Peringati HPN Sedunia, DPKP Kab. Tangerang Gelar Pangan Murah Serentak Seluruh Indonesia

 

POSJKT.COM  |  Tangerang,– Dalam Rangka Peringatan Hari Pangan (HPN) Sedunia ke-44 Tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 16 Oktoebr, serta untuk menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan di Kabupaten Tangerang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di Seluruh Indonesia,

 

Gerakan pangan Murah (GPM) serentak tersebut di laksanakan di Lapangan parkir Gedung Usaha Daerah (GUD) Pemkab Tangerang, Rabu, 16 Oktoebr 2024.

 

Pelaksanaan GPM serentak ini, DPKP Kabupaten Tangerang mengundang beberapa pihak unutk berkolaborasi dalam pelaksanaan GPM serentak seperti BULOG Cabang Tangerang, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, PT Primafood, Atung Farm, Poktan Karya Jaya, Poktan Sukamukti, UMKM Binaan DPKP Kabupaten Tangerang dan Tim Inflasi.

 

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ir Asep Jatnika Sutrisno mengatakan Pelaksanaan GPM yang dilaksanakan kali ini merupakan GPM serentak yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, dengan tema yang diangkat pada peringatan tahun ini yaitu “Hak Atas Pangan untuk Kehidupan dan Masa Depan yang Lebih Baik”.

 

“Tujuan GPM ini untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama pangan di bawah harga Pasar seperti beras SPHP, Beras produksi lokal petani binaan atau Poktan, Gula, Minyak Goreng, Telur, dan sayuran seperti Bawang merah, bawang putih dan lainnya,” ujar Asep

 

GPM Serentak merupakan upaya pemerintah dalam memberikan kemudahan aksebilitas pangan bagi masyarakat untuk memperoleh harga pangan yang terjangkau dan berkualitas. Strategi yang dilakukan dalam GPM yaitu dengan memotong rantai distribusi atau pasokan agar diperoleh harga yang relatif terjangkau dan murah bagi konsumen.

 

Salah satu perserta GPM sdernatka Kabupaten Tangerang, Tarjoni Ketua Kelompok Tani Karya Jaya Desa Carenang Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang mengatakan sangat bersyukur dirinya diundang partisipasi peserta GPM Serentak se Indonesia dalam rangka memperingati Hari pangan Sedunia.

 

“Kami selalu ikut partisipasi kegitan GPM di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, prodak yang kami tawarkan berupa Beras lokal Banten, beras yang kami jual hasil panen dari anggota kelompok tani dengan harga dibawa pasar, saya juga mengucapkan terima kasih kepada DPKP, Pak Kabid Munir yang selalu undnag kami berpartisipasi di Kegiatan GPM,” kata Tarjoni usai melaksanakan GPM serentak.

 

Dalam kegiatan ini, DPKP Kabupaten Tangerang memfasilitasi pelaksanaan kegiatan GPM berupa penyediaan tenda, meja dan kursi, transport penjaga stand, konsumsi, dan sarana promosi seperti umbul-umbul, backdrop, baliho, dll.

 

Adapun daftar harga produk yang dijual : Beras SPHP Uk. 5 Kg = Rp. 55.000, ⁠Telur Ayam = Rp. 24.500/Kg, ⁠Daging Ayam Beku = Rp. 30.000/Ekor, ⁠Minyak Rosebrand 1L = Rp. 17.000, ⁠Gula = Rp. 17.500/Kg dan Aneka Buah dan Sayur, Produk Perikanan, Pangan Olahan, dll.

 

DIKUTIP DARI

(Diskominfo Kab.Tangerang/DR/nD)

Nomor : PR/ 612-DISKOMINFO/X/2024

RED. PURBA

Kepala Dinas Perhubungan Mengucapkan Selamat dan Sukses Penyelengaraan MTQ ke 56 Kabupaten Tangerang.

posjkt.com | Tangerang,

Kepala dinas perhubungan mengucapkan selamat dan sukses penyelengaraan MTQ ke 56 Kabupaten Tangerang AKTUALISASI NILAI-NILAI AL-QUR’AN UNTUK MEWUJUDKAN KELUARGA QUR’ANI YANG BERKARAKTER, CERDAS, DAN BERDAYA SAING MENUJU TANGERANG SEMAKIN GEMILANG.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang dengan tema “AKTUALISASI NILAI-NILAI AL-QUR’AN UNTUK MEWUJUDKAN KELUARGA QUR’ANI YANG BERKARAKTER, CERDAS, DAN BERDAYA SAING MENUJU TANGERANG SEMAKIN GEMILANG” 

Semoga acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dan mewujudkan keluarga yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing.

Selamat kepada seluruh peserta dan panitia atas kerja keras dan dedikasinya!

 

posjkt.com/Purba

Kami mendengar langsung aspirasi warga terkait kebutuhan sarana air bersih. Ini akan kami tindaklanjuti bersama camat dan dinas Terkait agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” ujar Wabup

posjkt.com | Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah didampingi Camat Tigaraksa, Kepala Desa Pasir Bolang dan pejabat terkait, melakukan peninjauan progress pembangunan Rumah Tidak Huni (RTLH) di Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (06/01/2026).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengungkapkan bahwa kunjungannya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Wabup Intan menegaskan bahwa hunian yang layak itu tidak harus berukuran besar, namun harus memenuhi aspek kebersihan, kerapihan, dan keamanan.

Hunian yang layak itu, rumah tidak harus besar, yang penting rapi, bersih, dan tidak bocor. Kalau rumahnya aman dan nyaman, insyaAllah penghuninya juga lebih sehat dan tenang,” ungkap Wabup Intan

Selain meninjau kondisi rumah warga, Wabup Intan juga mendengarkan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan Sarana Air Bersih (SAB).

Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti aspirasi warga yang disampaikan dan mengkoordinasikan lebih lanjut bersama camat dan dinas terkait.

Menurut dia, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat dan menjadi program prioritas pemerintah daerah.

“Kami mendengar langsung aspirasi warga terkait kebutuhan sarana air bersih. Ini akan kami tindaklanjuti bersama camat dan dinas Terkait agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” ujar Wabup Intan Nurul Hikmah Intan.

Lanjutnya,” Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dan telah menjadi program prioritas pemerintah daerah,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah dan cepat kepada masyarakat.

Kurang lebih ada 11 jenis, Kata Wabup Intan, pelayanan administrasi kependudukan yang sudah didelegasikan pelayanannya di kecamatan

“Sekarang pengurusan administrasi kependudukan tidak harus ke Dukcapil. Bisa cukup di kecamatan, tidak perlu minta pengantar RT/RW bahkan bisa diantar ke rumah warga, asalkan persyaratannya lengkap dan datanya sesuai, prosesnya akan jauh lebih cepat,” tegasnya.

Lanjut dia, sejumlah program dan kebijakan pemerintah daerah, salah satunya seperti program angkutan sekolah gratis telah diluncurkan dan diharapkan dapat membantu pelajar dalam mengakses pendidikan dengan lebih aman dan nyaman.

Untuk itu, kata Wabup Intan, Pemerintah daerah bersama camat Tigaraksa akan mengoordinasikan lebih lanjut penentuan titik penjemputan terdekat di Desa Pasir Bolang agar program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah merencanakan berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang dilaksanakan secara bertahap. Mohon untuk bersabar serta terus mendukung kebijakan dan program pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan bersama,” imbuhnya.

Mengakhiri kunjungannya, Wabup Intan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih berhati-hati terhadap maraknya praktik judi online.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam penggunaan gawai dan aktivitas digital, karena penyalahgunaan dapat berdampak pada pembekuan bantuan-bantuan dari pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam pembangunan daerah. Semoga sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai aspirasi dan program yang dijalankan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

 

 

 

Red.

Kabupaten Tangerang Kembangkan Siwasjada 2.0 untuk Tingkatkan Pengawasan Pajak Daerah

posjkt.com | Tangerang, Dalam upaya memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang tengah mengembangkan Sistem Informasi Pengawasan Pajak Daerah (Siwasjada) 2.0. Pengembangan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) yang menekankan pentingnya penguatan local taxing power.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bapenda Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa sistem Siwasjada yang telah digunakan sejak tahun 2021 memiliki peran penting dalam mendukung fungsi pengawasan pajak daerah. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih adanya sejumlah kendala, seperti keamanan aplikasi yang belum optimal, beberapa fitur yang belum berjalan maksimal, serta proses administrasi yang masih dilakukan secara manual. 

Menjawab tantangan tersebut, Siwasjada 2.0 hadir dengan konsep dan rancangan yang lebih modern, adaptif, dan terintegrasi. Beberapa pembaruan utama dalam sistem ini meliputi: 

  • Integrasi Data Otomatis dengan sistem pajak daerah lain seperti SIMPAD dan dashboard alat perekam transaksi usaha.
  • Dashboard Interaktif yang menampilkan data kepatuhan wajib pajak, status alat perekam, hingga laporan penerimaan pajak secara real time. 
  • Fitur Otomatisasi Dokumen, seperti pembuatan surat imbauan, teguran, berita acara, dan laporan pemeriksaan yang dapat dihasilkan langsung dari sistem. 
  • Aplikasi Mobile Berbasis Android untuk memudahkan petugas lapangan dalam melakukan monitoring, pemeriksaan, dan penagihan pajak di lokasi. 
  • Peningkatan Keamanan Sistem dengan autentikasi ganda dan pembaruan framework teknologi terbaru. 

Melalui pengembangan ini, Bapenda Kabupaten Tangerang berharap Siwasjada 2.0 dapat menjadi instrumen digital yang mendorong transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak daerah. Sistem ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan penerimaan pajak serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan Bapenda. 

“Dengan hadirnya Siwasjada 2.0, kami ingin memastikan bahwa setiap proses pengawasan, pemeriksaan, dan penagihan pajak dilakukan secara cepat, akurat, dan terintegrasi,” ujar Kepala Bidang Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penagihan Bapenda Kabupaten Tangerang. 

Pengembangan Siwasjada 2.0 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan inovasi digital untuk tata kelola pajak yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan publik.

 

 

 

Red.Sp

Dikutip dari web bapenda kan.Tangerang

 

BAGAIKAN BERLIAN, DIMANA PUN DITEMPAT TETAP AKAN BERSINAR, DWI CANDRA BUDIMAN LAGI LAGI MELAKUKAN TROBOSAN/ INOVASI DALAM PELAYANAN DI LINKUNGAN KERJANYA

Harapan Masyarakat Kemudahan Dalam Pelayana dan Jangkauan , terimplementasi awal tahun 2026 di Kecamatan Kelapa Dua Perkenalkan Aplikasi Inovasi Digital “Pedas Dikit” dalam hal pelayanan Adminduk.

posjkt.com | Tangerang —Dalam memudahkan pelayanan ke masyarakat Kecamatan Kelapa Dua melakukan soft launching inovasi pelayanan publik bertajuk Pedas Dikit (Pelayanan Dasar Digitalisasi Kecamatan Kelapa Dua Terintegrasi). Platform layanan digital ini hadir sebagai solusi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan, khususnya pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) secara lebih cepat, efisien, dan transparan.

Diketahui Kecamatan Kelapa Dua merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Kabupaten Tangerang. Wilayah ini terdiri dari 5 Kelurahan dan 1 Desa dikenal sebagai kawasan penyangga perkotaan yang berkembang pesat dengan karakter masyarakat yang heterogen, terdiri dari pekerja sektor industri, jasa, perdagangan, serta masyarakat perumahan dan permukiman padat penduduk.

Dalam penyampaiannya Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat menjelaskan dengan jumlah penduduk yang didominasi oleh usia produktif dan keluarga muda, kebutuhan akan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah menjadi sangat penting. Aktivitas masyarakat Kelapa Dua yang dinamis, mobilitas tinggi, serta kebiasaan menggunakan perangkat digital seperti ponsel pintar dan aplikasi daring menjadi latar belakang utama lahirnya inovasi Pedas Dikit.

“Pedas Dikit dirancang sebagai layanan digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat mengajukan permohonan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan, mengurangi antrean, serta meminimalkan waktu dan biaya pelayanan. Namun tanpa menghilangkan eksistensi aplikasi SIAK, Krn aplikasi PEDAS DIKIT merupakan pendukung” Ungkapnya, Selasa (30/12/25).

Menurutnya Inovasi ini sebagai fungsi kecamatan dalam garda terdepan dalam pekayanan dasar di masyarakat. Pihaknya berharap nantinya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung transformasi digital pemerintahan di tingkat kecamatan.

Sementara itu Sekretaris Camat Kelapa Dua, Dwi Chandra Budiman Sebagai *Penggagas/inisiator* menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen kecamatan dan menjadi implementasi program unggulan PRIMA dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Bismillah semoga inovasi Pedas Dikit yang akan kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kelapa Dua yang menginginkan pelayanan administrasi yang praktis, cepat, dan mudah diakses. Dengan sistem digital terintegrasi ini, kami menghadirkan 15 layanan terverifikasi, berharap masyarakat tidak lagi terbebani oleh proses yang panjang dan berulang,” ujar DCB.

Kemudahan Dalam Jangkauan, awal tahun 2026 Kecamatan Kelapa Dua Perkenalkan Inovasi Digital “Pedas Dikit” dalam hal pelayanan Adminduk.

Ia juga menambahkan bahwa soft launching ini menjadi tahap awal untuk penyempurnaan layanan berdasarkan masukan dan kebutuhan masyarakat. Selain itu jam operasional aplikasi ini baru bisa di pergunakan jam 11.00 WIB s.d jam 13.00 WIB serta masyarakat bisa mendownload di App Store.

“Kami membuka ruang evaluasi dan masukan dari warga agar ke depan Pedas Dikit benar-benar menjadi layanan yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kelapa Dua,” tambahnya.

Salah satu warga kecamatan kelapa Dua, Eva juga berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan untuk layanan administrasi lainnya.

“Semoga ke depan layanan digital seperti ini bisa diperluas, karena sangat membantu masyarakat yang aktivitasnya padat,” ujarnya.

Melalui inovasi Pedas Dikit, Kecamatan Kelapa Dua menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Diharapkan inovasi ini mampu menjadi contoh pelayanan administrasi kependudukan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

Redaksi.

Editor. PURBA

Kecamatan Kelapa Dua Meraih Juara Pertama Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2019

posjkt.com -// -Kelapadua_19/12/2019. Kecamatan Kelapa Dua meraih Juara Pertama dalam Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2019. Camat Kelapa Dua PRIMA SARAS PUSPA, SH.,MM mengatakan ”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pegawai Kecamatan Kelapa Dua yang sudah bekerja keras untuk pelayanan masyarakat sebagai kecamatan berprestasi dalam pelayanan administrasi terpadu”. Ucap Camat Kelapa Dua usai menerima piala yang dibagikan Wakil Bupati Tangerang Mad Romli setelah apel peringatan Hari Bela Negara di lapangan Yudha Negara Tigaraksa.

Menurut Camat Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua mempunyai jurus jitu untuk memaksimalkan pelayanan publik.

Diantaranya Kecamatan Kelapa Dua mempunyai Program sistem informasi layanan ijin dan layanan informasi (Silili). ini adalah sarana komunikasi kami dari pihak Kelurahan/Desa dan Kecamatan sehingga pelayanan menjadi cepat dan mudah.”Kita terus melakukan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kelapa Dua. Alhamdulilah fasilitas sarana prasarana pelayanan kami sudah mendukung semua sehingga pelayanan di Kecamatan Kelapa Dua ini menjadikan nyaman untuk masyarakat”. Ucapnya

”Mudah-mudahan dengan menangnya Kecamatan Kelapa Dua di lomba Paten tingkat Kabupaten Tangerang ini dapat memberi motivasi dan semangat lebih untuk memaksimalkan pelayanan di Kecamatan Kelapa Dua”. Ucapnya

 

DIKUTIP DARI WEB TANGERANG GEMILANG

Redaksi.Sp

PKLP apresiasi KUNGKER BUPATI.PDAM atas bantuan air bersih Desember 22

POSTJK.COM | TANGERANG (PKLP dan team) – Bupati Kabupaten Tangerang, Drs. H. Maesyal Rasyid, M.Si, melakukan kunjungan ke Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/2025). Kunjungan ini bagian dari program penyediaan air bersih bagi masyarakat sekaligus penyaluran sembako untuk 250 warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Direktur Utama PDAM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Camat Rajeg, Camat Mauk, Babinsa, Binamas, Kepala UPT TPA Jatiwaringin, Kepala Desa Tanjakan Mekar beserta jajaran, dan diikuti warga Kampung Pulo, RT 14/RW 06.

Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan, kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti pembangunan jaringan layanan air bersih dari PDAM bagi masyarakat di sekitar TPA Jatiwaringin.
“Alhamdulillah, hari ini kami memulai pembangunan layanan air bersih. Semua perangkat sudah dibawa dan besok pembangunan akan dimulai. Pemasangan awal untuk 250 warga akan digratiskan, termasuk pemakaian air selama tiga bulan pertama. Mulai bulan keempat, warga akan membayar sesuai penggunaan,” ujarnya.
Selain itu, Bupati menekankan adanya masukan dari warga terkait kondisi ruas jalan di Kampung Pulo. Pemerintah daerah akan menindaklanjuti hal ini melalui program perbaikan infrastruktur pada 2026.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Kami ingin pelayanan ini bisa dinikmati secara merata oleh warga,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, PDAM juga menyalurkan bantuan sembako kepada 250 warga setempat sebagai bagian dari rangkaian program sosial.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tangerang dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih merata dan memastikan masyarakat di sekitar TPA mendapatkan akses air bersih serta dukungan kebutuhan dasar.
Sementara itu, Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen PDAM untuk menghadirkan layanan air bersih yang merata dan terjangkau bagi masyarakat.

“Melalui program Air Bersih untuk Rakyat ini, kami melakukan pemasangan jaringan pipa air bersih untuk 250 KK di Desa Tanjakan Mekar secara gratis. Selain itu, PDAM TKR juga menyalurkan bantuan sembako kepada seluruh penerima manfaat,” ungkap Sofyan. Ia menambahkan, program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Desa Tanjakan Mekar dan sekitarnya.

Salah satu warga Desa Tanjakan Mekar, Asep, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterima.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati dan PDAM. Sambungan air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pemasangan gratis dan pemakaian air gratis selama tiga bulan sangat membantu kami,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Tangerang dan PDAM TKR untuk menghadirkan pelayanan publik yang merata serta memastikan warga di sekitar TPA mendapatkan akses air bersih dan bantuan kebutuhan dasar.

(PKLP dan team)

Red. Tiper

PERUMDAM TKR Salurkan Pipa Air Bersih Gratis bagi Warga Desa Tanjakan Mekar Yang Terkena dampak Pencemaran Lingkungan TPA Jatiwaringin

posjkt.com  | Kabupaten Tangerang, perumdamtkr.com – Air merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan dan sumber dasar untuk kelangsungan sehari-hari masyarakat. Namun, ketersediaan dan kwalitas air tergantung dari kondisi lingkungan sekitar sumbernya. Beberapa lingkungan di sekitar TPA JATI WARINGIN ada yang mengalami pencemaran air Tanah, hal ini lumrah terjadi terutama di kota-kota besar yang disebabkan oleh adanya tumpukan sampah yang akan berdampak negatif terhadap lingkungan sekitarnya seperti pemandangan tidak sedap, bau busuk, tercemarnya air dan tanah oleh limbah buangan, dan lain-lain.

Wilayah sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan area dengan kebutuhan air bersih yang perlu dipenuhi melalui penyediaan layanan air perpipaan. Menjawab permasalahan tersebut, PERUMDAM TKR(Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang hadir memberikan sambungan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak TPA Jatiwaringin, Kecamatan Rajeg.

Pada penghujung tahun ini, PERUMDAM TKR bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Pemerintah Kabupaten Tangerang berupaya menyediakan air bersih dengan melakukan sosialisasi dan simbolis pemasangan jaringan air gratis bagi masyarakat Desa Tanjakan Mekar dan wilayah sekitar TPA Jatiwaringin. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung pada Jumat, 19 Desember 2025. Penyediaan jaringan air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di Kabupaten Tangerang, sehingga masyarakat di sekitar TPA dapat menikmati layanan air perpipaan yang layak dan tidak tercemar.

Hadir secara langsung Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar bersama Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat serta seluruh jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lainnya. Tak hanya itu, Jajaran Dewan Pengawas dan struktural PERUMDAM TKR turut hadir dalam acara tersebut.

Dirut PDAM tkr Sopian Safar, secara simbolis memberikan bantuan kewarga.

Direktur Utama PERUMDAM TKR menyampaikan bahwa pemenuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah terdampak TPA. Oleh karena itu, sambungan jaringan air bersih ini diberikan secara gratis sebanyak 250 sambungan langganan kepada masyarakat sekitar TPA Tanjakan Mekar sebagai bentuk kepedulian dan komitmen PERUMDAM TKR dalam memastikan akses air bersih yang layak, aman, dan tidak tercemar.

“Kami terus berupaya memberikan akses air bersih yang layak dan aman bagi masyarakat, khususnya sebagai langkah pencegahan stunting. Ketersediaan air bersih yang berkualitas merupakan hal penting dalam menjaga kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang, PERUMDAM TKR berkomitmen menghadirkan pelayanan air bersih yang berkelanjutan, agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dan sejahtera kedepannya.

Pada kesempatan yang sama, Dirut PERUMDAM TKR menambahkan bahwa dalam acara simbolis ini juga memberikan paket sembako kepada 250 masyarakat sekitar sebagai bagian dari program Tanggungjawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TSLP) PERUMDAM TKR. Hal ini sebagai wujud nyata perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial berkelanjutan.

Bupati Tangerang dalam arahannya mengatakan bahwa memberikan apresiasi untuk PERUMDAM TKR atas perhatiannya kepada masyarakat kabupaten Tangerang yang terdampak TPA Jatiwaringin. Dirinya menyebut bahwa penyediaan sambungan air bersih gratis ini merupakan langkah nyata dalam menjamin hak dasar masyarakat atas akses air bersih yang layak, sekaligus bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

Pemberian program air gratis ini merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah bersama dengan PERUMDAM TKR agar masyakarat dapat memiliki akses air yang layak dan berkelanjutan. Sehingga masyarakat yang tadinya terkena dampak TPA Jatiwaringin sekarang bisa menikmati air bersih dengan mudah,” ungkap Bupati Tangerang.

Tak hanya itu, Bupati Tangerang juga memberikan harapannya akan program sambungan gratis air bersih ini, “mudah-mudahan dengan adanya pelayanan air bersih ini bisa dinikmati dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, kesehatan masyarakatnya terjamin dan dapat dipergunakan dengan bijak kedepannya,” pungkasnya.

Dikutip dari Sumber : Humas PERUMDAM TKR

 

 

(Postjkc.com/ red )

WTP 17 berturut turut, BENARKAH KABUPATEN TANGERANG Masuk ZONA MERAH Rawan KORUPSI?

posjkt.com | Tangerang— Diawal kepemimpinan Rudi Maeysal Rasid  (BUPATI)  Kabupaten Tangerang menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten untuk ke-17 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024. Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Kabupaten Tangerang dilaksanakan di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Banten Serang pada Senin, 26 Mei 2025 .

Namun sangat disayangkan, satu tahun masa kepemimpin Rudi-Intan (dilansir dari media online bantennews) Kabupaten Tangerang  masuk dalam zona merah atau kategori rentan korupsi berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2025. Dan Survei Penilaian Intgritas merupakan instrumen yang dikembangkan Komisi Pembrantasan Korupsi untuk mengukur tingkat integritas serta potensi risiko korupsi di lingkungan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Dalam penilaiannya, KPK membagi hasil SPI ke dalam tiga kategori, yakni skor 0–72,9 masuk kategori rentan (merah), 73–77,9 kategori waspada (kuning), dan 78–100 kategori terjaga (hijau).

Berdasarkan hasil tersebut, Pemkab Tangerang yang dipimpin oleh Moch. Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah memperoleh skor 71,70, sehingga masuk dalam kategori rentan korupsi.

Berdasarkan pantauan posjkt.com , sejumlah proyek pembangunan di kabupaten Tangerang, tergolong mahal dan jauh dari kata efisiensi. Dapat disimpulkan, bahwa hasil penilaian SPI patut untuk dijadikan evaluasi oleh pemerintahan Daerah Kabupaten Tangerang (Bupati) Rudi Maeysal Rasid dan Wabup Intan Nurul Hikmah.

Hingga berita ini ditayangkan, pejabat terkait belum memberikan tanggapan.

 

Red. Baca selengkapnya

WARGA DESA CIKUYA TERTIB MENGANTRI BLT

posjkt.com | Tangerang, Warga desa Cikuya mengantri mengambil blt yang dicairkan di kantor Ade Blak Kepala Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, sangat transparan dalam penyaluran Bantuan Pangan Nasional (BPN). Sebelum pelaksanaan pembagian, Kepala Desa Cikuya memberikan arahan kepada seluruh RT/RW dan jajarannya agar mekanisme pembagian berjalan tertib, transparan, dan tanpa pungutan apa pun.

Antri BLT Warga Desa Cikuya 

Kepala Desa Cikuya menegaskan bahwa pemerintah desa melarang segala bentuk pungutan sekecil apa pun jumlahnya dan dalam bentuk apa pun, meskipun ada istilah sumbangan sukarela. Bantuan Pangan Nasional adalah hak warga dan harus diterima tanpa syarat.

Kantor Desa Cikuya 

 

Pemerintah Desa Cikuya juga berkomitmen untuk terus memastikan bahwa seluruh proses penyaluran bansos berjalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan terhadap hak warga. Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti dengan cermat demi menjaga integritas pelayanan publik tingkat desa.

Salah satu warga ibu Titin mengucapkan terima kasih ke kepala desa Cikuya karna semua ternyata diperhatikan.

 

 

(Purba)

KERJA NYATA DBMSD KABUPATEN TANGERANG PERKUATAN TEBING SALURAN PEMBUANG KALONG , RAMPUNG DENGAN BAIK.

Postjk.com | Tangerang, Selasa 16/12

Kerja nyata Bidang Sumber daya Air (DBMSDA) kabupaten tangerang,dalam upaya pencegahan banjir dengan perkuat tebing dan saluran pembuangan kalong di kecamatan jayanti sudah selesai dan mendapat apresiasi serta tangggapan positif dari warga sekitar husunya petani, adapun seorang warga pasir gintung yang bermukim dekat saluran pernah terkena dampak banjir, menuturkan sejak dibuat saluran itu,  banjir yang tadinya sampai di pekarangan rumah kini sudah  berkurang .

 

Bidang Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang telah melakukan pekerjaan Perkuatan Tebing Saluran Pembuang Kalong di Kecamatan Jayanti dengan baik. Didi sebagai Peltek dalam keterangannya (by phone) mengungkapkan ”pekerjaan telah melakukan pengawasan langsung dan memastikan bahwa tidak ada item yang dikurangi dan volume sudah sesuai dengan RAB pembangunan”.

Foto Istimewa Postjk.com

Didi peltek juga menyakinkan awak media, Klo pasangan mah dijamin gabakalan roboh beberapa tahun kedepan juga dijamin….. Kokoh…. banget itu bang” insyaalloh ( Pungkasnya)

Pekerjaan NOMOR SPK/KONTRAK: 610/35_PL/PPK_SDA/K/APBOP/DBMSDA/X2825

PERKUATAN TEBING SALURAN PEMBUANG KALONG

Lokasi kecamatan Jayanti-Pasir Gintung dengan nilai kontrak Rp. 217.300.000,00 Tahun anggaran 2025. Menunjukkan komitmen DBMSDA Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan infrastruktur berkeadilan yang menyejahterakan masyarakat, dengan fokus pada:
– Ketahanan pangan
– Mitigasi bencana
– Peningkatan kesehatan masyarakat.

Foto istimewa saluran pembuangan kalong

Melalui pengelolaan sumber daya air yang efektif dan efisien, DBMSDA Kabupaten Tangerang berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Salah satu warga  Ulfa (40) yang tinggal di sekitar lokasi proyek, mengunkap trimakasih pada pemerintah daerah dan pelaksana proyek, karna pembangunan saluran tersebut memperlacar arus air dari waduk darul qolam, jika intensitas hujan tinggi biasanya, air meluap kemana-mana ketika pintu waduk dibuka, Warga pasir gintung ibu Ulfa (40) berharap pembangunan berlanjut kedepan.

Senada dengan keterangan, pelaksana proyek,CV ARTA ULINA MATARAJA  Liston S, mengunkap, saya sebagai pelaksana bertanggung jawab atas hasil pekerjaan saya, saya pastikan dalam waktu 10 tahun kedepan tidak akan roboh. Menjawab brita miring yang beredar dimedia online. Ungkapnya keawak media posjkt.com.  Kami akan selalu menjaga kwalitas pekerjaan, saya pastikan itu. Untuk menjaga kepercayaan  masyarakat hususnya DBMSDA.

( Red postjk.com.Max) Baca selengkapnya