil keras. ā€œKualitas menu yang disajikan nggak mencerminkan prinsip gizi seimbang.ā€ MBG atau Makan Bikin Geram? Isinya karbo doang, protein-sayur zonk?Koordinator ā€˜S’ Disorot: Sosok berinisial ā€œSā€ yang ngomong ā€œcuma 33ā€ itu bukan orang sembarangan. Dia koordinator distribusi ke 16 sekolah se-Kecamatan Kronjo. Kapasitas & tanggung jawabnya dipertanyakan. 16 sekolah taruhannya di tangan orang yang nyepelein nyawa anak? DUGAAN PENYIMPANGAN MBG MENGUAT danĀ  harus segera AUDIT HARGA MATI Kasus ini bukan sekadar keracunan. Publik curiga ada penyimpangan dalam pelaksanaan MBG. Duit APBN triliunan buat gizi anak. Kalau dapur jorok, menu ngawur, terus anak keracunan, ke mana larinya anggaran? Desakan audit menyeluruh ke SPPG Desa Cirumpak makin kencang.

PRAKTISI HUKUM NAIK PITAM ini harus ā€œUSUT, PENJARAKAN!ā€ Lasman Napitupulu, SH ngamuk, ā€œKorban adalah anak-anak yang harus dilindungi, bukan sekadar angka statistik. Saya desak aparat penegak hukum segera turun tangan dan mengusut tuntas kasus ini.ā€Pasal yang bisa menjerat: UU Perlindungan Anak – Kelalaian sebabkan anak sakit. UU Pangan – Produksi pangan nggak higienis. UU Tipikor – Kalau terbukti mark-up menu & korupsi dana MBG.SPPG CIRUMPAK BUNGKAM. DI-WA NGGAK DIBALES. Redaksi sudah coba konfirmasi via WhatsApp ke +62 812-xxxx xxxx. Sampai berita ini tayang, NOL penjelasan resmi dari SPPG.Postjktc.com kasih ruang klarifikasi berimbang. Kalau nggak terbukti, kita ralat. Tapi kalau bener, siap-siap masuk bui.

TUNTUTAN PUBLIK TANGERANG: 4 LANGKAH DARURATPihakDituntut Ngapain SEKARANGDinkes Kab. TangerangUji Lab Sampel Makanan & Muntahan Anak. Umumkan hasil 1×24 jam.Polresta TangerangPanggil ā€˜S’ & pemilik SPPG. Periksa pidana kelalaian & UU Perlindungan Anak. Inspektorat dan BPKPAudit Dana MBG SPPG Cirumpak. Cek realisasi vs RAB. Ada selisihĀ  sam dengan Tindak pidana korupsi. Bupati Maesyal Rasyid Bekukan SPPG Cirumpak. Stop distribusi ke 16 sekolah sebelum audit kelar. Ganti vendor.

Ini UJIAN buat PEMKAB TANGERANG MBG, itu program prioritas Presiden . Kalau dibiarkan dikelola orang nggak becus sama sajĀ  nggak punya hati, yang rusak nama baik Bupati & masa depan anak Tangerang.Publik menuntut satu hal: PERTANGGUNGJAWABAN. Bukan ā€œcuma 33ā€. Itu 33 anak, 33 masa depan, 33 keluarga yang trauma.

#Usut SPPG Cirumpak

#Anak Bukan Angka

#CopotKoordinatorS

#AuditDanaMBG

#PenjarakanPelaku

#BupatiTindakTegas

NARASUMBER : MAKMUR NA70 / KETUA GWI KAB.TANGERANG

REDAKTUR : PURBA

Wajib Belajar? “kontradiksi telanjang yang bikin darah naik. UU bilang wajib belajar, tapi negara bikin rakyat susah sekolah”

 

POSTJKTC.COM | Jakarta _UU BILANG WAJIB BELAJAR, TAPI SEKOLAHNYA BOBROK: NEGARA MELAWAN UU-NYA SENDIRI..?

ATURAN TERTULIS: WAJIB BELAJAR ITU PERINTAH, BUKAN H imbauan..!

Dasar Hukum Bunyinya Artinya

UUD 1945 Pasal 31 Ayat 1-2 ā€œSetiap warga negara berhak mendapat pendidikanā€ & ā€œPemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasionalā€ **Hak & kewajiban negara** nyediain sekolah.

 

UU 20/2003 Sisdiknas Pasal 6- ā€œSetiap warga negara berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasarā€ **WAJIB**. Ortu bisa dipidana kalau anak nggak sekolah.

 

UU 20/2003 Pasal 34 ā€œPemerintah dan pemda menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biayaā€ -GRATIS + DIJAMIN?

Kesimpulan hukum*: Negara maksa anak sekolah. Tapi negara juga wajib dong sediain bangku, guru, WC layak. Nggak boleh ada alasan.

 

FAKTA LAPANGAN 2025-2026: WAJIB BELAJAR VS SARANA NERAKA

 

Ini yang terjadi di Kabupaten Tangerang & banyak daerah lain:

 

Wajib Masuk, Tapi WC Jebol?

Menurut undang undang Anak dipaksa masuk SD/SMP. Tapi sampai sekolah disambut kloset mampet, air mati, papan nama karatan. Anak perempuan haid nahan infeksi. Ini *melanggar Pasal 31 UUD 45, hak dapat pendidikan yang layak..?

 

2. Gratis di Kertas, Bayar di Lapangan?

UU bilang ā€œtanpa memungut biayaā€. Realita: BOSĀ  jutaan cair, tapi ortu masih iuran buat “benerin ini itu beli kipas angin” Karena Rp62 juta ā€œpemeliharaanā€ nggak jelas larinya. IniĀ  pungli terselubung.

 

Daya Tampung Minus, Anak Ditolak?

PPDB jebol tiap tahun. SMAN 1 Kab. Tangerang yang Zona Integritas aja cuma nampung 360 siswa. Pendaftar 2.100. Yang 1.740 anak mau dikemanain? Disuruh ke swasta bayar jutaan. Di mana ā€œdijaminā€ nya?

 

PIP Disandera, Anak Miskin Bunuh diri?

 

“Kasus SMK Bina Putra Tapos diduga menahanĀ  buku tabungan PIP Rp1,8 juta. Dugaan tersebut sudah ramai diportal brita online”

Anak miskin wajib sekolah, tapi haknya buat bertahan sekolah justru dimaling. Ini, bukankah negara gagal melindungi anak bangsa sendiri?

 

MenurutĀ  pimpinan redaksi POSTJKTC.COM ,ini sangan BERTENTANGAN dengan sosialisasi yang dilakukan KCD Kabupaten Tangerang’ 100% YA !

 

Pemerintah rajin sosialisasi ā€œAyo Sekolahā€, ā€œWajib Belajar 12 Tahunā€, ā€œZona Integritasā€. Tapi:

Sosialisasi Negara Realita Kontradiksi

ā€œSekolah Gratisā€ WC rusak, ortu iuran”

ā€œSarpras Standar Nasionalā€ Papan nama karatan, 1 WC 80 siswa “Pelanggaran UU”

Papan Nama Sekolah Menengah AtasĀ 

Ini bukan ā€œsosialisasi gagalā€. Ini “negara menipu rakyatnya sendiri”. Di satu sisi maksa anak sekolah pakai UU. Di sisi lain, negara ingkar janji sediain sarana.

 

SIAPA YANG SALAH? BUKAN RAKYAT..?

 

UU 20/2003 Pasal 7: ā€œOrang tua berhak berperan serta… dan berkewajiban memberikan pendidikan dasar kepada anaknyaā€.

Tapi Pasal 11: ā€œPemerintah dan pemda “wajib” memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutuā€.

 

Apakah Kalau anak nggak sekolah karena miskin = salah ortu.

TUNTUTANNYA JELAS…

 

1. Hentikan pidana kan ortu kalau anaknya putus sekolah gara-gara sarana bobrok. Adili dulu Kadisdik & Bupati yang lalai.

2. Audit Sarpras Nasional, Berapa sekolah yang WC-nya masih 1:80? Umumkan. Itu bukti negara langgar UU.

3 .Pejabat Coba Sekolah 1 Minggu : Suruh Ahmad Suheri, Dadan Gandana, Bupati Maesyal Rasyid pakai WC sekolah karatan. Biar tahu rasanya ā€œwajib belajarā€.

4. Stop Sosialisasi Munafik: Jangan teriak ā€œAyo Sekolahā€ kalau cat papan nama aja negara nggak mampu.

 

PENUTUP : WAJIB BELAJAR TANPA SARANA = WAJIB MENDERITA..!!!!

 

Negara punya pistol UU untuk nembak rakyat yang nggak nyekolahin anak. Tapi negara nggak mau nembak dirinya sendiri saat gagal sediain sekolah layak.

 

Itu bukan wajib belajar. ItuĀ  “wajib jadi korban”.

 

#WajibBelajarWajibLayak #NegaraLanggarUU #AuditSekolahBobrok

 

Red :;Purba

MIRIS… BOS Rp124 JUTA SDN KUBANG 2 KEC.SUKAMULYA TANGERANG CAIR, WC JEBOL & PAPAN NAMA SEKOLAH KARATAN, KE MANA DANA BOS DIGUNAKAN?

POSTJKTC | TANGERANG,Ā  Wajah pendidikan Kabupaten Tangerang makin bobrok. Uang miliaran rupiah turun, tapi yang sampai ke siswa cuma bau pesing dan papan nama karatan”.

Dalam Data JAGA KPK per 21 Januari 2025 mencatat: satu SD di Kabupaten Tangerang menerima Dana BOS Reguler Rp124.215.000 untuk 273 siswa.

Kurang perhatian dan pengawasan dinas terkait, jika emang sudah maksimal pengawasannya, tidak seharusnya wajah sarana belajar terlihat usang.

Kepala SDN KUBANG 2, SUWANDI SP.d
Kepala SDN KUBANG 2 / SUWANDI SP.d

 

Tapi lihat ke sekolahnya: WC mampet, plafon bocor, dan papan nama sekolah di depan pagar sudah coklat dimakan karat. Tulisan ā€œSD NEGERI…ā€ nyaris tak terbaca. Inikah wajah ā€œTangerang Gemilangā€?

BEDAH ANGGARAN: Rp62 JUTA BUAT RAWAT SEKOLAH, HASILNYA ZONK!*

 

Rincian penggunaan BOS 2025 yang di-upload sekolah itu justru bikin darah mendidih:

Pos Anggaran Jumlah Fakta di Lapangan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana. Rp62.300.000 WC siswa jebol, kran air patah, papan nama karatan tak dicat ulang

Pembayaran Honor Rp16.470.000 –

Administrasi Kegiatan Sekolah Rp13.013.500 –

Belanja Alat Alat Multimedia Pembelajaran Rp13.693.300 Proyektor.

Langganan Daya dan Jasa Rp7.230.000 –

Adapun Kegiatan Pembelajaran/Ekstrakurikuler Rp5.000.000 –

Pengembangan Profesi Guru Rp1.810.000 –

Asesmen/Evaluasi Pembelajaran Rp1.581.300 –

Perpustakaan Rp.0, seharusnya , anggaran untuk perpustakaan dianggar minimal 10 persen dari dana bos yang diterima. Buku lusuh, rak reyot

Total Digunakan anggaran Rp121.098.100, Sisa Rp3.116.900 tak jelas”?

Rp62,3 JUTA UNTUK PEMELIHARAAN!* Itu 50% dari total BOS. Seharusnya cukup untuk cat ulang gedung, benerin 4-5 toilet, las papan nama biar tak karatan.

 

Tapi nyatanya? Siswa kelas 1 masih BAB di WC tanpa pintu. Ember jadi pengganti flush yang rusak. Papan nama sekolah di depan jalan jadi monumen karat, simbol pertama yang dilihat warga,Ā  “negara abai”.

 

ā€œANGGARAN ADA, KENAPA SEKOLAH KAMI KAYAK KANDANG…”

 

Seorang wali murid yang tak mau disebut namanya berujar pedas: _ā€œKatanya Rp62 juta buat rawat sekolah. Karat di papan nama aja nggak mampu diampelas. Kloset anak saya pecah udah 2 semester. Ini duitnya bocor ke mana?ā€_

 

Standar Kemendikbud jelas: BOS 5-15% boleh untuk pemeliharaan. Sekolah ini pakai 50%. Sudah jor-joran. Tapi hasilnya NOL. Ini bukan kurang duit. Ini DUGAAN PENYELEWENGAN!

 

KADISDIK DADAN GANDANA, KE MANA PENGAWASANMU? Ungkap Aan kewak media posjkt.com.

 

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Tangerang H. Dadan Gandana, S.STP., M.Si selalu bilang: _ā€œKepsek wajib tanda tangan Pakta Integritas rawat sanitasi.ā€ sepertinya hanya sebatas omon -omon belaka”. Ungkap Aan SEKJEN LSM FBB

 

Faktanya, dengan Rp62 juta di tangan, kepsek membiarkan wajah sekolah karatan dan WC jadi neraka. Pengawasan Disdik mandul. Inspektorat tidur. Uang cair 21 Januari 2025, April 2026 sekolah masih kayak kapal pecah.

 

Pertanyaan yang harus dijawab Bupati kabupaten Tangerang & KADISDIK Dadan G, agar jelas dimata publik.

 

1. Ke mana Rp62,3 juta ā€œpemeliharaanā€? Aan juga meminta LPJ rinci. Bon cat, bon kloset, bon tukang. Untuk di Umumkan ke publik! Sesuai dengan UUD KIP.

2. Kenapa papan nama sekolah karatan dibiarkan?* Ngecat papan nama cuma Rp500 ribu. Kalau Rp62 juta nggak sanggup, berarti ada yang dimakan.

3. Di mana Tim BOS Kabupaten? Tugasnya verifikasi RKS & monev. Kalau laporan begini lolos, berarti pengawasan fiktif!

 

MELANGGAR ATURAN BERLAPIS!

 

1. Permendikbud 63/2022 ttg BOS*: Dana harus digunakan sesuai prinsip efektif, efisien, akuntabel. Papan nama karatan = tidak efektif.

2. UU 14/2008 KIP, LPJ BOS wajib dipublikasi di papan pengumuman sekolah. Berani tempel RAB Rp62 juta di samping WC jebol?

3. PP 57/2021: Sanitasi layak = Standar Nasional. WC jebol = sekolah tak layak operasi.

 

TUNTUTAN:

1. BPK & INSPEKTORAT TURUN HARI INI! Audit BOS SD ini. Cocokkan bon dengan fisik!

2. KEPSEK MUNDUR KALAU TAK BECUS ! Rp62 juta nggak sanggup hilangin karat?

Diharapkan kadisdik Dadan GandanaĀ  Ā SIDAK, JANGAN CUMA WA ”Ā  Datangi sekolahnya. Cium bau WC. Pegang papan karatan itu! Pungkasnya Aan Sekjen FBB.

 

Uang Rp124 juta itu pajak rakyat. Hak 273 siswa. Kalau habis tapi sekolah masih kayak rumah hantu, berarti ada GARONG BERDASI di dunia pendidikan!

 

Catatan Redaksi: _Data diolah dari JAGA KPK. Bila ada perbedaan dengan data walidata sekolah, acuan tetap data walidata. Persilakan Disdik & Kepsek buka LPJ ke publik untuk bantah.

 

Tim : PURBA

 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang diharapkan Responsif terhadap masyarakat insan media.

Postjkt.com | Tangerang, Sorotan untuk Kepala Dinas Pendidikan Kab. TangerangBenar, kalau Diskominfo lagi dorong SP4N-LAPOR! sebagai kanal aduan, Dinas Pendidikan jadi salah satu OPD paling rawan disorot. Alasannya:1. Kenapa Kadisdik harus responsif ke media soal kondisi SD & SMP Aduan pendidikan selalu masuk 3 besar di SP4N-LAPOR! tiap tahun. Isunya: pungli, sarana rusak, guru kurang, PPDB.Tahun 2026 = tahun pertama RPJMD 2025-2030. Misi Pertama “tata kelola efektif-efisien” artinya Disdik harus buka data sekolah mana yang butuh rehab berat. Media = amplifier aduan. Kalau Kadisdik diam saat ditanya media, warga lari ke LAPOR! atau viral. Endingnya tetap jadi beban OPD juga.2. Isu SD & SMP di Kab. Tangerang yang sering muncul Dari data Ombudsman & LAPOR! 2024-2025. Sarana yang banyakĀ  rusak atap bocor, lantai rusak, WC tak layak.

Kondisi Sdn 2 bunarBanyak di wilayah utara Mauk, Sukadiri, Pakuhaji. Kekurangan ruang kelas ,Ā  Rombel gemuk 40+ siswa, terutama di Tigaraksa, Cikupa, Pasar Kemis karena padat penduduk. Pungutan liar: Dalih study tour, perpisahan, seragam, LKS. Kasus Rp1 juta/siswa menginap yang kamu sebut tadi contohnya. Distribusi guru: Sekolah kota kelebihan guru, pinggiran kekurangan guru mapel IPA/MTK/Bahasa Inggris.PPDB zonasi: Tiap tahun ribut soal jarak & titipan.3. Pertanyaan yang harus dijawab Kadisdik ke mediaKalau insan media mau konfirmasi, ini list pertanyaan kunci:Data Dapodik: Berapa SD/SMP rusak berat-sedang-ringan 2026? Mana yang masuk DAK Fisik/APBD tahun ini?Anggaran: Dari APBD 2026 Disdik Kab.

“Salah tata kelola anggaran, yang tidak skala prioritas, Anggara justru untuk hal hal yang tidak penting”..???

Tangerang berapa triliun, porsi rehab berapa %? Sisa buat non-fisik apa saja?Pungutan: SOP Disdik kalau ada sekolah minta iuran di atas Rp500rb? Ada satgas khusus?Solusi rombel gemuk: Target pembangunan USB baru 2025-2030 di kecamatan mana saja?Transparansi: Laporan realisasi DAK & APBD Disdik bisa diakses publik di mana?4. Jalur resmi kalau Kadisdik sulit ditemui mediaSP4N-LAPOR!: Lapor “Mohon klarifikasi Kadisdik soal kondisi SDN xxx”. Tiketnya wajib dijawab 5 hari kerja.PPID Disdik: Minta data jumlah sekolah rusak pakai UU KIP. Wajib dikasih maks 10 hari kerja. Komisi II DPRD Kab. Tangerang: Mitra Disdik. Audiensi bareng media & wali murid.Intinya: Rakor SP4N-LAPOR! kemarin itu kode keras ke semua OPD, termasuk Disdik.

“Kepala bidang yang masih dapat dihubungi mejawab santai ,awak media sekolah yang pada usasng itu sudah dianggarkan”, sementara kepala dinas pendidikan kabupaten Tangerang , sangat anti membagikanĀ  nomor telpon selulernya yang notabene, sebagai pejabat publik \ pelayan publik hususnya dipendidikan sebagi penanggung jawab tertingi, sudah seharusnya awer dengan media.

 

red. Purba

Pemkab Tangerang Kucurkan Beasiswa Untuk Siswa yang Berprestasi.

Postjktc.com | Tangerang, Pemkab Tangerang menggelar sosialisasi program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 di Aula Masjid Al-Amjad, Tigaraksa, Senin (9/3/2026). Program ini ditujukan bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, dengan tujuan memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Beasiswa Tangerang Gemilang ini telah diluncurkan pada April 2025 dan diperuntukkan bagi 235 orang dalam kategori kurang mampu, dengan sasaran calon mahasiswa baru, mahasiswa aktif, dan mahasiswa tingkat akhir. Pemkab Tangerang menggandeng perguruan tinggi ternama seperti IPB, UNTIRTA, Swiss German University, dan Universitas Kairo Mesir.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, mengatakan sosialisasi ini merupakan upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan dan menekan angka kemiskinan.

red.

Walau Badai Dan Banjir Menerpa, Disdik Kabupaten Tangerang Menjamin Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berjalan Maksimal.

posjkt.com |Tangerang, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang merespons cepat peristiwa ambruknya plafon di salah satu ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Budimulya, Kecamatan Cikupa, yang terjadi pada Rabu (28/1/2026). Insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Plafon berbahan PVC berukuran sekitar 1,22 x 2,44 meter dilaporkan jatuh diduga akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang dalam sepekan terakhir.

Kepala Dinas Dadan dan Kabid SD Dilly Windu

Kepala Bidang Pengelolaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dili Windu mengatakan, pihaknya langsung melakukan langkah cepat begitu menerima informasi Insiden Ambruk plafon ruang belajar dari salah satu guru SDN BUDIMULYA.

ā€œBegitu mendapatkan informasi, kami segera berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengamankan lokasi,” ungkapĀ  Kabid Bidang SD, biasa disapa bunda Dilly W.

Dilly W memastikan seluruh siswa serta tenaga pendidik dalam kondisi aman. Dia menjelaskan, Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah telah melakukan peninjauan awal terhadap ruang kelas terdampak. Serta memeriksa kondisi bangunan lainnya guna mengantisipasi potensi risiko lanjutan.

“Kami memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memindahkan siswa ke ruang kelas lain yang masih aman dan layak. Perbaikan akan segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,ā€ tambahnya.

Dilly W juga menegaskan, sebelumnya Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah mengedarkan surat imbauan kepada seluruh satuan pendidikan terkait kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Dalam imbauan tersebut, sekolah diberikan fleksibilitas untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai langkah preventif demi keselamatan warga sekolah.

 

Kabid menegaskan, keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah prioritas utama. Dilly juga menghimbau seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila terdapat kondisi sarana prasarana yang berpotensi membahayakan.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mengapresiasi langkah cepat pihak sekolah dan dukungan orang tua siswa, serta peran masyarakat sekitar yang turut menjaga situasi tetap kondusif.

“Koordinasi lintas pihak akan terus dilakukan untuk memastikan lingkungan belajar yang aman di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu,” tandasnya.

 

(PURBA)

“AMBRUK LAGI-ROBOH LAGI” ATAP DAN PLAFON SEKOLAH MILIK PEMKAB TANGERANG

posjkt.com | Tangerang , Angin kencang dan disertai hujan deras menghantam atap ruang belajar murid SDN BUDI MULYA sampai ambruk. Roboh lagi… dah masih untung tidak memakan korban jiwa. Diduga kurang tanggab kurang respon dan pengawasan dinas pendidikan atas laporan/aduan operator sarana prasarana dan aduan publik, terkait keadaan dan kondisi sekolah. Selain faktor cuaca sekolah mudah roboh tidak lepas dari faktor usia bangunan yang sudah tua dan sudah lapuk.Kondisi Sdn 2 bunar

Insiden atap atau plafon sekolah roboh terjadiĀ  sepertinya sudah menjadi hal yang biasa di Kabupaten Tangerang pada Januari 2026 akibat cuaca ekstrem dan hujan deras. Kasus menonjol menimpa SMAN 5 Kosambi (22/1/2026), mengakibatkan 6-12 siswa luka-luka tertimpa plafon saat belajar. Selain itu, SDN Budimulya Cikupa juga mengalami atap ambruk (28/1/2026), namun tidak ada korban jiwa.Ā 
Berikut detail informasi terkait:
  • SMAN 5 Kabupaten Tangerang (Kosambi)Ā (Januari 2026):Ā Plafon kelas X di lantai 2 ambruk saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung pada Kamis pagi (22/1/2026). BPBD menyebut penyebabnya adalah cuaca ekstrem dan atap bocor. Enam hingga dua belas siswa dilaporkan mengalami luka-luka.
  • SDN Budimulya, CikupaĀ (Januari 2026):Ā Plafon ruang kelas ambruk pada Rabu (28/1/2026). Dinas Pendidikan segera merespons, memastikan tidak ada korban jiwa, dan memindahkan siswa ke ruang aman. Ruang kelas yang terdampak langsung diperbaiki.
  • SDN Kedung Dalam II, MaukĀ (Agustus 2025):Ā Atap sekolah ambruk akibat hujan deras, mengakibatkan dua siswa terluka saat mengambil alat tulis. Sekolah ini sempat direncanakan direhabilitasi melalui APBD Perubahan 2025.
  • Tindakan Dinas Pendidikan terkesan hanya ceremonial belaka, melihat dan meninjau.Ā Dindik Kabupaten Tangerang melakukan peninjauan, mengimbau kewaspadaan cuaca ekstrem, dan memperbaiki bangunan yang rusak. …?
Pihak sekolah diimbau untuk waspada dan melaporkan segera jika ada sarana yang berpotensi membahayakan.Ā 

Dari sekian banyak kejadian menurut KetuaĀ  LSMĀ  pilar bangsa, prioritas pembangunan yang berskala prioritas yang diusulkan dalam MUSRENBANG tingkat kecamatan seharusnya berfokus pada pembenahan ahlak dan moral bangsa. Agar pelaksanaan pembangunannya benar-benar dilaksanakan dengan baik.

(Purba)

 

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Mengucapkan, Selamat Hari Jadi Ke393, Bersyukur Berkarya Berdaya Semoga Semakin Gemilang

posjkt.com Tangerang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang beserta jajaran dan staf mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang yang ke-393 tahun, dari 13 Oktober 1632 hingga 13 Oktober 2025, dengan tema “Masyarakat Kabupaten Pahlawan Banten Terus Bertumbuh Semakin Gemilang”. Ini ditandai dengan harapan masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus sejahtera dan berdaya saing.

 

 

 

posjkt.com // M.SITUMEANG

Wabup Intan Bersama Kamenag Resmikan Dapur MBG

Posjkt.com TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Intan Nurul Hikmah bersama Kepala Kantor Kementerian Kabupaten Tangerang meresmikan dapur Badan Gizi Nasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Badar 1 Balaraja, Minggu (14/9/25).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Yayasan Al Badar yang telah konsisten dan nyata mendukung program MBG, khususnya dalam percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, hari ini Ponpes Al Badar akan juga meresmikan dapur MBG yang kedua. Dapur MBG yang diresmikan ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang punya dan beritikad kuat untuk menurunkan tingkat stunting dan juga kasus gizi buruk yang ada di Kabupaten Tangerang,” ungkap Wabup Intan.

Menurut dia, Pemkab Tangerang bersama pihak lainnya terus menguatkan komitmen dan kerja bersama dalam pencegahan dan penanganan Stunting. Salah satu yang dilakukan adalah melakukan intervensi langsung ibu-ibu hamil untuk diberikan makan bergizi supaya begitu lahiran anaknya kondisinya normal tidak mengalami Stunting.

“Kita bersama dengan banyak pihak lainnya yang lintas sektor terus menguatkan komitmen dan kerja bersama. Jadi dari mulai ibu hamil bahkan sekarang dari anak-anak SD, SMP, SMA sudah diberikan vitamin khusus, yang perempuan ya diberikan vitamin penambah darah supaya nanti ketika mereka menikah kondisi badannya sehat,” jelasnya.

Dia juga meminta kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Balaraja untuk benar-benar memperhatikan aspek kesehatan, kandungan gizi, higienis dan tidak membosankan dalam proses pengolahan dan penyajiannya.

“Komposisi gizi sama rasa makanan harus benar-benar sesuai dan tidak membosankan penerima. Dapurnya harus bersih, harus higienis, makanannya harus enak dan bergizi. Itu semua harus diatur benar-benar, karbohidrat dan proteinnya dan kandungan gizi lainnya.

Pihaknya berharap dapur untuk program MBG di Ponpes Al Badar tersebut bisa berjalan baik dan bisa memberikan manfaat serta kontribusi positif bukan hanya untuk penurunan angka stunting dan penghapusan gizi buruk di Kabupaten Tangerang serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang juga bagi masyarakat sekitarnya.

“Harapan kita semua, dapur ini tidak hanya untuk penurunan dan penghapusan Stunting, tapi juga menguatkan ketahanan pangan dan masyarakat sekitar juga merasakan manfaat langsung dalam hal pemenuhan dan pengisian lapangan pekerjaan.

Saat ini, dia juga mengungkapkan bahwa dapur MBG Ponpes Al Badar 1 Balaraja mampu menyerap lapangan pekerjaan yang telah diisi oleh 47 warga lokal.

“Jadi bayangkan kalau banyak dapur SPPG dibuka untuk memasak bagi anak-anak sekolah se-Kabupaten Tangerang, juga banyak lapangan kerja yang dibuka. Jadi efeknya saling menguntungkan,” pungkasnya.

 

 

 

 

Red. SP

Dikutip web (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda)

NO: 400.14.4.3/26-Prokopim/IX/2025

Atap Gedung SD Negeri PEUSAR 2 Kan.Tangerang, Rawan Roboh, Lapuk Termakan Usia.

posjkt.com,Ā Tangerang, Gedung Sekolah Negeri PEUSAR 2 kabupaten Tangerang, membutuhkan perhatian dari Bupati Kabupaten Tangerang hususnya melalui (Disdik) dinas pendidikan kabupaten Tangerang,

Sekolah Negeri Peusar 2 di Kabupaten Tangerang membutuhkan perhatian khusus dari Pemkab Kabupaten Tangerang dan Dinas Pendidikan terkait kondisi ruang kelas yang atapnya rawan ambrol dan bocor saat hujan.

 

Kondisi plafon sdn Peusar 2, foto posjkt.com

Salah satu orang tua siswa ibu komkom mengunkap berharap segera melakukan Perbaikan Infrastruktur Sekolah.

Seharusnya Pemkab Kabupaten Tangerang dan Dinas Pendidikan perlu memprioritaskan perbaikan infrastruktur sekolah, terutama ruang kelas yang rusak, untuk memastikan keselamatan siswa dan guru.
Pemerintah kabupaten perlu mengalokasikan dana untuk perbaikan sekolah-sekolah yang rusak, termasuk Sekolah Negeri Peusar 2, untuk mencegah kecelakaan yang dapat mengancam jiwa siswa dan guru.
Dinas Pendidikan perlu melakukan pengawasan dan pemeliharaan rutin terhadap kondisi sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Atap rawan ambrol kondisi lapuk

Pimpinan redaksi posjkt.com Sangat menyangkan disdik dalam pengalokasian anggaran tidak menggunakan sistem skala prioritas dalam pengunaan anggaran.

Berdasarkan keterangan dalam LKPP Sirup 2024-2025. Dinas pendidikan banyak mengunakan anggaran untuk pertemuan atau rapat rapat di hotel, anggaran mamin dan rapat dihotel seharunya bisa dialihkan untuk biaya rehap sekolah.

Tim posjkt.com belum mendapatkan tanggapan dari kepala dinas pendidikan Dengan alasan selalu rapat dan harus melakukan janji terlebih dahulu. Uangkap security Disdik.

 

Red. Beriman Manulang