Wartawan terancam di pukul dan diksiksa oleh okbum kades di Lebak.

Lebak, posjkt.com

Meris mendengar seorang wartawan di hiba dan akan kekwrasan oleh pihak Kepala Desa ( Kades) Lebak, Banten, jumat (09/08).

Bahkan wartawan tersebut akan di acam apa bila tidak dan bahkan acaman pada wartawan oleh oknum Kades.

Kini, Hina Wartawan dan Lempar Roko yang Masih Menyala, Oknum Kepala Desa Karanunggal Akan Segera Dilaporkan Wartawan Mitrapol

Oknum Kepala Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, Marno bertindak arogan dan melakukan intimidasi kepada wartawan media online cetak Mitrapol (Mitra Polisi).

Bersetatus Kabiro Lebak yang bernama Aan sebelumnya dengan cara memberhentikan kendaraan mobilnya menyuruh keluar dengan nada tinggi dan kata-kata kasar.

Itu terjadi tepatnya di arah Jalan Raya Gunungkencana, Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, tepatnya pada hari Senin hingga Selasa sore sekitar 17.30 WIB.

“Jadi saya awalnya dari arah Gunung Kencana dibuntuti oleh mobil Plat Merah atau Mobil Dinas oknum Kepala Desa tersebut. Saya waktu itu arah pulang.

Dan saya di salip kedepan di Jalan Raya Gunung Kencana Cirinten kemudian ditempat yang sepi dia (Oknum Jaro) berhenti dan keluar dari mobilnya kemudian memberhentikan mobil saya menggedor mobil saya dengan nada tinggi dan berkata kata kasar,”kata Aan.Media Jurnalklik .

“Oknum Kepala Desa Kemudian menyuruh saya keluar dengan menggedor saya dan berkata kasar “Keluar Dia” “Keluar Kamu” dijawab sama saya, “ada apa pak Jaro ?

Dia Bangsat dia, (“Kamu Bangsat Kamu”) dijawab sama saya maaf kata saya bapak ini sebagai Kepala Desa adalah pulic figure, dijawab sama oknum Jaro

“Naon Dia Urusana” (Apa kamu urusanya) kata saya, saya sebagai kontrol sosial atau sebagai wartawan, di jawab lagi sama oknum Jaro itu, “Bangsat dia, anjing dia,” (Bangsat kamu anjing kamu).

“Ketika saya kembali bilang saya wartawan, oknum Kepala Desa tersebut bicara anjing dia, Bangsat Dia, Bencong dia, naon urusana dia (Anjing Kamu, Bangsat kamu.

Banci kamu, apa urusannya) tanya-tanya Dana desa. Aing jaro kabeh geh nyaho ka aing (saya kepala desa semua tau ke saya).

Bahkan oknum Kepala Desa tersebut sempat melemparkan puntung rokok yang masih menyala dan mengenai tangan saya,”kata Aan saat menceritakan kronologi kejadian kemarin saat dihadang oleh oknum Kepala Desa, Jumat 9 Agustus 2024 pada awak media.

“Dan saya tidak melayani oknum Kepala Desa tersebut dan saya langsung masuk mobil saya. Saya jalan lagi.

Oknum Kepala Desa tersebut sambil mengamuk lagi memberhentikan saya mengatai lagi kepada saya banci kamu.

Dijawab lagi sama saya, maaf pak jaro saya bukan banci tapi saya wartawan.

Mau apa kamu mengawasi dana desa saya. Saya menjawab lagi, semua wartawan wajib mengawasi dana desa.

Kemudian oknum Kepala Desa marah lagi dengan berkata kasar dan tinggi bicara kesaya Ah dia, bangsat dia, anjing dia,”ungkap Aan menguraikan kembali.

Bahkan, kata Aan, Oknum Kepala Desa itu juga ketika saya bilang saya wartawan, oknum Kepala Desa itu meminta agar lebih baik wartawan menyangkul.

“Engges mending macul dia, mending menyangkul kamu. Saya dihadang dua kali sama oknum Kepala Desa itu.

Pertama hari Senin malam sekitar pukul 17.30 WIB. dan Hari Selasa sore,”kata Aan.dari Media Jurnalklij

“Tentu saya merasa dikecilkan sebagai wartawan atau bisa dibilang menghina Profesi saya sebagai wartawan.

Ketika bicara wartawan kan bukan saya saja, banyak wartawan, berarti bukan ke saya saja,”katanya.

“Tentu saya akan menindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku.

Ini tidak bisa ditoleransi, karena ini menyangkut profesi wartawan nama baik saya dan semua rekan-rekan wartawan, “kata Aan.dari Media Jurnalklik

Aan juga berharap semua wartawan dapat hadir menyaksikan untuk melaporkan. Kata dia.

Rencananya semua wartawan ke Kecamatan Cirinten meminta tanggapan dari Camat Cirinten seperti apa tindakannya. Aan juga mengaku setelah itu akan melaporkan ke Polres Lebak atau Polda Banten.

“Hari Senin setelah kita mendatangi Kecamatan Cirinten, saya harap semua mengawal pelaporan pengaduan baik nanti ke Polres Lebak maupun ke Polda Banten,”harapnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Oknum Kepala Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten Marno mengaku tidak mengetahui dan suruh wartawan menanyakan kepada yang kasih kabar informasi tersebut.

“Gak tau juga saya gak bisa jawab. Tanya saja ke yang ngasih tau bapak siapa?
bapak sebagai apa mengintrogasi saya,”kata Oknum Kepala Desa dengan miris masih berkata Arogan.

Ketika wartawan menjelaskan kembali bahwa konfirmasi tersebut hanyalah untuk keberimbangan pemberitaan atau hak klarifikasi hak jawab pak Jaro.

Oknum Jaro tersebut tidak memberikan jawaban dan memilih bungkam tandas nya mengakhiri .

(M.Arif . Bstย  )

Pihak penyidik mabes polri, masih ngambang, jika sudah tahu T, kenapa tidak di tangkap.

Jakarta, posjkt.com

Pihak Mabes Polri tentang penangkapan T, belum serius dalam menuntas judi online, karena diduga belum dapat setoran.

Jika Mabes Polri kalau sudah Target Operasu (TO) tangkap, saja.

“Jangan di ulur-ulur, jangan banyak ngomong”, kata Benny.

Kerjakan saja sesuai perintah dan SOP dan tangkap siapa dia itu judi online itu.

“Karena judi online itu sudah tindakam kriminal dan bentuk kejahatan di masyarakat”, tuturnya.

Menurut Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabarekrim) Polri Komjen Wahyu Widada meminta Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani tidak banyak bicara.

Jika memang tidak mengetahui soal T yang disebutnya sebagai pengendali bisnis judi online.

Sebagaimana diketahui, Benny sudah dua kali diklarifikasi Bareskrim dalam rangka mengungkap sosok T.

Namun, polisi menyebut Benny tak juga mengungkap secara jelas sosok T yang dimaksud.

“Kalau enggak tahu, kok ngomong, dikutip kompas.com.

Enggak, kalau enggak tahu, jangan ngomong,” ujar Kabareskrim di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/8/2024).

Pihak polisi akan melakukan tindakan penangkapan. “Judi online ada pusat di jakarta, kemungkinan dalam minggu ini, akan upayakan penangkapa”, tuturnya.

(Henry / feri)

Tak pantas gambar salah satu Calon Bupati Tangerang, dipajang depan pagar sekolah Dasar.

Tangeang, posjkt.com

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sarakan, Desa Sarakan Kec. Sepatan Kab. Tangerang, Banten di pasang gambar dan Benner salah satu calon H. Moch. Maesyal Rasyid di pagar Sekolah, Senin (05/08).

Tak pantas gambar salah satu Calon Bupati Tangerang, dipajang depan pagar sekolah Dasar.

Tim Sukses Gambar H. Moch. Maesyal Rosyid Diduga tidak beretika tempat SDN main tancap.

Sebenarnya tak baik seorang gambar calon di pasang di depan pagar SDN Sarakan, seolah-olah anak sekolah sudah di ajarkankan berbohong dan berpolitik.

Gambar Calon Bupati Tangerang itu di robek orang yang tak kenal.

Bahkan secara etika dan tidak elok, gambar calon Bupati Tangerang di pasang depan pagar.

Sebenarnya seumur SDN itu, tidak boleh menurut betika, kalau menurut undang-undang belum ada yang melarang.

Namun secara moril dan etika, tak sepantasnya gambar Benner Pasangan calon Bupati Tangerang, tidak beretikan dalam menancapkan ubul-ubul di depan sekolah.

“Kami minta pada para tokoh ulama, gambar atau benner calon agar di cabut, tidak baik anak di bawa umur pasang gambar-gambar politik”, tuturnya Radiansyah, S.Pd seorang guru.

Kata Radiansyah, jika kami membuka benner di depan sekolah, nanti kami di tuduh merusak.

Ternyata benner yang sudah rusak, dan dirusak oleh oleh orang yang tak kenal.

“Karena tak pantas gambar calon Bupati Tangerang, di pasang di depan anak-anak yang masuk-keluar masuk sekolah”, ujarnya Radi (45) orang tua murid.

Belum lama ini gambar itu juga, sempat di lempar oleh anak-anak dengan batu, ketika ia jajan keluar pagar.

“Karena belum mengalami, siapa itu foto bergambar itu”, tuturnya.

(Yenny / den)

Jangan-jangan tiang listrik dan telpon tidak ada izin pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kab Tangerang.

Tangerang, posjkt.com

Kabel telpon dan kabel litrik di tiang dan di depan Alfarmart dan tidak rapi, dan bertaburan, di Jalan Raya Ahmad Yani-Raya oja, Desa Pondok Jaya, Sepatan, Kab. Tangerang, Banten, minggu (04/08).

Kabel listrik dan telpon semrawut.

Jangan-jangan tiang listrik dan telpon tidak ada izin pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kab Tangerang.

Pihak warga takut saat kabel listrik dan telpon, karena keduanya sama-sama mengeluarkan arus listrik.

Saat hujan dan angin, kabel listrik dan telpon itu sempat jatuh ke tanah, ada rasa begetar.

Ketika, kabel listrik tidak sentuh air tergenang dan aliran listrik masuk pada air di jalan bisa menimbulkan troom.

“Kami minta pada aparat terkait, jika kabel listrik dan kabel telpon, tidak di rapihkan di panggil”, ujarnya ujang (34) warga setempat.

Menurut Ujang, pihak pol.pp harus panggil dan di berikan terguran, pada pemiluk kabel yang melintasi toko dan didepan jalan raya.

“Hal terbukti bahwa kabel telpon dan listrik semberawut, dan akan menimbul dampak”, katanya Heriyadi.

(napis / poni)

RD, ia minta pada polisi agar di penjarahkan lebih lama.

Jakarta, posjkt.com

Setelah beredar vidio dan di buktikan di sekolah dan tempat orang tua yang 2 bulan, di Cimanggi, Depok, Jawa Barat, hari ini.

Tegahnya seorang pengasuh anak, meniayah anak 2 bulan dengan tidak perlakuan tidak manusiawi.

Setelah ada pengaduan terhadap momong bocah 2 bulan ini terlihat Meita Irianty (MI) diduga meniaya anak ini menangis.

Setelah pengaduan pada Pihak polisi langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara ( TKP) langsung MI di giring ke Mapolres Depok.

Setelah pelapor dan pihak Penyidik langsung terjun ke TKP, takut CCTV hilangย  maka dengan sigap pihak Penyidik Polres langsung di kumpulkan barang bukti.

“Kami akan jerat pada peniyaan dan kekerasa terhafap anak yang masih bayi di perlakukan tidak manusiawi”, kata pihakย  polisi.

“Pihak penyidik sekarang tersangka akan di periksa lebih lanjut, sesuai prilaku tersangkah”, tuturnya polisi.

Selanjutnya, ia juga akan cari barang bukti lainnya, agar di masukin padal betlapus-lapus.

Polisi menangkap Meita Irianty, pemilik daycare Wensen School yang diduga menganiaya balita 2 tahun dan bayi 8 bulan.

Meita yang juga influencer parenting itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus tersebut.

Kasus ini mencuat setelah video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi Meita Irianty melakukan kekerasan kepada kedua korban.

Penganiayaan itu terjadi saat kedua korban dititipkan oleh orang tuanya di Wensen School, Harjamukti, Cimanggis, Depok, dikutip detiknews.com

Salah satu orang tua korban berinisial RD mengungkapkan anaknya yang berusia 2 tahun mendapatkan kekerasan dari Meita Irianty alias Tata Irianty.

RD mengungkap perbuatan keji Meita ini terungkap setelah anaknya berperilaku ‘aneh’, kerap histeris ketika bertemu dengan Meita.

Menurut RD, ia minta pada polisi agar di penjarahkan lebih lama.

“Pantas saja anak kami madih 2 bulan badan berbintik merah dan biru, agar MI di hukum seberat-beratnya”, ucap RD.

(Henry / deri)

Diduga Kyai Pondok Pasyantren Di Medan melakukan tindakan susila.

Medan, posjkt.com

Kiyai Ponpes MAโ€™ Rifatulloh Kolo Saketi Difitnah, Langsung Laporkan ke Polda Sumut, rabu (31/07)

Tanjung Morawa,* Merasa dirugikan dan difitnah, Kiayi Amar Al Hafidz Pimpinan Pondok Pesantren MAโ€™ Rifatulloh Kolo Saketi di Ling.6, Jl. Danau Sentani, Kel. Tunggurono, Kec. Binjai Timur, Kota Binjai, bersama Tim Kuasa Hukumnya Mhd.Alfiansyah Lubis SH, mendatangi Ditreskrimsus Unit Siber Polda Sumut, pada Rabu (31/7/24) siang.

Diketahui kedatangan mereka Berdasarkan Surat Tanda Laporan Polisi Nomor: LP/B/946/VII/2024/SPKT POLDA SUMATRA UTARA tertanggal 20 Juli yang lalu.

Akan memberikan keterangannya serta akan menyerahkan bukti-bukti dari akun di Media sosial dan beberapa media elektronik yang diduga melakukan ujaran kebencian.

Fitnah, serta penghinaan secara terang-terangan terhadap Kiayi Amar dan Ponpes MAโ€™ Rifatulloh Kolo Saketi.

“Kami datang ke Ditreskrimsus Unit Cyber Crime Polda Sumut untuk melaporkan dugaan tindakan ujaran kebencian dan fitnah yang dibuat oleh para Oknum yang tidak diduga korban di paksa rudal paksa.

Bertanggungjawab, termasuk salah satu pemilik akun media sosial FB dan media elektronik”, ujar Kuasa Hukum Pelapor Mhd.Alfiansyah Lubis SH, di depan gedung Cyber Crime Polda Sumut, Jl.Tanjung Morawa KM. 10,5 Timbang Deli.

Dijelaskannya, “Kami sangat menyayangkan terkait kejadian tersebut sepertinya ada indikasi yang sudah direncanakan untuk menjatuhkan Pondok Pesantren yang diasuh oleh Kiyai Amar dengan dalih ajaran sesat dan dipaksa.

Mengakui hal perzinahan yang tidak ada diperbuat, dimana kita juga nantinya akan meminta pembuktian kepada Terlapor TEXTIAN TAUFAN KHAN dan Pengguna.

Akun Facebook JULI OONG AL RASYID kalau Ponpes Maโ€™Rifatulloh Kolo Saketi juga mengajarkan ajaran yang sesatโ€, tegasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa kasus ini berawal dari penyerangan terhadap Pondok Pesantren dan fitnah yang dilakukan oleh sejumlah orang kepada Kiayi Amar Al Hafidz dan Ponpes yang ditampilkan secara LIVE di akun Facebook (FB).

Milik atas nama JULI OONG AL RASYID serta terdengar suara Terlapor TEXTIAN TAUFAN KHAN dengan mengucapkan.

“Kiyai Pesantren KM.19 Berselingkuh!!, Pesantren Sesat dan Kiyai Cabul !!”.

Hal ini pun sontak membuat warga sekitar menjadi ramai dan terheran, saat sang Kiyai dan Ponpesnya dipermalukan di muka umum.

Dimana saat itu terlapor membawa sejumlah orang yang diduga oknum preman bayaran.

Beberapa oknum wartawan, serta oknum berambut cepak, yang hadir ada sekitar lima puluh (50) orang tertanggal 5 Juli 2024 yang lalu, pukul 02.30 Wib Pagi dini hari.

“Kami sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Krimsus agar diberikan keadilan. Tadi kami sudah memberikan Keterangan perihal laporan kami”, tutupnya kepada awak media yang bertugas.

(Rizky)

Terkait hal yang sama Bayu selaku Marketing dari PT. DGW mengimbau kepada para petani agar tidak membeli produk.

Batu Bara, posjkt.com

Pestisida Palsu di UPT Wilayah II Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara

ย UPT. Wilayah II Dinas pertanian dan perkebunan Kabupaten Batu Bara, Evan Irwansyah. S. ST memberi perhatian khusus.

Dengan menggelar Press Conference Pengawasan Pestisida, di Kantor Balai benih dan penyuluhan Di Desa Sei Balai Kabupaten Batu Bara,Jumat (25/7/2024).

Dalam acara tersebut, hadir kepala Desa Sei Balai elvis afrianto, Marketing Eksekutif PT. Sygenta Khairul, Marketing PT. DGW Bayu Penyuluh Pertanian dari BPP Sei Balai dan M. Akhyar ketua kelompok tani mekar jaya.

Kepala UPT. Wilayah II Pertanian dan perkebunan Evan Irwansyah. S. ST menemukan dan melakukan penarikan diduga Pestisida palsu Rinciannya adalah jenis insektisida.

Sebanyak 15 botol Merek Amistartop, Sagribeat sebanyak 3 bungkus dan merek bohnoid 60 WP sebanyak 3 bungkus.

Penarikan pestisida palsu tersebut , tentunya juga mengacu pada peraturan menteri pertanian nomor 107 tahun 2014 tentang pengawasan pestisida dan peraturan menteri pertanian no.39 tahun 2015 tentang pendaftaran pestisida.

โ€œJadi ada timnya, tim pengawas pestisida pusat, KP3 (Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida) Pusat.

Ada Tim KP3 tingkat Provinsi dan ada juga tim pengawas di tingkat Kabupaten. Jadi kita ada lembaga yang mengawasi pupuk dan pestisida dari pusat sampai tingkat Kabupaten,โ€

Kepala UPT. Wilayah II Dinas pertanian dan perkebunan Sei Balai mengatakan “Kita tahu Batu Bara ini merupakan salah satu Kabupaten di Sumatera Utara yang merupakan sentra hortikultura terutama komoditas cabai merah disamping itu juga sentra tanaman pangan padi.

Jadi Batu Bara merupakan lumbung pangan cabai untuk Indonesia dan juga merupakan salah satu lumbung pangan cabai untuk Sumatera Utara,โ€ Ujar Evan Irwansyah. S. ST dalam press conference-nya.

Selain itu struktur tanah di kabupaten batubara ini sudah rusak karena salah satu faktornya adalah penggunaan pupuk pestisida palsu.

Sehingga bukan membasmi hama penyakit tetapi malah merugikan petani. Karena dengan menggunakan pestisida palsu itu hasilnya akan turun bukannya naik dan merugikan bagi petani โ€.

Kepala UPT. Wilayah II Dinas Pertanian dan perkebunan mengatakan Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara mempunyai komitmen dalam penindakan peredaran pestisida palsu dengan berkerjasama dengan pihak.

Aparat penegak hukum dan stakeholder terkait guna menindaklanjuti pengedar yang saat ini belum diketahui asal di produksi nya pestisida palsu tersebut dan akan memproses hukum yang berlaku kepada pemroduksi maupun pengedarnya,โ€

Kami juga telah menemukan dan penarikan diduga Pestisida palsu Rinciannya adalah jenis insektisida sebanyak 15 botol Merk Amistartop, Sagribeat sebanyak 3 bungkus dan merk bohnoid 60 WP sebanyak 3 bungkus.

Pestisida yang diduga palsu. โ€œItu terdiri pestisida yang berbentuk cair maupun pestisida yang berbentuk serbuk,โ€ ujar Evan Irwansyah. S. ST.

Marketing Eksekutif PT. Sygenta Khairul, mengataka beredarnya produk perlindungan tanaman (prolintan/pestisida) palsu semakin menjadi perhatian banyak pihak, terutama industri, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

Pihak yang paling dirugikan dari penggunaan prolintan palsu adalah para petani dan masyarakat secara luas, karena petani bisa gagal panen, sehingga mengganggu kestabilan sektor pertanian, ketersediaan pangan, dan ekonomi petani.

Dan kami sarankan bagi para pengguna produk kami yakni petani untuk membeli di kios kios resmi, Ujarnya dalam press conference tersebut.

Terkait hal yang sama Bayu selaku Marketing dari PT. DGW mengimbau kepada para petani agar tidak membeli produk pertanian secara sembarang.

Ia merekomendasikan agar para petani dapat membeli produk pertanian di kios-kios resmi.

(Boys-Khangs)

Pihak warga minta galian pipa air bersih, tidak profesiobal dan tidak kuat cor-annya.

Tangerang, posjkt.com

Galian pipa PDAM di Desa Rajeg mulya Makan Korban truk muatan batu hebel seberat 10 ton terperosok, kamis (25/07).

Galia PDAM tidak di tutup mobil. Mobil Muatan hebel terperosok, mengakibatkan jalan macet

Galian pipa PDAM tirta Kabupaten Tangerang tidak mengindahkan keselamatan orang lain, pekerja galian ketika di temui sedang menggali untuk pipa PDAM mengatakan.

Saya kerja borongan, kerja saya hanya menggali memasang paralon karet ini untuk penyaluran air.

Jadi klau ada mobil, motor atau yg lainya terperosok jangan salahkan kami ujarnya.

Saya kerja borongan per meter hanya 18 Ribu, di bagi klompok. Klau kelompok saya hanya 3 orang, dari pagi sampai malam yang bisa saya gali hanya 50 meter, kalau paralon utama. Lebih besar 4 inc.

Harganya per meter 28 Ribu saya kerja menggali kabel di perumahan ini meneruskan kerjaan orang ujar mandor Iksan.

Lebih jelasnya tanyakan sama pak Edy, dia yang atur semua jalur galian ujar Iksan.

Mobil truk dabel terperosok di galian pipa PDAM yang tidak di tutup, atau dikasih tanda, sopir truk muatan hebel ini mengatakan. Saya waktu belok tidak melihat kalau ada bekas galian, harusnya galian sedalam 2 meter seperti ini harus di kasih tanda.

Jangan di biarkan seperti ini ujar sopir truk sambil dongkrak mobilnya supaya bisa keluar dari belokan jalan, Ke arah perumahan Rajeg Hil.

Menurut warga pulau pelawat Rajeg mulya, Perusahaan galian tidak ada ijin. Main gali aja. Tanah warga, akibat kerjaan galian aktifitas masyarakat terganggu.

Udah pemilik warung sayuran,ย  Ini mobil terperosok dari pagi, Saya datang ke waru g setengah enam, Mobil sudah terbalik dan di topang pakai kayu.

Sampai jam 9 mobil masih di upayakan untuk keluar dari lobang galian PDAM. Kalau di bilang rugi bukan rugi lagi bang.

Dari pagi warung saya tertutup jualan masih utuh. Klau ga laku sayuran sama ikan busuk ujar si udah mengeluh.

Nurwati yang akan mengantar sekolah anaknya ke SDN4 tidak bisa lewat karna mobil malang di belokan.

Terpaksa harus keluar jalan raya lewat Kandang ayam sebelum TPA, Muhtar yang mau bekerja akan memotor jalan lewat Rajeg hil dan perumahan Tanjakan harus rela pakai jalan lurus tembus Rajawali baru blok kanan arah mauk.

Truk dabel muatan 10 ton dari Cikande ini di bantu mobil dari material untuk mengurangi beban.

Muatan yang supaya bisa keluar dari lobang PDAM, EDY penanggung jawab jalur menurut Asep sedang kontrol pekerjaan.
Asep yang sedang merapikan galian di depan perumahan

Menurut udah pemilik warung sayuran saya sampai warung mobil sudah katak gini, Gara gara mobil warung saya ga ada pembeli ujar uda. Griya Artha mengatakan.

Saya tidak tahu itu kerjaan siapa dan siapa pemboringnta, saya kerjaan dari pusat PDAM cikokol di bawah sama pak Edy ujar Asep.

Saya hanya menggali dan memasang Inter komet penyambungan yg baru ke yang lama lalu di teruskan ke paralon perumahan.

Dalam penelusuran awak media galian sudah sampai di Griya tanjakan mekar indah dan Rajeg Hil sudah selesai di gali.

Rajeg hil sedangmenggali di depan kantor pos untuk pemasangan inter komet ujar 5 orang yang sedang menggali tanah panjang 3 meter lebar 1,5 meter.

Menurut kuli gali pengawasan mandor mandor maman. Tetapi mandor maman juga tidak bisa di temui awak media.

Galian di perumahan Rajeg mekar pasjalan belokan terlihat mengatakan nga di tinggal begitu saja.

Menurut warga galian i tinggal pulang sama tukang galinya karna tidak sesuai upah bironganya.

Galian terbengkalai di tinggal kabur tukang talinya. Tidak jauh dari rumah kepala Desa Sobri.

Bahkan galian di depan rumah kades Sobri juga menga nga tampak hanya di kasih tanya se adanya.

Saat ini pekerja galian kabel sudah sampai perumahan Rajeg Mansion, tampak pekerja galian meninggalkan galian di tengah jalan, setelah di konfirmasi galian di tutup alakadarnya.

Prayitno / postban

Polda Banten di masa 6 Ops Patuh Maung 2024, agar masyarakat tidak melanggar.

Serang, posjkt.com

Himbaun ini di lakukan pada masyarakat Banten, agar masyarakat mematuhui aturan yang beralaku.

Baik itu masyarakat, maupun Mahasiswa dan Siswa agar berkendara tidak seronoh melakukan berkendaraan.

Demi menjaga keamanan dan keselamatan di jalan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara.

“Kami harap pada masyarakat tidak melanggar aturan berlalu lintas di jalan, jaka dan hindari kecelakaan di jalan”, tutur Kasat lantas Polda Banten.

Ia juga mengingatkan pada Hari ke 6 Ops Patuh Maung 2024, Ditlantas Polda Banten Lakukan Teguran dan Himbauan

Ditlantas Polda Banten dan Polres jajaran melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Maung 2024 dengan mengedepankan pola preemtif dan preventif.

Untuk menekan tingkat pelanggaran serta korban fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Leganek Mawardi mengatakan pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2024 di hari ke 6 dilaksanakan di Kota Serang.

Terdiri Lampu merah Lontar, Lampu Merah Kepandean, Lampu Merah Brimob dan Lampu Merah Cirasa (depan smp pariskian).

โ€œPada hari ke 6 ini, Ditlantas Polda Banten memberikan teguran tertulis kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

Kemudian, kendaraan mobil yang bermuatan lebih serta kendaraan parkir sembarangan menggunakan badan jalan kerena mempersempit badan jalan yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas demi menghindari terjadinya kecelakaan,โ€ kata Leganek (20/07).

Adapun kegiatan Operasi Patuh Maung 2023 dilaksanakan selama 14 hari dimulai tanggal 15 sampai dengan 28 Juli 2024 dengan sasaran perioritas yakni :

โ€ข Tidak menggunakan helm standar SNI atau tidak menggunakan safety belt

โ€ข Pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus

โ€ข Penggunaan knalpot bodong

โ€ข Berboncengan lebih dari satu orang

โ€ข Mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol

โ€ข Pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel saat berkendara

Dengan penindakan berupa teguran terhadap pelanggaran tersebut, Leganek berharap tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan.

โ€œKami mengingatkan agar setiap pengendara selalu mentaati peraturan lalu lintas dan mengutamakan faktor safety atau keselamatan baik.

Untuk diri sendiri maupun orang lain,โ€ tutup Leganek.

(Bidhumas / postjkt)

Perbub, kalah dengan uang koordinasi.

Tangerang, posjkt.com

Mobil truk muatan tanah dari melintasi jalur cadas-mauk, sepatan-pakuhaji dan pakuhaji-Teluknaga, jumat (19/07).

Pagi sekitar jam 07.00 wib-09.00 wib masih operasi dalam jam sibuk, masuk sekolah.

Pihak kecamatan dan polisi yang di lintasi, tidak ada upaya melakukan penyetopan mobil di jam sibuk.

Diduga mobil truk tersebut ada dugaan melakukan koordinasi pada aparat yang melintasi jalur tersebut.

Orang tua murid saat mengatR anaknya, ada perasahaannya kuatir, takut anaknya melihat mobil truk besar yang bawah tanah.

Terkesan Perbub tak berpungsi, karena aparat masih melakukan mel pada mobil truk tanah, sehibgga perbub kalah dengan uang kordinasi.

“Kami minta pada Polda dan pj. Bupati Tangerang, agar di cabut Perbub yang cuma, takuti masyarakat kecil saja”, tuturnya ibu Nuryanti (45) Sepatan.

Menurut Nurhayati anaknya di SDN Sepatan ini, ia miris sekali, masih banyak operasi pada jam sibuk, dan saat anak sekokah keluar jam 11.00 wib – jam 12.00 wib.

“Bahkan satpol PP penegak peraturan Daerah juga ketular aparat juga, diduga ada juga menerima mel”, tuturnya Ahmadi (40) masyarakat sepatan.

Kata Ahmadi, memang sama pengusaha deplover dan proverty memang kalah dengan cara koordinasi.

“Kalau rakyat kecil dan masyarakat habis di kenakan hukuman tepiring, dan didenda atau kurungan”, katanya Samsudin, SH, MH.

Jika hal ini proyek deplover dan proverty, agar setidakbya operasi dari 18.00 – 05.00 wib, kenapa diang hari juga operasi.

“Sudah macet aktipitas pagi hari tambah pula mobil truk yang tidak ada aturannya”, ucapknya.

Menurut Drs. Anwar LSM Trantib, memang, seharusnya para aparat yang melakukan pungutan liar agar di tangkap oleh tim polda.

“Jika aparat pemda melakukan pembiarannya harus di proses secara hukum”, tutur Anuar.

(Henry / feri)

Tempat pemandian Air Terjun Jami Sulawesi, hampir makan korban.

Sulawesih, posjkt.com

Remaja ini ada sekitar 4 orang, dua orang perempuan dua orang lagi laki-laki mandi bareng.

Dari empat orang itu ada yang satu sempat tenggelam, dan temanya sempat tertolong.

Wanita itu sudah sempat minum air, dan terselamatkan bersama temannya.

Kini wanita yang tenggelam itu sebut saja EG, kini masih dalam bimbingan orang tuannya.

“EG sempat tenggelam di air terjun Jami dengan kedalaman, 2 meter itu, terselamatkan”, katanya Adiman.

Menurut Adiman, ia tercejut bahwa korban EG, sama-sama bercanda, dan dorongan.

‘Kok bisa, ya EG tengelam”, tuturnya.

Menurut informasi, Sempat Viral di media sosial detik-detik remaja perempuan tenggelam saat berenang di air terjun.

Detik-detik korban tenggelam masih sempat direkam video oleh rekan korban.

Disebutkan peristiwa itu terjadi di Air Terjun Jami, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Jumat (12/7)

Sekitar empat remaja yang mandi dan berenang di sungai Air terjun Jamu, dan satu orang sempat tenggelam.

“itu, itu ada yang tenggelam, coba bantu, bantu”, kata akun @Creepy_room.

(Sedin / aris)

Lemahnya pengawasan MUI Kab Bogor, Sangat miris bak jamur berkecambah di musim hujan toko obat berkedok bermacam macam retail seperti toko kosmetik.

Bogor, posjkt.com

Mafia Mafia obatan keras nan ilegal beragam modus dan operandi dalam mengedar obatan keras kepada kalangan masyarakat terkhusus menyasar pada pengguna remaja.

Sangat miris bak jamur berkecambah di musim hujan toko obat berkedok bermacam macam retail seperti toko kosmetik, sembako dan lain-lain menjamur di kota Bogor.

Masyarat mulai resah akan keberadaan toko toko obat ilegal tersebut.

Masyarakat khawatir keberadaan toko toko obat obatan keras ilegal yang berkedok tersebut akan menimbulkan petaka dan masalah rumit dikalangan masyarakat terutama kalangan remaja yang rata rata pengguna setia dari obatan tersebut.

Tramadol, exymer serta obatan keras sejenis yang diperjual belikan secara liar dan bebas di wilkum Bogor kota tersebut menimbulkan banyak spekulasi beragam dikalangan masyarakat serta pemerhati publik.

“Heran saya toko obat keras ilegal tersebut kenapa bisa marak berdiri di kawasan kota Bogor ya, padahal kota Bogor adalah lokasi letaknya istana kepresidenan.

Yang semestinya secara sterilisasi wilayah sangat terjaga dari hal-hal berunsur penyakit masyarakat”, tuturnya.

Serta bisa di antisipasilah kok toko toko obat keras palsu yang menjadikan racun buat generasi bangsa tersebut bisa merdeka berdiri menjamur di Bogor kota.pungkas raja indra ketua umum AJB dan lembaga monitoring independen kebijakan publik.

Kembali aktivis masyarakat yang biasa disebut bang raja tersebut bersuara, saya curiga apa jangan jangan marak dan merdekanya para mafia pengedar obatan keras yang berdiri secara ilegal tersebut

Ada dugaan campur tangan oknum oknum APH dalam keberadaan nya,sudah jadi rahasia umum terkait keberadaan toko toko penyakit masyarakat itu berdiri ada kordinasi dan memberikan upeti bulanan pada oknum dengan jumlah yang cukup besar.

Maka bisa bebas berdiri toko obat ilegal tersebut,modus nya sama semua di hampir banyak wilayah di negri ini,semua ada keterlibatan oknum APH.

“Sementara dibogor kota sesuai laporan masyarakat yg kian resah atas keberadaan toko toko obat ilegal tersebut.

Prihal tersebut mulai membuat masyarakat geram,karena marak nya toko ilegal yang berada di wilayah Bogor kota seperti ada unsur keterlibatan OKNUM APH.

Seakan berdiri menjamurnya Toko obat ilegal tersebut sengaja di beri ijin oleh pihak oknum terkait.

“Akhirnya kita menduga duga ada apa dengan APH Bogor kota? Apa ikut bermain? Ikut Nerima upeti? Atau apa!.

Kok bisa toko jahanam itu berdiri bebas dibogor kota tampa halangan berarti dan hal ini bisa merusak nama APH secara centris akibat menjamurnya toko obat ilegal yang berkedok tersebut.

“Seperti toko seputaran warung jambu sangat vulgar dalam penjualanya, toko di ciheleut, toko dekat mall BTN serta lainya seakan bebas merdeka dalam berdiri nyadari”, ungkap nya.

“Sementara dari pantauan team media PB yang saya tugaskan untuk meliput sungguh miris hilir mudiknya pembeli yang rata rata didominasi oleh para remaja remaja tanggung.

setali 3 uang dengan puluhan toko toko obat ilegal lainya dilwilayah dibogor kota seperti tak tersentuh hukum.

Sangat miris milihat remaja rata rata yang jadi konsumennya serta team memantau ke toko toko yang berada dilainya sesuai aduan masyarakat pada kami yang tidak bisa kita jabar kan satu persatu disini.

“kita akan terus mendesak pemerintah jajaran APH baik tingkat polres, Polda, bahkan ke Polda.

Untuk ambil sikap terkait toko yang melanggar UU DAN Produk hukum tersebut atau rakyat yang akan bertindak agar perusak generasi bangsa itu tak bisa merdeka berdiri dibogor kota.ujar bang raja akhiri kata

(Red-be continue)

Dan sempat aduk mulut dan cekcok, karena ADS mobil avanza di tendang dengan kaki oleh oknum PP di Jawa Tengah.

Jakarta, posjkt.com

Viral seorang Oknum PP dengan Warga di jalan, dan seorang oknum itu sempat menendang kaca mobil korban dan sempat pukul kepala korban.

Oknum Pemuda Pancasila terlihat arogan sampai-sampai menendang pintu kaca mobil sebut saja ADS.

Dan sempat aduk mulut dan cekcok, karena ADS mobil avanza di tendang dengan kaki oleh oknum PP di Jawa Tengah.

Karena arogan seorang lembaga PP sebut saja ASD ini, sampai ia mengatakan saya ini Pemuda Pancasila.

Lalu ADS terus menerangkan bahwa ia mengaku sebagai seorang ASD Oknum PP dan Lawyer.

Tetapi sikapnya kayak pereman, dan semuanya ada etika dan sopan santun dalam berbicara, walaupun kesal.

ADS terus tak terima, melaporkan kejadian seorang ASD Oknum PP melakukan kekerasan terhadapnya.

Kasus ini sudah tak menjamin bahwa seorang Lembaga Masyarakat tidak memberikan contoh terhadap warga, yang ia anggap lemah.

Seolah-olah kasus ini di tuntaskan ke meja hijau, sehingga tidak ada zaman sekarang ini mengunakan kekerasan terhadap yang lemah.

“Sudah salah, arogan pula!!”, katanya ADM di group Whatsapp

Menurutnya, seharusnya ia sebagai Lawyar ia harus meredam kemarahan, tak terlepas orang itu masalah atau salah, itu adanya di pengadilan negeri yang bisa salah.

Pada hal sudah minta maaf saja saat di Tempat Kejadian Pekara (TKP) tak usah arogan menunjukan ia seorang PP dan Lawyer bisa mengunakan kekerasan.

“Ujung-ujungnya minta maaf, juga malukan…”, tutur.

Kata ADM, Dasar ketua PP = Pemuda Pekok kalau tidak viral tidak akan minta maaf.

“Saya minta maaf kepada keluarga dan kerabat dan rekan-rekan yang sudah melakukan keterbatasan”, katanya Sebut saja ASD Pemuda Pancasila.

Ia juga minta maaf di seluruh pada yang lagi ramai di Medsos dan Whatsapp, dan semua orang ada yang melakukan kesalahannya.

( Henry / rafi )

Polsek Medan Area melakukan pra rekonstruksi kasus penganiayaan David Chandra dan Lina.

Sumut, posjkt.com

Adanya Kejanggalan Pra Rekonstruksi Yang Digelar Polsek Medan Area Terkait Kasus Penganiayaan David Chandra dan Lina, jumat (12/07).

Polsek Medan Area melakukan pra rekonstruksi kasus penganiayaan David Chandra dan Lina terjadi di Jalan Pasir Putih,Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Medan Area ( Central Land) Cafe 38, tanggal 19 Maret 2024 pukul 00.30 wib.
Pra rekonstruksi di halaman Mapolsek Medan Area, Rabu (10/07/2024).

Pra rekonstruksi yang dilakukan Polsek Medan Area hanya dihadiri Panit Reskrim Iptu R Tarigan, Penyidik Pembantu Bripka Zefry Suryadi dan personil tanpa di hadiri Kapolsek Kompol Hendrik Fernandes Aritonang, dan Kanit Reskrim Iptu Harles Gultom.

Muhammad Erwin didampingi Zoelfikar, selaku kuasa hukum David Chandra dan Lina melihat adanya kejanggalan dalam gelar prarekonstruksi yang dilakukan Polsek Medan Area.

“Gelar pra rekonstruksi dilakukan guna mendudukkan laporan polisi nomor LP/B/197/III/2024/SPKT /POLSEK MEDAN AREA pada tanggal 19 Maret 2024.yang disampaikan pelapor.

Apakah memang benar adanya laporan sesuai dengan kejadian. Namun dalam pra rekonstruksi yang di lakukan Polsek Medan Area justru memberatkan David Chandra sebagai pelapor di Polsek Medan Area.

Apakah mungkin Pelapor David Chandra sebagai korban memberikan laporan yang justru memberatkan dirinya ,? “, jelas Erwin

Lina istri David Chandra sebagai saksi dalam pra rekonstruksi hanya diam dan tidak diberikan kesempatan untuk intruksi karena adegan pra rekonstruksi tidak sesuai dengan kejadian yang dilihat Lina sebagai istri David yang juga sebagai korban penganiayaan di Cafe 38.

“Adegan pra rekonstruksi dari adegan ke – 4 hingga selesai tidak sesuai dengan kejadian di lokasi, saya tidak dibolehkan intruksi saat adegan tidak sesuai dengan sebenarnya.

Panit mengatakan nanti aja, saya tidak terima dengan adegan pra rekonstruksi tadi.

Saya serahkan kepada kuasa hukum untuk membantahnya”, tegas Lina saat pra rekontruksi.

“Kami dengan tegas menolak pra rekonstruksi yang dilakukan Polsek Medan Area.

Kami akan mengajukan saksi lain dari kami, saksi tambahan, semoga Polsek Medan Area dapat menerimanya dan memeriksa kembali pelapor David Chandra dan Lina.

Karena Lina juga sebagai korban penganiayaan yang dilakukan oleh Sunny”, harap Erwin Kuasa Hukum David Chandra.

” Kami selaku kuasa hukum dengan tegas menolak pra rekontruksi yang dilakukan oleh penyidik Polsek Medan Area, karena pra rekontruksi tersebut.

Tidak berdasarkan hukum, dan biasanya pra rekontruksi tersebut sifatnya tertutup di internal penyidik.

Seharusnya pra rekontruksi ini kesempatan pertama di berikan kepada klien kami David Chandra dan Lina selaku korban dan pelaporย 

Untuk memperagakan peristiwa pidana yang di alaminya , bukan oleh pihak lain yaitu Tjang Sun Sin dan Sunny, yang berperan lebih banyak dalam pra rekontruksi tersebut.

Dengan tampilnya Tjang Sun Sin dan Sunny dalam pra rekontruksi tersebut sebenarnya pelaku dalam laporan klien kami tersebut sudah di ketahui oleh penyidik.

Kami selaku kuasa hukum dari David Chandra dan Lina sudah menyurati pihak Polsek Medan Area untuk melakukan pemeriksaan lanjutan kepada David Chandra dan Lina.

Saksi yang ada di TKP yang terlihat di dalam vidio yang d peroleh pihak Polsek Medan Area, akan tetapi bukannya untuk melakukan pemeriksaan.

Lanjutan kepada klien kami justru mengundang klien kami untuk pra rekontruksi, yang pada saat pra rekontruksi tidak di berikan kesempatan untuk menjelaskan dan memperagakan kejadian yang sebenarnya.

Kapolsek Medan Area Kompol Hendrik F Aritonang saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/7/2024) belum memberikan keterangan perihal pra rekonstruksi karena adanya zoom meeting.

(Rizky Zulianda)

Viral Mobil ALS di jalan Luntas Sumatra tabrakan, diduga ada 3 orang meninggal Dunia.

Padang, posjkt.com

Mobil Bus Antar Lintas Sumatra (ALS) belum lama ini terguling dan tabrakan di Jalan Lintas Sumatra, tepatnya di Dharmasraya, Padang, Sumatra Barat.

Dalan kabar yang di posting oleh akun @toniwihaya055, bahwa ALS yang menujuh ke medan tabrakan adu kambing.

Yang dimaksud aduh kambing tabrakan maut.

Dikabarkan menurut informasi Dharmasraya, KM 13, ada yang meninggal dunia, penumpang yang selamat dan sehat di pindahkan kemobil lain.

Penumpang yang luka-luka, karena diduga kena benturan keras di pintu dan caka mobil.

Terpaksa dirawat. Yang korban luka-luka telah di bawah ke rumah sakit terdekat.

Yang Sakit dan luka ringan, untuk menjalani perawatan instensip.

Para penumpang yang selamat di pindahkan ke mobil yang lain, tetapi masih satu perusahaan ALS.

Menurut Saksi mata, Zaenal, mobil laju kencang di atas 150 KM/jam.

“Ketika ada melintang dan tidak bisa di tahan lalu mobil oleng, dan nabrak”, katanya Zaenal warga setempat.

Kata dia, wah itu mobil dari jauh kayaknya oleng, eeeh tak lama kemudin mobil nabrak, dan terbalik.

“Kami juga sempat teriak, dan menyebut nama Allah, SWT, selamatkan kami”, katanya febi (25) penumpang.

Menurut Akun toniwijaya055, kejadian di perkirakan pada malam hari.

“Nyawa yang Melayang 3 orang alias meninggal dunia dan 3 luka-luka, yang luka-luka kini masih dalam perawatan RS terdekat Padang”, tuturnya.

Menurut polisi, saat ini masih mengolah di TKP, apa ada unsur lain selain kecelakaan.

“Kami masih tahap pemanggil saksi saat kejadian, tetap sopir yang di jadikan tersangka,

Untuk selanjutnya tunggu kira-kira hasil pemeriksaan dan menunggu pemeriksaan terlebih dahulu”, tutur polisi LAKA Luntas Sunatra.

(Asril / Zen / hen)