Jakarta, posjkt.com
Kepala UNHCR Perwakilan Indonesia Ann Maymann di Banda Aceh mengatakan bahwa para tetangga negara asia dan asean, agar para penduduk kapalnya bersadar agar di izin untuk bermungkin sementara, jumat (17/02).
Karena negeranya lagi Srilangka lagi belum aman kondisinya.
Kini ada sekiat 1 jutaan penduduk Srilangka sudah kelaur dari Srilangka, karena negaranya lagi keadaan belum aman.
Bahwa kita tunggu negara Srilangka ini sampai tahun 2024 mendatang.
“Setelah negaranya sudah aman, maka penduduk Rohiyang yang ada di Asia dan Asean kembalikan”, katanya
Komisioner Tinggi Persatuan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) Perwakilan Indonesia berharap kepada negara-negara di Asia Pasifik untuk mengizinkan jika ada kapal pengungsi Rohingya yang ingin melakukan pendaratan.
“Situasi pengungsi Rohingya membutuhkan tanggapan kolektif dan pembagian tanggung jawab di antara negara-negara di seluruh Asia Pasifik,” kata Kepala UNHCR Perwakilan Indonesia Ann Maymann di Banda Aceh, Jumat. dikutip antara.com
Di negara Bangladesh, lanjut Ann, kehidupan pengungsi Rohingya di tenda-tenda pengungsian sangat memprihatinkan dan kesempatan mereka untuk membangun masa depan terbatas.
(hen / hera / postj)
Jakarta, posjkt.com
Usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-40 dan ke-41 serta KTT Terkait lainnya di Kamboja, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Iriana Joko Widodo kembali ke Tanah Air pada Minggu (13/11/2022) sore.
Dari Bandara Internasional Phnom Penh, Presiden Jokowi dan rombongan lepas landas dengan menggunakan pesawat.
Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Presiden direncanakan akan mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Tampak melepas Presiden dan Ibu Iriana di tangga pesawat yaitu Menteri Pos dan Telekomunikasi Kamboja, Chea Vandeth.
Sebelumnya, selama lima hari di Kamboja, Kepala Negara mengikuti lebih dari 20 pertemuan, baik berupa KTT maupun bilateral. Pada Sidang Pleno KTT ASEAN ke-40.
Presiden Jokowi menekankan pentingnya negara ASEAN melakukan upaya maksimal untuk memelihara kesatuan dan sentralitas ASEAN di tengah berbagai tantangan eksternal dan internal.
“Semua tantangan ini hanya dapat dihadapi bila ASEAN bersatu dan kuat.
Pertanyaannya, apakah kita masing-masing sudah berupaya maksimal mungkin untuk memelihara kesatuan dan sentralitas ASEAN?
Saya tidak ingin kesatuan dan sentralitas ASEAN hanya jadi mantra kosong,” tegas Presiden.
Presiden Jokowi juga memberikan perhatian khusus terhadap situasi Myanmar yang makin buruk. Dalam keterangannya kepada awak media di sela penyelenggaraan KTT ASEAN.
Presiden Jokowi menyampaikan kekecewaannya atas tidak adanya progres yang signifikan dari impelementasi 5-point consensus (5PC) oleh junta militer Myanmar.
“Indonesia sangat kecewa dengan situasi Myanmar yang semakin buruk, tidak adanya progres yang signifikan dari implementasi 5PC sekaligus kita tidak melihat adanya komitmen dari junta militer untuk mengiplementasikannya,” ujarnya.
Sementara itu, pada Upacara Penutupan KTT ASEAN Kamboja, Indonesia menerima estafet keketuaan ASEAN dari Kamboja dan akan menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2023. Secara simbolis.
Presiden Jokowi menerima palu dari Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, sebagai penanda bahwa Indonesia telah menjadi Ketua ASEAN.
“Sebuah kehormatan bagi Indonesia menjadi Ketua ASEAN tahun 2023. Keketuaan Indonesia akan menjadikan ASEAN Matters: Epicentrum of Growth,” pungkasnya.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Tanah Air antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Supriyadi / postj
Jakarta, posjkt.com
Komjak ditemui salah satu staf Kemendagri. Mendagri Tito Karnavian sedang tidak ada di tempat.
Komjak juga menuntut Jaksa Agung Burhanudin dipecat karena dugaan penggunaan KTP ganda dan menyalahi aturan beristri lebih dari satu. Rabu (09/10)
“Kami datang ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu, 17 November 2021, untuk menyampaikan laporan tentang dugaan Jaksa Agung memiliki informasi identitas berbeda-beda.
Kami menyerahkan surat aduan, satu lembar identitas, dan empat lembar informasi lain yang berbeda-beda terkait identitas Jaksa Agung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri),” kata Ketua Komjak Hajarudin, usai mendatangi Kemendagri untuk meminta klarifikasi atas laporan mereka setahun lalu, Selasa (8/11/2022).
“Kami berharap dan menuntut Menteri Dalam Negeri menyelesaikan masalah ini agar tidak membuat kegaduhan, serta memastikan identitas Jaksa Agung yang benar.
Hal tersebut sangat penting karena Jaksa agung adalah marwah kejaksaan, sehingga informasi harus jelas mengingat jika ada identitas yang salah,” kata Hajaruddin.
Baca juga : Dalam rangka mewujudkan kenyamanan saat beribadah, Satgas Pamtas Yonif 132/BS
Untuk diketahui, pada bulan Oktober 2021 lalu, Komjak mendapatkan temuan dua KTP atas nama ST Burhanuddin.
KTP pertama bernomor 32170xxx atas nama DR. ST Burhanuddin, SH, MH. KTP tersebut beralamat di Bandung, Jawa Barat. Di situ tercantum bahwa pemilik KTP lahir di Cirebon, 17 Juli 1959.
Nomor KTP tersebut tercantum dalam KK bernomor 32170xx. Dalam KK tersebut tercatat bahwa Burhanuddin memiliki istri bernama Sruningwati, SH.
Sementara itu, ada satu lagi KTP bernomor 31740***, juga atas nama DR. ST Burhanuddin SH, MH. Di situ juga tercantum bahwa pemilik KTP lahir di Cirebon pada 17 Juli, tetapi tahun 1960—beda satu tahun dengan KTP pertama.
Alamat KTP tersebut di Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan tercantum dalam KK bernomor 31740xxx. Dalam KK tersebut, ST Burhanuddin tercatat memiliki istri bernama Dra. Mia Amiati Iskandar.
Sebagaimana dikutip Info Indonesia, Kamis, 28 Oktober 2021, petugas bagian Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jaksel.
Marsuhil, membenarkan jika Jaksa Agung ST Burhanuddin memiliki nomor induk kependudukan (NIK) alias KTP ganda.
Meski demikian, “Yang berlaku hanya KTP elektronik,” kata Marsuhil, sebagaimana dikutip Info Indonesia, Jumat, 29 November 2021.
Marsuhil memastikan jika ST Burhanuddin adalah warga Pejaten Barat, dan yang bersangkutan menjabat sebagai Jaksa Agung.
prayitno / postj
Jakarta, posjkt.com
Situasi ekonomi global sedang dilanda krisis besar dan berdampak dahsyat. Bila situasi ekonomi dunia itu diibaratkan sebuah pesawat besar dengan empat mesin, maka ada tiga mesin bermasalah: Amerika, Eropa, dan China. Jumat (04/11)
Kita sebagai penumpang pesawat tak bisa mengharapkan pesawat terbang mulus sampai tujuan. Itulah fenomena krisis global saat ini.
Yang menarik, apa yang dunia alami saat ini merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi.
Krisis-krisis besar di masa lalu lebih banyak diakibatkan oleh krisis keuangan dan solusinya sudah kita hafal.
Saat ini kita alami krisis yang beruntun, berdekatan, bahkan sebagian pengamat ekonomi menyebutnya sebagai krisis yang terjadi simultan.
Bila kita menggunakan pertumbuhan ekonomi sebagai parameter resiliensi, maka ekonomi Indonesia dinilai resilien. Indonesia mengalami pertumbuhan negatif pada 1998-1999 dan pada 2020 ketika Covid-19 menerjang.
Bila sumber masalah datang dari luar, Indonesia bisa selamat. Namun, bila masalah datang dari dalam, kita kehilangan resielen itu.
Hal ini disampaikan dosen Universitas Paramadina Wijiyanto Samirin dalam Diskusi Panel Global Economy: Reflection and Challenges for Indonesia Post G-20 Presidency di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (2/11/2022).
Apakah ekonomi Indonesia resilien? Itu pertanyaan penting yang diajukan Wijiyanto Samirin.
Memang tingkat inflasi di Indonesia jauh lebih rendah dibanding negara maju dunia.
Mengutip data dari Harvard University tentang Product Complexity Index (PCI), terlihat pada tahun 2000, Indonesia berada di ranking ke-59. Urutan itu turun menjadi 67 pada 2020.
“Yang mengkhawatirkan, pada saat itu, tren PCI negara lain justru meningkat.
Singapura dari 11 menjadi 5, Korea Selatan dari 20 menjadi 4, Malaysia naik 3 poin, Thailand naik 8 rank, Vietnam naik 41, Kamboja naik 40. Situasi kita saat ini di bawah Vietnam dan hampir dilewati Kamboja,” ungkap Wijanto.
Ternyata Indonesia tak banyak melakukan perdagangan internasional dengan negara lain.
“Jangan-jangan Indonesia tidak melakukan International trade dengan banyak negara, karena apa yang mau kita jual? Hanya CPO, batubara, dan gas. Itu andalan ekspor kita.
Kita alami masalah serius dengan Indeks Kompleksitas Produk kita,” ujar Wijanto.
Ekspor-impor Indonesia dibandingkan dengan GDP-nya hanya 39,6 persen. Sementara, rerata ekspor-impor dunia sekitar 56 persen.
Filipina 70,6 persen, dan Thailand 121 persen. “Jangan-jangan kita resilien karena alasan yang salah, yaitu tidak melakukan perdagangan.
Hal lain yang dicatat Wijanto, utang publik Indonesia naik, dari Rp 2.700 triliun pada 2014 menjadi Rp 7.400 pada 2022.
“Jangan-jangan, yang menjadi kontributor pertumbuhan ekonomi kita beberapa tahun terakhir adalah utang. Utang itu tak sustainable.
Dalam jangka pendek, kita aman. Bukan pada jangka menengah dan jauh,” katanya.
Sebagai Presidensi G-20, Indonesia menduduki ranking ke-16 ekonomi dunia.
Walau demikian, Indonesia, India, Afrika Selatan dan Brazil bukan negara kaya. Sehingga Indonesia tak boleh lupa pada pekerjaan rumahnya.
Akan menjadi lebih bagus bila dalam G-20 ini Indonesia mengangkat isu-isu nasionalnya.
Paradoks pertama Indonesia adalah skor PISA, yang mengukur kemampuan anak berusia 15 tahun dalam sains, matematika, dan membaca di Indonesia hanya menempati ranking 71 dari 77 negara.
Paradoks kedua, pendapatan (income) Indonesia yang rendah dan sangat timpang, sehingga sangat realistik menggunakan pengukuran ketimpangan kekayaan (wealth) dan bukan income.
Paradoks ketiga ketika Indonesia menjadi Presidensi G-20 adalah tingginya stunting akibat kekurangan gizi pada anak di bawah 5 tahun, di Indonesia. Generasi stunting tak bisa kompetitif dan gampang sakit.
Sementara bila melihat Education Index, Indonesia berada di urutan 98 dari 161 negara.
Bila memakai Human Development Index, maka data penting lain seperti stunting akan diabaikan dalam indeks.
Indikator lain yang dianalisis Wijanto adalah maternal mortality, infant mortality, dan democrasy.
Kalau pemimpin terlalu fokus pada ekonomi, dia akan mencari cara-cara cepat. Kalau kita terlalu fokus pada GDP, maka sektor penting lain akan diabaikan.
Senator Amerika, Robert Keneddy pernah berujar, GDP itu terlalu mengukur banyak hal, kecuali hal-hal yang penting.
Supriyadi / postj
Jakarta, posjkt.com
Presiden Jokowi, meminta para Dinas dan terkai, nanti saat Kujungan para KTT, untuk masalah sampah jangan terlihat.
Tumpukan Sampah Kayu Di Sepanjang Pantai Bali Menjelang Puncak Acara G20D, inas Lingkungan Hidup – Badung Bali dan TPS3R Desa Adat Seminyak Tangani Tumpukan Sampah di Bali
Fenomena Sampah Di Bali, Tuan Rumah G20S, ebentar lagi Indonesia menjadi puncak perhatian dunia sebagai tuan rumah penyelenggaraan G20 khusus provinsi Bali.
Iklim Cuaca dan lingkungan hidup menjadi salah satu tema khusus yang diangkat dalam pertemuan para pemimpin dunia di G20.
Dan saat yang bersamaan Presiden Jokowi juga sedang fokus Terkait Lingkungan dan Menanam Mangrove di Bali.
Ayo Kita bersama – sama menyukseskan acara G20 sebagai tuan rumah yang baik dan ikut menjaga lingkungan.
Menanam mangrove dan tidak menebang pohon serta menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat dengan Mengolah serta mendaur ulang Sampah dengan baik dan benar.
Saat agenda puncak penyelenggaraan G20 ini di Bali juga sedang terjadi fenomena alam dan fenomena iklim cuaca yang biasa terjadi setiap tahunnya yaitu ” SIKLUS ANGIN BARAT ” , fenomena alam ini rutin setiap tahun yang berdampak di sepanjang pantai wilayah barat dari kabupaten Badung Bali khususnya di wilayah sepanjang 16 km.
Titik dari ujung pantai utara mulai dari Pantai cimagi menuju pantai rerenan, brawo, batu bolong, batu kelik, batu tengah.
“Seminyak, legian, kuta, kelan, kedonganan dan jimbaran untuk ujung pantai selatannya,” ujar I Made Gede Dwipaya selaku koordinator diteksi dan evakuasi Sampah laut dinas kebersihan dan lingkungan hidup Kabupaten Badung – Bali.
Saat diwawancara oleh awak media dari komunitas Teras Anggur Warung Ngopi Jurnalis dan Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independen (PPRI) Indonesia.
I Made Gede Dwipayana mengungkapkan bahwa fenomena alam dan fenomena Iklim siklus Angin barat ini mengakibatkan terjadi adanya tumpukan sampah yang terbawa arus dan hal tersebut rutin terjadi setiap tahunnya biasanya terjadi mulai pada bulan Oktober sampai dengan bulan April selama 6 bulan rutin pada tiap tahunnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut kami dari dinas Kebersihan dan lingkungan hidup menyediakan +/- 400 SDM.
Ditambah lagi bersama SDM dari masyarakat bali khususnya aktivis lingkungan bersama – sama bergotong royong menangani dampak tumpukan sampah yan ada dan terbawa arus hingga bibir pantai wilayah barat Badung bali tersebut. Tumpukan sampah terdiri dari sebagian besarnya hampir 80% adalah sampah organik berupa ranting.
Kayu, batang – batang pohon dan organik lainnya, sisanya adalah 10% sampah plastik dan 10% lagi beraneka sampah lainnya. Sesuai tupoksi ditunjang dengan peralatan dan perlengkapan yang sudah disediakan lengkap oleh dinas Kebersihan & lingkungan hidup,
“kami bersama +/- 400 anggota / SDM dari team koordinator diteksi & evaluasi sampah laut dinas Kebersihan dan lingkungan hidup bekerja bersama – sama menangani tumpukan sampah tersebut dengan sigap, tepat dan cepat membersihkan seluruh dampak tumpukan sampah yang terjadi”, katanya
Selain SDM yang sudah profesional dan terlatih dinas Kebersihan & lingkungan hidup kabupaten Badung bali menyediakan fasilitas peralatan dan perlengkapan yang cukup lengkap.
Aktivis lingkungan hidup yang sekaligus ketua pengelola TPS3R Desa Adat Seminyak – I Komang Ruditha Hartawan dan Suryandi perwakilan dari Yayasan Dalang Daur Ulang.
Sinergi Indonesia yang turut ikut serta bekerja sama menangani dalam pembersihan tumpukan sampah yang terjadi sepanjang pantai tersebut di atas, membenarkan dan menguatkan pernyataan dari I Made Gede Dwipayana.
I Komang Ruditha Hartawan bahkan menambahkan bahwa awal pertama terjadi siklus angin barat tahun ini terasa dampaknya pada tanggal 06 Oktober 2022 yaitu terdampar banyaknya tumpukan sampah kayu dibibir pantai sudah mulai terlihat jelas. Tapi banyak media massa salah mengabarkannya dengan informasi banyak sampah plastik.
Melihat kenyataan dilapangan sesuai yang disampaikan I Made Gede Dwipaya, yang paling banyak adalah sampah ranting barang kayu kecil sampai glondongan berupa pohon tumbang atau mungkin sisa pohon yang ditebang oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ulas Suryandi dan I Komang Ruditha Hartawan.
I Komang Ruditha Hartawan dan Suryandi lebih menekankan bahwa masalah utama dari sampah bukan pada sampahnya tapi pada karakter dan perilaku kita sebagai manusia, sekali lagi bukan sampahnya.
Kita semua manusia yang merupakan produsen penghasil sampah dan limbah itu sendiri. Mulai awal kehidupan dari lahir sampai nanti mati sebagai manusia, ya kita semua produsen penghasil sampah dan limbah itu.
“Nach daripada itu maka karakter & perilaku kita harus lebih baik, lebih peduli dan lebih mau mengelola daur ulang Sampah yang kita sendiri hasilkan, jangan dibuang sembarang”, katanya I Made Gede Dwipaya
Menurutnya I Made Gede Dwipaya, Ayo kita bersama – sama mengelola dan mendaur ulang Sampah dari rumah kita dengan baik dan benar, jangan hanya membuang sampah saja.
Sampah dan limbah merupakan hasil utama kita sebagai manusia pasti rutin setiap hari, bila hanya dibuang ke tempat lain tidak diolah atau didaur ulang, maka sampah kita akan jadi masalah untuk orang lain, lingkungan hidup kita bahkan alam semesta yang ada.
Saya mengajak semua stake holder untuk mampir melihat, belajar dan ikut bersama – sama kami di TPS3R maupun di Yayasan Dalang Daur Ulang Sinergi Indonesia, Yuk kita bersama olah dan daur ulang sampah kita mulai dari rumah. Rekan – rekan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat provinsi Bali.
Ayo mampir lihat dan belajar bersama – sama kami para pengelola TPS3R desa adat seminyak dan Yayasan Dalang Daur Ulang Sinergi Indonesia, kami bersyukur sekali sudah dapat mengelola dan mendaur ulang sampah tanpa residu bila adapun mungkin cuma 2 – 5 persen saja.
TPS3R desa Adat seminyak sudah tidak lagi mengirim atau membuang sampah kami ke TPA.
Bahkan kami bersama Yayasan Dalang Daur Ulang Sinergi Indonesia sudah berkomitmen mengolah sampah dan mendaur ulang sampah menjadi produk – produk unggulan yang bernilai ekonomi tinggi hingga tidak lagi ada TPA (Tempat Pembuang Akhir) untuk sampah kita.
TPS3R desa Adat Seminyak Kami dan team para pengelola bekerjasama dengan Yayasan Dalang Daur Ulang Sinergi Indonesia yang diwakilkan oleh Suryandi dan teamnya.
Kami TPS3R desa adat seminyak bersyukur telah dipertemukan dan dapat bekerjasama dengan Suryandi dan teamnya dari Yayasan Dalang Daur Ulang Sinergi Indonesia hingga kami dapat mengelola dan mendaur ulang beraneka sampah menjadi produk energi yang terbarukan berupa pupuk.
Organik dan produk – produk kreatif yang bernilai ekonomi yang bersama masyarakat sekitar desa adat seminyak dijadikan produk – produk ukm yang beraneka ragam seperti papan, balik.
Furniture bangku , meja, pot untuk aneka tanaman dan Karya Seni serta lainnya, dimana semua produk – produk ulang tersebut akan kami pamerkan dalam acara.
” BHINEKA PANTAI JERMAN CULTURE FESTIVAL KUTA BALI PANTAI SEMINYAK ” yang akan diselenggarakan mulai tanggal 18 s.d 27 November 2022 dengan tema jadikan Pantai Jerman sebagai Pantai Budaya dan Pantai Recycle Plastik Redisu, tutup Suryandi dan I Komang Ruditha Hartawan sambil mengajak awak media melihat kegiatan di TPS3R desa adat seminyak.
Adegunawan / postj
Jakarta, posjkt.com
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin bertemu Wakil Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Parliament Of Singapore, Selasa (18/10/2022).
Pertemuan dengan Lawrence Wong yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan Singapura ini, membahas mengenai kerja sama ekonomi termasuk pentingnya ekonomi syariah, produk halal hingga pariwisata.
“Tentunya, kemitraan ekonomi ini harus terus ditingkatkan,” ungkap Wapres.
Wapres kemudian memaparkan bahwa Singapura merupakan investor asing terbesar di Indonesia. Ia menyebut, hingga Juni tahun 2022 tercatat realisasinya capai USD 6,7 miliar.
“Total perdagangan kita Agustus ini juga naik lebih dari 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” paparnya.
Terkait Ekonomi Syariah, Wapres menuturkan bahwa sektor ini punya potensi besar untuk perkuat ekonomi kedua negara.
Sebab, Wapres menilai, ekonomi syariah mampu bantu pulihkan ekonomi di tengah ancaman resesi, khususnya setelah performa yang ditunjukkan saat terjadinya pandemi Covid-19.
“Transaksi syariah gunakan model bisnis bagi hasil yang berikan rasa aman. Serta adanya dana wakaf yang terjangkau dan berpotensi jadi aset produktif. Potensi ekonomi ini harus kita kembangkan bersama,” urai Wapres.
Sementara mengenai produk halal dan pariwisata, Wapres mengungkapkan bahwa saat ini tren wisata muslim mulai meningkat di berbagai negara.
Untuk itu, sebagai negara tetangga dan _hub_ bagi para wisatawan menuju Indonesia, peran serta Singapura sangat diharapkan dalam memperkuat kerja sama ini.
“Tahun ini, Indonesia berhasil naik peringkat 2 dalam _Global Muslim Travel Index_. Oleh karenanya, peran Singapura sebagai _hub_ bagi para wisatawan Muslim ke Indonesia jadi sangat penting,” imbuh Wapres.
“Ke depan, saya harapkan penguatan kolaborasi Indonesia-Singapura untuk dorong kemajuan wisata Muslim,” pungkasnya.
Sejalan dengan Wapres, Wakil Perdana Menteri Singapura menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik dan menyambut baik rencana-rencana kerja sama ke depannya.
“Saya yakin kerja sama Indonesia dan Singapura akan semakin kuat,” tandasnya.
Hadir mendampingi Wapres dalam pertemuan ini Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, dan Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi.
Sementara Wakil Perdana Menteri Singapura didampingi oleh Direktur Jenderal Asia Tenggara Catherine Wong, Sekretaris Utama Wakil Perdana Menteri Singapura Joshua Lo, Wakil Direktur Terrence Teo, dan _Country Officer_ Andrew Leung.
(Sumber:NN, BPMI – Setwapres / Supriyadi / postj)
CANBERRA – PISTJKT.COM
Kasad Kunjungi Kawah Candradimuka Akademi Militer Australia senin (10/10)
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Australia, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mendatangi Royal Military College (RMC) Duntroon yang merupakan Kawah Candradimuka Akademi Militer Australia di Canberra, ACT. Senin, (10/10/2022).
Dalam kunjungannya itu, Jenderal Dudung meninjau fasilitas pendidikan.
Kegiatan belajar dan latihan para taruna serta bertatap muka dengan perwakilan Perwira TNI AD yang sedang menempuh pendidikan di RMC Duntroon tersebut.
Jenderal Dudung berpesan kepada personel TNI AD yang melaksanakan program pertukaran di RMC Duntroon.
Agar melaksanakan penugasan ini sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya calon pemimpin Angkatan Darat.
Sehingga nantinya mampu menjawab tantangan kemajuan jaman di masa depan.
“Kalian sebagai duta bangsa harus menjaga nama baik dengan belajar dan berlatih di sini dengan baik.
Ilmu dan pengalaman yang didapat di sini menjadi bekal kalian saat berdinas nantinya untuk membawa TNI, khususnya TNI Angkatan Darat menjadi lebih maju dan kuat,” ujarnya.
Rangkaian kunjungan Jenderal Dudung diakhiri dengan acara makan siang bersama dengan Kasad Australia dan penandatanganan buku kerjasama TNI AD dan AD Australia yang berjudul “Diggers and Serdadu”. (Dispenad)
Mangapul saragih / postj
