Kini orang tua hampir seteres ulah oknum PPSB SMAN 11 sepatan, Kab. Tangerang, anak tidak masuk sekolah.

Tangerang, posjkt.com

Pihak kejaksaan Tangerang belum menangkap Kepsek SMAN 11 Kab. Tangerang, Sepatan, Kab. Tangerang, Banten.

Para orang tuanya mengeluh, diduga anaknya tidak masuk sekolah SMN 11, bahkan ada informasi bahwa Kepsek bersama pengurus Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PPSB) diduga kuat ada pungutan liar.

Kini orang tua hampir seteres ulah oknum PPSB SMAN 11 sepatan, Kab. Tangerang, anak tidak masuk sekolah.

“Kami minta pada aparat polisi dan kejaksaan agar para PPSB agar di usut dan tangkap”, tuturnya Suedih (40).

Menurut Suedih, sekolah saja sudah di buat ajang korupsi dan melalui tangan-tangan calo, sehingga seolah tidak merasa memungut, tetapi pakai tangan orang lain.

Bahkan kabarnya, dari Rp.6 juta bahkan sampai Rp 8 juta itupun lewat tangan calo.

Menurut Drs. Anwar LSM Trantib, jika itu terdapat bermain dengan tangan orang lain, ini bisa masuk bui.

Itu disebut korupsi berjemaah, dan berkelompok.

Bahkan ada pula oknum Anggota DPRD juga bermain di balik itu.

Setidaknya pihak aparat harus di tangkap dan di mulai penyelidikan lebih lanjut.

Gaduh penerimaan siswa baru di SMAN 11 Sepatan tak ada abisnya selama penerimaan siswa didik baru lewat jalur prestasi masih di kuasai oknum anggota DPR dan Komite.

Dalam pantauan media 3 siswi dari SMPN 1 Rajeg yang masuk ke SMAN 11 Sepatan lewat jalur prestasi harus merogoh kocek 6 juta sampai 8 juta.

Tidak tanggung tanggung calo yang mendapat mangsa calon siswa langsung di minta berkasnya. Masalah bayar belakangan yang penting siswanya di terima.

Jangan takut ga di terima yang masukin anggota dewan ujar salah satu orang tua siswa menirukan calo sekolah yang mamasukan anaknya di sman11 Sepatan.

Suedih (40) warga Sepatan induk mengatakan,anak nya tidak diterima masuk SMAN 11 Kabupaten Tangerang melalu jalur Zonasi dan prestasi.

Setelah itu saya berusaha untuk menemui salah satu komite sekolah SMAN 11 Sepatan. Berharap supaya anaknya dapat dibantu masuk sekolah SMAN 11 Sepatan.

Namun setelah bertemu Oknum Komite ternyata diminta sejumlah nominal uang sebesar 5 juta rupiah.

Suedih hanya bisa mengurut dada karna uang yang di minta oknum Komite sangat besar.

“Karena merasa tidak mampu dan tidak memiliki uang sebesar 5 juta Akhirnya saya menolak permintaan oknum tersebut,” Ujar Suedih kepada wartawan.Kamis (25/7/2024).

Harapan Suedih (40) supaya anaknya bisa diterima sekolah negeri karena memang saya kurang mampu.

Setahun saya sekolah negeri itu gratis dan tidak ada bayaran sekolah pungutan seperti ini.
Di tempat terpisah salah satu waliurid yang tak mau namanya di sebutkan.

“Anak saya masuk sini juga lewat guru yang menerima PPDB. Bayar pak ga ada yang gratis”, ujar wanita paruh baya ini.

Sekolah di buat negara, guru di gaji negara masuk sekolah harus bayar mahal. Anak saya di terima sekolah favorit di Kota Tangerang.

Karna tinggal saya di selatan kasian juga anaknya klau bra gkat jam 5-30 pagi. Klau disini kan bisa brangkat jam 6-30 masih bisa sarapan ujarnya.

Si kutip dari media jakarta,”Dikonfirmasi melalui via wapsat salah satu Komite sekolah SMAN 11 Kabupaten Tangerang ijul muluk tidak mengangkat telepon nya,

Kepada wartawan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tangerang Bibing Sudarman angkat bicara.

Terkait komite sekolah semestinya praktisi yang paling peduli pendidikan yang menjadi seorang komite dan tolong jangan hanya urusin PPDB aja kerjanya.

Bibing menantang awak media dipublis saja memang itu semua fakta yang ada di lapangan,” Kebiasaan setiap PPDB selalu ribut penerimaan siswa.

Apa lagi SMAN 11 Sepatan memang langganan pungli PPDB.

Kepala sekolah Bagio selalu tidak ada di sekolah. Berkali kali awak media belum per ah melihat wajah kepala sekolah SMAN 11 Sepatan, hanya bisa bertemu humas (Daman) atau guru yang lain.

(Prayitno / feri)

hari kamis 4, Juli 2024 Kegiatan ini ditujukan sebagai sarana memperkenalkan lingkungan Madrasah.

Tangerang, posjkt.com

Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan Masa Taโ€™aruf Siswa Madrasah ALIYAH AL-HASANIYAH, (MATSAMA) di Madrasah Aliyah AL-HASANIAH tahun 2024/2025 telah berjalan dengan lancar.

Kurang lebih Siswa baru Madrasah, MTS, 412 Aliah 326, peserta didik baru.

Ia mengikuti acara MATSAMA selama 2 hari yang dimulai sejak tanggal 3 juli sampai dengan 4 Juli 2024.

Dengan upacara penutupan pada hari kamis 4, Juli 2024 Kegiatan ini ditujukan sebagai sarana memperkenalkan lingkungan Madrasah kepada para peserta didik baru dan memperkenalkan berbagai ekstrakurikuler yang ada di Madrasah Aliyah AL-HASANIYAH.

Berbagai acara pun berjalan dengan lancar, seperti bertukar materi yang dibawakan oleh guru โ€“ guru di Madrasah.

Seperti materi seputar ekstrakulikuler, games, unjuk keberanian, tata tertib sekolah dan lainnya.

Acara MATSAMA di Madrasah Aliyah AL-HASANIYAH, diawali dengan Upacara Pembukaan PRA MATSAMA yang dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Juli 2024.

Pada hari tersebut seluruh peserta didik baru melaksanakan Upacara, perkenalan dewan guru dan Bina Suasana OSIS berupa perkenalan anggota OSIS.

Pengarahan tata tertib sekolah, pembagian ruangan dan pengenalan atribut MATSAMA.

Menginjak pada hari kedua ( Kamis, 4 Juli 2024 ) pelaksanaan MATSAMA dilanjutkan dengan apel pagi, PBB, materi Kebijakan Madrasahย 

Materi Akhlak dan Ukhuwah, shalat Dhuhur berjamah dan evaluasi materi yang telah diberikan kepada peserta didik baru untuk lebih giat belajar, berkreasi,berinovasi dan kreatif.

Berikutnya kegiatan MATSAMA dilanjutkan pada berbagai rangkaian acara yaitu apel pagi, PBB, materi kurikulum Madrasah, materi Life Skill, dan persiapan shalat Dhuhur berjamaah.

Pada hari ke 2 (kamis, 4Juli 2024 ) rangkaian acara MATSAMA yang dihadirkan adalah apel pagi, PBB, materi kesiswaan Madrasah, materi cara belajar efektif di Madrasah.

Diselingi istirahat dengan makanan yang disediakan oleh OSIS, persiapan shalat Dhuhur berjamaah, dan penampilan yel-yel oleh peserta didik baru berdasarkan ruangannya.

Dilanjutkan dengan hari Upacara Penutupan MATSAMA ( kamis 4Juli 2024 ) yang dihadiri oleh seluruh guru dan peserta didik Madrasah Aliyah AL-HASANIYAH dengan petugas Upacara yang diwakilkan oleh OSIS berjalan dengan baik dan lancar.

( Asep Juanda ).

Pemberhentian Perangkat Di Desa Perkebunan Sei Balai Sudah Sesuai Prosedur Dan Aturan Yang Berlaku.

Batu Bara, posjkt.com

Viralnya pemberitaan terkait pemberhentian oknum perangkat di Desa perkebunan Sei Balai sehingga menyeret ke oknum Camat Sei balai, juga ikut viral di pemberitaan beberapa hari belakangan ini.

Sehingga pada akhirnya beberapa awak media melakukan konfirmasi secara langsung kepada oknum Kades.

Oknum Camat, dan oknum lain yang ada kaitannya dalam pemberitaan yang viral tersebut hingga ada isu beredar adanya aksi demo yang belum tau dari organisasi mana dan atau mengatasnamakan apa.

Kades Perkebunan Sei Balai saat dikonfirmasi awak media terkait pemberhentian perangkat Desa, Kades mengatakan bahwa “pemberhentian perangkat Desa sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada” jelas Kades. Sabtu,15/06/2024 di Sei Bejangkar.

Lanjut kades, perangkat Desa yang saya berhentikan tentu saja diluar peraturan perundang-undangan juga memiliki dasar yang kuat yang disertai dengan ketentuan yang berlaku,

Karena setiap pemberhentian perangkat tentu saja ada regulasinya, dan bukan berdasarkan kesewanang-wenangan,

Tentu saja perangkat desa yang tidak bisa bekerja secara efektif karena oknum perangkat berinisial IS juga seorang guru di SMP swasta pahlawan Sukaramai sehingga tidak maksimal kinerjanya sesuai jabatannya.

Pastinya dapat menghambat program kinerja pemerintah di Desa, ucapnya.

Kades Perkebunan Sei Balai mengatakan bahwa pemberhentian perangkat tersebut, juga berdasarkan rekomendasi dari Camat Sei Balai, jadi semua sudah sesuai prosedur dan aturan, tegasnya.

Camat Sei Balai Wali Wala Sagala saat dikonfirmasi terkait terseretnya namanya ikut viral dalam pemberitaan tentang pemberhentian perangkat di desa perk.sei balai.

Wali Wala Sagala mengatakan bahwa rekomendasi pemberhentian perangkat tersebut sudah sesuai aturan.

Kewenangan camat hanya mengeluarkan rekomendasi setelah ketentuan dan aturan sudah sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Saya sebagai Camat Sei Balai mengharapkan dan menciptakan rasa damai dan kondusif, apalagi menjelang pesta demokrasi pelaksanaan pilkada.

Baik pilbup maupun Pilgub tentunya kita harus menciptakan rasa aman dan nyaman, ungkapnya Camat di Sei Bejangkar.

Camat Sei Balai berharap kepada narasumber dalam pemberitaan agar bisa menjadi narasumber yang profesional, proposional, dan dapat menciptakan rasa aman dan menjaga Kamtibmas yang kondusif menjelang pilkada ini.

Karena saya lihat narasumber nya juga orang-orang yang terlibat dalam kegiatan pilkada, ada oknum PPK kecamatan sekaligus honorer di Kesra.

Ada oknum PPS desa Kwala Sikasim, jadi mari kita ciptakan kedamaian dan koordinasi yang baik.

Sampaikan kritik sehat jangan kritik arogansi, tendensius, dan memvonis sesuatu hal yang belum ada kekuatan hukumnya, karena hal-hal seperti itu bisa diduga provokasi dan keberpihakan, jelasnya.

Lanjut Camat Wali-Wali Sagala, saya berharap rekan-rekan wartawan dalam menyajikan informasi ke publik agar tetap menjaga kode etik profesi.

Jangan asal tayang dan menuduh secara langsung, masa diberitakan Camat sama kades sama saja,ucap Camat Sei Balai.

Tempat yang sama saat dikonfirmasi terkait galian C, Camat dengan tegas menjawab itu tidak ada.

Camat menjelaskan bahwa galian C tersebut kewenangan dinas PUPR, alat berat dari PUPR, tanah di angkat pakai mobil dinas PUPR.

Peruntukan untuk menimbulkan pembangunan taman simpang Sei Bejangkar pada waktu program Karya Bhakti TNI, jadi kalau saya dituduh soal galian C.

Dengan tegas saya sampaikan itu berita fitnah dan pencemaran nama baik pemerintah kecamatan Sei Balai, tegasnya.

Menurut ketua LSM MITRA Alaiaro Nduru saat dimintai tanggapan nya terkait pemberhentian perangkat desa di desa perk.sei balai mengatakan bahwa itu hak kades, asal sesuai SOP dan aturan yang berlaku.

Nduru mengatakan bahwa merangkap dua tempat tugas, yang satunya perangkat desa (Kasi Pelayanan), dan yang kedua mengajar sebagai guru di SMP swasta pahlawan Sukaramai.

Tentu saja kerjanya tidak efektif di desa, karena jarak antara kantor desa dengan SMP swasta pahlawan sang.ย 

( Siboy / postjkt )

Heboh di Tangerang, Banten ibu-ibu tentang BIP anak yang orang tua kerja sebagai serabutan tidak dapat bantuan BIP.

Jakarta, posjkt.com

Kini Anita dari Komisi X DPR-RI menyorot, bahwa dana yang di salurkan ke pihak anak yang tidak mampu tidak tepat sasaran.

Minsalnya, Heboh di Tangerang, Banten ibu-ibu tentang BIP anak yang orang tua kerja sebagai serabutan tidak dapat bantuan BIP.

Terus kata Ibu ini, kenapa orang tuanya rumah bertingkat dan mobil mewah dapat bauntuan BIP.

“Sedangkan yang suamanya bekerja tukang kulih tidak dapat bantuan BIP”, katanya Supriyadi (56).

Dana sebesar Rp 25 Triliun untuk bantuh anak yang miskin pun juga tidak tepat sasaran.

Ada orang tua punya mobil mewah, suaminya kerja di Bandara Sukarno Hatta (Soeta) gaji 10 juta, menerima bantuan BIP.

Anak dan orang tua yang kerjanya serabutan tidak dapat bantuan BIP.

Terus bagai mana caranya penilaian pihak Kemendikbud menilai yang dapat bantuan dana APBN?Hal ini rumah ber tingkat, bisa beli mobil baru.

“Motor baru anaknya di sekolahan SD Sukadiri dapat bantuan dari pemerintah”, katanya Ibu Dasupar (50).

Menurutnya, sebelah rumahnya tukang cabe di pasar ga dapat apa

“Jika tak bisa kerja, ya berhenti sajalah menjadi kemendikbud riset”, katanya Anita DPR RI Komisi X tentang menangani Bidang pendidikan Nasional.

Menurutnya, Saking kesalnya, Anita meminta agar pimpinan Komisi X DPR RI melayangkan rekomendasi ke KPK agar memeriksa anggaran di Kemendikbud dari tahun 2021 sampai saat ini.

โ€œSaya minta bapak ibu pimpinan, kita berikan rekomendasi kepada KPK, periksa apa yang ada di Kemendikbud karena ini ada banyak persoalan, PIP, KIP, dana bos, banyak hancur ini.

Tolong ibu saya minta ke pimpinan, kita berikan rekomendasi ke KPK, periksa dari tahun 2021, 2022. 2023. Enggak usah tambah anggaran kalau memang banyak korupsi, uang negara habis bukan untuk rakyat,โ€ ujarnya dengan kesal.

Terakhir, dia menegaskan bahwa tidak perlu ada penambahan anggaran untuk Kemendikbud dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Pasalnya, masih banyak persoalan realisasi anggaran sebagaimana telah dijabarkannya.

โ€œJadi kalau kita mau bicara soal anggaran Pak, jangan ditambah. Tuhan juga tidak ingin semua uang negara ini hilang,โ€ kata Anita dengan tegas.

“Saya yakin dan percaya sampai ini anggaran turun karena Tuhan itu lihat air mata orang miskin.

Jadi kalau anggaran turun jangan marah, mungkin inilah kehendak Tuhan supaya kita koreksi diri, stop dan bertobat kalau mau lihat bangsa ini baik,โ€ ujarnya melanjutkan.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi X pada Rabu, 5 Juni 2024, Kemendikbud Ristek mengusulkan tambahan anggaran tahun 2025 sebesar Rp 25 triliun, dikutip kompas.com.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ristek Suharti mengatakan, usulan tambahan anggaran itu disampaikan karena jika dilihat dari pagu berjalan tahun 2024, pagu indikatif tahun 2025 telah terjadi penurunan yang signifikan.

(Prayitno / sahat red)

Program kemendikbud RI tumbang tindih.

Jakarta, posjkt.com

Kurangnya program kemendikbud Nadiem, seolah-olah tidak bisa kerja, jumat (06/06)

Banyak program pendidikan tak sesuai undang-undang dasar 1945 tentang padal 29 ayat 1 dan 2.

Sekolah tingkat SDN, SMPN, SMAN dan universita nwgeri masih ajang menambah korupsi.

Pada hal sekolah negeti guru, gedungย  dan pasilitas sudah di kucurkan dana dari APBN.

Bahkan masih banyak, guru yang di bawah Rp 300,000/ perbulan, ini justru mendiknas tidak bisa sesuai.

Bahkan sekolah masih masuk sekolah di pyngut bisya besar, bagai mana tidak ibu-ibu tidak panik.

“Kalsu kira mengacu pada UUD 1945, Anak bangsa sudah tanggung jawab pemetinta, ini masih di bebankan pada orang tua”, ujarnya Anita DPR RI komisi X di ruang sidang.

Menurut informasi, Video Menteri Pendidikan Nadiem Makarim diamuk Anggota Komisi X DPR, Anita Jacoba viral di media sosial.

Video tersebut banyak berseliweran di akun tiktok dalam dua hari ini, atau sejak Rabu (5/6/2024) kemarin.

Betapa tidak, aksi marah-marah Anita sampai membuat Nadiem terdiam karena kena semprot.

Ini terjadi dalam rapat kerja Komisi X DPR membahas anggaran Kemendikbud di Gedung Parlemen, Rabu (5/6/2024).

Warganet ‘Senang’ Anggota DPR ‘Ngamuk’ ke Menteri Nadiem
Aksi marah-marah Anggota Komisi X DPR.

Anita Jacoba ke Menteri Nadiem di Parlemen, Senayan, Rabu (5/6/2024) (Foto: Tangkapan Layar Youtube TVR Parlemen).

( Sahat red )

Jika hal bisa di buktikan oleh Disdik Tangsel, maka kemungkinan kecil untuk pratek jual beli siswa akan terindar dari pratek pungutan liar.

Kota Tangerang Selatan, posjkt.com

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tela membuka Pra-Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang akan dilaksanakan mulai 3 Juni 2024 sampai 15 Juni 2024.

Maka standar yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan akan mengunakan jarak rumah tempat sekolah.

Jika hal bisa di buktikan oleh Disdik Tangsel, maka kemungkinan kecil untuk pratek jual beli siswa akan terindar dari pratek pungutan liar.

“Mudah-mudahan, jalur sistem akan di buka bulan Juni 2024 mendatang”, kata Dinas Pendidikan yang ia tidak mau menyebutkan namanya.

“Jika sistem jarak yang di terapkan oleh Dinas tingkat SMP dan SDN, kemungkinan kecil orang tua pakai uang pelicin”, tuturnya Sitanggor, SH orang tua murid.

Menurut Sitanggor, ia berharap dan pihak Jurnalis dan LSM agar awasi pihak Sekolah mengunakan dana pungutan liar.

Apalagi kini sudah sistem informasi publik dan terbuka buat umum. “Jika pihak sekolah melakukan pungutan liar dalam

Pra-PPDB, Melansir dari situs resmi PPDB Tangerang Selatan, ada 11 alur tahapan pra pendaftaran yang perlu diperhatikan oleh Calon Peserta Didik Baru (CPDB).

( Sahat red )

Nadiem Makarim di sebut Anita anggota DPR-RI “tolol”.

Jakarta, posjkt.com

Anita Anggota DPR-RI marah-marah pada mendikbud dan Riset Nadiem Makarim saat di tanya diam-diam saja, tolong jawab pak Nadiem? di Sidang Paripurna Dewan di ruang sidang Jakarta.

Jika Bapak tidak pecus bekerja lebih baik mengundurkan diri dari Kabinet Jokowi.

Selama ini bapak sebagai menteri Pendidikan Kebudayaat dan Riset, belum ada itu programnya yang prestasi, kok bisa bertahan di Mendikbud dan Riset.

Sebelum hancur pendidikan lebih baik, bapak mengiudurkan diri, karena antrian orang yang jadi menteri, bejubel pak.

“Kok bisa bapak menjadi Mendikbud dan Riset, Jangan dipilih “Orang tolol” karena tidak tau tu Foksi”, katanya Anita DPR RI

Anita Ibu Anggota DPR RI ini cukup judes, menyampaikan kepada Mendikbud Nadim Makarim karena Guru guru dan Guru Agama di Daerah terpencil di pelosok-pelosok desa bertahun-tahun tidak dapat P3K juga

Guru agama Kristen sedang-kan perjuangan mereka berjalan melalui lembah dan sungai yang begitu besar di sebrangi para guru-guru dan Guru agama agar anak anak Siswa/siswi menjadi harapan bangsa.

Sebagai generasi penerus untuk kebutuhan Nusa dan Bangsa ini yang lain mendapatkan P3K terus dimana keadilannya?

Ibu DPR RI menyampaikan ke kecewaannya terhadap Mendikbud Makarim sedangkan mereka sudah korban untuk memberi pelajaran mendidik tentang pendidikan Agama nyatanya

Terus Bapak kretaria seperti apa?, bertahun-tahun tidak dapat yang diharapkan para guru-guru dan Guru agama tak juga mendapatkan P3K sampai belasan Tahun.

“Mereka berbakti mendidik anak anak Siswa /siswi yang di harapkan mereka sirna begitu saja, program suadara itu tidak jelas”, ujarnya dikutip dari Tiktok dan Youtube.

Sebentar lagi tentang pelajaran agama di tutup putuslah harapan mereka dan tidak mendapatkan P3K sampai belasan tahun

“Ya tidak tahu cara masuk program kedepan berhenti saja jadi menteri, mereka memang harapkan hanya mimpi di siang hari, berbohong dan mencetak generasi korupsi”, tuturnya

Kata Anita, Karana menjadi pahlawan tampa jasa, dimana keadilannya ? Putuslah harapan mereka karena si tolol”?

( Sahat red / deniyanti ).

Ibu-ibu minta DPR panggil mendikbud dan Riset agar di pecat, sudah bikin gaduh.

Jakarta, posjkt.com

Para ibu-ibu sudah mulai bergerak ke Gedung DPR, untuk menuntut bahwa ada dugaan Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi Indonesia (Mendibud riset) Nadiem Makarim, di tegor oleh Anggota DPRRI.

Wanita cantik ini minta DPR pecat Madien Makarin sebagai Mendikbud dan Riset, jakarta, jumat (24/05).

Ibu-ibu minta DPR panggil mendikbud dan Riset agar di pecat, sudah bikin gaduh.

Anggota DPRRI komisi X, agar Mendibud dan Resit agar tidak menghilangkan pendidikan Pancasila dan Agama di sekolah.

Jika hal ini di berlakukan oleh Nadiem Makarim agar di pecat sebagai mendibud dan Riset.

“Karena anak-anak adalah penerus bangsa kedepan”, tutur sebut saja Tasyah Surya 07 di tiktok.

Jangan sekali-kali yang sudah ada di hilangkan, jika perlu tambah guru agama, sesuai kepercayaan masing-masing.

Jika di sekolah itu anak murid Nasrani, Bhada, hinddu, dan lainnya harus di adakan gurunya.

Nanti para ibu-ibu akan mengerahkan massa sebanyak-banyaknya agar di tangkap mendikbud dan Riset.

“Saya juga tak setujuh, negara indonesia ini ada 6 pemeluk agama, jika perlu di berlakukan pada sekolah yang memang sekolah itu ada murid”, tuturnya Rahmanyanti (54)

Kok, seenaknya membubarkan bidang study pendidikan pancasila dan agama.

“Kami minta DPR tegor Mendikbud dan riset Nadien Makarim jika perlu copot jabatannya dari menteri”, tutyur Nurhayadi.

Kaok sampai-sampainya ibu-Ibu pertanyakan pendidikan agama mau di hapus dari korikulum.

“Dasar sakit mendibud dan riset, jika tak mampu turun saja jadi menteri”, katanya.

( Sahat red )

Jalan menujuh ke SMAN 25 tidak terbangun, rusak parah dan berbauk.

Tangerang, posjkt.com

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 25 dan SMPN 3 Sepatan Timur ( Septi ), Kab. Tangerang, Prov. Banten sulitnya memakai Kenderaan roda empat menuju antara gedung sekolah SMPN 3 dan SMAN 25 disebabkan jalaur jalan buruk dan Becek, kamis (23/05)

Karena jalannya tidak seperti jalan menuju sekolah-sekolah yang lain, yang jalur dan jalah terarah dan beton.

Jalan SMPN 3 dan SMAN 25 jalan seperti jalan kerbau yang masuk kandang becek dan berbauk.

Menurut salah satu si pemilik Warung sembako Yani (45), bahwa jalan yang menujuh ke sekolah becek dan berbauk lumpur.

Apalagi kalau musin hujan, kubang itu antara 30 CM sampai 50 CM, ada di posisi pinggiran jalan yang mengarah gedung sekolahan SMPN 3 dan SMAN 25.

“Pada kami sudah minta di aujuhkan pada Kades setempat, tetapi masih janji-janji saja, karena SMAN 25 Septi (Sepatan timur), termasuk pasilitas umum bukan pribadi Kepsek, milik warga.

Guru SMPN mengatakan memang kami juga tidak tau bagai mana pemerintah ini standar realisasi juga kami tidak tahu.

Pada hal pihak Kepsek juga sudah ikut musrenbang tingkat desa dan Kecamatan Sepatan Timur, Kab. Tangerang, namun juga masih janji-janji.

Untuk tidak ke pedulian terhadap alokasi jalan menuju SMN 25 ini tak kunjung di buat jalan menuju SMAN 25 Sepatan timur ini.

Menurut dohar mengatakan kepada awak Media postjkt mungkin dana, belum mencukupi, kemungkinan bangunan ini tidak terlihat.

“Untuk alokasi jalan menuju sekolahan ini diduga di alihkan karena Kepseknya tidak memberikan uang bensin, itu dugaan korupsi”, ujarnya kepada awak Media postjkt

Menurut dohar memang itulah Bangsa kita suka korupsi dan pungli tak mau peduli terhadap anak bangsa apalagi mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Nanti mengantikan para pejabat-pejabat yang telah pensiun dari jabatannya.

Seorang Siswa SMAN 25 yang tidak mau di sebut namanya ia menyebutkan, bahwa pihak Pemkab Tangerang kurang perhatian.

“Kami menuju sekolah, kawan kami sering terpeleset di jalan Medan nya seperti ini, Aneh ia? Saya mantan siswa di salah satu”, ujarnya

SMAN yang lain cukup bagus menuju gedung sekolah yang saya tinggalkan karena lebih dekat rumah saya di SMAN 25 ketimbang

“SMAN yang saya tinggalkan tuturnya sambil mengusap matanya mungkin terasa malu atau sedih melihat beratnya tantangan jalan yang dia telusuri menuju sekolahnya”, ujarnya.

( sahat red )

Dengan menjalankan P5, pendidik diharapkan dapat menemani proses pembelajaran peserta didik.

Tangerang Selatan, posjkt.com

Projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) merupakan upaya untuk mendorong tercapainya profil pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis projek, rabu (22/05).

Dengan menjalankan P5, pendidik diharapkan dapat menemani proses pembelajaran peserta didik.

Untuk dapat menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter leluhur sebagaimana yang dijabarkan dalam profi pradigma baru itu.

Projek penguatan profil pelajar Pancasila, sebagai salah satu sarana pencapaian profil pelajar Pancasila, karena diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik

Untuk perasanga berpikir para anak didik.

โ€œKami mengalami pengetahuan sebagai proses penguatan karakter,” katanya sebut saja Yanto Kepsek SMPN 11 Kota Tangerang, Banten.

Menurut dia, bahwa sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya.

Untuk meningkatkan karakter dan cara berpikir anak perlu ada program pendidikan pradigma baru di uji coba di kampus SMPN 11 Kota Tangeran”, katanya.

Menurut Guru Bidang study Pancasila, bahwa anak itu perlu ada bentuk karakter anak.

Dimensi profil pelajar Pancasila menunjukkan bahwa profil pelajar Pancasila tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif.

“Tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia sekaligus warga indonesia dan merambah dunia”, katanya Guru.

SMPN 11 Serpong Tangerang Selatan 21-5-2024 mengadakan acara P5 proyek di sekolah selama 2 hari ini katanya salah satu Siswa/Siswa kls 8 pada saat lagi santai di tempat tangkringan yang tak mau sebut namanya.

( Sahat red )

Sempat orang tua murid menangis anaknya sudah tiada.

Jakarta, posjkt.com

Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat mempunyai program baru yakni membuat lubang lahat untuk yang siswa meninggal dunia.

Untuk tidak tercecer mayat yang korban mobil bis Pariwisata Ke Ciatet, Jaw Barat terguling.

Tergulingnya Mobil bis Paraeita itu di temukan 10 orang meninggal dunia.

Kelalaian para kepala sekolah, supir dan bus perusahaan yang bertanggung jawab.

“Kami sekelompok Orang tua murid tuntut Kepsrk, pihak perusahaan bus dan supir di penjarsh”, kata ibu yani korban.

Menurut Ibu Yani, minta pada pihsk Pemkot Depok, agar sekolah SMK Lingga Kencana tutup permanen.

Menurut info, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyiapkan 10 lubang liang lahat di TPU Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok.

Untuk pemakaman korban kecelakaan bus siswa SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat di Subang, Jawa Barat.

Koordinator TPU Kalimulya 1 Warsundari mengatakan, para korban belum dapat dipastikan akan dimakamkan di TPU Pasir Putih.

Semua karena pihaknya hanya mempersiapnya sebagai langkah antisipasi.

Kami siapkan 10 lubang liang lahat di TPU Pasir Putih, dikutip Beritasatu.com.

Selain itu, Pemerintah Kota Depok juga mempersiapkan liang lahat di TPU Bedahan dan TPU Islam Parung Bingung.

Namun, belum ada konfirmasi harus dimakamkan di sini semua,โ€ ujar Koordinator TPU Kalimulya 1, Warsundari, Minggu (12/5/2024) siang.

Selain korban jiwa, kecelakaan maut bus rombongan peฤบajar SMK di Depok, Jawa Barat, juga mengakibatkan puluhan pelajar luka-luka.

(Jajang / sahat red)

Pihak KPK akan masuk pada dana bos untuk memonitoring anggaran sektor pendidikan Nasional..

Jakarta, posjkt.com

KPK RI, Wawan Wardiana Deputi Bidang Pendidikan Nasional, akan melakukan cek ni Ricek ke bawah atas dugaan Sekolah dan Kepala Dinas yang sebagai pengguna dana dan penyaluran langsung dana Bos.

Pihak sudah mendapatkan pengaduan bahwa dana Bos harus di periksa, sabtu (04/05).

Apakah dana Bos itu tepat sasaran atau tidak.

“Kami sudah ada data untuk memanggil Bupati dan Walikota agar secepatnya, yang penyaluran dana bos itu sudah sesuai”, katanya Wawan Mardiana Deputi KPK di Jakarta pada Pers.

Jika sudah tepat penyaluran akan di tingkat pengawasan pada intasi pendidikan.

“KPK Bongkar Modus Penyalahgunaan Dana BOS, Para Kepsek dan Guru Harus Tahu”, tuturnya.

Menurut dia, Sekarang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan beberapa modus penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Modus penyalahgunaan dana BOS tersebut terungkap berdasarkan Survei Penilaian Integritas Pendidikan Tahun 2023.

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana mengatakan ada tiga modus yang paling banyak dilakukan.

โ€œModus terbanyak adalah penggelembungan biaya penggunaan dana, kurang lebih 31 persen,โ€ ungkapnya, dikutip dari tayangan live YouTube KPK RI, Jumat (3/5/2024).

Ia merincikan modus pemerasan atau potongan atau pungutan ada sebanyak 8,74 persen.

(Sahat red)

Yang korupsi yang di tangkap, bukan anggaran pendidikan di pangkas.

posjkt.com – Sebentar lagi Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PPSB) akan di mulai, korupsi dipendidikan akan di mulai pula, Maksud saya uang pangkal yang dipungut setiap tahunnya.

Sekiranya ada pihak yang mungkin baru pindah dari Planet Pluto atau dari antah berantah, sehingga tidak tahu akan hal ini, bisa baca pemberitaan mengenai hal ini dari situs resmi yang telah disebarkan diberbagai media lainnya.

Berarti bapak menyarankan dengan solusi untuk memperbaiki kwalitas pendidikan dengan memangkas anggaran 20% itu โ€ฆ?? tidak masuk akal.

Yang perlu kita pahami, kata Komarudin Simanjuntak, SH, persoalan anggaran 20% itu tidak ada masalah, yang jadi masalah adalah petugas pelaksananya yaitu menterinya.

Kalau petugas pelaksananya (menterinya) yang bermasalah, harusnya yang diamputasi/dicopot/diganti petugasnya donk, Kok malah anggarannya, yang terkesan menjadi masalah, yang membelajakan tidak pada peruntukan uanganya.

“Kalau konsepnya dana terlalu besar dan akan di korupsi oleh oknum, itu yang harus ada pencopotan dan bongkar pasang”, katanya Komarudin Pengacara terkenal itu.

Ia tak setujuh anggaran di pangkas, terus dana itu yang harus dipangkas untuk menghindari untuk tidak di korupsi, itu tidak mungkin.

Menurut saya itu cara pandangan yang keliru, tingkat pengawasan dalam pengguna anggaran negara dan APBD.

Kata Komarudin, dana pendidikan bila perlu mencapai 25%, dan untuk meningkatkan pendidikan yang berkarakter dan Global.

Bukan dikurangi karena alasan korupsi, itu pikiran piniktif tidak cerdas berpikir.

Jadi tidak boleh ada warga negara yang berpendidikan harus bayar dengan alasan apapun โ€ฆ!!

Tingkatkan pendidikan dan bila perlu sampai jenjang serjana yang berkualitas Internasional dan terampil di bidangnya masing-masing.

“Kalau tujuannya untuk mencerdaskan anak bangsa dan membangun SDM, itu sudah tidak asing, tetapi berkualitas bersaing dengan pendidikan membuka produktifitas Global”, tuturnya.

Semangkin bertambah anggaran, pasti bertambah pengawasan terhadap penguna anggaran pendidikan yang bermuatan etika dan bermoral.

Skala prioritas tentu harus dikaji ulang, untuk apa mempertahankan anggaran sebesar itu toh nyatanya tidak berimbas pada murahnya biaya pendidikan saat ini.

Bahkan kemarin masih ada demo dari mahasiswa yang terjadi, dana bantuan pendidikan gratis tidak terima.

Penulis : dr. Bernard BB Sagian, SH, MH

Sejumlah aktivis dan orang tua, minta aparat hukum tangkap kepala sekolah.

Tangerang, posjkt.com

Miris, seakan tutup mata hingga kini belum adanya tindakan dari pihak kasie dan pengawas pembina sekolah terkait adanya dugaan pungutan uang kipas angin untuk dikelas dan jual buku paket di SMAN 15 kota Tangerang, kamis (14/03).

Sejumlah aktivis dan orang tua, minta aparat hukum tangkap kepala sekolah.

Karena pungutan pembelian Kipas angin dan beli buku tidak ada perwal.

Pasalnya sudah jelas wali kelas di SMAN 15 Kota Tangerang mengarahkan kepada siswa untuk membeli buku tersebut ditempat yang telah ditentukan, yang diduga telah melakukan pungutan pada siswa

Oknum Kepala Sekolah yang diharuskan membeli buku paket sebesar 200.000,- ke lokasi rumah yang beralamat di Jl. Makmur 13 Blok A8 No.8, RT.005/RW.002, Gebang Raya, Kec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15132.

Untuk buku paket dua mata pelajaran yaitu buku matematika dan buku agama.

Dengan cara di lakukannya oleh pihak sekolah kepada siswa, untuk membeli buku tersebut diluar area sekolah, yang diarahkan oleh Mutia dan Asep (Red-guru) ke lokasi rumah yg tak jauh dari area sekolah.

Menurut keterangan siswanya (Red) dan orang tua siswa mengatakan “iya waktu itu kita semua disuruh kolektif uang 25.000,- membeli kipas angin buat dipasang diruang kelas kita.

Karena yang lama kipasnya diambil dan dipindahkan ke ruang lain.

“Dan waktu itu kita semua, disuruh sama guru kelas disuruh beli buku paket dua, untuk mata pelajaran matematika dan agama sebesar 200.000,- kita semua diarahkan kelokasi rumah yang jual buku paketnya, “ucapnya (26/2/2024).

Sementara Mutia Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 15 Kota Tangerang, saat diwawancarai beberapa media disekolah mengatakan.

“Kami tidak membenarkan, dan kami sudah mengintruksikan untuk tidak membeli buku disekolah.

Karena buku sudah ada diperpustakaan, jadi sekolah tidak menjual buku,”ucapnya (1/3/2024).

Berdasarkan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2023 tentang Juknis Pengelolaan dana BOS disebutkan, dana pemeliharaan dan perawatan sekolah sudah dibiayai dari BOS.

Termasuk belanja buku, terlebih saat ini siswa belajar dengan buku Kurikulum Merdeka.

Permendikbud 75 Tahun 2016, Pasal 12 huruf A Dan B

A. Menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar pakaian seragam atau bahan pakaian seragam sekolah

B. Melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/wali.

Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Provinsi Banten Wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan memberikan tanggapan atas pemberitaan disekolah tersebut.

Teguh Setiawan mengatakan, pihaknya telah mengetahui perihal adanya dugaan pungutan tersebut.

Bahkan dirinya telah berkoordinasi dengan pengawas pembina untuk mengecek permasalahan yang ada.

“Kami sudah perintahkan Kasie SMA dan Pengawas Pembina, dan mas bisa langsung saja hubungi ke Pengawas Pembinanya untuk perihal pemberitaan tersebut.

Tapi inti dari pemberitaan itu, saya sudah konfirmasi langsung dengan Kepala Sekolah, bahwa pemberitaan itu tidak benar,” ucap Teguh Setiawan kepada wartawan via sambungan telepon WhatsApp Jum ‘at (8/3/2024).

Lebih lanjut dia meminta untuk membuktikan perihal adanya dugaan pungutan tersebut. “Kalau memang ada bukti nya, silahkan bersurat resmi ke kami.

Baru kami akan tindak lanjuti. Kami akan melakukan tindakan, jika ada kesalahan administrasi,” kata Teguh.

Orang tua murid meminta pada Walikota Tangerang, agar anaknya yang membayar uang di pungut Rp. 25,000 agar di kembalikan.

“Bahwa kami juga terlalu banyak mengeluarkan uang sudah banyak untuk pembayaran ini dan itu”, katanya Rahmad (45)

prayitno / postjkt

Abraham Garuda Laksono Seru Milenial Tidak Lupa Akar Sejarah Bangsa.

TANGERANG, posjkt.com

Anggota MPR RI Dapil III Tangerang Ananta Wahana mengajak pelajar SMKN 5 Kabupaten Tangerang untuk terus menjadi perekat persatuan bangsa.

Ananta menyampaikan hal itu usai menjadi narasumber sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama pelajar, mahasiswa dan wartawan di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, Rabu 6 Maret 2024.

“Sebagai generasi penerus bangsa. Pelajar memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara yang maju sebagaimana amanat Undang-Undang 1945 dan Pancasila,” katanya di hadapan pelajar SMKN 5 Kabupaten Tangerang.

Dalam sejarah Indonesia, pelajar memiliki peran penting dalam perumusan dasar bangsa Indonesia. Di masa kini, kaum pelajar memiliki andil yang sangat besar untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa ini.

Pemersatu bangsa yang harus terus dirawat, lanjutnya, adalah Pancasila. Karena itu, pada kesempatan sosialisasi tersebut, Ananta merasa sangat berbahagia karena dapat menyampaikan sekaligus memberi pengetahuan kepada pelajar akan pentingnya Pancasila yang digagas dan digali oleh Ir. Soekarno.

“Pancasila sebagai ideologi berbangsa, bernegara dan bermasyarakat harus terus ditanamkan kepada semua rakyat Indonesia. Bangsa ini memiliki harapan kepada kaum pelajar dalam menjaga warisan yang paling berharga bangsa ini yakni Pancasila,” katanya.

Narasumber lainnya yaitu sosok milenial yang aktif menyosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada kalangan muda, Abraham Garuda Laksono.

Abraham merupakan Direktur Karang Tumaritis Institut yang sangat antusias mengajak kaum milenial khususnya, untuk tidak pernah melupakan akar sejarah bangsa, terkhusus nilai-nilai Pancasila.

“Kebanyakan anak anak muda banyak yang tahu Pancasila tapi tidak kenal. Mengutip bahasa bung Karno Pancasila adalah ideologi. Pancasila memiliki pengaruh kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini,” katanya.

Ia menyampaikan peran nyata kekuatan Pancasila untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Menurutnya, bangsa Indonesia sudah dibekali sebuah alat yakni Pancasila, yang bisa digunakan untuk menghadapi pengaruh budaya luar.

“Kita harus menjalankan Pancasila sebagai pedoman hidup kita. Jangan menerima pesan secara mentah mentah, harus kritis jangan menerima informasi hoax, harus tetap.

trisno / postjkt