Dokter Spesialis Paru RSUD Tigaraksa Edukasi Masyarakat dalam Peringatan Hari Asma Sedunia 2026

Dokter Spesialis Paru RSUD Tigaraksa Edukasi Masyarakat dalam Peringatan Hari Asma Sedunia 2026

 

POSTJKTCO | RSUD _Tigaraksa, Dalam rangka memperingati World Asthma Day 2026, RSUD Tigaraksa menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertema “Kenali Asma: Cegah Kambuh, Hidup Tetap Normal” pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 09.00 WIB di Ruang Tunggu Pendaftaran Lt. 2 RSUD Tigaraksa. Kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis paru, dr. Muhamad Iman Nugraha, Sp.P sebagai narasumber dan diikuti oleh pasien serta pengunjung rumah sakit.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit asma, termasuk cara mengenali gejala, menghindari faktor pemicu, serta pentingnya pengobatan dan pencegahan yang tepat.

 

Pada kesempatan tersebut, disampaikan bahwa asma merupakan penyakit jangka panjang pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas. Meskipun sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda, asma dapat menyerang semua kelompok usia. Namun demikian, penyakit ini dapat dikendalikan sehingga penderitanya tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara normal apabila dikelola dengan baik.

Peserta penyuluhan diberikan pemahaman mengenai gejala asma yang perlu diwaspadai, seperti sesak napas, mengi, batuk, nyeri dada, hingga kesulitan berbicara. Selain itu, dijelaskan pula berbagai penyebab dan faktor pemicu asma, antara lain riwayat keluarga, paparan alergen seperti debu, bulu binatang, serbuk sari, perubahan cuaca, asap rokok, polusi udara, serta kondisi kelelahan dan stres.

 

Dalam materi yang disampaikan, narasumber juga menekankan pentingnya pengobatan yang tepat, seperti penggunaan inhaler pengendali untuk terapi jangka panjang dan inhaler pelega saat serangan terjadi. Pengelolaan yang baik sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti gagal napas, infeksi paru, hingga gangguan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi kunci utama, di antaranya dengan menghindari pencetus asma, menjaga gaya hidup sehat, hingga mengelola stress dengan baik.

 

Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat, khususnya penderita asma dan keluarganya, dapat lebih memahami cara mengendalikan penyakit asma sehingga kekambuhan dapat dicegah dan kualitas hidup tetap terjaga. RSUD Tigaraksa terus berkomitmen dalam memberikan edukasi kesehatan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

 

Sumber : RSUD TIGARAKSA

Red :Purba

Berapa sih? BEBAN biaya KEAMANAN DAN KEBERSIHAN RSUD Tigaraksa Milik PEMKAB TANGERANG

posjkt.com | Tangerang, Pengadaan Berkelanjutan atau Sustainable Public Procurement (SPP) adalah pendekatan pengadaan barang dan jasa yang mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tujuan SPP adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam paket pekerjaan, SPP diterapkan dengan mempertimbangkan aspek-aspek berikut:

– Aspek Ekonomi: Ya
– Aspek Sosial: Ya (untuk paket RUP 56308644 dan RUP 58070892), Tidak (untuk paket RUP 54290647)
– Aspek Lingkungan: Ya

Dengan demikian, pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh pemerintah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kode RUP 54290647 adalah paket pekerjaan Belanja Jasa Tenaga Keamanan (RSUD Tigaraksa), Kabupaten Tangerang, dengan nilai kontrak Rp1.500.000.000. Pekerjaan ini termasuk dalam kategori Jasa Lainnya dan akan dilaksanakan pada Januari 2025 – Desember 2025.

Berikut adalah detail paket pekerjaan:

– Nama Paket: Belanja Jasa Tenaga Keamanan (RSUD Tigaraksa)
– Satuan Kerja: Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang
– Lokasi: RSUD Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
– Volume Pekerjaan: 50 Orang/Bulan
– Uraian Pekerjaan: Jasa Tenaga Keamanan
– Sumber Dana: APBD 2025 Kabupaten Tangerang
– Metode Pemilihan: E-Purchasing

Kode RUP 54289999 adalah paket pekerjaan Belanja Jasa Tenaga Kebersihan (RSUD Tigaraksa), Kabupaten Tangerang, dengan nilai kontrak Rp1.980.000.000. Pekerjaan ini termasuk dalam kategori Jasa Lainnya dan akan dilaksanakan pada Januari 2025 – Desember 2025.

Berikut adalah detail paket pekerjaan:

– Nama Paket: Belanja Jasa Tenaga Kebersihan (RSUD Tigaraksa)
– Satuan Kerja: Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang
– Lokasi: RSUD Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
– Volume Pekerjaan: 60 orang/Bln
– Uraian Pekerjaan: Jasa Tenaga Kebersihan
– Sumber Dana: APBD 2025 Kabupaten Tangerang
– Metode Pemilihan: E-Purchasing
– Pengadaan Berkelanjutan (SPP):
– Aspek Ekonomi: Ya
– Aspek Sosial: Tidak
– Aspek Lingkungan: Ya

 

 

Red.**

Hari Jadi Ke-7, RSUD Pakuhaji Mantapkan Transformasi Layanan Kesehatan

posjkt.com | TANGERANG – RSUD Pakuhaji merayakan hari jadinya yang ketujuh dengan semangat baru dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang. Perayaan yang berlangsung meriah di halaman rumah sakit pada Jumat (31/01/2025) ini mengusung tema “Gerak Bersama Menuju Transformasi Kesehatan Semakin Gemilang”.

 

Momentum ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam), yang turut serta dalam prosesi potong tumpeng sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam meningkatkan layanan kesehatan.

 

Direktur RSUD Pakuhaji, dr. Umie Kulsum, mengungkapkan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan staf yang telah berkontribusi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia berharap bertambahnya usia menjadikan RSUD Pakuhaji semakin prima, profesional, dan humanis dalam melayani pasien serta terus berkomitmen untuk menjadi pusat kesehatan andalan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

 

“Semoga dengan bertambahnya usia menjadikan RSUD Pakuhaji sebagai pusat pelayanan kesehatan yang semaklin prima, profesional dan humanis,” ungkapnya.

 

Di usia yang ke-7, RSUD Pakuhaji juga memperkuat layanan kesehatan darurat guna memenuhi kebutuhan pasien di wilayah utara Kabupaten Tangerang. Sejumlah fasilitas baru diresmikan, di antaranya gedung layanan hemodialisa untuk pasien dengan gangguan ginjal, Unit Transfusi Darah (UTD) guna memenuhi kebutuhan darah bagi pasien, ruang VIP pria dan wanita yang masing-masing satu ruangan untuk meningkatkan kenyamanan pasien, mushola baru sebagai sarana ibadah bagi pasien dan keluarga, serta genset untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil di rumah sakit.

 

Selain itu, dr. Umie mengungkapkan rencana jangka panjang RSUD Pakuhaji, termasuk pembukaan galeri bank darah serta peningkatan sarana dan prasarana penunjang meski menghadapi tantangan keterbatasan lahan. Ia berharap RSUD Pakuhaji terus berinovasi dalam mewujudkan layanan kesehatan yang semakin gemilang dan menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang.

 

“Alhamdulillah kita ada penambahan gedung layanan hemodialisa, Unit Transfusi Darah (UTD), Ruang VIP laki-laki dan perempuan masing-masing satu, Musholah serta Genset,” jelasnya.

 

Ke depan, pihaknya merencanakan membuka galeri bank darah untuk kebutuhan di wilayah utara adanya perbaikan sarana prasarana penunjang dan masih terdapat keterbatasan lahan.

 

“Berharap RSUD Pakuhaji terus berinovasi dalam menuju cita cita kesehatan yang semakin gemilang,” kata dr Umie.

Dikutip dari,

(Diskominfo Kab. Tangerang/DR/nD)

Red.POSTJK.COM

ā€œNutrisi Hilang karena Cacingan? Begini Cara Mencegahnyaā€

 

ā€œNutrisi Hilang karena Cacingan? Begini Cara Mencegahnyaā€

dr. Oeis Ramadhan, Sp.A |dr. Radot Sihombing, Sp.A

TANGERANG,POSTJKTC.COM | RSUD-TIGARAKSA,Cacingan adalah infeksi akibat masuknya cacing parasit ke dalam tubuh, terutama ke usus manusia. Jenis cacing yang umum menyerang antara lain cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk. Cacing-cacing ini bisa masuk melalui makanan yang tidak bersih, tanah yang tercemar, atau tangan yang kotor. Meskipun terlihat ringan, cacingan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, khususnya pada anak-anak. Anak yang mengalami cacingan bisa terlihat kurus, lesu, dan sering sakit karena tubuhnya kekurangan gizi akibat nutrisi yang diambil oleh cacing dalam usus.Gejala cacingan bisa beragam, seperti nafsu makan menurun, berat badan sulit naik, sakit perut berulang, perut buncit, dan gatal di sekitar anus terutama pada malam hari. Dalam beberapa kasus, cacingan juga bisa menyebabkan anemia (kurang darah) karena cacing mengambil darah dari dinding usus, terutama cacing tambang. Jika dibiarkan, cacingan dapat mengganggu tumbuh kembang anak, menurunkan kemampuan belajar, dan berisiko menyebabkan stunting atau tubuh pendek akibat kekurangan gizi kronis.Beberapa faktor risiko kecacingan antara lain kurangnya kebersihan pribadi, tidak mencuci tangan setelah BAB atau sebelum makan, makan makanan yang tidak bersih, tidak menggunakan alas kaki saat bermain di tanah, serta buang air besar di sembarang tempat. Lingkungan tempat tinggal yang padat dan minim fasilitas sanitasi juga meningkatkan kemungkinan penyebaran telur cacing secara luas di masyarakat.
Untungnya, cacingan dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana. Kementerian Kesehatan menganjurkan pemberian obat cacing setiap 6 bulan sekali bagi anak usia 1–12 tahun melalui program nasional bernama Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM). Selain itu, kebiasaan hidup bersih dan sehat sangat penting: cuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan yang dimasak matang dan dicuci bersih, buang air besar di jamban sehat, serta selalu menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di tanah.
Dengan pencegahan yang konsisten dan edukasi yang menyeluruh, kita bisa menurunkan angka kecacingan di Indonesia. Orang tua, guru, petugas kesehatan, dan masyarakat luas memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengajarkan kebiasaan baik kepada anak-anak sejak dini. Mari bersama cegah kecacingan, agar anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.
Segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan jika ada keluarga yang merasakan gejala cacingan, agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

Poliklinik Anak hadir di RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :

Nama Dokter :

dr. Qeis Ramadhan, Sp.A

Hari Layanan Senin, Rabu & Jum’at

Jam Pelayanan : 08.00 s.d 12.00

Nama DokterĀ  :Ā  dr. Radot Sihombing, Sp.A

Hari Layanan Selasa & Kamis
Jam Pelayanan 08.00 s.d 12.00

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi,

call center…

RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014 serta mengakses informasi melalui Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)
Dengan tata nilai ā€œTERBAIKā€, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

 

Sumber :

RSUD TIGARAKSA

By- SP.

Redaksi posjkt.com

Lingkungan Bebas Asap Rokok, Bupati Maesyal Berkomitmen Tegakkan Perda KTR

TANGERANG posjkt.com, Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menyampaikan komitmen pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menegakkan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).Ā  Beberapa poin penting dari pernyataan Bupati Rudi M, bertujuan menjaga kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang sehat, bukan membatasi kebebasan masyarakat atau mengganggu industri rokok. Adapun fasilitas Publik yang tercakup dalam peraturan tersebut, Rumah sakit, puskesmas, klinik, apotek, sekolah, kampus, tempat ibadah, arena olahraga, kantor pemerintahan, dan tempat pelayanan publik lainnya.
Bagi masyarakat penikmat tembakau (Rokok) Pemerintah daerah menyiapkan smoking area di beberapa titik tertentu untuk menjaga keseimbangan antara hak perokok dan hak masyarakat lain yang ingin menghirup udara bersih. Instruksi Bupati Memasang tanda larangan merokok di kawasan-kawasan tertentu dan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat.
Tujuan utama dari perda yang buat Pemerintah kabupaten Tangerang untuk m elindungi kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan bebas dari asap rokok.

BUPATI KABUPATEN TANGERANG RUDI M

Bupati Rudi Maesyal juga menegaskan bahwa dirinya sebagai perokok tetap mendukung penuh Perda KTR demi kesehatan bersama. Ia berharap dengan adanya penegakan aturan yang jelas dan komitmen bersama, masyarakat akan lebih sadar mengenai bahaya rokok.

 

PURBA#RED

DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MELAKUKAN WORSHOP Fasilitatif dan PROFESIONALISME PELAYANAN, KESEHATAN MENGHILANGKAN RESIKO KEMATIAN IBU HAMIL

Workshop Bikor Kabupaten TangerangĀ 

Postjktc.com Tangerang Berdasarkan hasil data sensus yang dilakukan pemerintah, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi masalah serius. Berdasarkan data Sensus Penduduk tahun 2020, AKI di Indonesia mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup. Dinas kesehatanĀ  kabupaten Tangerang terus berupaya untuk menekan dan menurunkan aki akb di Kabupaten Tangerang melalui program penurunan aki akb, dengan menyelenggarakan workshop supervisi PENYELIAAN FASILITATIFĀ  bagi BIKOR / Bidan Koordinator Puskesmas di Kabupaten Tangerang.

BIKOR DARI 29 KECAMATAN KABUPATEN TANGERANG

Bidan koordinator merupakan tenaga kesehatan atau garda terdepan di puskesmas memiliki peran yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama dalam pencegahan kematian ibu hamil. Bidan koordinator yang ada di kabupaten Tangerang harus melakukan bimbingan dan arahan serta melaporkan ke pihak pihak terkait hususnya dinas kesehatan keadaan yang sebenarnya di lapangan. Ungkap Ibu Nuriya Gustina Timkes Propinsi Banten, keawak media postjakarta.com. Aspek penting terkait peran bidan koordinator seperti bekerja dalam segala Kondisi.
Bidan koordinator diharapkan mampu bekerja dalam berbagai kondisi dan siap mengambil keputusan cepat dan tepat dalam situasi kritis. Dapat bekerja Sama dengan pihak pihak lain seperti berkordinasi dengan pihak kecamatan maupun desa.
Bidan koordinator harus bisa bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti kecamatan dan masyarakat umum untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Dalam pencegahan kematian ibu hamil, bidan diharapkan menjadi garda terdepan dalam penyelamatan ibu dan bayi.

TIMKES PROPINSI BANTEN NURIYA GUSTINA,Ā  Sst.MH

Dalam penyuluhan yang diberikan Nuriya Gustina narasumber dari dinas kesehatan provinsi Banten menegaskan
profesionalisme dalam menjalankan tugas, menjadi tolak ukur keberhasilan program.
Bidan juga harus profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Program yang Mendukung Peran Bidan Koordinator
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Program ini bertujuan meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir melalui peningkatan peran aktif keluarga dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi.

Dengan peran yang strategis dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, bidan koordinator dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka kematian ibu hamil dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Dr. Tri Wulandari Ketua Tim Kerja kesehatan keluarga dinas kesehatan kabupaten Tangerang kegiatan ini merupakan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas bidan koordinator di puskesmas sehingga para bikor memiliki kompetensi dan pengetahuan yg sama dalam rangka memberikan pelayanan kebidanan di pusat kesehatan masyarakat tingkat kecamatan maupun desa.

 

 

 

 

Red. Postjktc/ purba

 

 

Anak Sehat, Bebas Diare : Kunci Ada di Tangan Kita

Tangerang, posjkt.com.

TangerangĀ  20 Agustus 2025, Diare merupakan kondisi ketika anak buang air besar tiga kali atau lebih dalam sehari dengan konsistensi cair.

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kematian anak usia 12 hingga 59 bulan di Indonesia.

Setiap tahunnya, ribuan anak meninggal akibat dehidrasi dan komplikasi yang timbul dari diare yang tidak ditangani dengan baik..

Selain menyebabkan hilangnya cairan tubuh secara cepat, diare juga bisa mengganggu penyerapan nutrisi, menyebabkan berat badan turun, hingga memperburuk kondisi gizi anak.

Diare terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan durasinya.

Diare akut terjadi dalam waktu kurang dari 7 hari, diare berkepanjangan berlangsung 8 hingga 13 hari, sedangkan diare kronis atau persisten terjadi selama 14 hari atau lebih.

Dari segi bentuk, diare dibagi menjadi diare cair dan diare berdarah, yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri tertentu.

Gejala diare pada anak umumnya meliputi frekuensi buang air besar yang meningkat, bentuk tinja yang cair atau berair, dan terkadang disertai lendir atau darah.

Anak juga bisa mengalami demam, kembung, mual, muntah, nyeri perut, tidak nafsu makan, dan dalam kasus berat — tampak sangat lemas karena kehilangan banyak cairan.

Jika gejala ini disertai dengan tanda dehidrasi seperti mulut kering, mata cekung, atau tangisan tanpa air mata, maka kondisi anak harus segera ditangani.

Penyebab diare pada anak paling sering adalah infeksi virus, terutama rotavirus yang menyerang anak usia di bawah 5 tahun. Selain itu, bakteri seperti Shigella dan Salmonella, serta parasit juga dapat menjadi pemicu.

Diare juga bisa disebabkan oleh keracunan makanan atau penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Penularannya terjadi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, tangan yang tidak bersih, serta melalui perantara seperti lalat.

Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan anak terkena diare antara lain tidak mendapatkan ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang terlalu dini.

Kebiasaan makan yang tidak higienis, sanitasi lingkungan yang buruk, serta kurangnya akses terhadap air bersih dan jamban sehat.

Anak yang mengalami gizi buruk, memiliki daya tahan tubuh rendah, atau sedang menderita penyakit kronis juga lebih rentan terkena diare dan komplikasinya.

Penanganan diare yang tepat dapat mencegah terjadinya dehidrasi dan kematian.

Prinsip penanganan yang direkomendasikan adalah LINTAS DIARE yang mencakup: pemberian zinc selama 10 hari, oralit untuk menggantikan cairan tubuh.

Nasihat kepada orang tua tentang tanda bahaya, pemberian antibiotik secara selektif hanya bila diperlukan, serta melanjutkan pemberian ASI dan makanan.

Zinc sangat penting karena membantu mempercepat pemulihan usus dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Oralit, yang merupakan campuran garam dan gula, mampu menggantikan cairan tubuh yang hilang dengan cepat.

Orang tua perlu mewaspadai tanda-tanda bahaya diare yang menandakan anak membutuhkan perawatan segera di fasilitas kesehatan. Tanda bahaya tersebut meliputi:

Anak tampak sangat haus, lemas, atau tidak mau minum, Muntah berulang terus-menerus

Demam tinggi, Tinja berdarah, Buang air besar semakin sering, Anak tidak mau makan atau minum

Anak tampak mengantuk berlebihan atau kesadaran menurun, Tidak membaik dalam waktu 3 hari (untuk diare biasa), atau 2 hari (untuk diare berdarah)

Jika satu atau lebih tanda tersebut muncul, anak harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Pencegahan diare sangat bergantung pada perilaku hidup bersih dan sehat. Beberapa langkah yang terbukti efektif meliputiĀ  pemberian ASI eksklusif hingga usia 6 bulan, imunisasi rotavirus dan campak.

Mencuci tangan dengan sabun, memasak makanan dan air hingga matang, serta menggunakan jamban untuk buang air besar. Selain itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan alat makan anak.

Dengan penanganan dan pencegahan yang tepat, sebagian besar kasus diare pada anak dapat sembuh tanpa komplikasi serius.

Edukasi kepada orang tua dan pengasuh tentang cara mengenali tanda bahaya, memberikan cairan dan makanan yang cukup.

Serta kapan harus membawa anak ke fasilitas kesehatan, adalah kunci utama dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat diare di Indonesia.

Segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan jika ada keluarga yang merasakan gejala diare, agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Poliklinik Anak hadir di RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :

Nama Dokter, Hari Layanan, Jam Pelayanan

dr. Qeis Ramadhan, Sp.A
Senin, Rabu & Jum’at, 08.00 s.d 12.00

dr. Radot Sihombing, Sp.A

Selasa & Kamis, 08.00 s.d 12.00

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi call center RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014 serta mengakses informasi melalui Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

Dengan tata nilai ā€œTERBAIKā€, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

Red. Switno Purba// publikasi rsud//tigaraksa.

Kenali Hepatitis Sejak Dini: Lindungi Diri dan Keluarga”

POSTJKT. COM TANGERANG–Hepatitis adalah penyakit peradangan pada organ hati yang bisa disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, atau paparan bahan kimia tertentu. Jika tidak ditangani dengan baik, hepatitis bisa menyebabkan kerusakan hati permanen bahkan kematian. Di Indonesia, hepatitis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena banyak yang tidak menyadari dirinya sudah terinfeksi.

 

Gejala Hepatitis

Gejala hepatitis bisa berbeda-beda, tergantung jenis dan tingkat keparahannya. Beberapa orang bahkan tidak merasakan gejala sama sekali. Namun, secara umum, gejala yang sering muncul antara lain:

Badan terasa lemas atau mudah lelah

Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan

Nyeri perut, terutama di bagian kanan atas

Warna urin menjadi gelap seperti teh

Warna mata dan kulit menguning (ikterus)

Buang Air Besar berwarna pucat

 

Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

 

Penyebab Hepatitis

Penyebab utama hepatitis adalah infeksi virus. Lima jenis virus hepatitis yang umum dikenal yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E.

Hepatitis A dan E biasanya ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Hepatitis B, C, dan D lebih sering ditularkan melalui darah, hubungan seksual tidak aman, atau dari ibu ke bayi saat melahirkan.

Selain itu, hepatitis juga bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol jangka panjang, efek samping obat tertentu, atau gangguan autoimun (sistem kekebalan tubuh menyerang hati).

 

Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hepatitis antara lain:

Tidak menjaga kebersihan makanan dan minuman

Berbagi jarum suntik atau alat cukur

Melakukan hubungan seksual berisiko tanpa kondom

Tidak mendapat vaksin hepatitis

Bekerja di lingkungan medis tanpa pelindung yang memadai

Memiliki anggota keluarga yang terinfeksi hepatitis

 

Penanganan Hepatitis

Penanganan hepatitis tergantung dari jenisnya:

Hepatitis A dan E biasanya akan sembuh sendiri, cukup dengan istirahat, makan sehat, dan banyak minum air.

Hepatitis B dan C bisa berkembang menjadi kronis. Untuk itu, pengobatan dengan obat antivirus sangat diperlukan agar virus ditekan dan kerusakan hati dicegah.

Pemeriksaan darah dan fungsi hati secara rutin sangat penting untuk memantau perkembangan penyakit.

Pencegahan Hepatitis

Langkah-langkah pencegahan hepatitis yang bisa dilakukan antara lain:

Vaksinasi: Hepatitis A dan B bisa dicegah dengan vaksin yang aman dan efektif.

Menjaga kebersihan makanan dan minuman

Menghindari penggunaan jarum suntik bersama

Melakukan hubungan seksual yang aman dan sehat

Menghindari konsumsi alkohol berlebihan

Rajin memeriksakan kesehatan, terutama bagi kelompok berisiko

 

Jika mengalami gejala Hepatitis, segera lakukan pemeriksaan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :

Nama Dokter

Hari Layanan

Jam Pelayanan

 

dr. Pradipto Utomo, Sp.PD

Senin & Rabu

08.00 s.d 12.0

 

dr. Arini Nurlela, Sp.PD

Selasa, Kamis & Jum’at

08.00 s.d 12.00

 

 

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi…Ā 

call center RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014

serta mengakses informasi melalui

Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan

website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

 

Dengan tata nilai ā€œTERBAIKā€, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Red. posjkt.com/sp/Humas RSUD TIGARAKSA

WARTAWAN DENGAN PELAKSANA PROYEK PEMBANGUN MUSOLAH RSUD BAKU HANTAM?

posjkt.comĀ  Tangerang, Dihimpun dari berbagai sumber berita online dan media sosial, Oknum pekerja proyek pembangunan musolahĀ  bernilai Miliyaran di RSUD Balaraja bersikap ā€˜Koboy’ dihadapan sejumlah wartawan saat melaksanakan kegiatan liputan atas pekerjaan proyek tersebut, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Aksi arogan /Koboy oknum pekerja yang diketahui sebagai pelaksana proyek dari PT. Demes Karya Indah melarang keras wartawan untuk meliput, mewawancarai dan lainnya bahkan hampir melukai seorangĀ  dan menarik paksa seorang jurnalis online berinisial B.

ā€œSangat brutal dan arogan tindakan Koboy oknum tersebut, melarang wartawan memasuki areal RSUD padahal ini adalah fasilitas umum untuk publik. Saya akan melaporkan tindakan keji oknum pekerja proyek ini ke Polresta Tangerang dilantarankan melukai tupoksi jurnalis yang lagi bertugas dilapangan, RSUD BALARAJA . Agar tidak ada yang pelihara preman dilingkup kerja pelayan kesehatan mereka,ā€tegas Dewa Rey selaku ketua Media Center Balaraja.

 

 

 

Sesuai dengan keterangan Humas RSUD Balaraja, Dr. Aang saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa sudah dilakukan perdamaian antara oknum pelaksana dengan salah satu wartawan yang di fasilitasi oleh aparat kepolisian sektor Balaraja saat itu juga dengan bertujuan agar kedua belah pihak dapat saling menghargai dan memahami masing-masing tugas fungsi.

 

 

 

Wartawan baju kotak kotak baju putih pelaksanaan proyekĀ 

 

 

 

 

 

 

ā€œMenjadi pengalaman yang baik kedepannya agar keduanya bisa saling menghargai, Alhamdulillah sudah saling memaafkan pak,ā€jelas Humas RSUD Balaraja.

Terpisah, Hendra Tarmizi selaku kepala Dinas Kesehatan kabupaten Tangerang yang baru menjabat beberapa Minggu lalu telah mengetahui pasca keributan di proyek RSUD Balaraja dengan menyarankan agar Dirut RSUD Balaraja segera mengambil tindakan responsif yang positif.

ā€œSebaiknya koordinasi dengan direktur RSUD karena pelaksanaan ada disana, Tapi saya juga infokan ke beliau,ā€singkat kadis Dinkes.

Sampai dengan diterbitkannya informasi publik ini, pihak direktur RSUD belum dapat dimintai keterangannya.

 

Kasus perlakuan kekerasan terhadap jurnalis di Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan. Salah seorang jurnalis senior Supriadi atau yang lebih populer disapa Bonai mengalami perlakuan kasar, yang diduga melibatkan oknum pengusaha proyek.

Bonai menceritakan kronologinya, ketika ia bersama enam rekan jurnalis sedang melakukan tugas kontrol sosial di lokasi pengerjaan pembangunan Musholla Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, pada sabtu 02 Agustus 2025.

Lantas sesaat di lokasi, Bonai bertemu dengan salah seorang oknum inisial RS yang mengaku Direktur di PT Demes Karya Indah sebagai pelaksana kegiatan pembangunan Musholla RSUD Balaraja. Namun oknum tersebut justru malah melarang para jurnalis masuk ke area proyek.

ā€œNiat kami kan sedang melakukan tugas kontrol sosial di proyek tersebut, ada enam orang rekan dari Jayanti, pas kami konfirmasi, dia (oknum) gak terima sama kedatangan kami, intinya kami dilarang masuk lah ke pekarangan orang lainā€, kata Bonai saat dihubungi langsung awak media di hari yang sama. Dikutip dari online desak news.

 

(Red)

Kementerian komunikasi dan digital melaksanakan kick off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMP Swasta Penabur Gading Serpong Kabupaten Tangerang

posjkt.com – Tangerang, 4/8/2025 Kementerian komunikasi dan digital melaksanakan kick off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMP Penabur Gading Serpong Kabupaten Tangerang. Bersama Mentri komdigi Meutia Hafid didampingi Gubernur Banten Adra Sony dan Wabup Ibu Intan Nurul Hikmah . Program ini terselenggara dengan baik atas kerjasama dengan dinas kesehatan kabupaten Tangerang dan PUSKEMAS kecamatan kelapa dua di dampingi oleh Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, dan Kepala dinas kesehatan dr.Hendra Tarmizi.

Kanan Gubernur Banten Andra Sony, Tengah Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Dan Menteri Komdigi Meutia Hafid

 

Dalam rangka mendukung program presiden, Kabupaten Tangerang melaksanakan kick off PKG usia sekolah yang sebelumnya kab. Tangerang sudah melaksanakan launching di SMKN 4 Tangerang. Senin 4/8/2025. Melalui dinas kesehatan kabupaten Tangerang yang dilaksanakan lasung bersama Bupati kabupaten Tangerang Rudi Maysal.

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMPK Penabur Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan siswa sekolah. Berikut beberapa detail tentang program ini.
Adapun tujuan Program, Mengidentifikasi risiko penyakit sejak dini sehingga bisa dicegah atau diobati segera.
Jenis Pemeriksaan.
– Untuk siswa SD (7-12 tahun): pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, dan hepatitis B.
– Untuk siswa SMP (13-15 tahun): pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hepatitis B dan C, tekanan darah, serta anemia pada remaja putri.

Program ini dilaksanakan di sekolah-sekolah pada tahun ajaran baru, yaitu bulan Juli 2025.
– Sasaran: Seluruh siswa sekolah, mulai dari SD hingga SMA/SMK/MA.

Meutia Hafid dengan siswa SMP penabur saat pemeriksaan mata.

 

 

Mentri Meutya Hafid mengukapakan Manfaat: Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah. Program ini merupakan salah satu prioritas utama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Red. Posjkt.com // switno

BAHAYA NARKOTIK DAN OBAT OBATAN TERLARANG?

POSTJKT. COM TANGERANG- dr. Titah Rahayu, Sp. K.J Spesialis Kedokteran Jiwa. Dalam literasinya menjelaskan,

Depresi Akibat Narkoba : Bahaya yang Tak Terlihat

Apa itu Depresi?

Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan rasa sedih terus menerus, kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari, merasa putus asa, serta bisa disertai, perubahan tidur, nafsu makan dan pikiran untuk menyakiti diri sendiri. Ini bukan sekedar ‘ sedih biasa’- depresi bisa mempengaruhi cara seseorang berfikir, merasakan dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Bagaimana Narkoba Menyebabkan Depresi?Ā 

Penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan atau memperparah depresi dengan beberapa cara.

1. Kerusakan Fungsi Otak

Narkoba mengganggu keseimbangan zat kimia yang dinamakanĀ neurotransmitter dibagian sistim Limbik otak yang berperan sebagai pusat emosi. Neurotransmitter yang berperan trutama adalah serotonin dan dopamine di jalur Dopamine Pathway yang dihubungkan adanya kecanduan Narkoba.Ā 

 

 

 

 

2. Ketergantungan dan Putus Zat

Saat seseorang sudah ketergantunganĀ  narkoba dan berusaha berhenti, tubuh dan otak mengalami kondisi yang di sebut ” Withdrawl”Ā  ( sakau atau putus zat).Ā  Gejalanya bisaĀ  berupa cemas, gelisah, gangguan tidur dan depresi berat. Hal inilah yang menbuat para pecandu narkoba yang kembali mengalami keinginan para pecandu untukĀ  mengkonsumsi narkoba. BilaĀ  pecandu memiliki keinginan kuat untuk berhenti namun tidak dibantu oleh tenaga medis, hal ini menjadi sulit dan membuat pecandu frustasi dan memperparah kondisi depresi.

3. Masalah Sosial dan Emosional

Penyalahgunaan narkoba sering kali menyebabkan masalah keluarga, hubungan dengan orang lain, putus sekolah, kehilangan pekerjaan atau bahkan masalah hukum akibat konsekuensi dari prilaku yang tidak terkendali karena pemakaian dan tidak memiliki harapan. Kondisi ini yang memperbesar resiko pecandu mengalami depresi.

Gejala Depresi pada Pengguna Narkoba

Jika seseorang mengalami satu atau lebih dari gejala ini dalam waktu cukup lama (lebih dari dua minggu) bisa jadi itu adalah tanda depresi :

  • Selalu merasa sedih, kosong atau tidak bersemangat.
  • Kehilangan minat pada hal hal yang biasanya menyenangkan.
  • Gangguan tidur ( sulit tidur atau tidur berlebihan)
  • Merasabtidak berguna atau bersalah tampa alasan yang jelas.
  • Kehilangan nafsu makan atau justru makan berlebihan
  • Sulit konsentrasi atau mengambil keputusan
  • Pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.

Pentingnya Penanganan Sejak Dini

Jika depresi akibat penyalahgunaan narkoba šŸ’ŠšŸ’‰ tidak ditangani dengan benar, hal iniĀ  dapat menimbulkan dampak jangka panjang seperti ganguan jiwa berat, adanya percobaan bunuh diri dan kerusakan permanen pada sistem saraf otak. Maka dari itu, tatalaksana secara menyeluruh harus dilakukan. Tatalaksana tersebut berupa:

  • Konsultasi ketenangan kesehatan ( Psikiater, Psikolog, konselor, tenaga terlatih) yang berpraktik difasilitas kesehatan dengan tujuan memudahkan untuk lepas dari penyalahgunaan narkoba.
  • Menjalani rehabilitasi
  • Memeberikan dukungan psikologis serta sosial dari keluarga serta sosial dan keluarga, lingkungan dan sistem kesehatan.

Jika kamu atau orang terdekamu mengalami gejala depresi atau kecanduan narkoba,Ā jangan ragu untuk mencari bantuan profesional kesehatan,Ā agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Polikilinik kedokteran Jiwa hadir di RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :

 

Nama Dokter :

dr. Titah Rahayu, Sp.

Hari layanan :

Selasa dan kamis

Jam Pelayanan

08.00Ā  s.d 12.00

 

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD TIGARAKSA masyarakat dapat menghubungi Call Center RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD TIGARAKSA terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan Kabupaten Tangerang.

 

 

 

 

 

Red. switno purba/ RSUD Tigaraksa.

Peran Pembedahan dalam Penanganan Gigitan Ular!

TIGARAKSA | POSTJKTC.COM

Gigitan ular berbisa adalah salah satu kondisi kedaruratan yang disebabkan oleh gigitan hewan yang cukup sering ditemukan.

Di Negara Indonesia (Tropis) , kasus gigitan ular cukup tinggi, di perkirakanĀ  sekitar 135.000 kasus setiap tahunnya.

Sebagian besar gigitan terjadi di daerah pedesaan dan dialami oleh orang yang bekerja di luar ruangan seperti petani. Gigitan ular berbisa dapat menyebabkan masalah serius seperti kecacatan ekstremitas hingga kematian.

Jenis-jenis ular berbisa/beracun di Negara Indonesia memiliki lebih dari 350 jenis ular, dan sekitar 77 di antaranya berbisa. Beberapa ular berbisa yang umum ditemukan adalah ular kobra, ular tanah, dan ular weling.

Di Indonesia bagian timur, ada juga ular putih dan death adder yang berbahaya dengan tingkat kematian tinggi.

Tidak semua “bisa ular” memiliki penawar (antivenom) yang tersedia di Indonesia, jadi mengenali jenis ular yang menggigit sangat penting dalam penanganan.

Ciri-ciri ular berbisa :
– Bentuk kepala segitiga
– pupil mata bentuk elips vertikal
– warna terang
– Bekas gigitan berupa dua titik taring.

(Gambar Jenis Ular BERBISA)

Gejala-gejala yang diakibatkan gigitan ular bisa berbeda-beda, tergantung jenis bisa ularnya.

Gejala lokal berupa pembengkakan di area gigitan, perdarahan lokal, kematian jaringan hingga kelumpuhan anggota gerak.

Gejala sistemik sering ditemukan perdarahan spontan dari mulut dan hidung, penurunan kesadaran, dan depresi pernafasan.

Penanganan Pertama yang Harus Dilakukan, Jika seseorang tergigit ular, hal pertama yang harus dilakukan adalah menjauh dari ular dan segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan.

Jika memungkinkan foto atau ingat bagaimana bentuk dan warna ular.

Bagian tubuh yang tergigit sebaiknya tidak digerakkan dan ditopang agar tetap diam (disebut imobilisasi).

Hindari mengisap bisa, memotong luka, atau mengikat terlalu erat karena bisa memperparah kondisi.

Segera bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan dan pemberian SABU (Serum Anti Bisa Ular) jika diperlukan.

Pembedahan Pada Kasus Gigitan Ular, Peran tindakan pembedahan pada kasus gigitan ular adalah sebagai tindakan profilaksis / prevensi terhadap kerusakan tungkai lebih lanjut.

Seperti tindakan debridement , fasciotomy dan perawatan luka gigitan, serta sebagai tindakan terapeutik terhadap kerusakan tungkai yang sudah terjadi seperti tindakan amputasi pada tungkai yang mengalami gangren.

Poliklinik Bedah RSUD Tigaraksa tersedia pada jadwal berikut ini:

Nama Dokter Hari Layanan dan Jam Pelayanan
dr. Pasarella Sitanggang, M.Kes, Sp.B Selasa & Kamis 08.00 s.d 12.00
dr. Fahad Hasan, Sp.B
Senin, Rabu & Jum’at 08.00 s.d 12.00

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi :

Call center RSUD Tigaraksa pada nomor :

0852-1361-7014Ā 

serta mengakses informasi melalui Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

Dengan tata nilai ā€œTERBAIKā€, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

Red // posjkt.com //Sumber RSUD Tigaraksa Tenaga Medis.

TINGGINYA KELUHANNYA MASYARAKAT PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM, DIRESPON CEPAT WABUP KAB. TANGERANG INTAN NURCAHAYA

Tangerang-postjktc.com, Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengunjungi RSUD Balaraja Kabupaten Tangerang untuk menanggapi langsung keluhan masyarakat terkait antrean panjang di loket BPJS dan keterbatasan fasilitas di rumah sakit, Selasa (6/5/2025).

Dalam kunjungannya, Wabup Intan meminta direksi dan jajaran RSUD Balaraja untuk lebih responsif dan proaktif menangani masalah pelayanan kesehatan publik.

ā€œMenanggapi laporan warga tentang antrian di loket BPJS, saya memimpin Apel hari ini untuk memberikan arahan dan instruksi kepada direksi RSUD Balaraja agar meningkatkan pelayanan dan memberikan kenyamanan lebih kepada masyarakat,ā€ ujar Wabup Intan saat memimpin apel di RSUD Balaraja.

Kunjungan Wabup Intan ke RSUD Balaraja bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi warga, seperti keterbatasan fasilitas dan ketidakteraturan antrean.

ā€œSaya juga langsung ke lokasi untuk memastikan bagaimana antrian bisa dikelola dengan baik dan memisahkan antrean berdasarkan jenis layanan, seperti antara pasien terapi dan pasien penyakit umum, agar tidak terjadi penumpukan,ā€ katanya.

Dirinya juga menyoroti masalah teknis terkait penggunaan fingerprint untuk verifikasi pasien BPJS, yang sering menyebabkan beberapa warga kesulitan saat berobat, terutama bagi mereka yang datang di luar jadwal kontrol.

ā€œBeberapa warga tidak bisa berobat karena mereka datang di luar jadwal kontrol, sehingga tidak bisa menggunakan fingerprint secara otomatis dan harus mengantre ulang. Ini menjadi kendala yang perlu diselesaikan,ā€ ungkap Wabup Intan.

Selain itu, Wabup Intan mendorong RSUD Balaraja untuk lebih aktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat, termasuk melalui media sosial atau kanal informasi lainnya.

Ia berharap informasi tentang jadwal praktik dokter spesialis dan mekanisme pelayanan bisa lebih jelas disosialisasikan, agar masyarakat tidak salah waktu saat berobat.

ā€œMelalui media sosial atau kanal informasi lain, saya harap RSUD Balaraja dapat menyampaikan informasi yang lebih detail agar masyarakat bisa lebih siap dan tidak datang pada waktu yang keliru,ā€ ujar Wabup Intan.

Wabup Intan memastikan bahwa direksi RSUD Balaraja akan menindaklanjuti keluhan dan masukan yang diterima untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga Kabupaten Tangerang.

Tokoh masyarakat Rustam Efendi S.H M. H,Ā  menanggapi, dan menyangkan kejadian tersebut. Anggaran fantastis yang digelontorkan pemda kabupaten Tangerang untuk dinas kesehatan, belum juga menjadi solusi peningkatan pelayanan. Sejumlah anggaran yang sudah direalisasikan ke RUD…

RSUD KabupatenĀ  308.000.000Ā  January 2025

RSUD Kabupaten Tangerang Penyediaan Penggandaan/Fotocopy/Penjilidan/Laminating 96.000.000

RSUD Kabupaten Tangerang Penyediaan Barang Cetakan Rp 900.000.000

RSUD Kabupaten Tangerang Penyediaan Barang CetakanĀ  Rp100.000.000

RSUD Kabupaten Tangerang Penyediaan Internet 300.000.000 .

Secuil informasi terkait anggaran yang saya ungkapkan, dan masih banyak lagi, tidak dapat saya sebut sini. Ungkanya.!!

 

 

 

Red. Postjktc.com//potjktc.com.

DI DUGA RSUD KAB. TANGERANG TIGARAKSA, TIDAK PROFESIONAL DALAM ADMINISTRASI

 

Tangerang, PostJktC.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa yang terletak hanya sekitar 500 meter dari Kantor Bupati Tangerang, menjadi sorotan publik. Meski dibangun dengan anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah dan diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, faktanya pelayanan di rumah sakit ini dinilai jauh dari harapan.

Salah satu warga Kecamatan Tigaraksa, Liber, mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diterimanya saat membawa istrinya berobat ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tigaraksa pada 8 Agustus 2024 lalu.

Kwitansi dikeluarkan rumah sakit

 

Menurut pengakuan Liber, saat tiba di IGD, ia sempat menanyakan kepada petugas apakah istrinya bisa dirawat inap. Petugas menjawab bahwa rawat inap memungkinkan, namun dengan biaya mandiri karena layanan BPJS belum tersedia. Demi keselamatan istrinya, Liber menyetujui untuk melakukan rawat inap secara mandiri dan menandatangani persetujuan biaya penanganan dan biaya obat obatan.

 

Namun, setelah pasien mendapatkan penanganan awal oleh dokter, keluarga diarahkan untuk melakukan pembayaran ke kasir rumah sakit. Setelah itu, mereka diberitahu bahwa pasien tidak dapat dirawat inap karena peralatan yang tersedia belum memadai.

“Awalnya kami dijanjikan bisa rawat inap. Tapi setelah ditangani dokter, kami malah diberi alasan bahwa fasilitas tidak memadai. Ini jelas kebohongan dan sangat mengecewakan,” ungkap Liber kepada wartawan PostJktC.com.

Lebih lanjut, dalam proses pembayaran, ditemukan kejanggalan pada kwitansi yang diberikan rumah sakit. Tercantum dalam kwitansi tersebut bahwa seolah-olah pihak rumah sakit yang memberikan uang, bukan menerima. Nama petugas penerima tertulis atas nama Ainul. Hal ini diduga sebagai bentuk mal-administrasi yang harus segera ditindaklanjuti.

Tokoh masyarakat Tigaraksa,H. Purba,SH juga angkat bicara terkait kejadian ini. Ia menilai, RSUD Tigaraksa seharusnya sudah dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai serta petugas yang profesional dalam melayani masyarakat, mengingat besarnya anggaran pembangunan rumah sakit tersebut.

“Pelayanan rumah sakit ini sangat memalukan. Saya mendorong agar dilakukan audit menyeluruh, baik dari segi administrasi maupun fasilitas dan SDM-nya,” tegas Switno.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi wartawan kepada bagian Humas juga tidak membuahkan hasil.(Switno Purba)