PJ.bupati batu bara bongkar dan tertibkan semua bangunan liar di taman simpang Sei Bejangkar.

Batu Bara, posjkt.com

Puluhan personil satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dengan alat berat melakukan pembongkaran dan penertiban bangunan liar di simpang Sei Bejangkar, Desa Perkebunan Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara,Senin (01/07/2024).

Menurut Kasat satpol PP kabupaten batu bara melalui KBO mengatakan bahwa Penertipan dan pembongkaran bangunan liar tersebut berdasarkan surat nomor:300.1.1/3380/2024.

Tertanggal 28 Juni 2024 yang di tandatangani oleh sekdakab batu bara Norma Deli Siregar berdasarkan perda No.4 tahun 2022 tentang bangunan gedung , perda No.5 tahun 2019.

Tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dan surat sekda No.300.1.1/2776/2024 tanggal 31 mei 2024 tentang surat perintah.

Lanjutnya, berdasarkan hal tersebut maka kami melaksanakan Penertipan dan pembongkaran bangunan liar yang akan diperuntukkan untuk cafe dan atau pojok baca kabupaten batu bara berlokasi di wilayah rest area taman simpang Sei Bejangkar yang merupakan lahan pemerintah, ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan Penertipan dan pembongkaran bangunan liar rest area taman simpang Sei Bejangkar Kabid aset Noval Boster, Kabid perpustakaan Anzani,Kasi trantib kecamatan Sei Balai, personil dinas perhubungan.

Kapos lantas Sei Bejangkar,Kades perk.sei Bejangkar, dan ketua perkumpulan pedagang rest area Sei Bejangkar dan beberapa insan pers.

Kabid Aset Noval Boster saat dikonfirmasi terkait keberadaan aset di bawah dinas mana,

“Boster menjelaskan bahwa lahan adalah aset dishub dan pojok baca dikelola oleh dinas perpustakaan kabupaten batu bara”, ucapnya.

Kabid perpustakaan Anzani saat dikonfirmasi terkait pembongkaran, penertipan dan peruntukannya, Anzani mengatakan bahwa lokasi yang barusan dibongkar adalah diperuntukkan untuk pojok baca, jelasnya.

Kabid Anzani saat dipertanyakan sumber anggaran pembangunan pojok baca taman simpang Sei Bejangkar mengatakan.

“Saya belum tau soal dari mana anggarannya, namun biasanya itu dana bantuan CSR, namun lebih baik konfirmasi saja kepada kadis perpustakaan bg,” ucapnya.

Kadis perpustakaan Elpandi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya mengatakan,

“Maaf bg “saya lagi PKN/Pim 2 di BPSDM Sumut,” balasnya melalui chattingan WhatsApp.

Menurut keterangan pemilik bangunan liar bernama Serli mengatakan bahwa, silahkan bongkar tetapi jangan pilih kasih lah.

Semua bangunan liar di lokasi rest area taman simpang Sei Bejangkar di bongkar dan ditertibkan.

Jangan karena saya orang miskin kalian jadikan kami sampel Penertipan dan pembongkaran bangunan liar, dimana hati nurani para pejabat pemerintah.

Dimana keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, saya minta PJ.bupati batu bara bongkar dan tertibkan semua bangunan liar di taman simpang Sei Bejangkar, jangan pilih kasih, ucapnya dengan nada kesal.

Pembongkaran dan penertipan bangunan liar tersebut berjalan lancar dengan menggunakan alat berat milik Pemkab batubara yang didampingi personil satpol PP kabupaten Batu Bara.

(Boy)

Bahkan warga Kampung Daon akan siap melakukan dan akan berjanji, jika ketemu perampok dan pemalak itu akan di bakar hidup-hidup.

Tangerang, posjkt.com

Diduga umur di bawah 18 tahun di begal oleh orang yang tak kenal, dijakan Raya Daon-Rajeg Kukun Kec. Rajeg, Kab. Tangerang, selasa (25/06).

Sempat viral, bahwa warga sekampung sempat geger ada perampok dan pemalak yang membawah sejanta tajam (sejam).

Bahkan warga Kampung Daon akan siap melakukan dan akan berjanji, jika ketemu perampok dan pemalak itu akan di bakar hidup-hidup.

Daerahnya sudah tak aman lagi. Ia kewatiran, bahwa jika terdapat anak istri di begal itu bagai mana perasaan orang tuannya.

Kejadiannya di perkirakan sekitar pukul 11.10 Wib, pada malam Senin di TKP Daon.

Memang jalan itu agak sepih jauh dari pemukiman warga, dan agak gelap.

Warga minta pada aparat polisi agar tangkap, para pelaku begal yang masih di bawah umur.

“Anak kami pas pulang malam, lalu ada ngikut dari lampu merah Rajeg menujuh tempat sepih ia menyetop”, katanya warga yang melihat kejadian itu sebut saja Randi warga perumahan.

Ia mau menolong kedua anak itu, tetapi ia takut terancam keselamatannya.

“Kami minta pada polisi agar ketertiban dan keselamatan warga harus benar-benar aman”, katanya.Danu (45) warga sebrang sukamanah.

Kasus ini sudah sering tetapi sampai saat ini belum pada ketangkap.

“Saya juga merinding, kayaknya yang begal itu orang jauh bukan penduduk sini di Desa Daon tetapi oarng jauh melihat logat bicaranya orang sumatra.

Para orang tuanya saat ini sempat hiteris melihat anaknya luka-luka di tangan dan bahu.

“Pihak polisi masih mencari keterangan tentang kejadian begal anak di bawah umur”, katanya Danu.

Menurut dia, mudah-mudahan aparat polisi cepat di temukan perampok dan pemerasan anak kami.

( Dono / aris / hen )

 

 

Diduga JS tak segan-segan tak punya uang ia ngacam temannya.

Jakarta, postjkt.con

JS diduga menipu temannya punya hutang banyak, pada teman-temannya, Ciawi, Jawa Barat.

Awalnya, ia mula-mula medekat sebut saja DS yang temannya akrab.

Karena tuntutan dan banyak hutang ia mau cara meminjam.

Namun DS tidak mau kasih uang, karena JS preman mau bayar pakai apa.

Lalu DS di berikan iming-iming di kembalikan 3 kali lipat.

Namun DS tak percaya, bahwa utang yang pijam juga belum di kembalikan.

Lalu JS mijam ke YS, bahwa ia membutuhkan uang banyak, mau anak sekolah.

Karena YS tidak mau meminjam uang, JS mau mengajam kalau tidak kasih uang.

Polisi mengamankan pria berinisial JS (66) di wilayah Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dia ditangkap karena diduga menipu temannya, dikutip detiknews.com

Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat mengatakan JS diamankan pada Jumat (21/6) sore.

Dia diamankan karena menipu temannya sebesar Rp 7,2 juta.

“Telah diamankan terhadap satu orang yang diduga keras melakukan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan uang senilai Rp 7,2 juta,” kata Agus, Sabtu (22/6/2024).

JS diamankan setelah korban, yaitu YS (44), membuat laporan ke polisi.

Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut.

“Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian di antaranya screenshot bukti transfer, HP, mesin EDC, dan kartu ATM,” ungkapnya.

Warga minta pada aparat polisi agar di tahan dan jebloskan kepenjarah.

“Js mempuayai ilmu, dan bisa orang luluh hatinya, setelah di berikan pijaman pada JS, menyesal”, katanya Ambi (45).

Menurut Ambi, karena JS banyak hutang, dan suka mabok-mabok dan hura-hura, jika mempunyai uang.

Ia tak segan-segan mengacam temannya, jika tak punya uang.

( Feri / des / jajang )

Tangkap oknum anggota PWI Riau AJ yang terkesan arogan, seolah-olah tidak aparat.

Jakarta, posjkt.com

Oknum Anggota PWI Riau, Pakanbaru sebut saja AJ diduga membeking Bahan Bakar minya Bumi (BBM) yang bersubsidi, senin (24/06).

Pada BBM yang bersubsi itu untuk rakyat yang bukan pengusaha.

Minta pada aparat yang membeking usaha pencurian, perampasan dan mengoplos agar di kenakan sanksi penjara.

Oknum anggota PWI Riau agar di berlakukan sesuai dasar hukum yang ada di negeri ini.

Siapa-pun mereka, entah itu wartawan dan penjabat negara tangkap, karena sudah keluar prosedur kerja.

“Tidak ada di Indonesia ini yang kebal hukum, bagi yang melanggar hukum tangkap”, tuturnya Rahmad dari LSM di Riau.

Menurut Rahmat yang mengeshare berita oknum wartawan anggota PWI Riau arogan dan tidak etika berbicara.

Seolah-olah preman pasar, hal ini berita sudah buming di media sosial (Medsos).

“Kami minta pada aparat amankan ini sudah membuat gaduh di kalangan wartawan lainnya di Riau, Pakanbaru”, tuturnya Sandiana (Wartawan senior).

Ia berharap pada aparat polisi menyikapi kasus ini harus profesioanal, jangan mentang-mentang wartawan tidak sentuh hukum.

Jika ia sudah membekingi usaha ilegal, untuk menguntungkan orang lain, atau usaha memperkaya dirinya sendiri sudah termasuk perampok negara.

“Kami dari wartawan, agar oknum AJ di tangkap dan rekan-rekannya yang lain.

Ia sudah termasuk premanisme, harus di berantas”, tuturnya Jan Nizar (Wartawan)

( Asril / feri / hen )

Pajero membawa maut, Ada kabar tidak enak, bahwa anak dan istri meninggal.

Jakarta, posjkt.com

Ada dugaan mobil Pajero Hitam yang satu keluarga di seruduk mobil Truk dalam keadaan berlaju.

Bahwa mobil pajero itu ada sekitar 5 penumpang menujuh Surabaya, dan entah kenapa mobil tersebut bisa menabrak mobil truk lagi berjalan.

Apakah seorang supir pajero ngatuk dalam mengendarai mobil di tol Semarang-Batang?.

Kini satu keluarga di bawa ke rumah sakit terdekat.

Ada kabar tidak enak, bahwa anak dan istri meninggal.

Sedangkan suaminya masih hidup kini dalam perawatan medis.

Menurut keterangan Ali Mustofa, bahwa mobil tersebut sempat kencang di tol.

Ketika ketemu mobil truk muatan barang, dan dugaan stirnya sudah tidak dapat di kendalikan.

Kini piohak rumah sakit tinggal merawat suaminya lagi dalam perawatan intensif.

Menurut keluarga besar korban, dengan laju kencang, dan menyerudut mobil dalam truk dan sekelaurga istri dan anaknya meninggal.

Keluarga korban kecelakaan maut Pajero menyeruduk truk di Tol Semarang-Batang KM 405 wilayah Kendal tiba di RSI Muhammadiyah Weleri.

Tangis pilu keluarga pecah saat melihat jenazah korban.

Diduga informasi, bahwa ada keluarga korban yang langsung menuju ruang UGD untuk mengecek kondisi dua korban selamat, Ali Mustofa dan Fauzy Sulaiman.

Sedangkan empat lainnya menuju ruang pemulasaraan untuk yang terletak di bagian belakang gedung utama untuk melihat empat korban tewas.

“Tangis pilu keluarga pecah ketika salah satu anggota keluarga melihat kondisi salah satu korban tewas, Imro’atus Sholikah yang mengalami luka sobek di bagian kepala”, katanya Dilansir detikJateng.

Disusul anggota keluarga lainnya yang melihat jenazah Sudarmajianto.

Beberapa dari kerabat korban terlihat menangis dan lemas, setelah melihat kondisi keluarganya yang menjadi korban kecelakaan.

Sementara itu, Somsaid, Kaur TU Desa Wonodadi Blitar selaku perwakilan keluarga, mengatakan dirinya terkejut saat pertama kali mendapat kabar jika sejumlah warganya mengalami kecelakaan di jalan tol Semarang-Batang wilayah Kendal.

Menurut keterangan bahwa pihak polisi dalam kasus pajero ke truk dalam penyelidikan.

“Saat ini pihak polisi di laka dalam menjalani penyelidik”, tuturnya Fauzia.

(feri / den / as )

KENA MUSIBAH MALAH DIJARAH OLEH WARGA SUMEDANG.

Sumedang, posjkt.com

Sebuah truk box mengalami kecelakaan di daerah Tomo, Sumedang, Jawa barat. Jumat belum lama ini warga ambil jarahan mobil truk nyusep.

Warga mengambil hasil jerahan mobil truk nyusap di parit.

Warga malah menolong barangnya di selamatin dan di bawah kabur sebagian barang.

Bahkan Natizen, minta pada aparat agar barang yang bukan miliknya agar di ambil oleh warga setempat.

Ada yang bawa pakai motor dan ada juga pakai becak dan ada pula di pikul.

Ini warga sudah hilap alias maling.

Ia bawa barang hasil curian untuk menghidupkan kelaurganya.

Musibah tersebut mengundang keprihatinan karena warga sekitar bukannya memberikan pertolongan, tetapi isi di dalam bok mobil di jarah.

“Ini tak ubahnya maling, melainkan malah menjarah muatan truk yang mengalami musibah”, katanya Ajie Bge.

Menurut Video Ajie Boge yang berdar, bahwa warga sangat ganas hasil jarahan di ambil lalu di bawa kerumahnya.

Minta pada aparat tangkap, pelakunya yang mencuri barang jerahan mobil truk”, tuturnya.

Akun @Naris ini juga hal yang sama, berarti warga sudah, maling.

Warga seperti itu harus di proses hukum, yang bukan miliknya kok di ambil dengan paksa.

(den / ris )

Warga Jasinga, Bogor agar ayah tirihnya di hukum 15 tahun penjarah.

Bogor, posjkt.com

Warga minta pelaku ditangkap dan di adili sesuai hukum berlaku.

Karena seorang ayah tirih tegah melakukan hubungan badan sama anak di bawah umur.

“Ia berharap pelaku di minta hukuman 15 tahun penjarah, karena bisa anak yang di bawah umur terkominasi hal-hal yang tidak baik”, kata Zubaedah (45) tetangga.

Menurut Zubaeda, bahwa ia tidak tertutup kemungkinan anak ini lebih brutal, karena sudah dirusak.

Bisa saja anak itu nanti, ahlak tidak baik dan bisa membahayakan orang lain. Atau bisa anak ini akan trauma, sema hidupnya.

Menurut informasi, bahwa Polrek Jasinga Tangkap Ayah Tiri Pelaku Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur Dan Sudah Dalam Penanganan Unit PPA Sat Reskrim Polres Bogor

Kepolisian Sektor Jasinga menangkap seorang pria berinisial MRS (31) atas dugaan tindak pencabulan terhadap anak tirinya yang berusia 10 tahun, AN.

Kasus ini mencuat setelah ibu korban, IRD (27), menemukan putrinya dalam kondisi tak berbusana di rumah mereka di Kp. Ciangkrih, Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Kejadian ini terjadi pada Minggu, 16 Juni 2024, sekitar pukul 11.30 WIB. IRD baru pulang dari bekerja dan mendapati pintu rumah terkunci dari dalam.

Setelah tidak ada respons dari dalam rumah, IRD memutuskan masuk melalui jendela yang tidak terkunci.

Di dalam rumah, ia menemukan AN dalam keadaan tidak mengenakan celana.

Ketika ditanya, AN menceritakan dengan takut bahwa ia telah menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya, MRS, yang saat itu berada di kamar mandi.

MRS mengakui perbuatannya kepada IRD, menyatakan bahwa ia telah mencabuli AN sebanyak lima kali.

IRD segera melaporkan kejadian ini kepada keluarganya dan pihak kepolisian.

Saat petugas tiba di lokasi untuk mengamankan MRS, mereka menemukan tersangka dalam kondisi luka-luka akibat kemarahan warga yang sudah mengetahui perbuatannya.

Korban dan tersangka kemudian dibawa ke Puskesmas Jasinga untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi juga mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Kami telah mengamankan pelaku dan melakukan langkah-langkah awal penanganan kasus ini.

Saat ini kami juga berkoordinasi dengan unit PPA Polres Bogor dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya,” ujar AKP Budi Sehabudin, SH,MH Kapolsek Jasinga, dikutip dishare ke whatapp group.

Kasus ini masih sudah kami serahkan ke Unit PPA Sat Reksrim Polres Bogor dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap anak-anak mereka dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya tindak pidana, terutama yang melibatkan anak-anak.

Sampai berita ini diturunkan Pelaku Sudah Di tetapkan sebagai Tersangka Di Tahan Di Rutan Mapolres Bogor untuk Tingkat Proses Hukum Penyidikan Lanjut, situasi kondusif.

( Rudolf / jajang )

Pemberhentian Perangkat Di Desa Perkebunan Sei Balai Sudah Sesuai Prosedur Dan Aturan Yang Berlaku.

Batu Bara, posjkt.com

Viralnya pemberitaan terkait pemberhentian oknum perangkat di Desa perkebunan Sei Balai sehingga menyeret ke oknum Camat Sei balai, juga ikut viral di pemberitaan beberapa hari belakangan ini.

Sehingga pada akhirnya beberapa awak media melakukan konfirmasi secara langsung kepada oknum Kades.

Oknum Camat, dan oknum lain yang ada kaitannya dalam pemberitaan yang viral tersebut hingga ada isu beredar adanya aksi demo yang belum tau dari organisasi mana dan atau mengatasnamakan apa.

Kades Perkebunan Sei Balai saat dikonfirmasi awak media terkait pemberhentian perangkat Desa, Kades mengatakan bahwa “pemberhentian perangkat Desa sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada” jelas Kades. Sabtu,15/06/2024 di Sei Bejangkar.

Lanjut kades, perangkat Desa yang saya berhentikan tentu saja diluar peraturan perundang-undangan juga memiliki dasar yang kuat yang disertai dengan ketentuan yang berlaku,

Karena setiap pemberhentian perangkat tentu saja ada regulasinya, dan bukan berdasarkan kesewanang-wenangan,

Tentu saja perangkat desa yang tidak bisa bekerja secara efektif karena oknum perangkat berinisial IS juga seorang guru di SMP swasta pahlawan Sukaramai sehingga tidak maksimal kinerjanya sesuai jabatannya.

Pastinya dapat menghambat program kinerja pemerintah di Desa, ucapnya.

Kades Perkebunan Sei Balai mengatakan bahwa pemberhentian perangkat tersebut, juga berdasarkan rekomendasi dari Camat Sei Balai, jadi semua sudah sesuai prosedur dan aturan, tegasnya.

Camat Sei Balai Wali Wala Sagala saat dikonfirmasi terkait terseretnya namanya ikut viral dalam pemberitaan tentang pemberhentian perangkat di desa perk.sei balai.

Wali Wala Sagala mengatakan bahwa rekomendasi pemberhentian perangkat tersebut sudah sesuai aturan.

Kewenangan camat hanya mengeluarkan rekomendasi setelah ketentuan dan aturan sudah sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Saya sebagai Camat Sei Balai mengharapkan dan menciptakan rasa damai dan kondusif, apalagi menjelang pesta demokrasi pelaksanaan pilkada.

Baik pilbup maupun Pilgub tentunya kita harus menciptakan rasa aman dan nyaman, ungkapnya Camat di Sei Bejangkar.

Camat Sei Balai berharap kepada narasumber dalam pemberitaan agar bisa menjadi narasumber yang profesional, proposional, dan dapat menciptakan rasa aman dan menjaga Kamtibmas yang kondusif menjelang pilkada ini.

Karena saya lihat narasumber nya juga orang-orang yang terlibat dalam kegiatan pilkada, ada oknum PPK kecamatan sekaligus honorer di Kesra.

Ada oknum PPS desa Kwala Sikasim, jadi mari kita ciptakan kedamaian dan koordinasi yang baik.

Sampaikan kritik sehat jangan kritik arogansi, tendensius, dan memvonis sesuatu hal yang belum ada kekuatan hukumnya, karena hal-hal seperti itu bisa diduga provokasi dan keberpihakan, jelasnya.

Lanjut Camat Wali-Wali Sagala, saya berharap rekan-rekan wartawan dalam menyajikan informasi ke publik agar tetap menjaga kode etik profesi.

Jangan asal tayang dan menuduh secara langsung, masa diberitakan Camat sama kades sama saja,ucap Camat Sei Balai.

Tempat yang sama saat dikonfirmasi terkait galian C, Camat dengan tegas menjawab itu tidak ada.

Camat menjelaskan bahwa galian C tersebut kewenangan dinas PUPR, alat berat dari PUPR, tanah di angkat pakai mobil dinas PUPR.

Peruntukan untuk menimbulkan pembangunan taman simpang Sei Bejangkar pada waktu program Karya Bhakti TNI, jadi kalau saya dituduh soal galian C.

Dengan tegas saya sampaikan itu berita fitnah dan pencemaran nama baik pemerintah kecamatan Sei Balai, tegasnya.

Menurut ketua LSM MITRA Alaiaro Nduru saat dimintai tanggapan nya terkait pemberhentian perangkat desa di desa perk.sei balai mengatakan bahwa itu hak kades, asal sesuai SOP dan aturan yang berlaku.

Nduru mengatakan bahwa merangkap dua tempat tugas, yang satunya perangkat desa (Kasi Pelayanan), dan yang kedua mengajar sebagai guru di SMP swasta pahlawan Sukaramai.

Tentu saja kerjanya tidak efektif di desa, karena jarak antara kantor desa dengan SMP swasta pahlawan sang.Β 

( Siboy / postjkt )

Nasabah minta pada hakim agar Hade terdakwa minta hukuman 15 tahun penjarah.

Serang –Β  posjkt.com

Terdakwa Hade Suraga di adili di Pengadilan Tipukor Serang Banten, bbebara ini.

Hade di kenakan sidang kejahatan korupsi di Bank, senfaja ia melakukan tindakan korupsi.

Bahkan Bank yang tempat kerja di rugikan Sampai Ratusan Milyar kerugian memakai KTP dan ATM yang beli sama rekan kerja.

Kini terdakwa akan di jerat hukum dengan pasal berlapis.

Terdakwa sudah membuat hampir di rugikan ratusan Milyar rupiah.

“Terdakwa akan di jerat pasal berlapis-lapis, karena terdakwa akan di jerat hukuman 15 tahun pejarah termasuk pengembalian uang ia korupsi”, tuturnya JPU Tipikor Serang.

Menurut JPU, terdakwa sengaja memperkaya diri sendiri karena mengunakan jabatan meraih keuntungan.

Bahkan nasabah ratusan orang di rugikan oleh terdakwa Hade, menipu dan korupsi Bank.

Terdakwa Hade Suraga, pembobol bank di BSD Tangerang Selatan, juga mengaku memiliki KTP asli untuk membuat kartu kredit sebagai alat membobol bank.

Identitas KTP serta kartu keluarga ia dapatkan dari oknum bank swasta, dikutip detiknews.com

“Beli dari Yudi, satu orang (KTP) satu juta,” kata Hade di Pengadilan Tipikor Serang, Kamis (13/6/2024).

Yudi adalah bekas pegawai bank swasta dan sudah meninggal.

Selain mendapat identitas KTP dan KK dari orang itu, Hade memiliki data KTP dan KK sejak ia menjadi pegawai asuransi.

Ada sekitar 21 identitas yang ia beli dari orang tersebut dari total 41 kartu kredit.

“Sisanya yang saya kenal, ada rekan kerja ada kenalan ada saudara,” katanya.

Dari setiap kartu kredit yang lolos dibuat, ia mengaku menggunakan uangnya untuk usaha.

Ada juga untuk membayar penginapan di hotel, umroh, makan di restoran.

Terus membayar klinik kecantikan terdakwa Febriana Retno Wisesa, hingga membeli aplikasi kencan premium Tinder.

Nasabah minta di tuntut hukum paling berat, sekurang-kurang 15 tahun penjarah, dan denda uang ratusan mikyar.

“Bayangkin saja ada sekitar 100 orang nasabah yang di gunakan ktp dan ATM di buatkan oleh terdakwa”, tuturnya Wandi pengujung sidang.

(Hasan / netty / henry)

Diduga di kantor samsat Balaraja LSM dan wartawan di kasih amplop kosong.

Tangerang, posjkt.com

Usut Tuntas , dugaan oknum abdi negara petugas SAMSAT Balaraja tidak Presisi menghina, Profesi Wartawan selaku kontrol sosial masyarakat UU.PERS No.40 th 1999.UU KIP No.14 Th 2008,semua Publik masyarakat berhak tahu.

Balaraja Tangerang , Selasa,11-6-2024 ketika awak media pelbagai wartawan silahturahmi ke Samsat Balaraja dini hari Jam 14,30 WIB Siang ,bagian Penda [Pendapatan Daerah ] Diduga telah melecehkan profesi Wartawan Yang Sedang menjalankan profesinya sebagai kontrol Sosial.

Pembangunan Nasional Kepada Samsat Balaraja Bagian PENDA [Pendapatan Daerah ] di sinyalir “^ dugaan motif penghinaan oknum petugas Samsat Penda Balaraja dengan memberikan para awak media tersebut , kasih Amplop Kosong.

Miris kita suatu pencemaran.profesi wartawan dan sangat memalukan di Sayangkan oknum abdi negara tersebut.

Pegawai Samsat Bagian penda/ Pendapatan Daerah menghina profesi awak media dan melecehkannya ,motif memberi Amplop Kosong kepada Awak media seraya mencibir nya.

Wartawan sedang menjalankan amsnah UU.NZO.40 TH 1999 Independensi PERS REFORMASI sangat disayangkan Bentuk pelecehan profesi tersebut.

“Kami sedang Kontrol Sosial kelayakan TUPOKSI Institusi Pemprov Tangerang sebagai abdi negara.

Terkesan Samsat Balaraja tidak suka dan allergi dengan kehadiran kami ujar wartawan tersebut sambil.mengelus kepala dan dadanya Apakah maksud tujuan ,visi ,misi oknum tersebut diketahui atasannya”, katanya dr. BERNARD BB SAGIAN, SH,.MH LSM Gakorpan.

Mengapa penghinaan ini dengan memberikan amplop Kosong itu???.

Hal itu Sudah jelas menghina profesi Wartawan harus diusut tuntas motif yang terkandung didalamnya. Ini dalam Semangat lndependensi Pers 26 tahun alam Reformasi ini dimana tugas pelayanan awak media beresiko tinggi dan mulya.

Sedang melaksanakan TUPOKSI Kontrol Sosial masyarakat ,Sama Sepertinya Bagian penda Samsat Balaraja Selalu senang mempermainkan awak media tidak dewasa bertindak wartawan pun.patut dihormati tatkala mereka sedang Kontrol Sosial.

Dengan Kejadian ini, awak media Sangat miris merasa Lecehkan profesi.mulya . Padahal Profesi media, Sebagai kontrol Sosial Sangat terhormat.

Memberikan edukasional pencerahan informasi update terkini yang aktual dan Akurat Dalam semangat REFORMASI ,Semangat ANTI RASUAH Mempersempit jurang The Abuse Power.

Penggunaan Kuasa untuk KORUPSI BERJENJANG Para Stake holder ,dan.pemangku kebijakan Publik.

penggerogotan Kas Negara Jika kemungkinan terjadinya KKN Berjamaah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme langsung bisa diusut tuntas dan antisipasi sedini

(Sahat red)

Viral seorang anggota polisi di tiktok, karena komsumsi obat haram.

Jakarta, posjkt.com

Viral seorang prajurid Polisi di Tiktok, bahwa aparat polisi tidak mengayomin rakyatnya.

Malahan ia berbuat yang terlarang dan melawan hukum yang berlaku.

Pada hal ia juga didik sebagai polisi yang tanggu.

Dididik dan di sekolahkan sebagai prajurid yang akan nanti menjadi penjabat.

Namun kebalik, bahwa oknum polisi memakai barang haram ini.

“Tak tahu malu, kok ia sebagai penegak hukum, ia juga ikut melanggar”, kata @s_sahat di akun.

Menurut Akun S_sahat@, apakah begitu, oknum polisi melanggar aturannya.

Polisi seperti tidak baik di contoh, ini bisa mencoreng kecitraan polisi sendiri.

Menurut di akun titktok yang beredar di Whatsapp mengatakan beginilah aparat yang tak sesuai tugasnya.

Sepertinya tidak bisa mengayomi masyarakat.

Seandainya masyarakat bodoh bandel anggar body ada hukum yang menyelesaikan.

Tetapi ada pengadilan tapi disayangkan aparat kepolisian Oknum pun konsumsi dan pengedar Narkoba, apa patut di tiru sebagai rakyat?.

” Polisi baik tidak benar” hati hati Orang baik yang tdk benar “??, katanya.

Menurut Samsudin, SH, MH ia berharap pada anggota polisi sekali setahun agar test urin, agar prilaku polisi terjaga dengan baik.

“Jika terdapat polisi mengadung positif narkotika, pihak Pengawasan anggota polisi, berikan sanksi berat di pecat saja”, tutur.

( Sht / rhd / jan )

Malahan tentang 2 orang yang mengikuti sudah di selitik kejagung tenrang pidana umum dan tindakan kejahatan.

Jakarta, posjkt.com

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kiri) menerima laporan hasil penghitungan terkait kerugian negara dalam kasus korupsi timah.

Jampudsus Febrie setelah menyerahkan berkas kasus dugaan ke pada lembaga negara.

Setelah pulang dari penyerahan berkas dukumen penyerahan lalu di ikuti dari Restoran Cipete Jarta selatan lalu ia ikuti.

Karena dukumen telah di serahkan pada KPK bagian keuangan negara.

Pihak dari kejagung akan tetus penangkapan kasus ini sampai masuk pada sidang Tipikor Jakarta Selatan.

“Kami akan teruskan kasus ini sampai final ke Tipikor sidang”, ujarnya Febrie.

Kata Febrie, Malahan tentang 2 orang yang mengikuti sudah di selitik kejagung tenrang pidana umum dan tindakan kejahatan.

Kasus ini lagi di tangani oleh Jampudsus yang diserahkan ini dukumen laporan di tetima Deputi Bidang Investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Agustina Arumsari (kanan) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (29/5/2024). Dikutip kompas.com.

Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan kabar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah dikuntit anggota Densus 88.

Tidak tertutup kemungkinan setelah Jampidsus menyerakan berkas kerugian pada Negara, Hal itu dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana

“Memang benar ada isu, bukan isu lagi, fakta penguntitan dilapangan.

Setelah dilakukan pemeriksaan yang menguntit ternyata didalam hp yang bersangkutan ditemukan profiling dari pak Jampidus,” kata Ketut dalam keterangan pers di Kejagung, Jakarta, Rabu (29/5/2024).

Ketut mengungkapkan, satu anggota Densus 88 yang ditangkap sempat di bawa ke kantor Kejagung untuk diperiksa lebih lanjut.

β€œDibawa ke kantor, ternyata anggota Polri, saat itu juga kita serahkan ke Paminal Polri,” kata Ketut.Β 

Sementara Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah buka suara terkait kasus penguntitan. Febrie mengatakan, kasus ini telah diambil oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.Β 

(Sahat red )

Ayah dan anaknya luka bakar, sekarang dalam perawatan dan menjalani perobatan di RS Colambia.

Medan, posjkt.com

Diduga Gal Elpg meladak di rumah warga, dan pihak penghuni sempat terbakar, Medan Timur, Sumatra Utara, belum lama ini.

Awalnya gas LPG itu bertumpukan di warung penyimpanan gudang LPG di rumah pelaku.

Karena ia memasokan LPG di tempat penyimpanan.

Diduga pula LPG yang bertumpukan itu, awal bauk.

Tak lama, gas tabungan LPG 3 kilo itu medak, dan kebakar rumahnya pemilik rumah.

Menurut Informasi dari warga, bahwa pemilik seorang penjual LPG dari 3 Kg sampai 100 Kg, untuk di pasarkan pada pemakai LPG rumah tangga.

“Entah Kenapa LPG itu meledak, dan menghaguskan 1 rumah sekejap”, kata Junaedi Warga setempat.

Menurut dari Junaedi, bahwa Khok Sio memang pedagang LPG.

Kepala Kepolisian Sektor Medan Timur Kompol Briston Agus Munthecarlo mengatakan, akibat ledakan itu dua penghuni rumah, seorang ibu dan anaknya, mengalami luka bakar.

Meraka adalah Kho Siu Hiok (74) dan Joni (43).

“Untuk korban saat ini, sudah dilarikan ke Rumah Sakit Colombia.

Kebetulan korban itu sebagai pemilik rumah juga, seorang ibu dan anaknya laki-laki,” ujar Briston saat diwawancarai wartawan di lokasi kejadian, dikutip kompas.com.

Ledakan diduga terjadi karena kebocoran tabung gas elpiji.

Peristiwa ini juga mengakibatkan lima dinding rumah di kompleks tersebut mengalami keretakan.

“Kami akan memlanjutkan pemeriksaan tabung Gas LPG yang di jual oleh Khok Sio”, katanya. Dalam kecelakaan ini, pihak pemilik rumah, tidak ada korban mininggal.

Untuk anaknya Joni, masih dalam perawatan dokter, kemungkinan dalam waktu dekat sudah bisa pulang kerumah.

( Sahat red / does )

Ibu-ibu minta DPR panggil mendikbud dan Riset agar di pecat, sudah bikin gaduh.

Jakarta, posjkt.com

Para ibu-ibu sudah mulai bergerak ke Gedung DPR, untuk menuntut bahwa ada dugaan Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi Indonesia (Mendibud riset) Nadiem Makarim, di tegor oleh Anggota DPRRI.

Wanita cantik ini minta DPR pecat Madien Makarin sebagai Mendikbud dan Riset, jakarta, jumat (24/05).

Ibu-ibu minta DPR panggil mendikbud dan Riset agar di pecat, sudah bikin gaduh.

Anggota DPRRI komisi X, agar Mendibud dan Resit agar tidak menghilangkan pendidikan Pancasila dan Agama di sekolah.

Jika hal ini di berlakukan oleh Nadiem Makarim agar di pecat sebagai mendibud dan Riset.

“Karena anak-anak adalah penerus bangsa kedepan”, tutur sebut saja Tasyah Surya 07 di tiktok.

Jangan sekali-kali yang sudah ada di hilangkan, jika perlu tambah guru agama, sesuai kepercayaan masing-masing.

Jika di sekolah itu anak murid Nasrani, Bhada, hinddu, dan lainnya harus di adakan gurunya.

Nanti para ibu-ibu akan mengerahkan massa sebanyak-banyaknya agar di tangkap mendikbud dan Riset.

“Saya juga tak setujuh, negara indonesia ini ada 6 pemeluk agama, jika perlu di berlakukan pada sekolah yang memang sekolah itu ada murid”, tuturnya Rahmanyanti (54)

Kok, seenaknya membubarkan bidang study pendidikan pancasila dan agama.

“Kami minta DPR tegor Mendikbud dan riset Nadien Makarim jika perlu copot jabatannya dari menteri”, tutyur Nurhayadi.

Kaok sampai-sampainya ibu-Ibu pertanyakan pendidikan agama mau di hapus dari korikulum.

“Dasar sakit mendibud dan riset, jika tak mampu turun saja jadi menteri”, katanya.

( Sahat red )

Jalan menujuh ke SMAN 25 tidak terbangun, rusak parah dan berbauk.

Tangerang, posjkt.com

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 25 dan SMPN 3 Sepatan Timur ( Septi ), Kab. Tangerang, Prov. Banten sulitnya memakai Kenderaan roda empat menuju antara gedung sekolah SMPN 3 dan SMAN 25 disebabkan jalaur jalan buruk dan Becek, kamis (23/05)

Karena jalannya tidak seperti jalan menuju sekolah-sekolah yang lain, yang jalur dan jalah terarah dan beton.

Jalan SMPN 3 dan SMAN 25 jalan seperti jalan kerbau yang masuk kandang becek dan berbauk.

Menurut salah satu si pemilik Warung sembako Yani (45), bahwa jalan yang menujuh ke sekolah becek dan berbauk lumpur.

Apalagi kalau musin hujan, kubang itu antara 30 CM sampai 50 CM, ada di posisi pinggiran jalan yang mengarah gedung sekolahan SMPN 3 dan SMAN 25.

“Pada kami sudah minta di aujuhkan pada Kades setempat, tetapi masih janji-janji saja, karena SMAN 25 Septi (Sepatan timur), termasuk pasilitas umum bukan pribadi Kepsek, milik warga.

Guru SMPN mengatakan memang kami juga tidak tau bagai mana pemerintah ini standar realisasi juga kami tidak tahu.

Pada hal pihak Kepsek juga sudah ikut musrenbang tingkat desa dan Kecamatan Sepatan Timur, Kab. Tangerang, namun juga masih janji-janji.

Untuk tidak ke pedulian terhadap alokasi jalan menuju SMN 25 ini tak kunjung di buat jalan menuju SMAN 25 Sepatan timur ini.

Menurut dohar mengatakan kepada awak Media postjkt mungkin dana, belum mencukupi, kemungkinan bangunan ini tidak terlihat.

“Untuk alokasi jalan menuju sekolahan ini diduga di alihkan karena Kepseknya tidak memberikan uang bensin, itu dugaan korupsi”, ujarnya kepada awak Media postjkt

Menurut dohar memang itulah Bangsa kita suka korupsi dan pungli tak mau peduli terhadap anak bangsa apalagi mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Nanti mengantikan para pejabat-pejabat yang telah pensiun dari jabatannya.

Seorang Siswa SMAN 25 yang tidak mau di sebut namanya ia menyebutkan, bahwa pihak Pemkab Tangerang kurang perhatian.

“Kami menuju sekolah, kawan kami sering terpeleset di jalan Medan nya seperti ini, Aneh ia? Saya mantan siswa di salah satu”, ujarnya

SMAN yang lain cukup bagus menuju gedung sekolah yang saya tinggalkan karena lebih dekat rumah saya di SMAN 25 ketimbang

“SMAN yang saya tinggalkan tuturnya sambil mengusap matanya mungkin terasa malu atau sedih melihat beratnya tantangan jalan yang dia telusuri menuju sekolahnya”, ujarnya.

( sahat red )