“PEPESAN KOSONG” SPANDUK SLOGAN HAKORDIA

posjkt.com |Tangerang, Spanduk Slogan HAKORDIA yang terpampang di lingkungan pusat pemerintahan Daerah kabupaten Tangerang, hanya pepesan kosong belaka, baru beberapa hari memperingati Hari Anti korupsi, sudah tercoreng oleh oknum penegak hukum sendiri di kabupaten Tangerang.

Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang terletak di Tigaraksa. Kepala Seksi Intelijen, Doni Saputra, membenarkan bahwa HMK, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung terkait penanganan perkara Warga Negara Asing (WNA) Korea Selatan.

Kasus Pemerasan TKA Korea Selatan di tetapkan,5 tersangka, termasuk 3 jaksa (HMK, RV, RZ), 1 pengacara (DF), dan 1 penerjemah (MS).

Kelima oknum tersebut dijerat Pasal 12 huruf e UU Tipikor dan Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP
(Uang suap Rp900 juta diamankan dari RZ.

Pasal 12 huruf e UU Tipikor (Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi) mengatur tentang:

– “Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji, yaitu sesuatu yang diketahui atau patut diduga akan diberikan karena kekuasaan atau wewenang yang berhubungan dengan jabatannya, atau yang menurut pikiran orang yang memberi itu ada hubungannya dengan jabatan atau kedudukannya itu.”

Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) mengatur tentang:

– “Dipersamakan dengan melakukan suatu perbuatan, orang yang melakukan perbuatan itu dengan menyuruh melakukannya atau turut serta melakukannya.”

Dalam  kasus ini, Pasal 12 huruf e UU Tipikor dan Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP digunakan untuk menjerat tersangka yang menerima suap atau hadiah dalam penanganan perkara, serta mereka yang terlibat dalam perbuatan itu.

– Tersangka ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung

Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang telah bekerja sama dengan Pemkab Tangerang dalam penanganan permasalahan hukum.

Dikutip dari media online Liputan6.com,-

Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang di Tigaraksa. (Dok/ist)
Kabar6 – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Banten, Doni Saputra buka suara dan pihaknya membenarkan terkait inisial HMK yang telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung RI adalah benar menjabat sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, dan hal ini terkait dengan penanganan perkara pidum yang terdakwanya Warga Negara Asing (TKA) asal Korea Selatan.

“Terkait perkara ini memang sudah ditangani oleh Kejaksaan Agung dan sudah diterbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) dan ditetapkan tersangka bersama tersangka lainnya yaitu dengan inisial RV dan RZ. Jadi perlu diluruskan bahwa yang dilakukan OTT oleh KPK adalah inisial RZ sedangkan HMK tidak,” kata Doni Saputra, Sabtu (20/12/2025).

Kasus pemerasan TKA Korea Selatan menjerat lima tersangka, dua jaksa aktif yang bertugas di Kejati Banten, dan satu jaksa yang bertugas di Kejari Kabupaten Tangerang, serta seorang penerjemah dan satu lainnya dari penasehat hukum.

Ketika KPK melakukan OTT terhadap RZ berhasil diamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp900 juta dari kasus pemerasan TKA.

Namun tiga jaksa tersandung kasus TKA masing-masing menjabat sebagai Kasubag Daskrimti Kejati Banten RZ, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Kabupaten Tangerang HMK, Jaksa Penuntut Umum Kejati Banten RV, seorang pengacara DF dan penerjemah bahasa MS, dikutip siaran pers Forum Kerja Jurnalis Kejaksaan Tangerang (FKJKT).

Bahkan lima tersangka kini ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dijelaskan uang suap itu diberikan oleh TA, WNI dan CL, WNA asal Korea Selatan, keduanya sudah menjadi terdakwa dalam kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Di mana pelapornya adalah warga negara asing (WNA) dan warga Negara Indonesia.

 

 

 

Red/SP

Lagi dan lagi, Diskominfo Kabupaten Tangerang Mengadakan Gatring Untuk Media-Media Tertentu.

posjkt.com | Tangerang, Acara family gathering Diskominfo Kabupaten Tangerang di Hotel Yasmin memang menuai sorotan masyarakat karena dianggap tidak transparan dan eksklusif. Hanya sebagian kecil media yang diundang, sehingga menimbulkan kesan ketidakadilan dalam pola kemitraan Diskominfo dengan insan pers. Wakil Ketua Forum Media Banten Ngahiji (FMBN), M. Soleh, mengkritisi Diskominfo Kabupaten Tangerang karena dianggap tidak bermitra dengan semua media dan hanya melibatkan  Media yang itu itu saja. Ia juga mempertanyakan fungsi Diskominfo terhadap awak media dan membawa permasalahan ini ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mendapatkan penjelasan tentang kinerja Diskominfo Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini juga dianggap tidak sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang mengatur tentang kebebasan pers dan keterbukaan informasi.

Sangat disayangkan, dari sekian banyak insan pers di kabupaten Tangerang, hanya segelintir yang mengetahui dan mendapatkan undangan, ada indikasi hanya akal akalan untuk menghabiskan anggaran.

Hinga brita ini ditayangkan, pihak Diskominfo, belum memberikan tanggapan. posjkt.com menghubungi by pesan singkat.

 

(***)

INTAN MELANGENG TAMPA LAWAN, MEMIMPIN DPD GOLKAR KABUPATEN TANGERANG

Posjkt.com – Kab.Tangerang – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi menyerahkan berkas pencalonan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tangerang periode 2025–2030 pada Senin (15/12/2025).

 

Penyerahan berkas ini menjadikan Intan sebagai calon tunggal dan diklaim telah mengantongi dukungan penuh, sehingga potensi aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) sangat besar.

 

Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang sendiri dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu, 17 Desember 2025.

 

Verifikasi Dokumen dan Klaim Dukungan Penuh

 

Intan tiba di Gedung DPD Golkar Kabupaten Tangerang untuk menyerahkan formulir pendaftaran dan kelengkapan berkas pencalonan.

 

“Hari ini, 15 Desember 2025, saya hadir ke Gedung DPD Golkar Kabupaten Tangerang, beserta rekan-rekan semua, menyerahkan formulir pendaftaran untuk syarat pencalonan di Musda,” ujar Intan kepada awak media setelah penyerahan berkas.

 

Intan mengaku seluruh berkas telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap. Bahkan, ia menyebutkan dukungan yang diperolehnya sudah melebihi syarat minimal.

 

“Dukungan sudah lebih dari 50+1. Mudah-mudahan ini dilancarkan sampai tanggal 17 Desember,” tambahnya.

 

Saat ditanya mengenai persentase dukungan, Intan merinci bahwa hampir seluruh Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) telah memberikan surat dukungan.

 

“Hampir 29 kecamatan Ketua PK sudah ada surat dukungan, organisasi sayap dan organisasi yang didirikan Partai Golkar juga sudah memberikan dukungannya. Jadi, mudah-mudahan tidak ada kendala nanti,” tegas Intan.

 

Fokus Pembenahan dan Kemenangan Pemilu

 

Jika terpilih, Intan menyatakan langkah pertamanya adalah melakukan pembenahan internal di tubuh DPD dan kesekretariatan.

 

“Pembenahan DPD yang pasti, lalu pembenahan kesekretariatan, ya khususnya KTA (Kartu Tanda Anggota) Golkar. Selebihnya yang akan saya lakukan adalah kaderisasi, persiapan kita lima tahun ke depan,” jelasnya.

 

Intan mengakui akan ada perombakan dan penyegaran, namun tetap akan menjaga soliditas partai.

 

“Pasti ada perombakan, ada pembaruan, ada penyegaran, tapi yang pasti semua yang ada di sini akan solid. Saya masih akan menggunakan anggota yang ada di Partai Golkar, cuma mungkin posisinya saja berganti,” ujarnya.

 

Terkait target ke depan, Intan menekankan bahwa Golkar Kabupaten Tangerang harus memenangkan pemilu di tahun 2029.

Di tempat yang sama, salah satu panitia penyelenggara Musda, Amud, membenarkan bahwa pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang periode 2025–2030 telah dibuka dan Intan Nurul Hikmah menjadi satu-satunya pendaftar.

Amud menjelaskan, pendaftaran dibuka hanya satu hari sesuai Juklak. Setelah verifikasi, Intan dinyatakan memenuhi syarat utama.

 

“Melihat tadi setelah kita verifikasi, jumlah dukungan yang menjadi syarat utama pencalonan ini sudah 100% diberikan kepada Ibu Intan Nurul Hikmah,” kata Amud.

Menurut Amud, merujuk pada Petunjuk Pelaksana (Juklak) 02 DPP Partai Golkar, calon yang telah mendapatkan dukungan minimal 50+1 dinyatakan secara otomatis aklamasi.

“Ini lebih dari 50+1, saya kira 100%. Karena memang PK yang belum menyerahkan saja, yaitu Kosambi, pada prinsipnya sudah memberikan dukungan dan sudah terkonfirmasi kepada kami. Jadi, saya anggap itu sudah selesai, 100%,” jelasnya.

Musda ke-XI Partai Golkar Kabupaten Tangerang direncanakan akan digelar di Imperial Area Duta Karawaci.

(red)

PEMBANGUNAN EMBUNG PERUMAHAN SUDIRMAN MENELAN ANGGARAN 10 MILYAR, DARI TAHAP PERTAMA DAN KEDUA.

posjkt.com / Kamis 12/2025, Tigaraksa, Pembangunan Embung Perum Sudirman di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, telah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, pada masa itu. Embung ini bertujuan untuk mengurangi dampak banjir di tiga lokasi perumahan dan sekitarnya, yaitu Perumahan Sudirman Indah, Perumahan Puri, dan Perumahan Triraksa.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa pembangunan ini sangat membantu mengurangi banjir dan sebagai daerah resapan air tanah,  penggunaan air tanah oleh masyarakat selama ini sangat minim karna air dalam tanah kosong.

Namun dengan adanya pembangunan embung ini debit air tanah selalu ada,ini solusi bagi warga sekitar yang menggunakan sumur bor.

Embung ini memiliki luas 7.500 M2 dan dapat menampung sekitar 28.526 M3 air. Pembangunan embung ini diharapkan dapat selesai pada tanggal 17 Desember 2024, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender.

Kepala Dinas Bina Marga SDA Kabupaten Tangerang, Rijal, mengungkapkan bahwa ada sekitar 92 titik lokasi rawan banjir di Kabupaten Tangerang, dan embung ini diharapkan dapat membantu mengurangi genangan air saat curah hujan tinggi.

Selain itu, Jika embung ini rampung pada tahap berikutnya dapat dijadikan sebagai lokasi wisata dan ruang terbuka hijau, serta kegiatan masyarakat lainnya di sekitar lokasi embung. Warga berharap pembangunan embung ini dapat dilaksanakan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya, serta dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga. Pembangunan Embung Perum Sudirman di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, telah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony dan diteruskn tahap kedua oleh Bupati saat ini Rudi M . Embung selain bertujuan untuk mengurangi dampak banjir di tiga lokasi perumahan dan sekitarnya, yaitu Perumahan Sudirman Indah, Perumahan Puri, dan Perumahan Triraksa. Embung ini juga solusi penyimpanan air, untuk menghadapi becana jika terjadi kekeringan berkepanjangan.

Embung ini memiliki luas 7.500 M2 dan dapat menampung sekitar 28.526 M3 air. Pembangunan embung ini diharapkan dapat selesai pada tanggal 17 Desember 2024, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender.

Kepala Dinas Bina Marga SDA Kabupaten Tangerang, Rijal, mengungkapkan bahwa ada sekitar 92 titik lokasi rawan banjir di Kabupaten Tangerang, dan embung ini diharapkan dapat membantu mengurangi genangan air saat curah hujan tinggi.

Kabid SDA KABUPATEN TANGERANG, mengakui pembangunan tersebut belum rampung masih ada tahap ketiga di tahun 2026, sehingga belum sesuai seperti yang direncanakan di awal.

Selain itu, embung ini juga dapat dijadikan sebagai lokasi wisata dan ruang terbuka hijau, serta kegiatan masyarakat lainnya di sekitar lokasi embung.

Sangat disayang, disisi lain pembangunan tersebut tercium aroma markup anggaran, menurut salah satu aktivitas Banten.

Menurut keterangan aktivis yang beredar luas dimedia online Pembangunan Embung Perumahan Sudirman Indah di Kabupaten Tangerang terindikasi markup, dengan dugaan penyelewengan anggaran dan kongkalikong dalam penggunaan dana proyek. Berdasarkan hasil investigasi, pembangunan embung yang dikerjakan oleh CV Kirana Bangun Konstruksi dan CV Three Langgeng ini memiliki total anggaran Rp 10,717 miliar, diduga tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan. Benarkah?

Beberapa kejanggalan yang ditemukan antara lain, apa itu?
– Pekerjaan yang tidak sesuai standar: Pekerja tidak menggunakan keamanan, keselamatan, dan kerja (K3) yang memadai.
– Standar ukuran tanggul tidak sesuai: Posisi tanggul lebih rendah dari tanah daratnya, sehingga berpotensi menyebabkan kegagalan struktur.

 

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Rijal  menanggapi hal tersebut ke awak media posjkt.com memberikan tanggapan terkait tudingan tersebut.  “Bahwa itu tidak benar, boleh-boleh saja pengamat berpendapat demikian, namun saya sebagai pejabat pelaksana pembuat komitmen, sudah bekerja sesuai standar dan RAB,  sudah melakukan pengawasan secara maksimal , laporan juga jelas dan rapih bahkan proyek tersebut sudah dibayar“.  (Ungkapnya) Jadi silahkan awasi dan kami/ saya sangat senang jika ada masukan dan koreksi. Tambahnya lagi.

 

 

Red/posjkt.com/Max

DISHUB KEMBALI MENJADI SOROTAN, AKIBAT KELALAIAN DRIVER DUMP TRUK

 

Posjkt.com | Kab.Tangerang – Gabungan masyarakat Jayanti-Balaraja menggelar aksi menggugat di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Selasa (02/12/2025).

 

Aksi tersebut dipicu, terjadinya kecelakaan yang menimpa warga Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti beberapa waktu lalu, akibat mobil dump truk tanah beroperasi sebelum jam operasional sesuai Perbup Nomor 12 Tahun 2022.

 

Jaenudin, Kepala Dishub Kabupaten Tangerang menyampaikan, bahwa masyarakat Jayanti-Balaraja meminta point point atau notulen hasil kesepakatan musyawarah (Audensi) dengan instansi terkait agar dikawal dan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

 

“Selain ada catatan-catatan yang menjadi hal yang lebih teknis tetapi yang menjadi utama pertama bahwa kita sepakat bahwa apa yang menjadi tuntutan yaitu dengan adanya penegakan untuk Perbup,” ujar Jaenudin.

 

“Dalam hal ini Polres juga menyampaikan akan melaksanakan langkah-langkah tindakan tegas terhadap dump truk tanah yang melakukan pelanggaran akan langsung di lakukan penilangan manual,” sambungnya.

 

Jaenudin juga katakan, ada dua poin yang disampaikan akan dilakukan juga nanti dibuatkan jalur alternatif untuk tidak masuk ke arteri dijalan nasional melalui lintasan Kabupaten tetapi diarahkan untuk masuk ke jalan tol.

 

“Kesepakatan bersama dan penugasan secara khusus dalam hal ini untuk sampai kepada personil yang ditugaskan didalam pengendalian dan pengawasan Perbub nomor 12 khususnya di wilayah perbatasan Serang dan Tangerang,” ujarnya.

 

Lanjutnya,” Ini akan menjadi bagian yang sudah disepakati bersama-sama mengawal terhadap langkah-langkah yang sudah kita lakukan,” tuturnya.

 

Ia menjelaskan, dalam rangka penyediaan sarana prasarana memang pihaknya akan mencoba dalam hal ini berkomunikasi dengan Dishub Provinsi, apa yang menjadi langkah teknis yang menjadi kewenangan Pemkab Tangerang.

 

“Untuk menambah rambu-rambu lalu lintas dan juga menambah terhadap apa namanya sarana yaitu kaitan dengan menggunakan jalan dan juga CCTV,” imbuhnya.

 

Kendati demikian, Aksi mereka bersifat tanpa kompromi, tindak tegas pengemudi dan pengusaha armada truk tanah bilamana melanggar kesepakatan dikemudian hari.

 

Mereka menilai, tuntutan tiga poin tersebut bentuk tindakan yang patut dihargai sesuai dengan kesepakatan bersama.

 

Masyarakat berharap, insiden lakalantas yang menimpa warga Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti beberapa waktu lalu, tidak terjadi lagi.

 

(Max)

Realisasi PAD Kabupaten Tangerang November 2025 Menembus Rp3,7 Triliun.

posjkt.com // Tangerang Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak di Kabupaten Tangerang hingga 14 November 2025 mencapai Rp3,769 triliun, atau 91,41% dari target APBD perubahan yang ditetapkan sebesar Rp4,123 triliun. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Muljanto, mengungkapkan bahwa target PAD sektor pajak di TA 2025 ini mengalami kenaikan sekitar Rp360 miliar dari target awal APBD TA 2025 yang diproyeksikan sebesar Rp3,763 triliun. Selain itu, target ini juga naik sekitar Rp153 miliar dibandingkan capaian pendapatan sektor pajak di tahun sebelumnya (2024) yang sebesar Rp3,615 triliun.

Slamet Budhi Muljanto, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, menyatakan optimismenya untuk mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) di akhir tahun 2025. Ia menyebutkan bahwa hingga kini masih tersisa waktu sekitar 1 bulan untuk mengejar kekurangan sekitar 8% atau kurang Rp354 miliar dari target pendapatan.

Capaian pendapatan Rp3.769 triliun bersumber dari pajak bumi dan bangunan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, reklame dan pajak air bawah tanah. Kemudian pajak barang dan jasa tertentu, yaitu hotel, restoran, hiburan, penerangan jalan dan parkir. Selain itu, perolehan mata pajak baru, yaitu open pajak kendaraan bermotor Rp322 miliar dan bea balik nama kendaraan bermotor Rp214 miliar.

Slamet juga menekankan bahwa Bapenda akan bekerja lebih optimal untuk mengejar pendapatan dengan mengidentifikasi dan ekstensifikasi atau mencari wajib pajak baru. Hal ini karena pajak merupakan nadi pembangunan daerah.

Dengan capaian yang telah diraih dan optimisme yang tinggi, Slamet berharap dapat melampaui target pendapatan di akhir tahun 2025.

 

(Purba)

Bupati Tangerang Tinjau Pembangunan Pompa Air di Bencongan Kelapa Dua

posjkt.com Tangerang,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan pompa air pengendali banjir di kawasan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (13/11/25).

Dalam tinjauannya, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD Provinsi Banten serta jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Lurah mengatakan bahwa pembangunan pompa air di Bencongan tersebut merupakan salah satu langkah antisipatif menghadapi musim penghujan dan mengurangi risiko banjir di wilayah perbatasan Kabupaten dan Kota Tangerang.

“Di Bencongan ini, saya bersama dengan dewan Provinsi Banten meninjau langsung pemasangan pompa air sebagai antisipasi di musim penghujan. Mudah-mudahan dengan pompa ini bisa mengurangi tingkat genangan atau volume air saat banjir,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menambahkan bahwa selain pembangunan pompa. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dan berkolaborasi lintas wilayah antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang yang tujuan utamanya agar masyarakat di kedua wilayah ini sama-sama terhindar dari banjir.

“Di wilayah ini memang berbatasan langsung dengan Kota Tangerang. Nanti kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Wali Kota Tangerang agar upaya pengendalian banjir bisa dilakukan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun pompa pengendali banjir berkapasitas 180m³ perjam di RW 25, Jalan Mataram, Kelurahan Bencongan Indah. Pompa ini dibangun untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi akibat meluapnya Kali Sabi saat curah hujan tinggi.

“Kehadiran pompa ini diharapkan mampu mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman sekitar. Sebagai tindak lanjut, kami juga telah merencanakan pembangunan tiga unit pompa tambahan di RW 18, RW 20, dan RW 31 Bencongan pada tahun 2026,” jelas Iwan.

Selain pembangunan pompa, pihaknya juga akan melakukan peninggian tanggul di Kali Sabi untuk memperkuat perlindungan terhadap luapan air.

“Upaya terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan infrastruktur pengendali banjir dan mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” tandasnya

Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan pompa air, Bupati Tangerang bersama rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas Jalan Kutai dan Puskesmas Jalan emas Kecamatan Kelapa Dua untuk melihat secara langsung pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sekitar

Dikutip web (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

 

Red.pstjkt /purba/SituMeang

Baca selengkapnya

Bupati Tangerang Buka Pelatihan Strategi Kemitraan

Bupati Tangerang Buka Pelatihan Strategi Kemitraan

posjkt.com 11/12, Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi membuka acara pelatihan kemitraan yang merupakan kerjasama antara Dekranasda Kab. Tangerang dengan Dinas Koperasi dan Usaha  Mikro (Diskum) di Fame Hotel Gading Serpong, Selasa (11/11/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan sangat mendukung kolaborasi antara Dekranasda bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Tangerang yang terus melakukan berbagai upaya dan terobosan dalam rangka memperkuat peran UMKM sehingga dapat memberikan kontribusi dalam menopang perekonomian daerah.

“Di tahun 2024, UMKM ada 61.000 di Kabupaten Tangerang, setelah 8 bulan sudah mencapai 72.000. Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dekranasda, Dinas Koperasi dan seluruh pelaku usaha yang sudah memberikan kontribusi terhadap jalannya roda perekonomian di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Lanjut, Pemkab Tangerang melalui Diskum, Disperindag dan perangkat daerah terkait lainnya terus melakukan pendampingan, pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM di Kab. Tangerang.

“Bapak-bapak, ibu-ibu di sini dilatih dalam rangka menambah kompetensi, menambah wawasan, menambah semangat. Jadi kalau, bapak, ibu semangat, kami juga akan lebih semangat dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap pelaku UMKM, terhadap pengrajin-pengrajin yang ada di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wabup Intan mengatakan bahwa kemitraan merupakan salah satu faktor penting dan utama yang menentukan tumbuh kembang dan peningkatan kompetensi para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang.

“Kemitraan ini merupakan salah satu faktor penting bagi peningkatan kompetensi para pelaku UMKM. Dengan adanya kemitraan ini, para pelaku UMKM kita, bisa terbantu banyak, baik dari sisi peningkatan kapasitas dan kualitas produk yang dihasilkan maupun perluasan pasar dan bantuan lunak lainnya yang mereka butuhkan,” jelas Wabup Intan

Sementara itu, Kadis Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum)yang membacakan sambutan Ketua Dekranasda Kab. Tangerang, Anna Ratna Maemunah mengatakan bahwa kegiatan pelatihan yang mengambil tema Stratergi Kemitraan tersebut bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan sinergi antara pelaku usaha kreatif dengan berbagai pihak, khususnya pemerintah dan Dekranasda.

“Kegiatan yang diikuti oleh para pelaku usaha kreatif UMKM binaan Dekranasda ini bertujuan untuk memperkuat jaringan kerjasama dan membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing serta berkelanjutan, serta meningkatkan wawasan dan kapasitas pelaku usaha kreatif mengenai pentingnya strategi kemitraan,” kata Anna.

Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peningkatan kapasitas dan kesejahteraan para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang.

Dikutip, web (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)
NO: 400.14.4.3/23-Prokopim/XI/2025

 

Red. SituMeang

WARGA PERUMAHAN MUSTIKA TIGARAKSA KABUPATEN TANGERANG BERSYUKUR DAN BERTERIMA KASIH ATAS DIBANGUNYA SPAL DILINGKUNGAN MEREKA.

posjkt.com Tangerang 11/11 , Pemasangan udict/ SPAL yang dibangun pemerintah melalui kecamatan Tigaraksa, warga masyarakat perumahan Mustika bersyukur dan berterima kasih atas kinerja aparatur kecamatan Tigaraksa (TB).Dengan dibangunnya spal  udit di Perumahan Mustika Tigaraksa, Desa Matagara. Sangat mengurangi banjir dan bau got yang selama ini kami rasakan, pungkas sala satu warga.

 

Proyek pemasangan udict di kecamatan Tigaraksa.

Saat di temui di kantor PPTK TB.Yayat. Mengungkap ke awak media setelah mendengar warga juga merespon baik pembangunan tersebut. Terima kasih atas ucapan terima kasihnya( warga Mustika)! Kami senang mendengar bahwa pembangunan fasilitas umum seperti saluran pembuangan air limbah rumah tangga telah memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang.

 

 

Tim / posjkt.com

 

DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN TANGERANG, MENGUCAP SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA 28 /10/ 2025

posjkt.com//Tangerang Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

” Satu-satunya yang dapat membebaskan manusia dari segala kesulitan adalah kerja. Kerja yang sungguh-sungguh, kerja yang ikhlas.”

“Tidak ada kata menyerah, karena setiap langkah kita adalah untuk maju.”

“Pemuda adalah pelopor perubahan, pemuda adalah api yang membakar semangat bangsa.”

“Bersatulah wahai pemuda, satukan tekad untuk memajukan bangsa.”

 

 

 

Postjktc/ SP

 

 

Bapenda Kabupaten Tangerang BERINOVASI, Edukasi Gen Z Lewat ‘Tangkab Moment’ Guna Tingkatkan PAD

KABAN BAPENDA SELAMET BUDI

POSTJAKT.COM, TANGERANG– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Banten, terus melakukan inovasi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Baru-baru ini, salah satu program yang diciptakan Bapenda Kabupaten Tangerang yang fokus mengenalkan dan mengedukasi masyarakat generasi (Gen) Z, tentang pentingnya bayar pajak, yaitu program ‘Tangkab Moment’, Kamis (16/10/2025).

‘Tangkab Moment’ adalah program Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang yang bertujuan mengedukasi Generasi Z (Gen Z) tentang pentingnya membayar pajak melalui kegiatan yang menarik seperti talk show di konser musik, ngopi bersama, dan fun run. Program ini menggunakan pendekatan digital dan acara santai untuk menjangkau kaum muda agar mereka sadar dan lebih mudah dalam membayar pajak.

Slamet Budhi Mulyanto, selaku Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang menegaskan, adapun ‘Tangkab Momen’ adalah merupakan program yang dikemas dalam bentuk kegiatan kekinian yang digemari anak muda, seperti talk show, konser musik, ngopi di kafe, hingga fun run.

“Melalui ‘Tangkab Moment’ ini, Gen Z dikumpulkan dalam event-event menarik yang menjadi sarana edukasi efektif untuk menyadarkan pentingnya membayar pajak,” ungkap Slamet Budhi.

Lanjutnya, karakteristik Gen Z yang lekat dengan teknologi digital dan internet membuat pendekatan edukasi pajak menjadi lebih efektif dan tidak membosankan.

“Tangkab Moment adalah acara yang memadukan musik, kopi, obrolan publik, dan edukasi pajak dengan konsep santai dan menyenangkan,” ucapnya.

Slamet Budhi menambahkan bahwa Tangkab Moment telah beberapa kali digelar di berbagai tempat seperti kafe dan pusat perbelanjaan, dengan menghadirkan narasumber penting seperti Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah.

“Ada dialog interaktif. Suasananya happy, cair, dan akrab. Pak Bupati ikut turun langsung mengenalkan pajak, dan disambut antusias oleh Gen Z,” tambahnya.

Program ini, lanjut dia, merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas kreatif dalam mengajak anak muda untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui langkah-langkah kecil yang berdampak besar.

“Tangkab Moment dirancang sebagai ruang edukasi inovatif yang menggabungkan pertunjukan musik live, dialog publik, dan kampanye literasi pajak yang jauh dari kesan kaku dan formal,” kata Slamet Budhi.

Kemudian Slamet juga mengajak generasi muda untuk menyadari bahwa aktivitas sehari-hari seperti ngopi, jajan, parkir, hingga belanja merupakan bentuk kontribusi mereka terhadap PAD melalui pajak restoran dan pajak parkir.

“Dengan pendekatan budaya populer dan suasana santai, acara ini mampu menjembatani kesenjangan pemahaman tentang pajak yang sering kali dianggap rumit,” ungkapnya

Slamet menegaskan, edukasi yang menyenangkan akan lebih mudah diterima. Program ini, menurutnya, menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas bisa melahirkan gerakan yang berdampak positif.

Dia menegaskan pentingnya kesadaran bahwa pajak daerah merupakan fondasi pembangunan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pajak daerah bukan sekadar kewajiban administratif. Kami ingin anak muda paham bahwa kontribusi mereka, sekecil apa pun ikut menentukan wajah Kabupaten Tangerang ke depan. Bahkan hanya dengan membayar PBB lewat QRIS, itu sudah sebuah kontribusi,” tutup Slamet Budhi Mulyanto.

Diduga Dalam Proyek Dinas Pendidikan KABUPATEN TANGERANG, memperkerjakan anak didik?

Pelaksanaan proyek pembangunan Tambahan Ruang Kelas (TRK) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Sukamulya, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan menyusul dugaan adanya pelanggaran serius terhadap standar keselamatan kerja dan penggunaan tenaga kerja anak.

Proyek yang diketahui didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, diduga kuat mengabaikan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para pekerja konstruksi.

Dugaan pelanggaran ini teramati sejak proyek dilaporkan mulai berjalan, yang saat ini telah berlangsung kurang lebih selama satu bulan. Baca selengkapnya

Koperasi Merah Putih Jadi Fondasi Utama Kemandirian Ekonomi Masyarakat

POSTJT.COM // TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Kementerian Koperasi dan UKM RI terus meneguhkan langkah dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Serba Guna Tigaraksa, Kamis (16/10/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Jaksa Agung Muda Intelejen, Gubernur Banten, Kajati Banten, Wakajati Banten, Kajari Se-Banten, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tangerang, Wakil Bupati Tangerang, para kepala desa, lurah, pengurus koperasi, serta perwakilan perusahaan pemberi dana CSR.

Dalam kesempatannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Kementerian Koperasi dan UKM RI terhadap penguatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Koperasi ini merupakan fondasi utama bagi kemandirian ekonomi desa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono. Kehadiran Bapak Menteri memberikan semangat baru bagi kami untuk memperkuat gerakan koperasi sebagai penggerak ekonomi dan kemandirian rakyat di daerah,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, sudah terbentuk sebanyak 274 koperasi merah putih yang tersebar di desa dan kelurahan se Kabupaten Tangerang. Untuk tahap pertama penerimaan pendanaan CSR permodalan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebanyak 60 unit, yang nantinya dana tersebut dipergunakan untuk operasional dengan jenis usaha yang dikelola seperti sembako dan gas LPG 3 Kg. 

“Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih menjadi wadah untuk memperkuat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui pelatihan, pendampingan, dan sinergi bersama dunia usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pihaknya juga akan terus mendukung dan memperkuat koperasi desa dan kelurahan agar terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi para anggota dan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program koperasi dan sinergi CSR dari berbagai pihak. Dengan adanya Koperasi Merah Putih, kita harapkan seluruh desa dapat berkembang mandiri dan sejahtera,” ucapnya.

Gubernur juga mengapresiasi peran Kabupaten Tangerang yang konsisten menjadi pionir dalam penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat berbasis desa.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran vital dalam struktur ekonomi nasional. Pihaknya akan memberikan dan pendampingan agar koperasi KDKMP semakin profesional dan mampu bersaing.

“Kekuatan ekonomi bangsa terletak pada rakyat. Melalui koperasi, kita ingin membangun kemandirian ekonomi dari tingkat desa hingga nasional. Pemerintah akan terus memberikan bimbingan teknis dan pendampingan agar koperasi di daerah semakin profesional dan berdaya saing,” tutur Menteri Ferry.

Acara ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan kerjasama antara pihak Kejaksaan Negeri Kab.Tangerang, Kab. Serang, Kab. Lebak dan Kab. Pandeglang dengan Asosiai Badan Permusyawaratan Desa wilayah Provinsi Banten.

Dikutip/ Red

(Diskominfo Kabupaten Tangerang/DR/nD)
Nomor : PR/ 438-DISKOMINFO/X/2025

Tinjau Hasil Bedah RTLH, Wabup Intan Berikan Kasur dan Sembako ke Warga di Cirumpak Kronjo

posjkt.com | Kab.Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah berikan bantuan berupa kasur dan sembako kepada ibu Maesarah, salah satu warga Desa Cirumpak Kecamatan Kronjo.

 

Bantuan tersebut diberikan Wabup Intan saat ia meninjau langsung rumah hasil program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Cirumpak, Selasa (14/10/2025).

 

“Hari ini, saya bersama pak Camat Kecamata Kronjo berkunjung ke rumah ibu Maesarah di Desa Cirumpak. Alhamdulillah rumahnya sudah selesai dibangun yang sebelumnya rumahnya ini sangat tidak layak huni,” ujar Wabup Intan

 

Dia juga sangat mengapresiasi pihak Kecamatan Kronjo dan Pemerintah Desa Cirumpak yang aktif dan menindaklanjuti langsung laporan masyarakat. Pihak kecamatan mengecek langsung lokasi dan memastikan langkah-langkah solusi yang harus dilakukan

 

“Terima kasih kepada pak camat dan seluruh jajaranya serta pemerintah desa Cirumpak yang telah bergotong royong membangun rumah Ibu Maesarah. Kita berikan bantuan berupa sembako dan juga tempat tidur supaya Ibu Maesarah dalam kondisi sakitnya ini bisa nyaman tidur di rumah,” ucapnya.

 

Pihaknya juga kembali menegaskan bahwa program bedah RTLH yang telah digulirkan sejak beberapa tahun yang lalu telah banyak dirasakan manfaatnya. Dirinya pun memohon dukungan masyarakat termasuk pihak swasta agar program bedah RTLH ini terus berlanjut dan bertambah targetnya setiap tahun.

 

“Mohon dukungannya agar program RTLH ini terus berlanjut dan bertambah cakupannya. Mudah-mudahan program RTLH Kabupaten Tangerang ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

 

 

Red. Situmeang