Mobil besar lalu lalang ke jalan Bayur Kali Kota Tangerang tak sesuai kapasitas angkutan jalan.

Tangerang, posjkt.com

Sepanjang jalan Bayur kali Neglasari – Jalan Bayur Lebak Wangi Kabupaten Tangerang sampai kota Tangerang setiap roda 18 kontener dan teller juga tronton acab kali lalu lalang kota Tangerang, Banten, Selasa (21/05).

Sampai kabupaten Tangerang di duga tidak layak lintasan untuk kenderaan yang begitu panjang nya dan juga muatan yang begitu berat.

Muatan kenderaan di atas 20 ton, sedangkan jalan jalan Bayur Kali kapasitasnya cuma 8 ton, dan tak sesuai kapasitas angkutan jalan raya.

Sehingga jalan 8 ton yang dilalui oleh kendaraan 20 ton tak seimbang.

Bahkan pihak Dishub Kota Tangerang tak perna razia angkutan yang lebih muatan.

Menurut Saniman (54) warga setempat, bahwa jalan yang di lewati oleh mobil besar tak sesuai kapasitas, angkutan jalan.

Apalagi dari pagi sampai malam dan pagi lagi, kenderaan perusahaan misalnya perusahaan PT. Polindo dan trek tanah sereng terpeset karena tak sesuai muatan dan kapasitas.

“Penyebabnya kenderaan yang melebihi kapasitas angkutan”, katanya Saniman.

Kata dia, penyebat jalan yang tak mungkin lintas karena jalannya pun hanya 4 M lebarnya.

Jika berlawanan Kenderaan roda 16 ini alias Container berlawanan arah sesama Container sering terjadi kepleset masuk ke dalam got ( paret kecil ), dengan ukuran besar.

Menurut Judi (45) warung di pinggir jalan, ia juga kesal kalau mobil besar lewat, ia ketakutan warungnya di senggol.

Sehingga terjadi kemacetan di jalan antara kabupaten Tangerang sampai perbatasan kota Tangerang, bahkan sering macet.

“Aduh, konter lewat lagi, bahaya ini, jalan dan kendaraan tak sesuai”, ujarnya Judi.

Gian mengatakan memang kurang layak-lah di lintasi sepanjang Bayur kali kabupaten Tangerang sampai kota Tangerang melewati perbatasan antara kabupaten Tangerang dengan kota Tangerang.

“Dulu perna di buatkan rambu-rabu, tetapi kesini-kesininya tak lagi”, katanya gian.

Ia juga berharap, jalan yang dilewat jalan Bayur kali pada awak Media posjkt.com, kerena perusahaan di Bayur kali banyak perusahaan di duga Abal-Abal.

Tapi karena polisi cepek di kasi lumayan besarnya, sehingga lolos kenderaan apapun yang lintas di sepanjang jalan Bayur kali ini.

Sampai tujuan, menurut warga Bayur yang sudah makan garam banyak di Bayur Desa Lebak Wangi ini diduga ada Aparat dishub Kota Tangerang yang kerja sama dengan Perusahaan PT. Polindo.

“Sehingga meraja Lela perusahaan tersebut”, tutur warga Bayur kali yang tak mau di sebut namanya.

(sahat red)

Dirut RSUD Subang Ahmad Nasuhi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat 9 orang tewas dalam kejadian maut.

Subang, posjkt.com

Hendak berlibur dan ke Bandung dan bersama Siswa/si SMK Liga Kencana Depok, Jawa Barat tiba-tiba mobil di Ciater, Jawa Barat terguling tak mampu mengandalikan mobil bus.

Mobil Pariwisata yang menuju ke Bandung pas penurunan Ciater Jawa Barat, tenyata mobil bus pariwisata yang membawa siswa terguling.

Karena diduga Rem blong, dan tak bisa mengendalikan lanju kencang bus dari atas menuju ke bawah.

Pihak Kepala Sekolah, sopir pihak perusahaan bus hal ini minta bertanggung jawab, karena membawa banyak orang orang.

Apakah sebelum berangkat mobil tidak cek kelengkapan, sehingga tidak membahayakan penumpang?.

“Jika hal ini sudah dicek, kemungkinan tak seperti ini”, katanya Asep dishub lain.

Kata Asep dishub lain, bisa saja mobil itu tidak cek kelengkapan, karena jarak jauh pasti mobil sehat.

Pihak orang tua sampai sekarang tak terima kejadian ini.

Ia merasa anak-anaknya masih sehat-sehat saja kan?

“Mudah-mudahan anak kami sehat-sehat saja kan”, katanya keluarga mengadami ibunya anak yang meninggal.

Menurut informasi Kecelakaan maut yang melibatkan sejumlah kendaraan, terjadi di daerah Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024), pukul 18.48 WIB.

Dirut RSUD Subang Ahmad Nasuhi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat 9 orang tewas dalam kejadian maut.

“Berdasarkan informasi dari Dinkes Kabupaten Subang akan dibawa 9 jenazah ke RSUD Subang,” ujarnya saat diwawancara dalam Breaking News Kompas TV, Sabtu malam.

Peristiwa ini juga menimbulkan 20 korban luka.

“Sekitar 20 korban luka ringan dibawa ke puskemsas terdekat, Puskesmas Palasari,” ucapnya
Ahmad menuturkan, korban luka telah ditangani di Puskesmas Palasari dan klinik di Tambakmekar.

Adapun untuk korban luka berat dirawat di RS PTPN VII, RS Hamori, dan RSUD Subang.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Subang AKP Undang Syarif Hidayat menuturkan,

kecelakaan ini bermula dari bus rombongan SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, yang oleng, lalu menabrak sejumlah kendaraan.

Untuk sementara penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Belum ada info apakah sopir ngantuk apa remnya blong,” ungkapnya.

Saat ini, petugas masih berusaha mengangkat bus yang terguling di jalan.

Kata Polisi, dalam hal kasus ini dalam penangan pihak polisi.

Pihak polisi masih mencari keterangan tentang terjadi kecelakaan di Ciater, Jawa Barat, yang di kemudi oleh supir bus dari Depok.

( Jajang / Sahat red )

Nasib malang yang di alami oleh SMK Lingga Kecancana Depok, maut.

Subang, posjkt.com

Kecelakaan Maut di Subang, Bus Rombongan SMK Asal Depok Terguling di Ciater, Belasan Orang Tewas, kondisi penumpang dalam berbahaya.

Kecelakaan maut bus pariwisata terjadi di turunan Ciater di Lembah Sarimas di Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024) malam, ada beberapa siswa meninggal dan ada luka berat dan ringan.

Siswa yang luka-luka berat langsung di larikan ke rumah sakit terdekat.

Sampai saat ini dari Ansurance kecelakaan belum medata, bahwa kerugian pasien.

Diduga pula Bus Pariwisata yang di tumpangi oleh siswa remnya Blong dan dan ada dugaan mobil tak bisa rem ketinggian dalam mendaki.

Bus yang kecelakaan hingga terguling diketahui membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana asal Kota Depok, yang baru saja melakukan perpisahan di Bandung.

Dugaan ada belasan korban tewas dalam kecelakaan bus pariwisata bernomor pelat AD 7524 OG tersebut.

Kecelakaan maut bus pariwisata terjadi di turunan Ciater di Lembah Sarimas di Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024) malam.

Bus yang kecelakaan hingga terguling diketahui membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana asal Kota Depok, yang baru saja melakukan perpisahan di Bandung.

Kadishub Subang Asep Setia Permana yang berada di lokasi kejadian mengatakan kecelakaan maut tersebut terjadi Sabtu pukul 18.00.Wib

Menurut Asep bus diduga mengalami rem blong saat turunan sehingga sopir kehilangan kendali, dan sempat panik.

“Bus akhirnya menabrak satu mobil pribadi dan beberapa motor, sebelum terguling,” kata Asep dalam tayanga di TV One, Sabtu malam.

Saat ini masih dalam penanganan pihak polisi.

Jika, polis mendapatkan rem blong supir bisa di kenakan pidana dan serta kurangan penjarah.

“Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, karena ini ada korban”, katanya Polisi.

(Sahat red)

Polisi tangkap kang mus dkk itu ada sumber dari pelaporan dari masyarakat.

Jakbar, posjkt.com

Penagkapan Kang Mus dan kawan-kawan (dkk) di tangkap polisi, di salah satu tempat di Jakarta Barat, saat dalam komsumsi sejenis sabu-sabu.

Polisi tangkap kang mus dkk itu ada sumber dari pelaporan dari masyarakat.

Karena sigapnya aparat polisi dan polisi mengelolah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sedang dalam komsunsi obat haram itu.

Saat penangkapan kang mus dkk itu, sempat mengelak, lalu di galedah oleh polisi ada kedapatan sejumlah barang bukti.

Kini Kang Mus dkk berurusan sama polisi dengan komsumsi barang haram itu.

Menurut Yadi (45) warga bahwa kang mus dkk, di tangkap polisi.

“Katanya, pihak polisi tangkap kang mus dkk karena kedapatan kosumsi barang nharam sejenis sabu-sabu”, katanya yadi warga melihat ada polisi ramai/

Kang Mus Dan Rekan Aktor Sinetron Ditangkap Polres Jakarta Barat (Jakbar) Kedapatan Konsumsi Narkoba Jenis Ganja.

Aktor yang terkenal dengan perannya sebagai Kang Mus dalam sinetron Preman Pensiun, EK, ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja.

Penangkapan ini terjadi di Apartemen Kalbata City, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/5/2024).

Epy tidak ditangkap sendirian, melainkan bersama dengan seorang pria berinisial YI, yang juga dikenal sebagai aktor sinetron

“Dari salah satu dari keduanya, polisi menemukan barang bukti narkotika jenis ganja.

Kedua aktor tersebut juga dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine awal,” Ujar Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akbp Indrawienny Panjiyoga saat dikonfirmasi di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat, 10/5/2024.

Indrawienny Panjiyoga, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari penangkapan “YI” terlebih dahulu, diikuti oleh penangkapan Epy di warung miliknya di kawasan Apartemen Kalibata City, dikutip diinsgram polisi.

Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat.

Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap keduanya hampir secara bersamaan.

Saat ini, kedua aktor tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus ini.

(Dela / irwan / sahat)

Mafia Solar Kembali Beraksi: Wartawan Dikeroyok, Ketua GWI Mendesak Penegakan Hukum Tegas.

Tangerang, posjkt.com

Mafia BBM bersubsidi kini kini beradar pada mafia, diduga Mafia BBM ngamuk, ia di ikuti oleh sejumlah wartawan pada malam hari.

Mafia Solar Kembali Beraksi: Wartawan Dikeroyok, Ketua GWI Mendesak Penegakan Hukum Tegas, senin, 06 Mei 2024 –

Mafia solar kembali membuat gebrakan dengan kekerasan, kali ini menyasar para wartawan. Ketua Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI).

Syamsul Bahri, mengecam keras kejadian tersebut dan mendesak Kapolres Metro Kota Tangerang untuk bertindak tegas.

Maraknya penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menjadi sorotan utama. Di balik maraknya ini, terlihat adanya oknum Anggota Polisi Hutan (APH) yang terlibat.

Membiarkan mobil-mobil bermuatan BBM yang diduga dimodifikasi lewat tanpa hambatan, seperti yang terjadi di depan Polsek Jati Uwung, Kota Tangerang.

Praktik ini menjadi kesempatan bagi para mafia untuk bertindak brutal. Baru-baru ini, seorang wartawan yang tergabung dalam Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) menjadi korban.

Insiden penyerangan dan perampasan ponsel wartawan itu terjadi di Jalan Gatot Subroto KM.4, tepatnya di flyover Taman Cibodas, Sangiang Jaya, Priuk, Kota Tangerang.

Menurut korban, yang diketahui bernama AS, serombongan orang tak dikenal tersebut datang atas undangan dari sopir mobil box milik seseorang bernama Andre.

Sopir tersebut mengaku sebagai “bumper” atau penghubung dengan seorang oknum wartawan yang mengklaim sebagai pimpinan redaksi salah satu media online dengan inisial WST.

“Para gerombolan itu diundang oleh sopir melalui telepon, padahal saya sudah bicara baik-baik dengan sopir tersebut,” ujar AS.

Korban juga menyebutkan bahwa para pengeroyok itu secara beringas mengintimidasi dan menyerangnya, bersama dengan seorang rekannya yang berada di lokasi kejadian.

“Mereka tidak bisa diajak berkomunikasi, dan mengatakan bahwa ini urusan bos Andre dan Simbolon, orang lapangan mereka,” tambahnya.

Kejadian itu dilaporkan langsung kepada pihak berwajib dengan nomor laporan LP/B/481/V/2024/SPKT/Polres Metro Kota Tangerang, dan AS meminta agar penegak hukum segera menindaklanjuti.

Menyikapi insiden yang menimpa anggota organisasinya, Syamsul Bahri, Ketua DPD Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Banten, menyuarakan permintaan tegas kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Saya meminta dengan tegas kepada Kapolri, Kapolda Metro Jaya, dan khususnya kepada Kapolres Metro Kota Tangerang, KBP Zain Dwi Nugroho SH.S.I.K.M.SI, untuk menindak para mafia solar dengan serius,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi dari pihak berwajib. Para pelaku masih berkeliaran bebas.

(Sahat red)

Tukang Pakir di hajar oleh Security ITC serpong, dan sempat matanya padam.

Tangerang Selatan, posjkt.com.

Penganiayaan Security ITC dengan Seorang tukang parkir suatu PMH Perbuatan Melawan Hukum, Sabtu, 04/05/2024.

Tukang Pakir di hajar oleh Security ITC serpong, dan sempat matanya padam.

KRONOLOGIS KEJADIAN POLSEK PADEMANGAN, Sekitar jam O2.30 Siang. Ada seorang Ojol Greb motor yang parkir sembarangan diareal loby lTC ( didepan Jalan Raya) yang tidak ada orang yang tahu dia parkir motornya.

Tidak lama kemudian Security lTC ( Sdr Subandi) bertanya sama tukang parkir ( Udin) motor siape ini tukang parkir ( Udin) Jawab tidak tahu .

Dan tidak lama kemudian datang pengemudi motor yang parkir sembarangan ( greb) dan di datangin dengan tukang parkir ( udin) ternyata kenal terus memberikan uang Rp.2000.

Lalu tiba tiba security ( subandi) datang memiting & ngebengkek tukang parkir ( udin) dan arogan menganiaya & memukul sebanyak 5 kali dibagian mata tukang parkir.

Tukang Parkir segera dibawa kekantor security ( Posko) dilantai 3 dan memberikan pengarahan yang tidak enak jawabannya hanya diberikan cream dipipi & salep jawab komandan/chip lTC Sigit ketua security.

Beliau pun mengancam jikalau ada tuntutan lagi bakal tidak diperbolehkan untuk parkiran dan dagang dilobi ITC tersebut .

Nasib orang miskin orang kecil tukang parkir Udin korban Penganiyaan sepihak.

Dia tertunduk hanya menjawab singkat.

Ya saja karena takut sama ancaman Komandan Security Sigit itu.

Menurut Dr Bernard Ketua GAKORPAN PRESISI Mendorong Kasus ini agar terang benderang, kepihak aparat polisi.

“Sehingga di proses sesuai hukum yang berlaku, walaupun orang kecil sekalipun.

Korban dan kedudukannya sama dimata hukum korban tukang parkir Udin bisa meminta, minta penjelasan oleh polisi”, katanya dr. Bernard

( Sahat red )

Demostran ini menujukan bahwa pegawai buruh menujukan pada pemerintah agar di perhatikan.

Jakarta, posjkt.com

Sehubungan peringati hari Buruh sedunia, para buruh di jakarta sempat demo di gedung Ietana Negara, sabtu (01/05)

Demostran ini menujukan bahwa pegawai buruh menujukan pada pemerintah agar di perhatikan.

Bahkan Cipta Kerja minta di bubarkan dan tak ada buruh kontrak kerja.

“Kami minta pada pemerintah agar di cabut undang-undang Cipta Kerja”, katanya Dasmon (45) koordinator Buruh.

Dialog buruh dan pengusaha Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan Bandung, Acuviarta Kartabi mendorong adanya dialog antara buruh dengan pengusaha pada momen May Day tahun ini.

β€œMenurut saya buruh tidak pernah memberatkan pengusaha, sepanjang perusahaan mampu. Wajar saja untuk melakukan aksi, dan saya setuju untuk dilakukan revisi (UU Cipta Kerja),” ujar Acuviarta, Selasa (30/4/2024).

Dia menilai, tuntutan para pekerja pada Hari Buruh kali ini merupakan persoalan lama dan telah berlarut-larut.

Pasalnya, ruang dialog antara buruh dan pengusaha belum optimal, dikutip kompas.com.

β€œSelama ini kenaikan (UMK) barometernya inflasi, tetapi tidak mencakup perubahan kondisi keuangan, daya beli masyarakat, dan terbukti metode perhitungan upah selalu berubah dan tidak konsisten,” sambungnya.

Meski begitu, Acuviarta menambahkan, para buruh pun tetap perlu mencari batas kenaikan upah yang ideal bagi kedua belah pihak.

“Batasan ideal yang memenuhi rasa keadilan, sesuai dengan perusahaan tapi tidak memberatkan buruh. Selama ini kenaikan itu kurang memperhatikan hak buruh,” ungkapnya.

(sahat red )

Viral di whatsapp group 2 orang pelaku begal pura-pura pingsan tergeletak di jalan.

Jakarta, posjkt.com

Waduh, pelaku begal ini pura-pura pinsan dan tergeletak di jalan dan sempat viral di media sosial (Medsos).

Hati-hati dalam pengendara bermotor dalam saat sepih dan pada malam hari, Jakarta, belum lama ini.

Kejadian sepasang pada malam hari dan lewat di saat sepih.

Perampas motor saat sepih, kedua orang ini pura-pura ada kejadian, lalu ia berdua terbaring.

Ketika di saat tolong, dan berdiri lalu perampas motor dan begal ini bangkit lalu yang di tolong lalu yang di tolong cekek, sampai pinsan.

“Ketika yang nolong tak ada suara, karena sudah di berikan bius oleh begal”, katanya Rahmad (49) saat terekam kamera.

Kata rahmad, begal itu korbannya pingsan lalu motor scopy putih di bawah dan di gondol maling motor.

Menurut Juardi (40) di tempat, mau nolong takut di tembak oleh begal.

“Maling motor setelah korban di bius suami istri ini pingsan motor di bawah”, katanya melalui vidio yang beredar di wahatsapp group.

sahat / har / san

Diduga Djman gantung diri di akaibatkan terdesak ekonomi.

Tangerang, posjkt.com

Cerita di warung kopi Kab.Tangerang, Banten, sabtu (27/04) ia sekelompok warung ngobrol sama temannya, ia berharap pada pemerintah sekarang agar di permudahkan mendapat pekerjaan untuk orang serabautan.

Diduga Djman gantung diri di akaibatkan terdesak ekonomi.

Menurut Informasi dari Whatsapp group, bahwa Djaman meninggal dunia diduga punya hutang pada rekan dan tukang pinjol.

Ada seorang warga kerja serabutan kuli tukang pasir sebut saja Djaman (45) setiap ketemu di warung ia bercerita enaknya zaman pak suharto

“Kenapa enaknya, para perusahan yang nyari kerja, kalau sekarang Rakyat yang cari kerja udah gitu nyogok lagi”, katanya Djaman, saat ia belum meninggal dunia.

Menurut Djaman, Akibat ibu Megawati dulu jadi presiden pekerjaan kontrak coba, kalau pakΒ  Suharto enggak lengser rakyat enggk menderita.

Ia juga kata Danu (47) temannya.

Tak lama beberapa hari kemudian terjadilah kecelakaan yang tidak diduga, bahwa Djaman meninggal dunia karena gantung diri.

Tidak kemungkinan, saat bercerita pada temannya satu warung pada mau berangkat kerja, ia sering mengeluh dan susah mencari duit.

“Kemungkinan ia terlilit utang kali ya”, kata Danu, dikutip whatsapp group.

Menurut informasi warga, bahwa Djaman meninggal gantung diri dirumahnya.

Tuh, Tak salah lagi, ia kemungkinan seperti itu, kehilangan pekerjaan.

“Mau jadi kerja kuli juga sekarang pakai uang juga, diduga yang bawah 25%”, tutur Samsiar temannya Danu.

( Henny / mer )

Justru dilaporkan hukum perdata sdr Budi Priyantono komisaris PT. Sampurna Sistem lndonesia menagih utang piutang.

posjkt.com – Melihat nasib sosok pengusaha Budi Priyantono ,pengusaha.muda asli Tangerang yang justru dilaporkan PT. KBU :LP/B/2007/X/2022/SPKT/Polres Tangsel /PMJ Tertanggal 17 Oktober 2023 dengan Pasal 372 dan /atau pasal 378, jumat (26/04).

Justru dilaporkan hukum perdata sdr Budi Priyantono komisaris PT. Sampurna Sistem lndonesia menagih utang piutang terhadap pembeli mesin yang mangkir membayar perlunasan hutangnya itu PT. KBU yakni 3 unit SPK mesin total harga Rp.5.078.205.000. Sedangkan pembelian.mesinnya masih terhutang senilai Rp.1.966.776.700

Somasi telah dilakukan terhadap PT. KBU justru Sdr Budi Priyantono malah dilaporkannya ke Polres Tangerang Selatan san dinyatakan status TSK Tersangka.

Ketika diklarifikasi ke komisioner Kompolnas ibu Poengky lndarty Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga .terlihat antusiasme & Quickly.

Responsif ditunjukkan saran Pencerahan Hukum Bunda Poengky seyogyanya Kapolres metro Tangsel itu di Praperadilkan agar transparan saja.

Kinerja Kapolres metroTangerang Selatan dan jajarannya tersebut di PN Tangerang agar terang benderang.

Heboh pissan euuy status tersangka ini yang menghebohkan kalangan Netizen dunia maya tersebut.

Sementara komentar Prof DR Adrianus Meillala, mantan komisioner Kompolnas & masih Dosen Kriminologi UI.

Beliau pun acungkan dua jempol serta menyarankan itu hak azasi Sdr Budi Priyantono yang merasa ter zolimi.

Untuk segera Tegakkan keadilan & Pencerahan Hukum berkeadilan dengan kongkritnya melaporkan Bapak Kapolres Metro Tangerang Selatan ke pihak aparat Propam.

Mabes Polri Propam / Paminal PMJ, Kabareskrim lrwasda PMJ serta Komisioner Kompolnas,dan Anggota Komisi lll DPR RI untuk mereka itu segera dipanggil terkait Profesionalitas.

Proporsional Kinerja Reskrim Polres Tangsel dan Jajarannya didalam konteks Presisi Tribrata Polri mengungkap kasus kasus krusial benang kusut di masyarakat Tangerang Selatan.

Pengacara handal namun Bertangan dingin Elohim Kamaruddin Simanjuntak SH. MH mengomentari pula perihal kasus sdr Budi Priyantono yang merasa terkriminalisasi.

Terzolimi dan dipermalukan lawannya agar melaporkan kasus musuhnya terhutang tersebut PT . KBU ke Bareskrim Mabes Polri agar terpecahkan solusi Laporan siapa yang pantas.

Didahulukan aqurat saksi & datanya maka itulah yang lantas dapat diproses P.21 sesegera mungkin gelar persidangan di Pengadilan Negeri.

Hakimpun yang memutuskan siapa yang merasa terzolimi akibat pelaporan Kasus 378/372 ini.

(dr Bernard Gakorpan Postbanten Group)

Tokoh Masyarakat di Bandung minta aparat gerak cepat untuk melakukan swifing jual obat keras.

Bandung, posjkt.com

Maraknya jual obat dosis tinggi yang berdar di masyarakat Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, rabu (24/04)

Hal ini terbukti, bahwa aparat juga belum ada upaya melakukan swifing tokoh obat sepanjang Kota Bandung, karena obat tersebut membahayakan para pemakainya.

Jika Obat tersebut bisa di komsumsi oleh pelajar, akan berdampak negatif terhadap pemakainya.

Warga Bandung agar di minta pada Dinas Kesehatan dan aparat polisi agar di tangkap penjual dan pengedar.

“Kami juga minta pada aparat dan Dinas terkait agar melakukan Swifing dan penangan yang serius, karena tidak tertutup kemungkinan hal ini berdampak pada pelajar”, ujarnya Ust. Jajang Herianto, S.Ag.

Menurut informasi, bahwa diduga Satres Narkoba Polrestabes Bandung Tutup Mata Dengan Maraknya Peredaran Tramadol Dan Eximer

Diduga Satres Narkoba Polrestabes Bandung dan Polsek Bojongloa Kaler tutup mata dengan maraknya peredaran obat keras daftar G jenis Eximer dan Tramadol tanpa ada surat ijin edar dari Dinkes kota Bandung maupun BPOM Provinsi Bandung.

Hasil investigasi tim awak media dilapangan, para pengedar obat terlarang tersebut sangat pintar dalam mengelabuhi masyarakat dan Aparat Penegak Hukum (APH), dimana keberadaan Toko / Kios berlokasi di Jl.Sukarno Hata No.219 Kopo, Kecamatan Bojong Loa Kaler, Kota Bandung, Jawa barat dengan modus warung kelontongan serta warung kopi.

Lebih anehnya lagi tanpa memakai resep dari dokter Obat Keras jenis Tramadol dan Eximer itu sangat mudah didapatkan, bahkan mudah dibeli seperti membeli kacang di warung hingga permukiman.

Tim awak media mencoba mendalami lagi lokasi penjualan tersebut masuk di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Bojongloa Kaler, Polrestabes Bandung.

Dalam investigasi tim awak media menemukan sebuah warung yang menjual obat terlarang jenis Tramadol dan Eximer berkedok warung kopi tepatnya persis tidak jauh dari lampu merah sebelum Flyover.

Hal ini juga dibenarkan oleh penjaga toko yang mengaku bernama Jek saat dikomfirmasi oleh tim awak media dilapangan mengatakan, bahwa warung tersebut milik bos bernama Jenal.

Lebih lanjut penjaga toko menerangkan, “Kurang lebih tiga tahun saya menjual obat tramadol dan eximer di sini pak,” dan warung ini milik bos jenal.Kata penjaga toko yang mengaku bernama Jek Pada Minggu 21/04/2024

Bos yang mengaku bernama jenal saat di konfirmasi mengatakan bahwa toko tersebut benar miliknya.

“Benar pak itu toko milik saya, nanti saya cek pada anak toko dulu, nanti saya telpon pak,”ucap Jenal melalui telpon Whatsappnya

Aktifis Senior yang lebih akrab dipanggil Bang Harun, sangat menyayangkan kepada pihak Kepolisian khususnya Polsek Bojongloa Kaler dan Satres Narkoba Polrestabes Bandung tidak bisa menindak peredaran obat terlarang di wilayah hukumnya.

Abi / postjkt

Pelaku Angky dan Anggi merampas motor Korban Samuel di Jalan Cipondoh Kota Tangerang.

Tangerang, posjkt.com

Begal berkedok Depcolektor rampas sepeda motor di jalan alasan motor menunggak leasing. Padahal motor sudah, Lunas dan ada bpkbnya.

Terdakwa Angky dan Anggi dari lapas pemuda di sidangkan oleh Jpu Dela,SH Jaksa kejaksaan Negeri kota Tangerang.

Kejadian 5 Oktober 2023 di pergudangan keluarahan panunggangan cipondoh Kota Tangerang telah terjadi perampasan kendaraaan bermotor oleh korban Samuel Royaman.

Mengambil barang milik orang lain berniat memiliki. Mencuri, di lakukan lebih 2 orang, kamis hari 5 Oktober 2023 korban Samuel Royaman ketika melintas menggunakan sepeda motor di pepet para pelaku. Korban Samuel Luka robek lutut punggung diakibatkan sajam.

Jpu Dela sh dalam dakwaannya menjerat para terdakwa dengan pasal 356,, kuhp 358 jo pasal terang terangan gan 270 ayat 2 kuhp. 351 jo pasal 352 jo pasal 55.

Saksi korban Samuel royaman kelahiran medan tidak kenal ke 2 terdakwa.

Kejadian 5 Oktober 2023. Saksi korban dalam perjalanan pulang kerja mereka gendarai sepeda motor vario B 5922 TIO.tiba tiba di pepet pengendara mio. Saksi sudah curiga ketika di kunyit para pelaku.

Sakssi korban dalam kesaksiannya mencurigai orang ini akan merampok. Saksi sempat menghindar dari kejara para pelaku. Sayamenghindar masih di pepet terus ujar saksi. Di hadapan majelis hakim.

Saksi memukul salah satu pelaku sampai jatuh,” tiba tiba datang temanya 5 orang. Karna temanya banyak saksi kabur.

Saksi masuk gang motornya di rampas lalu saksi lari masuk mobil angkot ke dua terdakwa masih mengejar lalu memukuli korban Samuel pakai kayu.

Saksi korban merogoh kantong celananya lalu membuang uang ke jalanan. Para pelaku berebut ambil uang yang di sebar korban.

Karna pelaku berebut ua. G yang di sebar Samuel mengambil sepeda motornya lalu melarikan diri ke kantor polisi.

Kesempatan kabur ambil motor lari ke polsek lalu berobat ke rumah sakit. Dari pemukulan para pelaku saksi korban ada patah tulang sempat oprasi. HP korban sempat di rampas dan di jadikan barang bukti.

Begal modus Depcolektor ujar Samuel. Saya tahu dia dep kolektor karna hampir tiap hari melihat mereka berkelompok di pinggir jalan memgintai sepeda motor yang akan di jadikan sasaran ujar samel Saksi korban.

Motor saya sudah lunas ujar saksi, tetapi masih di kejar depcolektor. Saksi taunya pelaku sudah di tangkap dari polisi.

Terdakwa dari lapas pemda tidak dengar suara saksi karna suaranya terputus putus dari pengadilan negeri Tangerang ujar ke dua terdakwa.

Majelis hakim menerangkan. Kalian merampaa motor saksi samuel. Tapi motornya gajadi di rampas. Karna korban nyebar duit kalian berebut duit.

Tetapi HP saksi kalian rampas. Korban luka2 di jahit dan oprasi memakai gip karna ada tulangnya yang patah kalian Pukul pakai kayu ujar majelis hakim di iyakan ke dua terdakwa Angky dan Anggyi mengiyakan

prayitno / postjkt

Jari mengaku sebagai Nabi Isa al Masi.

Jakarta, posjkt.com.

Jari asal Jombang, Jawa Timur mengaku sebagai Nabi Isa. Bahkan Warga Jombang sempat ramai ada lagi nabi yang dari Manusia biasa.

Para warga di Jombang sempat geger bahwa ada nabi baru, muncul di kampungnya, minggu (21/04). Dari sisi ajarannya sama seperti Islam umumnya.

Kata Warga yang di sebut Nabi Sesat, karena setelah nabi Muhamad, SAW tidak ada lagi nabi.

Bahkan warga sempat melihat dari dekat bersama aparat Polisi, Pol.PP Jombang dan bersama tokoh masyarakat melihat langsung tempat ibadah Jari yang mengaku sebagai nabi itu.

“Kami minta pada Jari akan di panggil ke MUI, Organisasi Islam lainnya seperti Muhamadyah, dan NU untuk di sidangkan di Kab. jombang”, kata Ust.H. Asiman Warga setempat.

Jika hal ini tidak cepat di luruskan akan mengakibatkan rumah Jari akan ada amuk warga setempat.

“Kalau yang ada ngaku-ngaku nabi atau Rasul langsung tangkap dan proses”, katanya Wawan di pos Whatsapp Group

Dalam hal, pihak pemerintah dan organisasi islam cepat di proses, bahka jari juga kena undang-undang ITE, jika sidang MUI dan Organisasi islam menyidangkan.

Menurut Wawan, yang ngaku-ngaku tangkap saja, itu menyesatkan para umat.

“Tidak ada nabi atau rasul setelah nabi Muhammad saw”, ujranya.

Menurut Jari ia sebagai Nabi Isa, bahwa ia dapatkan wahyu dari Allah, bahwa ia mendapatkan wahyu pada tahun 2005 lalu.

Rumahnya sebagian di bikinkan tempat ibadah dan akan di kembangkan ilmu tersebut pada pengikutnya.

Dari pengakuan Jari, bahwa ia termasuk golongan Nabi Isa, maka ia menarok batu di tempat kamar tidur ritualnya, dinding rumahnya pakai gambar gareng.

“Kami siap akan pertahankan kepercayaannya pada organisasi islam dan MUI”, ujranya jari di vidio yang beredar di Whatsapp Group.

Henry / postjkt

dr. Bernard BB Sagian, SH,.MH minta pada aparat polisi tangkap anak-anak yang melukai dengan kekerasan.

Tangerang, posjkt.com

Pihak warga Kp. Bayur Kali Desa Lebakwangi Kec. Sepatan Timur, Kab. Tangerang, Banten yang perbatasan dengan Neglasari Kota Tangerang, pihak Polres Metro Tangerang Kota belum ada upaya penertiban keamanan masyarakat, sabtu (20/04).

Aktivis dan LSM Gakorpan dr. Bernard BB Sagian, SH,.MH ia berharap pada aparat polisi harus cermat dan tugas dan Foksi harus di jalan.

Tidak harus pihak Warga melaporkan kasus baru di jalani, ini ada inisiatif pihak polisi menangkap Anak-anak yang melakukan kejahat.

Jika ia melaporkan kasus ini ke pada polisi baru di tindak, hal ini tidak berjalan tugas dan pokok polisi sebagai aparat.

“Kemungkinan warga tidak melaporkan kejadian ini pada polisi, kemungkinan ia akan terancam keluarganya”, katanya dr. Bernard

Sekelompok pemuda ini yang sering meresahkan warga setempat, kini belum di tangkap polisi.

Warga sebelum ada kejadian pada warga sebut saja Wardono (60) tahun saat mengantar gas LPG 3, dan 12 ke arah bayur kali Neglasari Kota Tangerang, di hadang beberapa pemuda brundal.

“Kek, kami minta uang buat beli minuman, kasih kami uang, kalau tidak kami culurit”, kata Wardono (60) ini menirukan omongan anak mudah tengil itu.

Menurut Wardono, kami berharap pada pihak aparat polisi agar di tangkap brudal anak-anak pemabok itu.

Jika kami melaporkan pada polisi keluarga kami terancam.

“Mau mengadu kepada siapa lagi, kami juga sudah melaporkan pada pak RT setempat, namun belum ada upaya untuk di tindak”, katanya kakek elus dadanya pada media www.posjkt.com.

Kata Ny. Nur (40) memang, anak-anak ini juga berkiliaran dari jam 23.00 sampai 05.00 Wib.

“Kami perna hampir di juga di jebret anak brundal, bahkan ia tak segan-segan melukai para pengendara motor yang lewat”, katanya Ny. Nur yang pedagang pasar Anyar Kota Tangerang.

Semejak berita ini di tayang, tak satupun pihak aparat di komfirmasi tentang kelanjutan kejahatan anak-anak mudah, bahkan belum ketemu untuk di minta keterangan tentang keamanan dan tertiban masyarakat dari kejahatan.

sht erd / dani / postjkt

Namun informasi yang dimiliki, PT BIP didirikan sejak tahun 2008, dan diambil alih oleh manajemen.

Jakarta, posjkt.com

LSM Badan Pemantau dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) mendesak Kejaksaan Agung mengusut tuntas korupsi tata niaga komoditas timah di Provinsi Bangka Belitung termasuk kategori kelas kakap dengan mengelar aksi demo di Jakarta.

Koordinator BPP Tipikor LAI, Agustinus Petrus Gultom di Jakarta, Kamis (18/4/2024) mengatakan korupsi tindak pidana tata niaga komoditi timah di wilayah Izin Usaha Penambangan (IUP) di PT timah Tbk di Bangka Belitung periode 2015-2022 mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 271 triliun yang dilakukan oleh para mafia tambang secara ugal-ugalan.

“Kami mendesak percepatan proses penyelidikan dan penyidikan pada perkara ini karena Kejagung sudah menetapkan 16 tersangka dimana seorang di antaranya dijerat terkait perintangan penyidikan, ” kata Antonius Gultom.

Gultom menambahkan sebanyak 15 tersangka lainnya dalam pokok perkara, dengan hanya memeriksa enan perusahaan dari 25 perusahaan besar yang aktif melakukan pertambangan timah.

Gultom mempertanyakan kapan puluhan perusahaan lainnya diperiksa, khususnya PT. Babel Perkasa Inti (PT BIP), juga disinyalir salah satu perusahaan yang bergerak di bidang tim smelter.

Namun informasi yang dimiliki, PT BIP didirikan sejak tahun 2008, dan diambil alih oleh manajemen PT Bukit Timah pada Juni 2012, dengan pemilik/pemegang saham terbesarnya PT Bukit timah sebanyaknya 75 persen.

Sedangkan kondisi berkas tambang di Babel sangat memprihatikan selama ini, seperti tidak adanya pengawasan dari instansi terkait dan aparat penegak hukum, sehingga patut diduga adanya pembiaran atau persengkongkolan.

Bahkan Bangka Belitung memiliki luas lahan pertambangan menurut bahan galian dan izin usaha pertambangan tahun 2019 mencapai satu juta hektare lebih, dari total luas Bangka Belitung sekitar 1,6 juta hektare.

“Dari angka itu, hampir 50 persen izin pertambangan dimiliki oleh PT Timah, selebihnya dikelola ratusan perusahaan, ” katanya menjelaskan

Menurut dia sejak deforestasi besar-besaran akibat pertambangan timah kawasan hutan lantaran mayoritas perusahaan yang mengantongi izin maupun tidak, yang tak kunjung melakukan reklamasi atau pemulihan, namun seperti tidak ada pengawasan dan tindakan tegas akan hal itu.

Dia menambahkan jika dihitung belasan ribu lubang tambang itu sama dengan luasan 15.579 hektare. Selain menyebabkan korban meninggal, menimbulkan bencana kekeringan di Bangka Belitung mengalami krisis.

Demikian pula masyarakat akhirnya mengalami krisis air dan mengambil dari sumber air dari lubang-lubang tambang dengan kualitas air yang berbahaya karena mengandung zat kimia berbahaya bila dikonsumsi.

Dia mengatakan lebih dari 12.000 lubang galian tambang timah dibiarkan menganga dan perkiraan ada 12.607 lubang tambang yang belum direklamasi selama tiga tahun, sejak 2021 sampai 2023.

Bekas area tambang yang seharusnya dipulihkan ternyata ditinggalkan dengan lubang besar begitu saja membahayakan tercatat ada 21 kasus tenggelam.

Pihaknya mendesak untuk dihentikan sementara seluruh kegiatan tambang di Bangka Belitung dengan alasan diantaranya mempermudah proses penyelidikan/penyidikan, mempermudah pemisahan antara tambang rakyat, tambang yang mengantongi IUP dan tambang berkedok tambang rakyat.

Dia mengkalim kasus dugaan korupsi di pada penambangan Timah ilegal di lahan konsesi PT Timah Tbk Di bangka Belitung periode 2015-2022 merupakan kasus korupsi kelas kakap yang baru pertama terjadi di Indonesia.

**** (namra aytida)