Peringati Hari Buruh, Dinkes & Disnaker Kab. Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk PekerjaKadis Kesehatan Dr. Hendra Tarmizi, MARS: “CKG dan Pemeriksaan Umum untuk Dukung Produktivitas Buruh”

TANGERANG, POSTJKT.CO – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta layanan pemeriksaan kesehatan umum bagi para pekerja. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Dr. Hendra Tarmizi, MARS, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesehatan para buruh sebagai salah satu penggerak roda ekonomi.“Di hari buruh ini Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang mengadakan Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan pemeriksaan kesehatan umum lainnya untuk mendukung produktivitas buruh,” ujar Dr. Hendra Tarmizi, Rabu 1 Mei 2026.1. LAYANAN YANG DISEDIAKANKegiatan CKG yang digelar meliputi beberapa pemeriksaan dasar yang penting untuk deteksi dini risiko penyakit, antara lain: Pemeriksaan tekanan darah & gula darah – Untuk deteksi hipertensi dan diabetes. Pemeriksaan kolesterol & asam urat – Antisipasi penyakit degeneratif. Konsultasi dokter umum – Edukasi pola hidup sehat di lingkungan kerja. Edukasi K3 – Sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja bersama Disnaker.2. TUJUAN KOLABORASI DINKES – DISNAKERDr. Hendra menjelaskan, sinergi dua dinas ini bertujuan memastikan buruh tetap sehat dan produktif. “Buruh yang sehat akan lebih fokus bekerja, angka absensi karena sakit menurun, dan ini berdampak langsung pada produktivitas perusahaan serta kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Disnaker Kabupaten Tangerang turut mendata perusahaan yang mengirimkan pekerjanya agar program CKG dapat menjangkau lebih luas, khususnya sektor industri di Tigaraksa, Balaraja, dan Cikupa. RESPON PESERTASejumlah buruh yang hadir mengapresiasi kegiatan ini karena membantu mereka melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya. “Lumayan pak, cek gula darah sama tensi gratis. Kalau ke klinik kan bayar. Jadi tau kondisi badan,” ungkap salah satu pekerja pabrik di Tigaraksa.

KOMITMEN BERKELANJUTANDinkes Kabupaten Tangerang menyatakan CKG tidak hanya berhenti di momen Hari Buruh. Program skrining kesehatan akan diperluas ke kawasan industri secara berkala melalui Puskesmas dan klinik perusahaan binaan.“Kesehatan buruh adalah investasi. Kalau pekerjanya sehat, Tangerang kuat,” tutup Dr. Hendra Tarmizi.

#HariBuruh2026

#CKGGratis

#DinkesTangerang

#DisnakerTangerang

#BuruhSehatProduktif

Tangerang, 1 Mei 2026
Redaksi POSTJKT.CO

“Nutrisi Hilang karena Cacingan? Begini Cara Mencegahnya”

 

“Nutrisi Hilang karena Cacingan? Begini Cara Mencegahnya”

dr. Oeis Ramadhan, Sp.A |dr. Radot Sihombing, Sp.A

TANGERANG,POSTJKTC.COM | RSUD-TIGARAKSA,Cacingan adalah infeksi akibat masuknya cacing parasit ke dalam tubuh, terutama ke usus manusia. Jenis cacing yang umum menyerang antara lain cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk. Cacing-cacing ini bisa masuk melalui makanan yang tidak bersih, tanah yang tercemar, atau tangan yang kotor. Meskipun terlihat ringan, cacingan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, khususnya pada anak-anak. Anak yang mengalami cacingan bisa terlihat kurus, lesu, dan sering sakit karena tubuhnya kekurangan gizi akibat nutrisi yang diambil oleh cacing dalam usus.Gejala cacingan bisa beragam, seperti nafsu makan menurun, berat badan sulit naik, sakit perut berulang, perut buncit, dan gatal di sekitar anus terutama pada malam hari. Dalam beberapa kasus, cacingan juga bisa menyebabkan anemia (kurang darah) karena cacing mengambil darah dari dinding usus, terutama cacing tambang. Jika dibiarkan, cacingan dapat mengganggu tumbuh kembang anak, menurunkan kemampuan belajar, dan berisiko menyebabkan stunting atau tubuh pendek akibat kekurangan gizi kronis.Beberapa faktor risiko kecacingan antara lain kurangnya kebersihan pribadi, tidak mencuci tangan setelah BAB atau sebelum makan, makan makanan yang tidak bersih, tidak menggunakan alas kaki saat bermain di tanah, serta buang air besar di sembarang tempat. Lingkungan tempat tinggal yang padat dan minim fasilitas sanitasi juga meningkatkan kemungkinan penyebaran telur cacing secara luas di masyarakat.
Untungnya, cacingan dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana. Kementerian Kesehatan menganjurkan pemberian obat cacing setiap 6 bulan sekali bagi anak usia 1–12 tahun melalui program nasional bernama Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM). Selain itu, kebiasaan hidup bersih dan sehat sangat penting: cuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan yang dimasak matang dan dicuci bersih, buang air besar di jamban sehat, serta selalu menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di tanah.
Dengan pencegahan yang konsisten dan edukasi yang menyeluruh, kita bisa menurunkan angka kecacingan di Indonesia. Orang tua, guru, petugas kesehatan, dan masyarakat luas memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengajarkan kebiasaan baik kepada anak-anak sejak dini. Mari bersama cegah kecacingan, agar anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.
Segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan jika ada keluarga yang merasakan gejala cacingan, agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

Poliklinik Anak hadir di RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :

Nama Dokter :

dr. Qeis Ramadhan, Sp.A

Hari Layanan Senin, Rabu & Jum’at

Jam Pelayanan : 08.00 s.d 12.00

Nama Dokter  :  dr. Radot Sihombing, Sp.A

Hari Layanan Selasa & Kamis
Jam Pelayanan 08.00 s.d 12.00

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi,

call center…

RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014 serta mengakses informasi melalui Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)
Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

 

Sumber :

RSUD TIGARAKSA

By- SP.

Redaksi posjkt.com

HaJaga Kesehatan Jantung ❤️ Anda, Pesan Hari Jantung Sedunia.

posjkt.com

TANGERANG -Hari Jantung Sedunia 2025 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung. Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menekankan bahwa peringatan ini bukan hanya sekedar seremonial, tapi juga kesempatan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit jantung.

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan dunia. Oleh karena itu, sangat penting untuk menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk mendeteksi dini potensi masalah jantung.

Baca selengkapnya

Progam Makan Bergizi Gratis, membuat orang tua was-was Terhadap keselamatan anaknya?

posjkt.com Tangerang Kasus keracunan massal akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan orang tua dan masyarakat. Clara Febiola  siswa SD Negeri 4 Tigaraksa, mengakui mendapat pesan dari orang tua untuk tidak mengkonsumsi makanan yang dibagikan di sekolahlanya. Orang tua siswa SDN 4 Tigaraksa, kawatir terjadi keracunan makanan terhadap anaknya, sehingga melarang untuk mengkonsumsinya.
Berdasarkan data dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI), terdapat sekitar 4.711 korban keracunan yang dilaporkan, sementara Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat lebih dari 6.452 anak keracunan. Hasil investigasi menunjukkan bahwa makanan yang disajikan dalam program MBG tidak memenuhi standar keamanan pangan. Contohnya, kasus di Bandung Barat, Jawa Barat, di mana 1.315 siswa menjadi korban keracunan dan pemerintah setempat menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Pemerintah diharapkan mengambil langkah-langkah untuk menangani kasus ini, termasuk penutupan dapur yang terindikasi bermasalah dan melakukan investigasi menyeluruh. BPKN RI juga mendorong audit total program MBG untuk memastikan keamanan pangan. Untuk mencegah terjadinya kembali keracunan.

Switno purba sebagai orang tua siswa, menyarankan sekolah untuk menolak program tersebut. Lebih baik dana MBG dialihkan untuk membiayai seragam siswa untuk menghindari pungutan liar disekolah, dan untuk mencegah kejadian serupa, pemerintah perlu mengefakuasi atau menghentikan program tersebut ( MBG).

Para orang tua siswa di Kabupaten Tangerang tidak  sedikit yang melarang anaknya mengonsumsi makanan dari program MBG, karna memiliki alasan yang kuat, mengingat risiko keracunan yang masih ada.

Jika masih tetap dijalankan program tersebut pemerintah harus secara ketat mengawasi berjalanya progam tersebut dan pemerintah harus memastikan keamanan pangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program ini.

 

 

 

 

Redaksi. Max

Peningkatan Standar dan Mutu Layanan Jadi Prioritas di RSUD Tigaraksa

posjkt.com- Tangerang Rumah Sakit Umum Daerah Tigaraksa terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh Tim Monitoring Rumah Sakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Pada Rabu, 17 September 2025, tim monitoring melakukan evaluasi untuk memastikan mutu pelayanan kesehatan dan pemenuhan standar layanan di RSUD Tigaraksa.

Tim pelaksanaan monitoring Dinkes 

Direktur RSUD Tigaraksa, dr. Farid, menyatakan bahwa pembinaan ini penting untuk mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. RSUD Tigaraksa telah meraih akreditasi paripurna dengan standar SDM dan fasilitas yang memadai, namun masih memerlukan peningkatan pada beberapa unit, seperti:
-Rawat Jalan: Peningkatan sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan
– Rawat Inap: Peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas
– Layanan Penunjang: Pengembangan regulasi dan fasilitas

RSUD Tigaraksa juga mengembangkan inovasi layanan spesialistik, antara lain:
– Konservasi Gigi: Pelayanan spesialis untuk kesehatan gigi
– Ortopedi: Pelayanan spesialis untuk gangguan muskuloskeletal
– *Urologi*: Pelayanan spesialis untuk gangguan saluran kemih
– Pengembangan Bidang Bedah: Peningkatan kualitas pelayanan bedah

Tujuan utama RSUD Tigaraksa adalah menjadi rumah sakit rujukan utama dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan citra rumah sakit. Dengan demikian, RSUD Tigaraksa dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang berkualitas.

Red.Dilansir dari berbagai sumber.

 

 

Red.postjk.com

Lindungi Paru-Paru Kecilnya: Yuk Cegah Pneumonia pada Anak!

RSUD TIGARAKSA 

posjkt.com . Tangerang –Pneumonia adalah infeksi yang menyerang paru-paru dan menyebabkan kantung udara kecil di dalam paru (alveoli) terisi oleh cairan atau nanah. Akibatnya, anak mengalami kesulitan bernapas dan tubuh kekurangan oksigen. Pneumonia menjadi salah satu penyakit paling berbahaya bagi anak-anak, terutama balita. Menurut WHO, pneumonia menjadi penyebab utama kematian pada anak di bawah lima tahun di seluruh dunia, sementara data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan pneumonia masih termasuk dalam sepuluh besar penyebab kematian anak di Indonesia.

Pneumonia pada anak dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme. Penyebab utamanya adalah bakteri seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae tipe b (Hib). Namun, virus seperti influenza, RSV (Respiratory Syncytial Virus), bahkan campak, juga dapat menjadi pemicu pneumonia. Pada beberapa kasus, jamur juga bisa menjadi penyebab, terutama jika anak memiliki sistem imun yang lemah. Penyakit ini menular melalui udara, percikan batuk atau bersin, serta melalui benda yang terkontaminasi.

Ada beberapa faktor risiko yang membuat anak lebih mudah terkena pneumonia. Anak usia di bawah lima tahun, terutama bayi, lebih rentan karena sistem imun mereka belum matang. Anak yang belum mendapat imunisasi lengkap, mengalami gizi buruk, tidak mendapatkan ASI eksklusif, atau tinggal di lingkungan padat dan tidak bersih juga lebih berisiko. Selain itu, paparan asap rokok atau polusi udara di rumah meningkatkan kemungkinan anak terserang infeksi ini.

Gejala pneumonia pada anak bervariasi tergantung usia dan tingkat keparahannya. Beberapa tanda umum yang perlu diperhatikan adalah demam tinggi, batuk berdahak, napas cepat, sesak napas, dan anak terlihat lelah. Pada bayi, gejalanya bisa berupa sulit menyusu, rewel, dan napas grok-grok. Jika gejala memburuk, bibir dan ujung jari anak bisa tampak kebiruan, menandakan kekurangan oksigen.

Jika tidak segera ditangani, pneumonia bisa menyebabkan komplikasi serius seperti efusi pleura (penumpukan cairan di selaput paru), abses paru (nanah di paru), sepsis (infeksi menyebar ke seluruh tubuh), bahkan gagal napas. Oleh karena itu, penanganan medis harus dilakukan secepatnya. Penanganan pneumonia tergantung pada penyebab dan keparahan kondisi. Jika gejalanya ringan, anak bisa dirawat di rumah dengan antibiotik dan pemantauan. Namun pada kasus yang lebih berat, perawatan di rumah sakit diperlukan, termasuk pemberian antibiotik suntik, terapi cairan, dan oksigen.

Pencegahan pneumonia sangat penting dan bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Langkah utama adalah memberikan imunisasi lengkap, seperti vaksin PCV (pneumokokus), Hib, campak, dan influenza. Selain itu, memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, memastikan anak mendapat asupan gizi seimbang, serta menghindarkan anak dari asap rokok dan polusi udara juga sangat efektif mencegah pneumonia. Membuka ventilasi rumah dan menjaga sirkulasi udara juga disarankan agar anak tetap sehat.

Sebagai kesimpulan, pneumonia pada anak adalah penyakit serius yang dapat dicegah dan diobati. Orang tua harus peka terhadap gejala seperti demam, napas cepat, dan batuk. Tindakan cepat dan tepat sangat menentukan hasil pengobatan. Pencegahan melalui imunisasi dan pola hidup sehat adalah kunci untuk melindungi anak dari ancaman pneumonia.

Segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan jika ada keluarga yang merasakan gejala pneumonia, agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Poliklinik Anak hadir di RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :
Nama Dokter
Hari Layanan
Jam Pelayanan

dr. Qeis Ramadhan, Sp.A
Senin, Rabu & Jum’at
08.00 s.d 12.00

 

dr. Radot Sihombing, Sp.A
Selasa & Kamis
08.00 s.d 12.00

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi

call center RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014 serta mengakses informasi melalui Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

Sumber :
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia
https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/menekan-pneumonia

 

CC.RSUD TIGARAKSA

 

 

RED.posjkt.com

Kabid Kesehatan Masyarakat Kabupaten Tangerang H.Toha, Dan Timkes Propinsi Banten, Memberikan WORSHOP ke Bikor Kabupaten Tangerang dlm rangka Penurunan Aki Akb

BIKOR kabupaten Tangerang 

Postjktc.com Tangerang,15 /9/2025 Angka kamatian ibu dan bayi masih menjadi salah satu masalah di Indonesia saat ini, Dinkes kabupaten Tangerang terus berupaya untuk menekan dan menurunkan aki akb di Kabupaten Tangerang melalui program penurunan aki akb, dengan menyelenggarakan workshop supervisi fasilitatif bagi Bikor Puskesmas di Kabupaten Tangerang

Bidan koordinator merupakan tenaga kesehatan terdepan di puskesmas dan memiliki peran yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama dalam pencegahan kematian ibu hamil.
Aspek penting terkait peran bidan koordinator seperti bekerja dalam segala Kondisi.
Bidan koordinator diharapkan mampu bekerja dalam berbagai kondisi dan siap mengambil keputusan cepat dan tepat dalam situasi kritis. Dapat bekerja Sama dengan pihak pihak lain seperti berkordinasi dengan pihak kecamatan maupun desa.
Bidan koordinator harus bisa bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti kecamatan dan masyarakat umum untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Dalam pencegahan kematian ibu hamil, bidan diharapkan menjadi garda terdepan dalam penyelamatan ibu dan bayi.
Dalam penyuluhan yang diberikan Nuriya Gustina narasumber dari dinas kesehatan provinsi Banten menegaskan
profesionalisme dalam menjalankan tugas, menjadi tolak ukur keberhasilan program.
Bidan juga harus profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Peserta Workshop Bikor Tingkat kabupaten 29 Kecamatan,.

Program yang Mendukung Peran Bidan Koordinator
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Program ini bertujuan meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir melalui peningkatan peran aktif keluarga dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi.

Dengan peran yang strategis dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, bidan koordinator dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka kematian ibu hamil dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Baca selengkapnya

DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MELAKUKAN WORSHOP Fasilitatif dan PROFESIONALISME PELAYANAN, KESEHATAN MENGHILANGKAN RESIKO KEMATIAN IBU HAMIL

Workshop Bikor Kabupaten Tangerang 

Postjktc.com Tangerang Berdasarkan hasil data sensus yang dilakukan pemerintah, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi masalah serius. Berdasarkan data Sensus Penduduk tahun 2020, AKI di Indonesia mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup. Dinas kesehatan  kabupaten Tangerang terus berupaya untuk menekan dan menurunkan aki akb di Kabupaten Tangerang melalui program penurunan aki akb, dengan menyelenggarakan workshop supervisi PENYELIAAN FASILITATIF  bagi BIKOR / Bidan Koordinator Puskesmas di Kabupaten Tangerang.

BIKOR DARI 29 KECAMATAN KABUPATEN TANGERANG

Bidan koordinator merupakan tenaga kesehatan atau garda terdepan di puskesmas memiliki peran yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama dalam pencegahan kematian ibu hamil. Bidan koordinator yang ada di kabupaten Tangerang harus melakukan bimbingan dan arahan serta melaporkan ke pihak pihak terkait hususnya dinas kesehatan keadaan yang sebenarnya di lapangan. Ungkap Ibu Nuriya Gustina Timkes Propinsi Banten, keawak media postjakarta.com. Aspek penting terkait peran bidan koordinator seperti bekerja dalam segala Kondisi.
Bidan koordinator diharapkan mampu bekerja dalam berbagai kondisi dan siap mengambil keputusan cepat dan tepat dalam situasi kritis. Dapat bekerja Sama dengan pihak pihak lain seperti berkordinasi dengan pihak kecamatan maupun desa.
Bidan koordinator harus bisa bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti kecamatan dan masyarakat umum untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Dalam pencegahan kematian ibu hamil, bidan diharapkan menjadi garda terdepan dalam penyelamatan ibu dan bayi.

TIMKES PROPINSI BANTEN NURIYA GUSTINA,  Sst.MH

Dalam penyuluhan yang diberikan Nuriya Gustina narasumber dari dinas kesehatan provinsi Banten menegaskan
profesionalisme dalam menjalankan tugas, menjadi tolak ukur keberhasilan program.
Bidan juga harus profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Program yang Mendukung Peran Bidan Koordinator
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Program ini bertujuan meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir melalui peningkatan peran aktif keluarga dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi.

Dengan peran yang strategis dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, bidan koordinator dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka kematian ibu hamil dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Dr. Tri Wulandari Ketua Tim Kerja kesehatan keluarga dinas kesehatan kabupaten Tangerang kegiatan ini merupakan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas bidan koordinator di puskesmas sehingga para bikor memiliki kompetensi dan pengetahuan yg sama dalam rangka memberikan pelayanan kebidanan di pusat kesehatan masyarakat tingkat kecamatan maupun desa.

 

 

 

 

Red. Postjktc/ purba

 

 

Kenali Hepatitis Sejak Dini: Lindungi Diri dan Keluarga”

POSTJKT. COM TANGERANG–Hepatitis adalah penyakit peradangan pada organ hati yang bisa disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, atau paparan bahan kimia tertentu. Jika tidak ditangani dengan baik, hepatitis bisa menyebabkan kerusakan hati permanen bahkan kematian. Di Indonesia, hepatitis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena banyak yang tidak menyadari dirinya sudah terinfeksi.

 

Gejala Hepatitis

Gejala hepatitis bisa berbeda-beda, tergantung jenis dan tingkat keparahannya. Beberapa orang bahkan tidak merasakan gejala sama sekali. Namun, secara umum, gejala yang sering muncul antara lain:

Badan terasa lemas atau mudah lelah

Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan

Nyeri perut, terutama di bagian kanan atas

Warna urin menjadi gelap seperti teh

Warna mata dan kulit menguning (ikterus)

Buang Air Besar berwarna pucat

 

Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

 

Penyebab Hepatitis

Penyebab utama hepatitis adalah infeksi virus. Lima jenis virus hepatitis yang umum dikenal yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E.

Hepatitis A dan E biasanya ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Hepatitis B, C, dan D lebih sering ditularkan melalui darah, hubungan seksual tidak aman, atau dari ibu ke bayi saat melahirkan.

Selain itu, hepatitis juga bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol jangka panjang, efek samping obat tertentu, atau gangguan autoimun (sistem kekebalan tubuh menyerang hati).

 

Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hepatitis antara lain:

Tidak menjaga kebersihan makanan dan minuman

Berbagi jarum suntik atau alat cukur

Melakukan hubungan seksual berisiko tanpa kondom

Tidak mendapat vaksin hepatitis

Bekerja di lingkungan medis tanpa pelindung yang memadai

Memiliki anggota keluarga yang terinfeksi hepatitis

 

Penanganan Hepatitis

Penanganan hepatitis tergantung dari jenisnya:

Hepatitis A dan E biasanya akan sembuh sendiri, cukup dengan istirahat, makan sehat, dan banyak minum air.

Hepatitis B dan C bisa berkembang menjadi kronis. Untuk itu, pengobatan dengan obat antivirus sangat diperlukan agar virus ditekan dan kerusakan hati dicegah.

Pemeriksaan darah dan fungsi hati secara rutin sangat penting untuk memantau perkembangan penyakit.

Pencegahan Hepatitis

Langkah-langkah pencegahan hepatitis yang bisa dilakukan antara lain:

Vaksinasi: Hepatitis A dan B bisa dicegah dengan vaksin yang aman dan efektif.

Menjaga kebersihan makanan dan minuman

Menghindari penggunaan jarum suntik bersama

Melakukan hubungan seksual yang aman dan sehat

Menghindari konsumsi alkohol berlebihan

Rajin memeriksakan kesehatan, terutama bagi kelompok berisiko

 

Jika mengalami gejala Hepatitis, segera lakukan pemeriksaan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :

Nama Dokter

Hari Layanan

Jam Pelayanan

 

dr. Pradipto Utomo, Sp.PD

Senin & Rabu

08.00 s.d 12.0

 

dr. Arini Nurlela, Sp.PD

Selasa, Kamis & Jum’at

08.00 s.d 12.00

 

 

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi… 

call center RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014

serta mengakses informasi melalui

Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan

website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

 

Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Red. posjkt.com/sp/Humas RSUD TIGARAKSA

Kementerian komunikasi dan digital melaksanakan kick off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMP Swasta Penabur Gading Serpong Kabupaten Tangerang

posjkt.com – Tangerang, 4/8/2025 Kementerian komunikasi dan digital melaksanakan kick off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMP Penabur Gading Serpong Kabupaten Tangerang. Bersama Mentri komdigi Meutia Hafid didampingi Gubernur Banten Adra Sony dan Wabup Ibu Intan Nurul Hikmah . Program ini terselenggara dengan baik atas kerjasama dengan dinas kesehatan kabupaten Tangerang dan PUSKEMAS kecamatan kelapa dua di dampingi oleh Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, dan Kepala dinas kesehatan dr.Hendra Tarmizi.

Kanan Gubernur Banten Andra Sony, Tengah Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Dan Menteri Komdigi Meutia Hafid

 

Dalam rangka mendukung program presiden, Kabupaten Tangerang melaksanakan kick off PKG usia sekolah yang sebelumnya kab. Tangerang sudah melaksanakan launching di SMKN 4 Tangerang. Senin 4/8/2025. Melalui dinas kesehatan kabupaten Tangerang yang dilaksanakan lasung bersama Bupati kabupaten Tangerang Rudi Maysal.

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Usia Sekolah di SMPK Penabur Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan siswa sekolah. Berikut beberapa detail tentang program ini.
Adapun tujuan Program, Mengidentifikasi risiko penyakit sejak dini sehingga bisa dicegah atau diobati segera.
Jenis Pemeriksaan.
– Untuk siswa SD (7-12 tahun): pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, dan hepatitis B.
– Untuk siswa SMP (13-15 tahun): pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hepatitis B dan C, tekanan darah, serta anemia pada remaja putri.

Program ini dilaksanakan di sekolah-sekolah pada tahun ajaran baru, yaitu bulan Juli 2025.
– Sasaran: Seluruh siswa sekolah, mulai dari SD hingga SMA/SMK/MA.

Meutia Hafid dengan siswa SMP penabur saat pemeriksaan mata.

 

 

Mentri Meutya Hafid mengukapakan Manfaat: Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah. Program ini merupakan salah satu prioritas utama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Red. Posjkt.com // switno

Peran Pembedahan dalam Penanganan Gigitan Ular!

TIGARAKSA | POSTJKTC.COM

Gigitan ular berbisa adalah salah satu kondisi kedaruratan yang disebabkan oleh gigitan hewan yang cukup sering ditemukan.

Di Negara Indonesia (Tropis) , kasus gigitan ular cukup tinggi, di perkirakan  sekitar 135.000 kasus setiap tahunnya.

Sebagian besar gigitan terjadi di daerah pedesaan dan dialami oleh orang yang bekerja di luar ruangan seperti petani. Gigitan ular berbisa dapat menyebabkan masalah serius seperti kecacatan ekstremitas hingga kematian.

Jenis-jenis ular berbisa/beracun di Negara Indonesia memiliki lebih dari 350 jenis ular, dan sekitar 77 di antaranya berbisa. Beberapa ular berbisa yang umum ditemukan adalah ular kobra, ular tanah, dan ular weling.

Di Indonesia bagian timur, ada juga ular putih dan death adder yang berbahaya dengan tingkat kematian tinggi.

Tidak semua “bisa ular” memiliki penawar (antivenom) yang tersedia di Indonesia, jadi mengenali jenis ular yang menggigit sangat penting dalam penanganan.

Ciri-ciri ular berbisa :
– Bentuk kepala segitiga
– pupil mata bentuk elips vertikal
– warna terang
– Bekas gigitan berupa dua titik taring.

(Gambar Jenis Ular BERBISA)

Gejala-gejala yang diakibatkan gigitan ular bisa berbeda-beda, tergantung jenis bisa ularnya.

Gejala lokal berupa pembengkakan di area gigitan, perdarahan lokal, kematian jaringan hingga kelumpuhan anggota gerak.

Gejala sistemik sering ditemukan perdarahan spontan dari mulut dan hidung, penurunan kesadaran, dan depresi pernafasan.

Penanganan Pertama yang Harus Dilakukan, Jika seseorang tergigit ular, hal pertama yang harus dilakukan adalah menjauh dari ular dan segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan.

Jika memungkinkan foto atau ingat bagaimana bentuk dan warna ular.

Bagian tubuh yang tergigit sebaiknya tidak digerakkan dan ditopang agar tetap diam (disebut imobilisasi).

Hindari mengisap bisa, memotong luka, atau mengikat terlalu erat karena bisa memperparah kondisi.

Segera bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan dan pemberian SABU (Serum Anti Bisa Ular) jika diperlukan.

Pembedahan Pada Kasus Gigitan Ular, Peran tindakan pembedahan pada kasus gigitan ular adalah sebagai tindakan profilaksis / prevensi terhadap kerusakan tungkai lebih lanjut.

Seperti tindakan debridement , fasciotomy dan perawatan luka gigitan, serta sebagai tindakan terapeutik terhadap kerusakan tungkai yang sudah terjadi seperti tindakan amputasi pada tungkai yang mengalami gangren.

Poliklinik Bedah RSUD Tigaraksa tersedia pada jadwal berikut ini:

Nama Dokter Hari Layanan dan Jam Pelayanan
dr. Pasarella Sitanggang, M.Kes, Sp.B Selasa & Kamis 08.00 s.d 12.00
dr. Fahad Hasan, Sp.B
Senin, Rabu & Jum’at 08.00 s.d 12.00

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi :

Call center RSUD Tigaraksa pada nomor :

0852-1361-7014 

serta mengakses informasi melalui Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

Red // posjkt.com //Sumber RSUD Tigaraksa Tenaga Medis.