posjkt.com, KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi sorotan tajam setelah terungkap sejumlah kendaraan operasional milik Pemerintah Kabupaten Tangerang khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan menunggak pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dalam jangka waktu yang cukup lama.
Berdasarkan penelusuran TIM AWAK MEDIA, terdapat beberapa kendaran operasional pengangkut sampah milik Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tercatat belum melunasi kewajiban pajaknya. Adapun kendaraan tersebut yaitu Kendaraan berplat nomor A 8510 V menunggak hingga 5 tahun, 5 bulan, 16 hari, sementara A 8280 V tercatat terlambat membayar pajak selama 2 tahun, 5 bulan, 16 hari, dan A 8208 V sudah 1 tahun, 7 bulan, 9 hari belum melunasi PKB.
Padahal, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, setiap kendaraan bermotor, baik milik pribadi maupun instansi pemerintah, wajib membayar pajak tepat waktu. Keterlambatan pembayaran pajak tidak hanya menimbulkan sanksi administratif berupa denda, tetapi juga dinilai mencoreng citra Pemerintah Daerah sebagai teladan kepatuhan hukum.
Sumber internal menyebutkan, diperkirakan ratusan kendaraan atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang menunggak Pajak kendaraan Bermotor (PKB). Padahal, Pemerintah Provinsi Banten telah mengadakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang telah berlangsung sejak 10 April 2025 dan diperpanjang hingga 31 Oktober 2025. Program ini membebaskan denda dan pokok pajak untuk tunggakan tahun 2024 dan tahun-tahun sebelumnya. Namun tampaknya, Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak memanfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan bermotor yang di selenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Banten ini, hal ini terkesan seolah – olah Pemerintah Kabupaten Tangerang kurang mendukung program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Banten, sementara, masyarakat menyambut baik dan sangat memanfaatkan kesempatan pemutihan pajak tersebut, namun Pemerintah Kabupaten Tangerang terkesan abai.
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, S. Sos., menyayangkan terjadinya penunggakan pajak kendaraan tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah setiap tahun sudah menganggarkan dana untuk pembayaran pajak kendaraan operasional maupun kendaraan dinas, sehingga keterlambatan pembayaran tidak dapat dibenarkan.
“Semestinya hal ini tidak boleh terjadi. Setiap tahun anggaran, pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk pembayaran pajak kendaraan. Kalau ternyata masih ada kendaraan yang atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tidak membayar pajak, pertanyaannya, kemana uang yang sudah dianggarkan itu?” tegas Ketua DPRD Kabupaten Tangerang seraya bertanya. Nanti saya akan bahas dan sampaikan kepada bapak Bupati didalam rapat, ujar Amud kepada RadarOnline.id, ketika di temui di ruang kerjanya, Senin, 29/09/2025.
Hingga kini, pihak Pemkab Tangerang belum memberikan klarifikasi resmi terkait penyebab menumpuknya tunggakan pajak kendaraan operasional maupun kendaraan dinas tersebut. Publik mendesak agar pemerintah daerah segera membuka data secara transparan, menindak pihak-pihak yang lalai, serta memastikan pembayaran pajak dilakukan tepat waktu agar kasus serupa tidak terus berulang.
PURBA#RED
posjkt.com- Tangerang Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan monitoring Program Percepatan Penurunan Stunting (P3S) di Kecamatan Pagedangan sebagai bagian dari tugasnya sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tangerang. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi data dan kolaborasi antar pihak untuk mencapai target penurunan stunting yang maksimal, bahkan menuju zero stunting.
Poin Penting dari Monitoring:
– Hasil monitoring di tiga kecamatan (Tigaraksa, Teluknaga, dan Pagedangan) menunjukkan tren positif penurunan stunting berkat kerja sama dan kolaborasi Pentahelix.
– Pentingnya data yang valid dan sinkron untuk merumuskan langkah-langkah intervensi yang tepat.
– Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu digiatkan dan dibudayakan untuk mencegah stunting dan penyakit lainnya.
– Kerja bakti bersih-bersih lingkungan dan sosialisasi PHBS diharapkan dapat dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Dengan monitoring ini, Intan Nurul Hikmah berharap dapat memperoleh data yang akurat untuk menyusun strategi intervensi yang efektif dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang.
Red

Posjkt.com TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Intan Nurul Hikmah bersama Kepala Kantor Kementerian Kabupaten Tangerang meresmikan dapur Badan Gizi Nasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Badar 1 Balaraja, Minggu (14/9/25).
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Yayasan Al Badar yang telah konsisten dan nyata mendukung program MBG, khususnya dalam percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, hari ini Ponpes Al Badar akan juga meresmikan dapur MBG yang kedua. Dapur MBG yang diresmikan ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang punya dan beritikad kuat untuk menurunkan tingkat stunting dan juga kasus gizi buruk yang ada di Kabupaten Tangerang,” ungkap Wabup Intan.
Menurut dia, Pemkab Tangerang bersama pihak lainnya terus menguatkan komitmen dan kerja bersama dalam pencegahan dan penanganan Stunting. Salah satu yang dilakukan adalah melakukan intervensi langsung ibu-ibu hamil untuk diberikan makan bergizi supaya begitu lahiran anaknya kondisinya normal tidak mengalami Stunting.
“Kita bersama dengan banyak pihak lainnya yang lintas sektor terus menguatkan komitmen dan kerja bersama. Jadi dari mulai ibu hamil bahkan sekarang dari anak-anak SD, SMP, SMA sudah diberikan vitamin khusus, yang perempuan ya diberikan vitamin penambah darah supaya nanti ketika mereka menikah kondisi badannya sehat,” jelasnya.
Dia juga meminta kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Balaraja untuk benar-benar memperhatikan aspek kesehatan, kandungan gizi, higienis dan tidak membosankan dalam proses pengolahan dan penyajiannya.
“Komposisi gizi sama rasa makanan harus benar-benar sesuai dan tidak membosankan penerima. Dapurnya harus bersih, harus higienis, makanannya harus enak dan bergizi. Itu semua harus diatur benar-benar, karbohidrat dan proteinnya dan kandungan gizi lainnya.
Pihaknya berharap dapur untuk program MBG di Ponpes Al Badar tersebut bisa berjalan baik dan bisa memberikan manfaat serta kontribusi positif bukan hanya untuk penurunan angka stunting dan penghapusan gizi buruk di Kabupaten Tangerang serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang juga bagi masyarakat sekitarnya.
“Harapan kita semua, dapur ini tidak hanya untuk penurunan dan penghapusan Stunting, tapi juga menguatkan ketahanan pangan dan masyarakat sekitar juga merasakan manfaat langsung dalam hal pemenuhan dan pengisian lapangan pekerjaan.
Saat ini, dia juga mengungkapkan bahwa dapur MBG Ponpes Al Badar 1 Balaraja mampu menyerap lapangan pekerjaan yang telah diisi oleh 47 warga lokal.
“Jadi bayangkan kalau banyak dapur SPPG dibuka untuk memasak bagi anak-anak sekolah se-Kabupaten Tangerang, juga banyak lapangan kerja yang dibuka. Jadi efeknya saling menguntungkan,” pungkasnya.
Red. SP
Dikutip web (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda)
NO: 400.14.4.3/26-Prokopim/IX/2025
posjkt.com Tangerang Kepala Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, biasa sapa Darul, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap warganya dengan memberikan bantuan dan santunan kepada korban kebakaran rumah. Meskipun kronologi kebakaran belum diketahui secara pasti, tindakan Darul ini menunjukkan keseriusannya dalam membantu warga yang terkena musibah.

Bantuan dan santunan yang diberikan oleh Kepala Desa Darul ini diharapkan dapat meringankan beban korban dan membantu mereka dalam proses pemulihan. Semoga tindakan Darul ini dapat menjadi contoh bagi pemimpin lainnya dalam menunjukkan kepedulian terhadap warga dan membantu mereka dalam situasi sulit.
Red. B. Manulang
posjkt.com-[sp] Tangerang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang diduga melakukan penyalahgunaan anggaran belanja sewa alat internet senilai Rp 99 miliar selama 3 tahun. Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) melaporkan Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dugaan ini.
Pasal yang Menjadi Sorotan:
– Pengadaan Internet: AMPD menilai anggaran Rp 33 miliar per tahun untuk pengadaan internet tidak wajar, terutama karena fiber optik adalah investasi jangka panjang yang tidak memerlukan pengeluaran besar setiap tahun.
– Pemenang Tender: Selama tiga tahun berturut-turut, PT Platinum Network Indonesia selalu menjadi pemenang tender, memunculkan dugaan adanya praktik kolusi atau pengaturan tender.
– Markup Harga: AMPD juga menyoroti indikasi markup harga dan duplikasi anggaran untuk pekerjaan yang sama.
Reaksi dari Pihak Lain:
– KPK telah menerima laporan tersebut dan akan melakukan proses lebih lanjut.
– Kepala Bidang Aptika Diskominfo Kabupaten Tangerang, Cecep, membantah tuduhan korupsi dan menyatakan bahwa pengadaan internet dilakukan dengan transparan dan sesuai prosedur.
– Cecep juga menjelaskan bahwa anggaran Rp 12 miliar per tahun digunakan untuk memastikan akses internet yang baik bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Tuntutan AMPD:
– AMPD meminta KPK melakukan audit menyeluruh terhadap anggaran tersebut.
– Jika terbukti ada pelanggaran, Kepala Diskominfo dan pihak terkait harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum. Dikutip dari berbagai sumber Redaksi24co.id.
Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) melaporkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tangerang ke KPK karena dugaan penyalahgunaan anggaran belanja sewa alat internet senilai Rp 99 miliar selama 3 tahun. Mereka juga menyoroti proses tender yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan negara.
Dalam kasus ini, AMPD menuding adanya mark-up harga dan pengulangan pekerjaan yang sama dalam proyek tersebut. Dugaan penyalahgunaan anggaran ini menjadi sorotan publik dan mendorong dilakukannya investigasi lebih lanjut oleh KPK .
Dalam berita terkait, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang mengharapkan tidak ada lagi aksi demo .
Sampai dengan diterbitkannya berita Kepala Dikomimfo kabupaten Tangerang, belum dapat dihubungi tim posjkt.com. Alasan sekuriti sedang ada diluar.
Red.SP
posjkt.com, TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mendampingi Gubernur Banten Andra Soni menutup rangkaian kegiatan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 yang berlangsung sejak 14 hingga 24 Agustus 2025. Acara penutupan digelar di Summarecon Mall Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8/25).
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan ISF 2025 selama 10 hari dan melampaui target transaksi.
“Kegiatan ini pastinya memberikan dampak positif terhadap roda perekonomian rakyat di Kabupaten Tangerang. Terima kasih kepada pihak penyelenggara, manajemen Summarecon Mall, dan para pelaku usaha yang telah berkolaborasi sehingga acara ini berjalan sukses. UMKM kita juga mendapat ruang yang sama untuk hadir berdampingan dengan pusat perbelanjaan modern,” ujar Bupati.
Bupati juga menambahkan bahwa momentum ini sangat tepat dan perlu terus dilanjutkan pada peringatan HUT Provinsi Banten pada 4 Oktober 2025 serta HUT Kabupaten Tangerang pada 13 Oktober 2025 nantinya. Dia mengusulkan agar pusat-pusat perbelanjaan di Kabupaten Tangerang dapat kembali memberikan program promosi dan diskon sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kegiatan ini sangat baik dan perlu dilanjutkan, seperti saat HUT Provinsi Banten dan HUT Kabupaten pada bulan Oktober nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kontribusi para pelaku usaha, UMKM, dan asosiasi pusat belanja Indonesia dalam menyukseskan ISF 2025. Ia menyebutkan, sepanjang 14–24 Agustus 2025, total transaksi berhasil menembus angka lebih dari Rp25 triliun, melampaui target Rp23 triliun.
“Ini bukti bahwa ekonomi kita masih tangguh. Data BPS menunjukkan kontribusi sektor perdagangan mencapai 12,5% terhadap PDRB Banten. Industri pusat belanja bukan hanya tempat berbelanja, tetapi juga destinasi wisata, kuliner, hiburan, dan penyerap tenaga kerja. Ke depan, kami ingin UMKM Banten terus mendapat ruang untuk memperkenalkan produk unggulan, kuliner khas, seni budaya, serta destinasi wisata daerah,” ungkap Gubernur.
Andra Soni juga berharap sinergi Pemprov Banten bersama APPBI dapat terus menguat dan menghadirkan agenda seni budaya, kuliner, dan promosi produk kreatif di pusat-pusat perbelanjaan, sekaligus menjadi bagian dari promosi wisata daerah.
Perwakilan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Sugwantono Tanto, menyampaikan rasa syukur karena Indonesia Shopping Festival 2025 melampaui target transaksi.
“Dari target Rp23 triliun, kita berhasil mencapai Rp25,19 triliun. Sebanyak 400 mal di seluruh Indonesia berpartisipasi dengan menghadirkan event kuliner, bazar UMKM, hingga diskon besar-besaran. Porsi terbesar justru disumbang brand lokal dan UMKM, yang membuktikan kontribusi nyata terhadap ekonomi nasional,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Tanto mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Banten, Pemkab Tangerang, dan Summarecon Mall Serpong yang telah menjadi tuan rumah Closing Ceremony ISF 2025.
Red. sp // dikutip (Bag. Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)
NO: 400.14.4.3/50-Prokopim/VIII/2025
posjkt.com , 28 Agustus 2825 Tangerang -Kecamatan Kelapa Dua mengajak masyarakat hidup sehat di bawah kepemimpinan Camat Dadang Sudrajat dan Sekretaris Camat (Sekcam) Dwi Chandra Budiman. asyarakat kecamatan kelapa dua yakin dengan kepemimpinan Dadang S dan sekcam Bang Dwi kecamatan kelapa dua akan lebih baik dan akan menjadi percontohan bagi daerah lain. keduanya telah menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan.
Kegiatan yang Telah Dilakukan:
Bedah Rumah: Kecamatan Kelapa Dua memfasilitasi renovasi rumah warga Bojong Nangka yang sudah tidak layak huni. Camat Dadang Sudrajat memimpin langsung proses bedah rumah tersebut dan mengajak semua pihak untuk bergotong-royong membantu warga.
– Pelayanan Publik: Dwi Chandra Budiman, sebagai Sekcam baru, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik di Kecamatan Kelapa Dua. Ia memiliki latar belakang birokrasi yang kuat dan diharapkan dapat membawa semangat baru dalam pemerintahan kecamatan.
Dengan kepemimpinan Dadang Sudrajat dan Dwi Chandra Budiman.
Kecamatan Kelapa Dua berpotensi menjadi lebih baik dalam berbagai aspek, termasuk kesehatan masyarakat.
Kecamatan kelapa dua akan makin gemilang kedepannya, harapan masyarakat dan media posjkt.com terus mengabarkan citra positif dan mendukung kinerja Dwi Candra Bundiman.

Diwaktu yang berbeda, bupati kabupaten Tangerang sangat mengapresiasi hasil kinerja kecamatan kelapa dua. Bupati Rudi M, menghimbau agar kecamatan lain juga terus menggalakkan program hidup sehat, sebagai salah progam pemerintahannya.
Rek. Switno Purba
POSJKT.COM -Tangerang,–Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menghadir Focus Group Discussion (FGD) Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PD-GPII) Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di Hotel Lemo Kec. Kelapa Dua, Jumat (22/8/25)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mendorong segenap pengurus dan anggota PD-GPII Kab. Tangerang untuk terus bersinergi dan berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam membangun daerah yang berkeadilan dan religius,
“Saya harap segenap pengurus dan anggota PD-GPII Kabupaten terus bersinergi dan bersama kami untuk pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat sejalan dengan tema kegiatan hari ini “Optimalisasi Peran Pemuda Islam dalam Pembangunan Daerah yang Berkeadilan dan Religius” yang merupakan cita-cita kita bersama,” ujar Bupati Maesyal
Dia menambahkan bahwa pembangunan Kabupaten Tangerang membutuhkan peran aktif dan keterlibatan semua elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Peran pemuda sangat strategis, karena pemuda bukan hanya motor penggerak perubahan, tetapi juga penjaga nilai moral bangsa.
“GPII sebagai organisasi kepemudaan Islam telah menunjukkan komitmennya untuk ikut serta dalam membangun daerah, tidak hanya menekankan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga mengedepankan keadilan sosial serta nilai-nilai religiusitas,” imbuhnya
Menurut dia, generasi muda, khususnya pemuda Islam harus siap menghadapi tantangan globalisasi dengan wawasan luas, kemampuan berinovasi, serta keberanian menyuarakan aspirasi. Untuk itu melalui FGD tersebut bisa lebih menguatkan lagi peran pemuda Islam di Kab. Tangerang dalam pembangunan.
“Melalui forum ini, saya berharap akan lahir rekomendasi strategis dan langkah-langkah nyata yang dapat memperkuat peran pemuda Islam di Kabupaten Tangerang, sehingga sinergi antara pemerintah dan masyarakat makin erat dan hasil pembangunan bisa dirasakan secara adil oleh seluruh warga,” pungkasnya
(Bagian Protokol dan Komunkasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/31-Prokopim/VIII/2025
posjkt.com Tangerang // Terjadi insiden atap ruang kelas ambruk di SDN Kedung Dalam II, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Berikut detail insiden tersebut:
– Korban:
– 11 murid mengalami luka-luka, terdiri dari 2 luka berat dan 9 luka ringan.
– Seluruh korban dievakuasi ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
– Penyebab ambruknya atap ruang kelas belum diketahui secara pasti.
– Reaksi Bupati:
– Bupati Tangerang, Maesyal Rasyied, langsung menjenguk siswa yang menjadi korban sekitar pukul 10.30 WIB.
– Bupati meminta rumah sakit untuk menangani siswa yang terluka secara cepat dan tepat.
– *Ruangan yang Ambruk:
– Dua ruangan kelas yang ambruk adalah kelas 5 dan kelas 6.
Bupati Maesyal Rasyied didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, dalam kunjungan ke rumah sakit untuk menjenguk siswa yang terluka.
Pimpinan redaksi posjkt.com, menduga Kurangnya perhatian dan pengawasan dinas pendidikan dalam pengawasan kwalitas bangunan sekolah yang seharusnya sudah layak rehab ternyata belum sepenuhnya dapat perhatian, hingga terjadi insiden ambruknya bangunan sekolah. Sementara dibeberapa sekolah yang masih layak pakai sudah direhab lagi.
Red posjkt.com
posjkt.com Tangerang,-Ditemukan proyek Spal di kp Wadas Desa Tamiang Gunung kaler dikerjakan asal jadi dan tanpa ada pengawasan. (5/07/25)

Saat awak media melewati lokasi proyek mendapati pemasangan batu dengan kondisi yang masih berair tanpa ada pengeringan terlebih dahulu tentunya hal ini akan membuat mutu bangunan tidak akan bertahan lama karena semen akan terserap oleh air.
Hal lain yang juga tampak nyata adalah para pekerja tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan tidak adanya papan proyek yang terpasang sehingga tidak ada informasi publik yang terpasang, karena masyarakat berhak tahu berapa besar anggaran yang dianggarkan dan anggaran berasal dari mana.
Menurut informasi yang kami dapat dari sekretaris desa Tamiang,bahwa kegiatan pekerjaan di kampung Wadas Desa Tamiang tersebut, adalah PL kecamatan,”ujar sekdes
Saniman ketua dpc Abpednas kabupaten Tangerang” menyayangkan adanya proyek yang tidak di lengkapi dengan papan kip, itu sebuah pelanggaran yang serius, “ujar saniman
Masyarakat butuh Transparansi prihal keuangan negara yang di pergunakan untuk pembangunan spal batu belah di kampung wadas, desa Tamiang kecamatan gunung kaler kab, Tangerang tersebut, sumbernya dari mana, berapa nominalnya dan juga berapa panjang spal yang di bangun, ” ujarnya
Dengan tidak memasang papan kip,sudah jelas melanggar UU nomor 14 tahun 2008, tentang keterbukaan publik,di sini pihak kecamatan sudah lalai dalam memberikan pekerjaan PL kepada seseorang atau kepada CV,yang sudah melalaikan kewajibannya sebagai pelaksana pembangunan spal tersebut.
Apalagi pengerjaanya yang di duga asal-asalan, di mana bagian bawah batu bekas tidak di bongkar kembali sehingga akan menambah kerugian masyarakat terhadap kwalitas proyek tersebut, “imbuhnya.
(Team posjkt.com)
posjkt.com TANGERANG – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan pemberdayaan koperasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Bumi Kemah Kitri Bakti Curug, pada Kamis (31/7/2025).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, membuka secara langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar penting dalam membangun ekonomi desa yang berkelanjutan dan inklusif.
“Kegiatan hari ini merupakan puncak rangkaian perayaan Hari Koperasi ke-78 yang menjadi bagian penting dari upaya kolektif kita untuk memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan dan inklusif di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti tantangan yang masih dihadapi oleh koperasi desa, seperti aspek kelembagaan, manajerial, dan akses pembiayaan. Ia menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan mendorong penguatan tata kelola koperasi yang modern, akuntabel, dan profesional.
“Koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional yang telah terbukti mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan. Namun, masih banyak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menghadapi tantangan dalam aspek kelembagaan, manajerial, dan pembiayaan,” ujar Bupati Maesyal.
Ia juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Khususnya kepada narasumber dari Kementerian Koperasi, Kementerian Desa dan PDT, Inspektorat Kabupaten Tangerang, Perum Bulog Kabupaten Tangerang, PT Pertamina Patra Niaga, serta jajaran Forkopimda yang terus bersinergi dalam mendukung program strategis Presiden RI, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa kehadiran berbagai unsur kementerian, lembaga, dan BUMN dalam kegiatan ini membuktikan bahwa pembangunan koperasi bukanlah tanggung jawab satu sektor, melainkan sebuah gerakan kolaborasi dari seluruh elemen pemerintah dan pemangku kepentingan.
Bupati berharap kegiatan Bimtek ini dapat menjadi sarana penguatan kapasitas pengurus dan pengawas koperasi, mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, pelaporan, hingga pengawasan internal sehingga koperasi mampu memberi manfaat nyata bagi anggotanya dan masyarakat, serta menjadi pusat kegiatan ekonomi lokal.
“Para pengawas koperasi tidak boleh hanya menjadi pelengkap organisasi, melainkan harus menjadi pilar penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga koperasi. Tidak hanya itu, transformasi digital juga perlu dikedepankan agar koperasi tidak tertinggal di era teknologi saat ini,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskum) Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program yang dicanangkan langsung oleh Bupati Tangerang dalam rangka memberikan bimbingan teknis kepada seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kabupaten Tangerang.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dimana kita memberikan pembekalan kepada pengurus dan pengawas agar mereka memahami pengelolaan koperasi yang baik. Rata-rata koperasi yang didirikan melalui program KDMP dan KKMP ini merupakan koperasi baru dengan pengurus dan pengawas yang juga baru bergabung dalam dunia perkoperasian,” ujar Anna.
Ia berharap kegiatan ini dapat menambah pengetahuan para pengurus dan pengawas koperasi, sehingga mereka dapat mengelola koperasi dengan baik demi kesejahteraan anggotanya.
“Harapannya, kegiatan ini bisa menambahkan ilmu dan kapasitas seluruh pengurus dan pengawas koperasi KDMP dan KKMP agar mereka bisa mengelola koperasinya secara optimal, sehingga koperasi dapat benar-benar memberikan manfaat dan mensejahterakan anggotanya,” pungkasnya.
Red.
Dikutip dari (Diskominfo Kabupaten Tangerang/Fn/nD)
Nomor : PR/350 -DISKOMINFO/VII/202
posjkt.com // BANTEN – Tangerang, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Bimo Mahfud Fudianto meresmikan pembukaan BTC Cup 1 Turnamen Voli 2025 di Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Sabtu (12/7/2025).
Event ini menjadi wujud peran aktif pegiat olahraga, pemerintah desa dan warga dalam mendukung pembinaan dan pengembangan dalam rangka memajukan bola voli di Kabupaten Tangerang.
“Semoga BTC Cup 1 Turnamen Voli 2025 ini mampu memberi ruang ekspresi olahraga bagi pecinta Voli di Kabupaten Tangerang, khususnya di Kecamatan Sukamulya,” kata pria yang akrab disapa Bang Bimo.
Politisi Partai Golkar ini menuturkan, Bimo Tiger Club (BTC) Cup Turnamen Voli adalah ajang tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh tokoh pegiat olahraga bersama pemerintah desa dan Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Kecamatan Sukamulya.
Bimo pun mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan turnamen tersebut. Ia berharap kedepan pelaksanaan event tersebut digelar lebih meriah lagi.
“Semoga ini menjadi motivasi bagi kami, untuk ditahun tang akan dtang semoga BTC Cup Turnamen Voli bisa melibatkan peserta antar kecamatan se-Kabupaten Tangerang,” ujar Bimo yang juga Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang.
Hadir dalam pembukaan turnamen tersebut, Kepala Desa Benda, perwakilan Kecamatan Sukamulya, Ketua KOK Kecamatan Sukamulya serta perwakilan pihak Polisi dan TNI.
POSTJKT. COM // BANTEN Tangerang, –
Sesuai dengan amanat Undang-Undang Wajib Belajar 12 Tahun di Indonesia bertujuan meningkatkan mutu pendidikan nasional dan sumber daya manusia.
Berikut beberapa poin penting terkait kebijakan ini
Dasar Hukum: Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar.
Tujuan
– Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia
– Mengurangi tingkat kemiskinan dan kesenjangan sosial
– Mempersiapkan generasi muda menghadapi Revolusi Industri 4.0
– Menjaga stabilitas sosial dan membangun karakter generasi muda
– Menghasilkan sumber daya manusia yang berdaya saing global
Implementasi
Program wajib belajar 12 tahun mencakup pendidikan dasar dan menengah, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.
Kendala…
Tingginya angka putus sekolah dan mahalnya biaya pendidikan menjadi kendala utama implementasi program ini.
Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas untuk mencapai tujuan pembangunan nasional. Melalui anggaran negara APBN dan APBD pemerintah terus mengupayakan pendidikan yang berkualitas.
Anggaran pendidikan di Indonesia saat ini mencapai 20% dari total Anggaran Pembiayaan dan Belanja Negara (APBN). Pada tahun 2024, anggaran pendidikan sebesar Rp665 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp522,1 triliun. Sementara itu, anggaran pendidikan untuk tahun 2025 ditargetkan meningkat 8,9% menjadi Rp724,26 triliun dari Rp665,02 triliun pada tahun sebelumnya.¹ ² ³
Dengan demikian, anggaran pendidikan Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia.
SWITNO PURBA


