PAJAK KENDARAAN BANTEN MASIH MINUS 1,8%: BAPENDA BENTUK 10 RIBU AGEN SAMSAT, BUKA GERAI SAMPAI KANTOR KECAMATAN

SERANG, http://postjktc.co – Di tengah ekonomi warga yang makin tercekik, Pemprov Banten tancap gas kejar setoran.

 

Badan Pendapatan Daerah – Bapenda Provinsi Banten mencatat Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor – PKB masih minus 1,8 persen dibanding target.

 

Solusinya? Jangan disuruh ke Samsat pusat. Samsatnya yang datangi warga.

 

STRATEGI BARU: SAMSAT JEMPUT BOLA

Bapenda Banten resmi membentuk 10.000 Agen Samsat se-Banten. Bukan cuma itu.

 

Gerai pembayaran juga dibuka sampai tingkat kecamatan. Tujuannya satu: Permudah warga bayar pajak.

 

“Kami paham kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit. Makanya kami jemput bolanya. Nggak perlu antri jauh-jauh ke Samsat induk,” ujar pejabat Bapenda Banten.

 

Dengan 10 ribu agen, diharapkan warga bisa bayar PKB di warung, minimarket, atau kantor desa terdekat. Gerai Samsat Keliling dan Samsat Kecamatan juga diperbanyak.

Salah satu gerai samsat baru hadir di kantor kecamatan Tigaraksa kabupaten Tangerang.

KENAPA MASIH MINUS 1,8%?

Ada 3 faktor utama:

1. Daya Beli Turun: Banyak warga pilih dahulukan kebutuhan pokok daripada bayar pajak

2. Nunggak Menumpuk :Denda bikin warga takut bayar

3. Akses Sulit: Jarak ke Samsat jauh, waktu kerja bentrok

 

Minus 1,8% itu artinya kas daerah kehilangan miliaran rupiah. Padahal uang PKB itu buat bangun jalan, jembatan, dan layanan publik.

 

APA UNTUNG BUAT WARGA?

1. Lebih Dekat: Bayar pajak bisa di kecamatan, nggak perlu ke kota

2. Lebih Cepat: Ada 10 ribu agen, antrian dipotong

3. Bebas Denda: Biasanya Pemprov Banten kasih pemutihan. Pantengin terus

 

PESAN TEGAS BAPENDA:

“Kami permudah. Sekarang giliran warga taat. Pajak Anda untuk Banten yang lebih baik.”

 

Tapi di sisi lain, pemerintah juga diminta bijak. Di saat harga-harga naik, jangan sampai penagihan pajak malah jadi beban baru.

 

Catatan Redaksi:

Upaya Bapenda patut diapresiasi. Jemput bola itu langkah benar.

Tapi jangan lupa barengi dengan transparansi: Pajak yang terkumpul, dipakai buat apa? Biar warga semangat bayar.

 

Yuk, cek STNK Anda. Mumpung ada Samsat di kecamatan. Jangan sampai kena razia gara-gara pajak mati.

 

#Banten

#Bapenda

#Samsat

#PajakKendaraan

#EkonomiSulit

 

 

 

 

Red -Purba.

Bapenda Kabupaten Tangerang BERINOVASI, Edukasi Gen Z Lewat ā€˜Tangkab Moment’ Guna Tingkatkan PAD

KABAN BAPENDA SELAMET BUDI

POSTJAKT.COM, TANGERANG– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Banten, terus melakukan inovasi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Baru-baru ini, salah satu program yang diciptakan Bapenda Kabupaten Tangerang yang fokus mengenalkan dan mengedukasi masyarakat generasi (Gen) Z, tentang pentingnya bayar pajak, yaitu program ā€˜Tangkab Moment’, Kamis (16/10/2025).

ā€˜Tangkab Moment’ adalah program Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang yang bertujuan mengedukasi Generasi Z (Gen Z) tentang pentingnya membayar pajak melalui kegiatan yang menarik seperti talk show di konser musik, ngopi bersama, dan fun run. Program ini menggunakan pendekatan digital dan acara santai untuk menjangkau kaum muda agar mereka sadar dan lebih mudah dalam membayar pajak.

Slamet Budhi Mulyanto, selaku Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang menegaskan, adapun ā€˜Tangkab Momen’ adalah merupakan program yang dikemas dalam bentuk kegiatan kekinian yang digemari anak muda, seperti talk show, konser musik, ngopi di kafe, hingga fun run.

ā€œMelalui ā€˜Tangkab Moment’ ini, Gen Z dikumpulkan dalam event-event menarik yang menjadi sarana edukasi efektif untuk menyadarkan pentingnya membayar pajak,ā€ ungkap Slamet Budhi.

Lanjutnya, karakteristik Gen Z yang lekat dengan teknologi digital dan internet membuat pendekatan edukasi pajak menjadi lebih efektif dan tidak membosankan.

ā€œTangkab Moment adalah acara yang memadukan musik, kopi, obrolan publik, dan edukasi pajak dengan konsep santai dan menyenangkan,ā€ ucapnya.

Slamet Budhi menambahkan bahwa Tangkab Moment telah beberapa kali digelar di berbagai tempat seperti kafe dan pusat perbelanjaan, dengan menghadirkan narasumber penting seperti Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah.

ā€œAda dialog interaktif. Suasananya happy, cair, dan akrab. Pak Bupati ikut turun langsung mengenalkan pajak, dan disambut antusias oleh Gen Z,ā€ tambahnya.

Program ini, lanjut dia, merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas kreatif dalam mengajak anak muda untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui langkah-langkah kecil yang berdampak besar.

ā€œTangkab Moment dirancang sebagai ruang edukasi inovatif yang menggabungkan pertunjukan musik live, dialog publik, dan kampanye literasi pajak yang jauh dari kesan kaku dan formal,ā€ kata Slamet Budhi.

Kemudian Slamet juga mengajak generasi muda untuk menyadari bahwa aktivitas sehari-hari seperti ngopi, jajan, parkir, hingga belanja merupakan bentuk kontribusi mereka terhadap PAD melalui pajak restoran dan pajak parkir.

ā€œDengan pendekatan budaya populer dan suasana santai, acara ini mampu menjembatani kesenjangan pemahaman tentang pajak yang sering kali dianggap rumit,ā€ ungkapnya

Slamet menegaskan, edukasi yang menyenangkan akan lebih mudah diterima. Program ini, menurutnya, menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas bisa melahirkan gerakan yang berdampak positif.

Dia menegaskan pentingnya kesadaran bahwa pajak daerah merupakan fondasi pembangunan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

ā€œPajak daerah bukan sekadar kewajiban administratif. Kami ingin anak muda paham bahwa kontribusi mereka, sekecil apa pun ikut menentukan wajah Kabupaten Tangerang ke depan. Bahkan hanya dengan membayar PBB lewat QRIS, itu sudah sebuah kontribusi,ā€ tutup Slamet Budhi Mulyanto.

Bapenda Kabupaten Tangerang Kembangkan Siwasjada 2.0 untuk Tingkatkan Pengawasan Pajak Daerah

Ā posjkt.com

Dalam upaya memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak,Ā Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten TangerangĀ tengah mengembangkanĀ Sistem Informasi Pengawasan Pajak Daerah (Siwasjada) 2.0.Ā Pengembangan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) yang menekankan pentingnya penguatanĀ local taxing power.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bapenda Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa sistem Siwasjada yang telah digunakan sejak tahun 2021 memiliki peran penting dalam mendukung fungsi pengawasan pajak daerah. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih adanya sejumlah kendala, seperti keamanan aplikasi yang belum optimal, beberapa fitur yang belum berjalan maksimal, serta proses administrasi yang masih dilakukan secara manual.Ā 

Menjawab tantangan tersebut, Siwasjada 2.0 hadir dengan konsep dan rancangan yang lebih modern, adaptif, dan terintegrasi. Beberapa pembaruan utama dalam sistem ini meliputi:Ā 

  • Integrasi Data OtomatisĀ dengan sistem pajak daerah lain seperti SIMPAD dan dashboard alat perekam transaksi usaha.
  • Dashboard InteraktifĀ yang menampilkan data kepatuhan wajib pajak, status alat perekam, hingga laporan penerimaan pajak secara real time.Ā 
  • Fitur Otomatisasi Dokumen,Ā seperti pembuatan surat imbauan, teguran, berita acara, dan laporan pemeriksaan yang dapat dihasilkan langsung dari sistem.Ā 
  • Aplikasi Mobile Berbasis AndroidĀ untuk memudahkan petugas lapangan dalam melakukan monitoring, pemeriksaan, dan penagihan pajak di lokasi.Ā 
  • Peningkatan Keamanan SistemĀ dengan autentikasi ganda dan pembaruan framework teknologi terbaru.Ā 

Melalui pengembangan ini, Bapenda Kabupaten Tangerang berharap Siwasjada 2.0 dapat menjadi instrumen digital yang mendorongĀ transparansi, efisiensi, dan akuntabilitasĀ dalam pengelolaan pajak daerah. Sistem ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan penerimaan pajak serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan Bapenda.Ā 

ā€œDengan hadirnya Siwasjada 2.0, kami ingin memastikan bahwa setiap proses pengawasan, pemeriksaan, dan penagihan pajak dilakukan secara cepat, akurat, dan terintegrasi,ā€ ujar Kepala Bidang Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penagihan Bapenda Kabupaten Tangerang.Ā 

Pengembangan Siwasjada 2.0 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan inovasi digital untuk tata kelola pajak yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan publik.

 

Dikutip dari web bapenda

Red

Bapenda Kabupaten Tangerang Beri Penambahan Perpanjang Program Relaksasi Pajak hingga Akhir Oktober 2025

posjkt.com || Tangerang, Banten – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang dipimpin oleh Bpk Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto, M.Si. kembali mengeluarkan kebijakan untuk kemudahan bagi wajib pajak. Senin 13 Oktober 2025.

Mulai dari awal September Bapenda memperpanjang program Relaksasi Pajak sampai akhir Oktober 2025 .dengan berbagai ketentuan menarik, seperti,

# Penghapusan Sanksi Administratif Selama bulan Oktober 2025, denda dan/atau bunga untuk pajak daerah seperti PBJT (Hotel, Hiburan, Parkir, Restoran), Pajak Reklame, Pajak Air Tanah, dan PBB-P2 dihapuskan. Relaksasi ini berlaku untuk seluruh masa pajak yang dibayarkan pada periode Oktober 2025.

# Diskon BPHTB Wajib pajak yang melakukan input SSPD dan penyetoran BPHTB selama Oktober 2025 akan memperoleh potongan sebesar 5%.
Perpanjangan Jatuh Tempo PBB-P2 Batas akhir pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) diperpanjang hingga 31 Oktober 2025.

# Program ini diharapkan dapat meringankan beban wajib pajak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

pemerintah daerah dibawah pimpinan Bpk Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto, M.Si mengeluarkan kebijakan dalam mempermudah urusan wajib pajak sekaligus mendukung untuk menyukseskan pembangunan Kabupaten Tangerang.

Kebijakan dari Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto, M.Si mensosialisasikan kepada masyarakat dengan memberikan tugas kepada seluruh staf yang ada di Bappeda kabupaten Tangerang untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait masalah ini.

Supaya semua masyarakat khususnya kabupaten Tangerang tidak enggan untuk membayar pajaknya.

Untuk laporan terakhir pemasukan pajak di kabupaten Tangerang telah dirilis dalam laporan pemasukan pajak triwulan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Berikut beberapa informasi terkait laporan pemasukan pajak di Kabupaten Tangerang.

Realisasi Pajak Daerah Pada tahun 2024, realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp 183.015.34 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 292.482.51 miliar, dengan persentase realisasi sebesar 62,57 %. Pertumbuhan Penerimaan Pajak Pada tahun 2025, penerimaan pajak daerah Kabupaten Tangerang tumbuh sebesar 17 persen berdasarkan evaluasi triwulan III.

Sumber Pendapatan Pajak daerah merupakan salah satu sumber utama pendanaan program pembangunan di Kabupaten Tangerang.

Kepala BAPENDA Slamet BudiĀ 

Upaya Bapenda Bapenda Kabupaten Tangerang gencar melakukan pemahaman dan penagihan pajak kepada wajib pajak, serta memberikan pelayanan pajak yang baik dan memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Relaksasi Pajak Bapenda juga memberikan relaksasi pajak dalam program ā€œOktober Rayaā€ untuk memperingati HUT Kabupaten Tangerang ke-393.

Ditempat terpisah kami dari patroli indonesia mencoba mengklarifikasi terkait laporan pemasukan pajak triwulan tahun 2025 beserta sosialisasi terkait kemudahan dan keringanan untuk membayar pajak menjadi program khusus dari Bappeda kabupaten Tangerang kepada Bpk Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto, M.Si benar adanya dan Beliau mengatakan memang saat ini ada keringanan bagi wajib pajak kami dari Bappeda kabupaten mensosialisasikan program Oktober Raya kepada masyarakat kabupaten Tangerang agar menambah kepercayaan dan kerjasama dari masyarakat khususnya wajib pajak untuk membayar pajaknya begitu ucap Bpk Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto, M.Si.

 

Purba

Kami segenap Keluarga Besar Pimpinan Beserta Jajaran dan Staf : Kepala Badan Pendapatan Daerah ( BAPENDA ) Kabupaten Tangerang, Mengucapkan, Dirgahayu Hari Ulang Tahun ( HUT ) Kabupaten Tangerang Ke 392 Tahun, 13 Oktober 1632 – 13 Oktober 2024 ) ā€ Kabupaten Tangerang Terus Bersyukur Bertumbuh Berbudaya Semakin Gemilang ā€œ

posjkt.com TANGERANG -Bapenda Kabupaten Tangerang beserta jajaran dan staf mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang yang ke-393 tahun, dari 13 Oktober 1632 hingga 13 Oktober 2025, dengan tema “Masyarakat Kabupaten Pahlawan Banten Terus Bertumbuh Semakin Gemilang”. Ini ditandai dengan harapan masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus sejahtera dan berdaya saing .

 

BERSYUKUR

BERKARYA

BERBUDAYA

 

 

 

Ayo Bayar Pajak….!!! Tangerang Gemilang.

 

 

 

 

( PURBA-S )

AYO BAYAR PAJAK BUMI BANGUNAN TEPAT WAKTU, JANGAN TUNGGU JATUH TEMPO

POSJTJKT.COM Kabupaten Tangerang- Kenapa kita harus bayar pajak? Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah pajak yang dikenakan pada pemilik atau pemakai tanah dan bangunan. Pajak ini digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik di daerah. Dalam Media Sosial Dwi Chandra Budiman, Kabid Pendapatan Penilaian dan Penetapan Bependa Kabupaten Tangerang .

DWI CHANDRA BUDIMAN

Tujuan Bayar Pajak PBB:

1. Pembangunan Infrastruktur: PBB digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.
2. Pelayanan Publik: PBB digunakan untuk membiayai pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan keamanan.
3. Pembangunan Daerah: PBB digunakan untuk membiayai pembangunan daerah, seperti pembangunan fasilitas olahraga, taman, dan ruang publik lainnya.

Manfaat Bayar Pajak PBB:

1. Meningkatkan Kualitas Hidup: PBB digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
2. Meningkatkan Pendapatan Daerah: PBB merupakan sumber pendapatan daerah yang dapat digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.
3. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat: Bayar pajak PBB dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Dengan membayar pajak PBB, masyarakat dapat berkontribusi dalam pembangunan dan pelayanan publik di daerahnya.

Untuk itu Bapenda kabupaten Tangerang, mengajak masyarakat untuk tidak telat membayar pajak, dengan slogan “….Ayooo BayarĀ PAJAK BUMI BANGUNAN TEPAT WAKTU…”Ā  Jangan tunggu JATUH TEMPO….”

Bapenda Kabupaten Tangerang, mempermudah masyarakat untuk bayar pajak, melalui aplikasi maupun autlet autlet terdekat dan Chanel seperti QRIS, link aja, Indomaret, Alfa , Kantor pos dan bank BCA.

Red.Switno Purba.

KEPALA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG DAN JAJARANNYA MENGUCAPKAN SELAMAT HARI PANCASILA

Tangerang || postjkt. com, 1 Juni 2025, Kepala Badan pendapat daerah Drs. H. Slamet Budhi Mulyanto M. Si. dan jajarannya, selamatĀ  Hari Pancasila,Ā  Minggu (1/6/2025).

 

Nilai-nilai luhur seperti kemanusiaan, keadilan sosial, musyawarah, dan ketuhanan bukanlah konsep usang. Justru dalam dunia yang makin kompleks dan individualistik ini, nilai-nilai tersebut menjadi semakin relevan dan mendesak untuk diterapkan.

 

ā€œMomentum Hari Lahir Pancasila bukan hanya seremonial tahunan. Ia adalah ajakan reflektif dan sekaligus deklarasi kolektif: bahwa bangsa ini harus terus bergerak maju dengan tetap berpijak pada nilai-nilai dasar yang mempersatukan kita sejak awal kemerdekaan,ā€ Pungkas Slamet Budi.

 

 

 

Red. SP

Bupati Kabupaten Tangerang Rudi Maesya Apresiasi Kinerja Bapenda

POSTHKTC.COM // KABUPATEN TANGERANG, 21 Mei 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berinovasi untbuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor pajak. Salah satu upaya nyata tersebut adalah melalui kegiatan Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

 

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengapresiasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang terus berionovasi dan berkomitmen menyusun strategi untuk mendorong peningkatan PAD Kabupaten Tangerang.

(Foto dukumen pemda)

Bupati Maesyal bertemu Presiden Prabowo.

Bupati Tangerang Banten Moch Maesyal Rasyid mengapresiasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat berinovasi menyusun strategi dan komitmen meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) termasuk pajak kendaraan bermotor maupun bea balik nama.

 

Maesyal mengatakan di Tangerang, Rabu (21/5/2025) bahwa pihaknya mengucapkan trima kasih kepada jajaran Bapenda yang telah bekerja keras dan menunjukkan hasil nyata.

 

ā€œSalah satunya dari sektor pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor yang kini menjadi penyumbang signifikan terhadap PAD,ā€ katanya.

ā€œTerima kasih kepada Bapenda yang telah bekerja keras dan menunjukkan hasil nyata. Salah satunya dari sektor pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor, yang kini menjadi penyumbang signifikan terhadap PAD,ā€ ujar Bupati.

(Foto dukumen pemda)

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang tidak lupa akan kewajibannya membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Disadari maupun tidak, masyarakat yang telah membayar pajak kendaraan atau balik nama kendaraannya secara otomatis juga telah berkontribusi pada pendapatan daerah.

 

Lanjut dia, dana opsen yang terkumpul dari masyarakat akan digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan penting daerah seperti pembangunan infrastruktur jalan, layanan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan moda transportasi, dan pelayanan publik lainnya.

 

ā€œJadi, setiap rupiah yang dibayarkan akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik dan merata. Dengan demikian, setiap warga Kabupaten Tangerang punya kesempatan untuk ikut membangun daerahnya,ā€ imbuhnya.

 

Dia menegaskan, Pemkab Tangerang mendukung program insentif penghapusan tunggakan pajak yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui Keputusan Gubernur Nomor 170 Tahun 2025. Program insentif pajak ini diharapakan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus juga menjawab aspirasi masyarakat agar lebih mudah melakukan kewajiannya.

 

ā€œBapak Gubernur memahami kondisi masyarakat, karena itu kini masyarakat cukup membayar pajak tahun 2025, maka seluruh tunggakan tahun-tahun sebelumnya akan dihapuskan. Tidak perlu bayar denda, tidak ada sanksi. Cukup satu langkah sederhana: bayar pajak tahun ini,ā€ katanya.

 

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi, menyampaikan bahwa realisasi Opsen PKB dan BBNKB telah mencapai Rp222,3 miliar. Rinciannya, Opsen PKB menyumbang Rp136,4 miliar dan Opsen BBNKB sebesar Rp85,8 miliar. Realisasi yang telah dicapai tersebut merupakan hasil dari sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Banten dan berbagai pihak lainnya dalam pengumpulan pajak, serta terus mendorong edukasi masyarakat melalui sosialisasi aktif di berbagai kecamatan.

 

“Dengan capaian ini, Opsen Pajak menjadi salah satu kontributor terbesar bagi pendapatan daerah yang digunakan untuk mendukung pelayanan dan pembangunan yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang,” jelas Slamet Budhi.

 

Lebih lanjut, pihaknya menekankan bahwa pajak daerah, termasuk Opsen PKB dan BBNKB memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik. Untuk itu, kepatuhan dan peran aktif masyarakat dalam membayar pajak menjadi elemen krusial dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang.

 

Pihaknya berharap masyarakat dapat memanfaatkan insentif penghapusan tunggakan pajak yang berlaku hingga 30 Juni 2025 serta semakin paham dan sadar akan pentingnya peran pajak dalam pembangunan daerah kabupaten Tangerang.

 

 

Red.