Tangerang, posjkt.com
Beberapa warga yang motornya di pakirkan di pinggir jalan, hampir di sambar oleh pencuri motor, orang tak di kenal ini saat ambil motor, sudah ketahuan terlebih dahulu, minggu (17/03).
Warga di Koang Jaya, Karawaci juga sempat di gegerkan pengagalkan pencurian motor.
Dan pihaknya, bersyukur saat ubar pencuri motor itu bawa senjata api.
Curian Motor (Curanmor) ini sekitar pukul 15:00, Jumat (15/3/2024), lebih kurang informasinya di dapatkan di Vidio Whatsapp Group.
Diduga Tempat Kejadian Perkara (TKP) Koang Jaya, Karawaci, Tangerang, sempat di gagalkan pencuri motor itu oleh pemiliknya.
Pelakunya sempat mengunakan pistol dan rencananya menembak pemilik motor.
Pihak pemiliknya hampir kena senjata api dan senjata tajam, akhir korban dapat digagalkan curanmor.
“Dor, Dor, dor dan ia angkat-angkat senjatah tajam di ancung-acung ke atas”, katanya Korban Ahmad Diansya, Vidio ini sempat ramai di whatsapp Group.
Menurut Ahmad Diansyah, para pelaku bawa sejenis senpi dan sajam.
“Agar hati-hati yang memiliki roda dua, agar tak seperti saya, jangan terjadi pada warga lain”, tuturnya Sadi (45).
Menurut Sdi, agar selalu mengunci ganda demi terhindar dari curanmor.
“Kami juga berharap pada aparat polisi agar di wilayah hukumnya, setidaknya banyak patroli, agar mencega banyak pencuri motor”, katanya.
Kata dia, mudah-mudahan warga jangan mengalami seperti saya ini.
Semenjak berita ini di tayangkan belum satupun pihak polisi di lapangan di TKP di komfirmasi.
Henry / postjkt
Tangerang, posjkt.com
Miris, seakan tutup mata hingga kini belum adanya tindakan dari pihak kasie dan pengawas pembina sekolah terkait adanya dugaan pungutan uang kipas angin untuk dikelas dan jual buku paket di SMAN 15 kota Tangerang, kamis (14/03).
Sejumlah aktivis dan orang tua, minta aparat hukum tangkap kepala sekolah.
Karena pungutan pembelian Kipas angin dan beli buku tidak ada perwal.
Pasalnya sudah jelas wali kelas di SMAN 15 Kota Tangerang mengarahkan kepada siswa untuk membeli buku tersebut ditempat yang telah ditentukan, yang diduga telah melakukan pungutan pada siswa
Oknum Kepala Sekolah yang diharuskan membeli buku paket sebesar 200.000,- ke lokasi rumah yang beralamat di Jl. Makmur 13 Blok A8 No.8, RT.005/RW.002, Gebang Raya, Kec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15132.
Untuk buku paket dua mata pelajaran yaitu buku matematika dan buku agama.
Dengan cara di lakukannya oleh pihak sekolah kepada siswa, untuk membeli buku tersebut diluar area sekolah, yang diarahkan oleh Mutia dan Asep (Red-guru) ke lokasi rumah yg tak jauh dari area sekolah.
Menurut keterangan siswanya (Red) dan orang tua siswa mengatakan “iya waktu itu kita semua disuruh kolektif uang 25.000,- membeli kipas angin buat dipasang diruang kelas kita.
Karena yang lama kipasnya diambil dan dipindahkan ke ruang lain.
“Dan waktu itu kita semua, disuruh sama guru kelas disuruh beli buku paket dua, untuk mata pelajaran matematika dan agama sebesar 200.000,- kita semua diarahkan kelokasi rumah yang jual buku paketnya, “ucapnya (26/2/2024).
Sementara Mutia Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 15 Kota Tangerang, saat diwawancarai beberapa media disekolah mengatakan.
“Kami tidak membenarkan, dan kami sudah mengintruksikan untuk tidak membeli buku disekolah.
Karena buku sudah ada diperpustakaan, jadi sekolah tidak menjual buku,”ucapnya (1/3/2024).
Berdasarkan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2023 tentang Juknis Pengelolaan dana BOS disebutkan, dana pemeliharaan dan perawatan sekolah sudah dibiayai dari BOS.
Termasuk belanja buku, terlebih saat ini siswa belajar dengan buku Kurikulum Merdeka.
Permendikbud 75 Tahun 2016, Pasal 12 huruf A Dan B
A. Menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar pakaian seragam atau bahan pakaian seragam sekolah
B. Melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/wali.
Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Provinsi Banten Wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan memberikan tanggapan atas pemberitaan disekolah tersebut.
Teguh Setiawan mengatakan, pihaknya telah mengetahui perihal adanya dugaan pungutan tersebut.
Bahkan dirinya telah berkoordinasi dengan pengawas pembina untuk mengecek permasalahan yang ada.
“Kami sudah perintahkan Kasie SMA dan Pengawas Pembina, dan mas bisa langsung saja hubungi ke Pengawas Pembinanya untuk perihal pemberitaan tersebut.
Tapi inti dari pemberitaan itu, saya sudah konfirmasi langsung dengan Kepala Sekolah, bahwa pemberitaan itu tidak benar,” ucap Teguh Setiawan kepada wartawan via sambungan telepon WhatsApp Jum ‘at (8/3/2024).
Lebih lanjut dia meminta untuk membuktikan perihal adanya dugaan pungutan tersebut. “Kalau memang ada bukti nya, silahkan bersurat resmi ke kami.
Baru kami akan tindak lanjuti. Kami akan melakukan tindakan, jika ada kesalahan administrasi,” kata Teguh.
Orang tua murid meminta pada Walikota Tangerang, agar anaknya yang membayar uang di pungut Rp. 25,000 agar di kembalikan.
“Bahwa kami juga terlalu banyak mengeluarkan uang sudah banyak untuk pembayaran ini dan itu”, katanya Rahmad (45)
prayitno / postjkt
Kab.Tangerang, posjkt.com
Kinerjanya di kritisi, Sumartono selaku Camat Cisoka Kabupaten Tangerang Banten diduga sebar fitnah pada penggiat kontrol sosial dengan tuduhan telah mengambil nominal atas nama Camat pada HBS (Minggu, 10 Maret 2024)
Dugaan fitnah yang disebarkan Sumartono melalui media online dengan menuduh bahwa Fahrur Rozi selaku Kepala Divisi Kajian dan Analisa DPD LSM PENJARA PN Banten
Telah mengambil sejumlah nominal pada HBS dengan modus mengatas namakan Camat Cisoka yang seolah olah atas perintah Camat Cisoka atau Tega Jual Nama Camat Sumortono
Menanggapi dugaan fitnah terhadap dirinya, Fahrur Rozi secara lugas mengatakan bahwa hal yang diutarakan Camat Cisoka (Sumartono) adalah fitnah yang sangat keji diduga untuk mengalihkan isu gratifikasi
“Fitnah yang sangat keji, itu tidak benar, saya tidak pernah mengatas namakan Camat Cisoka untuk mengambil nominal pada HBS, dan silahkan rekan rekan tanyakan langsung pada HBS.
Saya punya saksi hidup saat bertemu HBS dan kala bertemu HBS saya juga sedang memiliki uang yang tidak sedikit, pekan depan insyaAllh saya sudah ada di Banten” ucapnya melalui WhatsApp
Lebih lanjut Fahrur Rozi mengutarakan “Terlalu munafik jika Sumartono menghilangkan jasa baik Pak H. Bustomi, sudah sangat banyak H. Bustomi membantu keperluan Sumartono.
Kok masih juga tidak diakui, kalau dia mengatakan tidak sepeserpun menerima, saya berani katakan Sumartono sudah melakukan pembohongan publik.
Sekali lagi silahkan tanyakan langsung pada HBS, apakah saya ada mengatas namakan Sumartono guna mendapat nominal dari H Bustomi?
Nanti setibanya di. Banten saya siap berhadapan langsung, silahkan hadapkan pada saya, saya pertegaskan bahwa saya tidak pernah mengatas namakan perintah Camat Cisoka.
Untuk mengambil nominal pada HBS, pejabat publik kok menyebar fitnah keji seperti ini.
Sumartono sebagai Camat seharusnya dapat menjaga ucapan yang bersifat asumsi karena dapat menimbulkan fitnah yang mencelakai orang lain.
Sumartono bisa saja membohongi orang lain, tapi tidak mungkin dia dapat membohongi Tuhan dan hati kecil nya sendiri, ya akan saya tuntut tanggung jawabnya” ungkapnya melalui via WhatsApp
Pada redaksi Fahrur Rozi juga memberikan screen shoot hasil komunikasi dirinya dengan Camat Cisoka.
Dalam screen shoot tersebut Fahrur Rozi mengutarakan keberatannya karena diduga telah merasa difitnah, namun dalam screen shoot tersebut Camat belum merespon/menjawab.
(Tim)
Batu Bara, posjkt.com
Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP. Hotlan Wanto Siahaan, S.H.,M.H bersama Ipda Kiwondo Manurung (KBO Lantas), dan para Kanit serta personil Sat Lantas melakukan kegiatan sedekah jumat berkah.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar, khususnya para pekerja kebon, serabutan dan pengarit rumput. jum’at (08/03/2024).bertempat di Jalan Lintas Sumatera Utara dari Lima Puluh sampai Indrapura Kabupaten Batu Bara. Pukul 11.00 Wib sampai selesai.
Kapolres Batu Bara AKBP Taufik Hidayat Thayeb S.H,.S.I.K, melalui Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Hotlan Wanto Siahaan S.H,.M.H, mengatakan “kegiatan jum’at berkah bertujuan agar Polri dan Masyarakat semangkin dekat dan menjalin silaturahmi yang baik”. Ujar Kasat Lantas.
Adapun petugas yang melaksanakan kegiatan Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP. Hotlan Wanto Siahaan, S.H,.M.H, Ipda Kiwondo Manurung (KBO Lantas), para Kanit Sat Lantas dan Personil Sat Lantas Polres Batu Bara.
Kegiatan yang dilaksanakan :
1. Patroli dengan menggunakan kendaraan dinas untuk mengantisipasi kemacetan sepanjang Jalan Lintas dari Lima Puluh sampai Indrapura
2. Berbagi nasi kotak kepada pengarit rumput, Disabilitas, pekerja kebon dan serabutan yang berada di sepanjang jalan.
Melalui kegiatan ini, Kasat Lantas Polres Batu Bara berupaya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dengan cara yang berkesan.
Selain menjalankan Tugas pokoknya dalam menjaga Ketertiban Lalu Lintas, Sat Lantas juga berperan aktif dalam mempererat hubungan Positif antara Kepolisian dan masyarakat.
Laporan ini disampaikan sebagai bentuk Pertanggung-jawaban dan Apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap tugas Sat Lantas Polres Batu Bara.
(BOIMAN)
Tangerang, posjkt.com
SM (38 tahun), karyawan PT Surya Toto, menjadi korban begal di Jalan Raya Kukun-Daon, Kampung Daon, Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/3/2024) dini hari.
Warga juga merasa takut lewat di tengah malam, belum lama ini korban di bacok.
Sepat gempar, para pekerja pulang malam di bacok, minta pada aparat polisi tangkap pelakunya.
Akibatnya, pria yang berdomisili di Perumahan Jambu Karya Residence, Desa Jambu Karya Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang ini, di todong culurit.
Ia mengalami luka bacok di kepala, leher, jari tengah dan telunjuk bagian tangan kanan.
Selain itu, korban juga kehilangan sepeda motor Honda Vario warna hitam tahun 2018 bernomor polisi T 2477 ZE.
“Kami minta pada aparat polisi tangkap pelakunya, agar tidak meresahkan warga yang lewat di jalan Raya Kukun-Daon”, katanya Arman di kutip insagram dan whatsapp.
Menurut arman, kini korban lagi di rawat di rumah sakit agar korban saat ini dalam perawatan setelah di garong oleh pelakunya.
Berharap pada para bermotor jika sudah malam sekitar 23.00 Wib sampai 04.00 Wib jangan lewat jalan Kukun-Daon.
“Bahkan jalan tersebut tidak ada penerangan jalan dan lampuh jalan pada mata”, tutur Roni warga Sukatani.
asdi / henny / postjkt
Tangerang, posjkt.com
HEBOH Kades Wanakerta Tumpang Sugian pecat puluhan RT dan TWnya Karna anaknya tidak lolos sebagai caleg DPRD Kabupaten Tangerang dari partai PDIP dapil Kecamatan Pasar kemis, kecamatan Sindang jaya dan kecamatan Rajeg, rabu (06/03).
Dalam kemarahan Tumpang Sugian mengatakan warga ada 15 Ribu. Masa tidak dapat suara.
Dilansir dari media iNews.com”, Kemarahan kades Tumpang Karna anaknya tidak lolos jadi anggota legislatip DPRD Kabupaten Tangerang 2024, 2029.
Mantan Narapidana 2 kali ini lagi lagi membuat ulah dengan kekuasaan sebagai Kepala Desa Wanakerta Kecamatan Sindang jaya.
Dilansir dari media iNews.com”, Tak terima sang anaknya tidak lolos menjadi salah satu anggota Legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang membuat sang Bapak menjadi murka.
Dampak dari gagalnya sang anak untuk meraih kursi empuk di parlemen, membuat sang Ayah yang saat ini masih aktif menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Wanakerta Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang memberhentikan Puluhan RT dan RW di wilayah nya.(06/03/2024)
Dari informasi yang diterima Awak Media, Diketahui, pemberhentian sejumlah Ketua RT dan RW itu dibuktikan dengan adanya.
Surat pemberhentian yang ditandatangani langsung oleh sang Kades Wanakerta Tumpang Sugian SE atau yang lebih terkenal dengan panggilan LTS
Sebelumnya dalam pernyataan Voice note nya Kades Tumpang Sugian murka terhadap para Ketua RT, RW setempat serta memaki – maki dengan kata – kata kasar.
“Siapa RT, RW yang tidak Nyoblos ke si Iing atau tidak mendukung si iing, Kadesnya di Wanakerta saya, Gue berhentiin semua Nggak ada urusan, kalau Nggak senang berantem saja dengan Saya,” kata Tumpang dalam Voice note nya, (05/03/2024).
Menurutnya, anak seorang Kepala Desa Wanakerta tak pantas untuk kalah dalam kontestasi Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) pada gelaran Pemilu 2024 ini.
Sebab kata dia, anak Kades bukan anak tukang becak,” ucapnya
“Si Iing mah lain anak tukang becak nggak pantes nggak menang di Wanakerta. warga ada 15 ribu, Si Iing nggak pantes untuk tidak menang dia mah bukan anak tukang becak tapi anak Lurah.
Warga ada apa – apa ke Saya minta tanda tangan gratis lagi, minta tanda tangan ke saya, Ngedukung nggak ke anak saya, emang saya jadi Lurah pakai air liur, Tahi lu orang !!” umpatnya kesal
LTS juga mengancam akan mempersoalkan masalah tersebut jika memang anaknya tidak terpilih menjadi Calon anggota DPRD Kabupaten Tangerang.
“Iing enggak menang di Wanakerta akan berbuntut panjang dengan saya, ” kecamnya.
Diketahui, Putra Kades Wanakerta tersebut bernama Muhamad Solihin ikut serta dalam pesta Demokrasi Pileg DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai PDI- Perjuangan Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Rajeg, Kecamatan Pasar Kemis dan Kecamatan Sindang Jaya
prayitno / jko
Kota Tangerang, posjkt.com
Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setiap tahunnya, mengalokasikan dana pendidikan untuk jenjang SMA dan SMK Negeri, anggaran yang digelontorkan pun tidak sedikit.
Plus Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) bertujuan agar masyarakat tak lagi dibebani biaya, ataupun pungutan disekolah.
Namun itu semua hanyalah isapan jempol saja, faktanya masih ada di sekolah yang melakukan pungutan dengan dalih macam-macam.
Seperti yang terjadi di SMA Negeri 15 Kota Tangerang Banten, yang diduga telah melakukan pungutan pada siswa yang diharuskan membeli buku paket sebesar 200.000,- untuk buku paket dua mata pelajaran.
Cara yang dilakukan oleh pihak sekolah kepada siswa membeli buku tersebut diluar area sekolah, yang diarahkan oleh Wakasek Bidang Humas Mutia dan Asep (Red-guru) ke lokasi rumah yang beralamat di Jl. Makmur 13 Blok A8 No.8, RT.005/RW.002, Gebang Raya, Kec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15132.
Menurut keterangan siswanya (Red) bersama orang tuanya mengatakan “iya waktu itu kita semua disuruh kolektif uang 25.000,- membeli kipas angin buat dipasang diruang kelas kita, karena yang lama kipasnya diambil dan dipindahkan ke ruang lain.
“Dan waktu itu kita semua, disuruh sama guru kelas disuruh beli buku paket dua, untuk mata pelajaran matematika dan agama sebesar 200.000,- kita semua diarahkan kelokasi rumah yang jual buku paketnya,” ucapnya (26/2/2024).
Sementara Mutia Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 15 Kota Tangerang, saat diwawancarai beberapa media disekolah mengatakan.
“Kami tidak membenarkan, dan kami sudah mengintruksikan untuk tidak membeli buku disekolah. Karena buku sudah ada diperpustakaan, jadi sekolah tidak menjual buku,”ucapnya (1/3/2024).
Berdasarkan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2023 tentang Juknis Pengelolaan dana BOS disebutkan, dana pemeliharaan dan perawatan sekolah sudah dibiayai dari BOS.
Termasuk belanja buku, terlebih saat ini siswa belajar dengan buku Kurikulum Merdeka.
Permendikbud 75 Tahun 2016 Pasal 12 huruf A Dan B, A. Menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar pakaian seragam atau bahan pakaian seragam sekolah, B. Melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/wali
prayitno / postjk
Tangerang, posjkt.com
Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Saga kecamatan Balaraja kabupaten Tangerang diduga memperjual belikan Buku Lembar kerja Siswa (LKS) tingkat SDN III Saga Kec. Balaraja, Kab. Tangerang, diduga korupsi, minggu (03/03).
Diduga bahwa seorang tua murid merasa tak mampu bayar buku LKS.
Sebut saja Nani (45) orang tua murid membeli buku Lembaran Kerja Siswa (LKS), hal itu diungkapkannya.
“Kami orang tua yang tidak mampu dan ayah anaknya bekerja sebagai serabut, bahkan pengasilan perhari 20,000 kadang-kadang 10,000/hari”, katanya Nani salah orang tua menuturkan kepada wartawan.
Menurutnya, bahwa di Sekolah anak saya harus membayar Rp.1.20 ribu untuk buku LKS semua siswa-siswi mulai dari kelas satu sampai kelas enam
“Pada hal kami orang tidak mampu, dan ada lagi baju seragam, uang lainnya”, ucapnya
Kata sumber yang lain LSM, ia juga menambahkan bahwa pihak kepala sekolah sengaja menabrak aturan ataupun larangan yang berlaku.
Sumber dengan singkat dan tegas mengatakan sebagai mana diketahui surat edaran (SE) tentang larangan jual buka Lembar kerja Siswa (LKS) Dinas pendidikan kabupaten Tangerang sudah jelas dan hingga kini masih berlaku surat edaran nomor 421/248-Disdik ditujukan kepada kepala sekolah SD dan SMP NEGERI se-kabupaten Tangerang.
Selain itu juga peraturan pemerintah (PP) nomor 17 tahun 2010 pasal 181 dengan tegas menjelaskan tenaga pendidik dan kependidikan baik perseorangan maupun kelektif dilarang menjual buku pelajaran,
“Bahan ajar dan pakaian seragam disatuan pendidikan SD/Sederajat, SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat”, katanya LSM
Ketika hal dikonfirmasi kepada kepala sekolah yang dijabat H.Aan ia tidak berada ditempat hingga berita ini diterbitkan tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
(Budi).
posjkt.com – Dr.Bernard GAKORPAN POST BANTEN Lapor ke Polres Tangsel WASPADALAH & Hati hati masyarakat maraknya modus pura pura pinjam dana urgen transfer ke Rekening AFRIADI TF BNI 46 no: 1810648205, Nomor HP dr Bernard disadap orang untuk buat Kejahatan Penipuan massive.
Rabu, 28/02/24 Jam 10.00.Saksi M.Yakub mendatangi Kediaman dr Bernard GA menanyakan.apa uang Rp.2.000.000.sudah diterima, belum???.
SONTAK dr Bernard kaget sekali bahwa tidak pernah menchating whats up kata kata yang tertera itu bahkan kini no telpon HP.081296769599.
Sementara di non aktifkan akibat terlalu banyak group dan di blokir Oleh Jaringan Whats up ,saksi ditunjukkan nomor barunya 0812 xxxx xxxx
Sehingga kemungkinan nomor yang lama sudah banyak disadap oleh Jaringan yang tidak bertanggung jawab.jual nama bahkan yach seperti kejadian ini modus pura pura mau pinjam duit ,ntar sore diganti katanya.
Untuk itulah Kami mendatangi Unit Yanduan Polres Tangsel di Gedung Presisi Samping Mesjid .guna membuat Laporan LP/SPKT Agar warning bagi Grapari agar bantu Polisi
Untuk melacak keberadaan Penipu Afriadi tersebut dan melacak ke BNI 46 Tentang keberadaan Pemilik nomor Rekening tersebut yang diduga telah melakukan tindak pidana menggunakan Laptop untuk Jaringan ITE.
Mengakses sistem elektronik tanpa ijin pemilik nomor Pasal 45(A) ayat 1,Jo.Pasal 30 ayat 1 UURI No 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah terakhir dengan UURI.No 1 th 2004 tentang ITE.
Dr Bernard Ketua DPP GAKORPAN FRN Presisi Polri menghimbau APH terutama penyidik Polres Tangsel Pro aktif Presisi Polri untuk mengungkap kasus kasus penyadapan ini.
Sehingga pelaku dan sebagian besar Gembong Pelakunya dapat segera tertangkap.
Usut tuntas..tas & tas terang benderang karena masyarakat janda janda, lebih akurat terzolimi sudah mendapat titik kulminasi Pertolongan yang maha kuasa Alloh SWT Amin YRA
Penulis : dr Bernard Waketum GA
Tangerang, posjkt.com
Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah/kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Pencanangan Pembangunan Zona Integritas dilaksanakan secara terbuka dan dipublikasikan secara luas dengan maksud agar semua pihak termasuk masyarakat dapat memantau.

Mengawal, mengawasi dan berperan serta dalam program kegiatan reformasi birokrasi khususnya di bidang pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebagai salah satu dari lembaga pemerintah daerah yang mendapatkan predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan dicanangkan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang melaksanakan Deklarasi dan penandatanganan Komitmen bersama Pembangunan Zona Integritas yang dilaksanakan saat apel rutin pada hari Selasa 06 Februari 2024.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Deklarasi dan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas oleh Direktur RSUD Kota Tangerang.
Dengan diikuti seluruh peserta apel dan penyematan pin Zona Integritas (tolak gratifikasi) kepada perwakilan pegawai yang telah ditunjuk.
Dilanjutkan dengan penandatangan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas oleh Direktur, Jajaran Manajemen, Ketua Komite, Para Dokter, Kepala Instalasi, dan seluruh Pegawai RSUD Kota Tangerang.
Dalam sambutannya Direktur RSUD Kota Tangerang menyampaikan bahwa seluruh pegawai merupakan komponen penting.
Dalam melaksanakan komitmen bersama mewujudkan Pembangunan Zona Integritas untuk meningkatkan pelayanan publik,
Dengan langkah perubahan pola pikir dan budaya kerja, serta komitmen pelayanan yang cepat dan baik.
Pembangunan Zona Integritas ini dapat wujudkan tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik dengan peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN.
Adv RSUD / RED
Tangerang, posjkt.com
Maraknya provider internet di kecamatan rajeg, Kab. Tangerang, Banten di duga baik itu server provider internet wifi di perumahan maupun di perkampungan, di perjual belikan ke pada yang tidak sesuai speknya, rabu (28/02)
Bahkan banyak yang mempergunakan jasa benwitd IndiHome, contoh di antaranya server yang berdomisili di Rt 01, Rw 01 di Desa Sukamanah dan juga server di perumahan bukit Rajeg dan juga karimnet perumahan rajeg teracce desa sukamanah kecamatan rajeg kabupaten Tangerang-banten.
Dengan adanya beberapa semple di atas bahwa IndiHome sudah melanggar aturan yang di tetapkan oleh pemerintah bahwa IndiHome sudah melegalkan penjualan benwitd
Demi mengutungkan sepihak, untuk di leselerkan di jual belikan, tanpa mengubah skema yang di legalkan.
Ketua forum rajeg bersatu mengatakan bahwa IndiHome tidak boleh melayani selver internet wifi.
Untuk di jual belikan, IndiHome khusus untuk konsumen rumah tangga, perkantoran, perusahaan, sekolah-sekolah, dan lain-lain yang sipatnya.
“Untuk kepentingan konsumsi rumah tinggal, bukan untuk di jual belikan kepada voder lain,”ujar ketua forum rajeg bersatu SMN.
Dengan demikian IndiHome sudah melanggar aturan, dan kami sebagai organisasi kemasyarakatan yang berdomisili di kecamatan rajeg, akan melakukan percepat pelaporan.
Bahkan akan mengajukan clas action melalui lembaga Bantuan hukum Lbh-pmbi (lembaga Bantuan hukum-pengawal masyarakat banten Indonesia)
Di tempat terpisah ketua lbh pmbi mengatakan, kami siap untuk mengajukan class action, atas pengajuan ketua forum rajeg bersatu SMN,
“Baik secara tertulis dan secara hukum pidana, hal ini akan mewakili pribadi maupun masyarakat kecamatan rajeg,”ucap Uje ketua LBH
Tim investigasi gwi kabupaten Tangerang menghubungi Slamet sebagai pimpinan di depo IndiHome kecamatan rajeg, ia belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
Namun kami tidak sampai di situ saja, bahkan beliau tidak memberikan tanggapan.
( Red-posjr / postjkt )
Jakarta, posjkt.com
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersilaturahmi ke kediaman Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Ma’ruf Amin, Sabtu (24/02/2024).
Besarnya tanggung jawab baru sebagai menteri, mendorongnya untuk memperkuat kolaborasi serta memperdalam ilmu soal pertanahan dan tata ruang termasuk dari sudut pandang orang nomor dua di Indonesia.
Ada sejumlah pesan penting yang disampaikan Wapres RI kepada Menteri ATR/Kepala BPN dalam pertemuan tersebut.
“Beliau mengingatkan masih banyak permasalahan yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah,” ungkap Menteri AHY saat bertemu dengan awak media di halaman rumah Wapres RI, di Jakarta.
Langkah menyelesaikan permasalahan itulah yang ia nilai menjadi tantangan terbesar Kementerian ATR/BPN.
“Bagaimana kami bisa secara utuh, bukan juga terburu-buru atau gegabah, tapi secara utuh melihat permasalahan sengketa termasuk juga kasus-kasus yang disebabkan mafia tanah, yang merugikan rakyat,” tutur Menteri AHY.
Upaya untuk menegakkan keadilan ini akan ia jalankan dengan tegas.
“Kalau ada rakyat yang berhadapan dengan mafia tanah, sudah pasti Kementerian ATR/BPN akan berpihak pada rakyat.
Akan membela rakyat jangan sampai hak mereka diinjak, apalagi masyarakat rentan,” ucap Menteri AHY.
Menteri ATR/Kepala BPN berkomitmen untuk menuntaskan pekerjaan rumah dan mencapai target yang sudah dicanangkan sebelumnya.
Hal tersebut bisa berjalan dengan baik jika seluruh pihak terkait ikut bekerja sama dan berkolaborasi.
“Kemarin saya sudah berkomunikasi dengan kementerian lain.
Ada dengan Kementerian PUPR, Perhubungan, Pertanian, sehingga Kementerian ATR/BPN ini bisa menjadi elemen yang penting yang juga bisa membantu pembangunan.
Kita ingin bersinergi, berkolaborasi.
Ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menuntaskan permasalahan di bidang pertanahan,” terang Menteri AHY.
“Sinergi dan kolaborasi yang harus dibangun vertikal dan horizontal ini menjadi kunci kerja pemerintahan yang sukses,” lanjut Menteri ATR/Kepala BPN.
Adapun dalam kesempatan tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN mengunjungi kediaman Wapres RI dengan didampingi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Lampri beserta jajaran.
( trisno / POSTJKT ).
Serpong, posjkt.com
Didorong mencari cara untuk membubarkan kelompok “Geng Tai” yang dibentuk oleh para siswanya, yang megunakan kekerasan, selasa (20/02).
Intervensi dari pihak sekolah diperlukan usai terkuaknya perundungan oleh siswa senior kepada junior di dalam kelompok tersebut.
“Pembubaran geng bisa dilakukan oleh sekolah dan aparat polisi”, kata Rundia (43) orang tua.
Menurut Rundia, ada kemungkinan bisa saja, suatu nanti ini akan di gunakan oleh orang-orang yang jahat.
Kami juga berharap pada aparat polisi, agar tangkap pencudang-pencundang itu.
“Dan bisa saja kalau polisi mau mendalami kaitannya dengan tindak kekerasan yang terjadi,”ujar Ketua Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti saat dihubungi, Selasa (20/2/2023).
Menurut Retno, geng yang dibentuk sekelompok siswa sebetulnya sudah menjamur di berbagai sekolah.
Bahkan, di antaranya ada berpotensi melakukan tindak kekerasan.
Untuk itu, FSGI mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Dinas Pendidikan di setiap daerah untuk mencegah perundungan dan membubarkan geng-geng di sekolah.
“Pikirkan cara dan terapi yang tepat untuk mencegah dan membubarkan geng-geng sekolah, yang berpotensi melakukan berbagai kekerasan.
Berbagai bentuknya, akan berdampak buruk pada tumbuhkembang anak,” kata Retno.
Sebagai informasi, kasus ini mencuat setelah akun di media sosial X, @BosPurwa, menuliskan dugaan perundungan oleh “Geng Tai” di sekolah tersebut terhadap salah seorang siswa.
SAHAT RED
