Bupati Tangerang Tinjau Pembangunan Pompa Air di Bencongan Kelapa Dua

posjkt.com Tangerang,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan pompa air pengendali banjir di kawasan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (13/11/25).

Dalam tinjauannya, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD Provinsi Banten serta jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Lurah mengatakan bahwa pembangunan pompa air di Bencongan tersebut merupakan salah satu langkah antisipatif menghadapi musim penghujan dan mengurangi risiko banjir di wilayah perbatasan Kabupaten dan Kota Tangerang.

“Di Bencongan ini, saya bersama dengan dewan Provinsi Banten meninjau langsung pemasangan pompa air sebagai antisipasi di musim penghujan. Mudah-mudahan dengan pompa ini bisa mengurangi tingkat genangan atau volume air saat banjir,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menambahkan bahwa selain pembangunan pompa. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dan berkolaborasi lintas wilayah antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang yang tujuan utamanya agar masyarakat di kedua wilayah ini sama-sama terhindar dari banjir.

“Di wilayah ini memang berbatasan langsung dengan Kota Tangerang. Nanti kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Wali Kota Tangerang agar upaya pengendalian banjir bisa dilakukan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun pompa pengendali banjir berkapasitas 180m³ perjam di RW 25, Jalan Mataram, Kelurahan Bencongan Indah. Pompa ini dibangun untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi akibat meluapnya Kali Sabi saat curah hujan tinggi.

“Kehadiran pompa ini diharapkan mampu mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman sekitar. Sebagai tindak lanjut, kami juga telah merencanakan pembangunan tiga unit pompa tambahan di RW 18, RW 20, dan RW 31 Bencongan pada tahun 2026,” jelas Iwan.

Selain pembangunan pompa, pihaknya juga akan melakukan peninggian tanggul di Kali Sabi untuk memperkuat perlindungan terhadap luapan air.

“Upaya terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan infrastruktur pengendali banjir dan mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” tandasnya

Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan pompa air, Bupati Tangerang bersama rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas Jalan Kutai dan Puskesmas Jalan emas Kecamatan Kelapa Dua untuk melihat secara langsung pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sekitar

Dikutip web (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

 

Red.pstjkt /purba/SituMeang

Baca selengkapnya

Bupati Tangerang Buka Pelatihan Strategi Kemitraan

Bupati Tangerang Buka Pelatihan Strategi Kemitraan

posjkt.com 11/12, Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi membuka acara pelatihan kemitraan yang merupakan kerjasama antara Dekranasda Kab. Tangerang dengan Dinas Koperasi dan Usaha  Mikro (Diskum) di Fame Hotel Gading Serpong, Selasa (11/11/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan sangat mendukung kolaborasi antara Dekranasda bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Tangerang yang terus melakukan berbagai upaya dan terobosan dalam rangka memperkuat peran UMKM sehingga dapat memberikan kontribusi dalam menopang perekonomian daerah.

“Di tahun 2024, UMKM ada 61.000 di Kabupaten Tangerang, setelah 8 bulan sudah mencapai 72.000. Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dekranasda, Dinas Koperasi dan seluruh pelaku usaha yang sudah memberikan kontribusi terhadap jalannya roda perekonomian di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Lanjut, Pemkab Tangerang melalui Diskum, Disperindag dan perangkat daerah terkait lainnya terus melakukan pendampingan, pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM di Kab. Tangerang.

“Bapak-bapak, ibu-ibu di sini dilatih dalam rangka menambah kompetensi, menambah wawasan, menambah semangat. Jadi kalau, bapak, ibu semangat, kami juga akan lebih semangat dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap pelaku UMKM, terhadap pengrajin-pengrajin yang ada di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wabup Intan mengatakan bahwa kemitraan merupakan salah satu faktor penting dan utama yang menentukan tumbuh kembang dan peningkatan kompetensi para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang.

“Kemitraan ini merupakan salah satu faktor penting bagi peningkatan kompetensi para pelaku UMKM. Dengan adanya kemitraan ini, para pelaku UMKM kita, bisa terbantu banyak, baik dari sisi peningkatan kapasitas dan kualitas produk yang dihasilkan maupun perluasan pasar dan bantuan lunak lainnya yang mereka butuhkan,” jelas Wabup Intan

Sementara itu, Kadis Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum)yang membacakan sambutan Ketua Dekranasda Kab. Tangerang, Anna Ratna Maemunah mengatakan bahwa kegiatan pelatihan yang mengambil tema Stratergi Kemitraan tersebut bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan sinergi antara pelaku usaha kreatif dengan berbagai pihak, khususnya pemerintah dan Dekranasda.

“Kegiatan yang diikuti oleh para pelaku usaha kreatif UMKM binaan Dekranasda ini bertujuan untuk memperkuat jaringan kerjasama dan membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing serta berkelanjutan, serta meningkatkan wawasan dan kapasitas pelaku usaha kreatif mengenai pentingnya strategi kemitraan,” kata Anna.

Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peningkatan kapasitas dan kesejahteraan para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang.

Dikutip, web (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)
NO: 400.14.4.3/23-Prokopim/XI/2025

 

Red. SituMeang

WARGA PERUMAHAN MUSTIKA TIGARAKSA KABUPATEN TANGERANG BERSYUKUR DAN BERTERIMA KASIH ATAS DIBANGUNYA SPAL DILINGKUNGAN MEREKA.

posjkt.com Tangerang 11/11 , Pemasangan udict/ SPAL yang dibangun pemerintah melalui kecamatan Tigaraksa, warga masyarakat perumahan Mustika bersyukur dan berterima kasih atas kinerja aparatur kecamatan Tigaraksa (TB).Dengan dibangunnya spal  udit di Perumahan Mustika Tigaraksa, Desa Matagara. Sangat mengurangi banjir dan bau got yang selama ini kami rasakan, pungkas sala satu warga.

 

Proyek pemasangan udict di kecamatan Tigaraksa.

Saat di temui di kantor PPTK TB.Yayat. Mengungkap ke awak media setelah mendengar warga juga merespon baik pembangunan tersebut. Terima kasih atas ucapan terima kasihnya( warga Mustika)! Kami senang mendengar bahwa pembangunan fasilitas umum seperti saluran pembuangan air limbah rumah tangga telah memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang.

 

 

Tim / posjkt.com

 

DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN TANGERANG, MENGUCAP SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA 28 /10/ 2025

posjkt.com//Tangerang Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

” Satu-satunya yang dapat membebaskan manusia dari segala kesulitan adalah kerja. Kerja yang sungguh-sungguh, kerja yang ikhlas.”

“Tidak ada kata menyerah, karena setiap langkah kita adalah untuk maju.”

“Pemuda adalah pelopor perubahan, pemuda adalah api yang membakar semangat bangsa.”

“Bersatulah wahai pemuda, satukan tekad untuk memajukan bangsa.”

 

 

 

Postjktc/ SP

 

 

Bapenda Kabupaten Tangerang BERINOVASI, Edukasi Gen Z Lewat ‘Tangkab Moment’ Guna Tingkatkan PAD

KABAN BAPENDA SELAMET BUDI

POSTJAKT.COM, TANGERANG– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Banten, terus melakukan inovasi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Baru-baru ini, salah satu program yang diciptakan Bapenda Kabupaten Tangerang yang fokus mengenalkan dan mengedukasi masyarakat generasi (Gen) Z, tentang pentingnya bayar pajak, yaitu program ‘Tangkab Moment’, Kamis (16/10/2025).

‘Tangkab Moment’ adalah program Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang yang bertujuan mengedukasi Generasi Z (Gen Z) tentang pentingnya membayar pajak melalui kegiatan yang menarik seperti talk show di konser musik, ngopi bersama, dan fun run. Program ini menggunakan pendekatan digital dan acara santai untuk menjangkau kaum muda agar mereka sadar dan lebih mudah dalam membayar pajak.

Slamet Budhi Mulyanto, selaku Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang menegaskan, adapun ‘Tangkab Momen’ adalah merupakan program yang dikemas dalam bentuk kegiatan kekinian yang digemari anak muda, seperti talk show, konser musik, ngopi di kafe, hingga fun run.

“Melalui ‘Tangkab Moment’ ini, Gen Z dikumpulkan dalam event-event menarik yang menjadi sarana edukasi efektif untuk menyadarkan pentingnya membayar pajak,” ungkap Slamet Budhi.

Lanjutnya, karakteristik Gen Z yang lekat dengan teknologi digital dan internet membuat pendekatan edukasi pajak menjadi lebih efektif dan tidak membosankan.

“Tangkab Moment adalah acara yang memadukan musik, kopi, obrolan publik, dan edukasi pajak dengan konsep santai dan menyenangkan,” ucapnya.

Slamet Budhi menambahkan bahwa Tangkab Moment telah beberapa kali digelar di berbagai tempat seperti kafe dan pusat perbelanjaan, dengan menghadirkan narasumber penting seperti Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah.

“Ada dialog interaktif. Suasananya happy, cair, dan akrab. Pak Bupati ikut turun langsung mengenalkan pajak, dan disambut antusias oleh Gen Z,” tambahnya.

Program ini, lanjut dia, merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas kreatif dalam mengajak anak muda untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui langkah-langkah kecil yang berdampak besar.

“Tangkab Moment dirancang sebagai ruang edukasi inovatif yang menggabungkan pertunjukan musik live, dialog publik, dan kampanye literasi pajak yang jauh dari kesan kaku dan formal,” kata Slamet Budhi.

Kemudian Slamet juga mengajak generasi muda untuk menyadari bahwa aktivitas sehari-hari seperti ngopi, jajan, parkir, hingga belanja merupakan bentuk kontribusi mereka terhadap PAD melalui pajak restoran dan pajak parkir.

“Dengan pendekatan budaya populer dan suasana santai, acara ini mampu menjembatani kesenjangan pemahaman tentang pajak yang sering kali dianggap rumit,” ungkapnya

Slamet menegaskan, edukasi yang menyenangkan akan lebih mudah diterima. Program ini, menurutnya, menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas bisa melahirkan gerakan yang berdampak positif.

Dia menegaskan pentingnya kesadaran bahwa pajak daerah merupakan fondasi pembangunan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pajak daerah bukan sekadar kewajiban administratif. Kami ingin anak muda paham bahwa kontribusi mereka, sekecil apa pun ikut menentukan wajah Kabupaten Tangerang ke depan. Bahkan hanya dengan membayar PBB lewat QRIS, itu sudah sebuah kontribusi,” tutup Slamet Budhi Mulyanto.

Diduga Dalam Proyek Dinas Pendidikan KABUPATEN TANGERANG, memperkerjakan anak didik?

Pelaksanaan proyek pembangunan Tambahan Ruang Kelas (TRK) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Sukamulya, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan menyusul dugaan adanya pelanggaran serius terhadap standar keselamatan kerja dan penggunaan tenaga kerja anak.

Proyek yang diketahui didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, diduga kuat mengabaikan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para pekerja konstruksi.

Dugaan pelanggaran ini teramati sejak proyek dilaporkan mulai berjalan, yang saat ini telah berlangsung kurang lebih selama satu bulan. Baca selengkapnya

Koperasi Merah Putih Jadi Fondasi Utama Kemandirian Ekonomi Masyarakat

POSTJT.COM // TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Kementerian Koperasi dan UKM RI terus meneguhkan langkah dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Serba Guna Tigaraksa, Kamis (16/10/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Jaksa Agung Muda Intelejen, Gubernur Banten, Kajati Banten, Wakajati Banten, Kajari Se-Banten, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tangerang, Wakil Bupati Tangerang, para kepala desa, lurah, pengurus koperasi, serta perwakilan perusahaan pemberi dana CSR.

Dalam kesempatannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Kementerian Koperasi dan UKM RI terhadap penguatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Koperasi ini merupakan fondasi utama bagi kemandirian ekonomi desa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono. Kehadiran Bapak Menteri memberikan semangat baru bagi kami untuk memperkuat gerakan koperasi sebagai penggerak ekonomi dan kemandirian rakyat di daerah,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, sudah terbentuk sebanyak 274 koperasi merah putih yang tersebar di desa dan kelurahan se Kabupaten Tangerang. Untuk tahap pertama penerimaan pendanaan CSR permodalan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebanyak 60 unit, yang nantinya dana tersebut dipergunakan untuk operasional dengan jenis usaha yang dikelola seperti sembako dan gas LPG 3 Kg. 

“Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih menjadi wadah untuk memperkuat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui pelatihan, pendampingan, dan sinergi bersama dunia usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pihaknya juga akan terus mendukung dan memperkuat koperasi desa dan kelurahan agar terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi para anggota dan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program koperasi dan sinergi CSR dari berbagai pihak. Dengan adanya Koperasi Merah Putih, kita harapkan seluruh desa dapat berkembang mandiri dan sejahtera,” ucapnya.

Gubernur juga mengapresiasi peran Kabupaten Tangerang yang konsisten menjadi pionir dalam penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat berbasis desa.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran vital dalam struktur ekonomi nasional. Pihaknya akan memberikan dan pendampingan agar koperasi KDKMP semakin profesional dan mampu bersaing.

“Kekuatan ekonomi bangsa terletak pada rakyat. Melalui koperasi, kita ingin membangun kemandirian ekonomi dari tingkat desa hingga nasional. Pemerintah akan terus memberikan bimbingan teknis dan pendampingan agar koperasi di daerah semakin profesional dan berdaya saing,” tutur Menteri Ferry.

Acara ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan kerjasama antara pihak Kejaksaan Negeri Kab.Tangerang, Kab. Serang, Kab. Lebak dan Kab. Pandeglang dengan Asosiai Badan Permusyawaratan Desa wilayah Provinsi Banten.

Dikutip/ Red

(Diskominfo Kabupaten Tangerang/DR/nD)
Nomor : PR/ 438-DISKOMINFO/X/2025

Tinjau Hasil Bedah RTLH, Wabup Intan Berikan Kasur dan Sembako ke Warga di Cirumpak Kronjo

posjkt.com | Kab.Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah berikan bantuan berupa kasur dan sembako kepada ibu Maesarah, salah satu warga Desa Cirumpak Kecamatan Kronjo.

 

Bantuan tersebut diberikan Wabup Intan saat ia meninjau langsung rumah hasil program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Cirumpak, Selasa (14/10/2025).

 

“Hari ini, saya bersama pak Camat Kecamata Kronjo berkunjung ke rumah ibu Maesarah di Desa Cirumpak. Alhamdulillah rumahnya sudah selesai dibangun yang sebelumnya rumahnya ini sangat tidak layak huni,” ujar Wabup Intan

 

Dia juga sangat mengapresiasi pihak Kecamatan Kronjo dan Pemerintah Desa Cirumpak yang aktif dan menindaklanjuti langsung laporan masyarakat. Pihak kecamatan mengecek langsung lokasi dan memastikan langkah-langkah solusi yang harus dilakukan

 

“Terima kasih kepada pak camat dan seluruh jajaranya serta pemerintah desa Cirumpak yang telah bergotong royong membangun rumah Ibu Maesarah. Kita berikan bantuan berupa sembako dan juga tempat tidur supaya Ibu Maesarah dalam kondisi sakitnya ini bisa nyaman tidur di rumah,” ucapnya.

 

Pihaknya juga kembali menegaskan bahwa program bedah RTLH yang telah digulirkan sejak beberapa tahun yang lalu telah banyak dirasakan manfaatnya. Dirinya pun memohon dukungan masyarakat termasuk pihak swasta agar program bedah RTLH ini terus berlanjut dan bertambah targetnya setiap tahun.

 

“Mohon dukungannya agar program RTLH ini terus berlanjut dan bertambah cakupannya. Mudah-mudahan program RTLH Kabupaten Tangerang ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

 

 

Red. Situmeang

KENDARAAN OPERASIONAL DLHK KABUPATEN TANGERANG DIDUGA MENUNGGAK PAJAK, MENJADI CONTOH BURUK BAGI MASYARAKAT WAJIB PAJAK?

posjkt.com, KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi sorotan tajam setelah terungkap sejumlah kendaraan operasional milik Pemerintah Kabupaten Tangerang khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan menunggak pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dalam jangka waktu yang cukup lama.

Berdasarkan penelusuran TIM AWAK MEDIA, terdapat beberapa kendaran operasional pengangkut sampah milik Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tercatat belum melunasi kewajiban pajaknya. Adapun kendaraan tersebut yaitu Kendaraan berplat nomor A 8510 V menunggak hingga 5 tahun, 5 bulan, 16 hari, sementara A 8280 V tercatat terlambat membayar pajak selama 2 tahun, 5 bulan, 16 hari, dan A 8208 V sudah 1 tahun, 7 bulan, 9 hari belum melunasi PKB.

Padahal, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, setiap kendaraan bermotor, baik milik pribadi maupun instansi pemerintah, wajib membayar pajak tepat waktu. Keterlambatan pembayaran pajak tidak hanya menimbulkan sanksi administratif berupa denda, tetapi juga dinilai mencoreng citra Pemerintah Daerah sebagai teladan kepatuhan hukum.

Sumber internal menyebutkan, diperkirakan ratusan kendaraan atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang menunggak Pajak kendaraan Bermotor (PKB). Padahal, Pemerintah Provinsi Banten telah mengadakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang telah berlangsung sejak 10 April 2025 dan diperpanjang hingga 31 Oktober 2025. Program ini membebaskan denda dan pokok pajak untuk tunggakan tahun 2024 dan tahun-tahun sebelumnya. Namun tampaknya, Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak memanfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan bermotor yang di selenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Banten ini, hal ini terkesan seolah – olah Pemerintah Kabupaten Tangerang kurang mendukung program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Banten, sementara, masyarakat menyambut baik dan sangat memanfaatkan kesempatan pemutihan pajak tersebut, namun Pemerintah Kabupaten Tangerang terkesan abai.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, S. Sos., menyayangkan terjadinya penunggakan pajak kendaraan tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah setiap tahun sudah menganggarkan dana untuk pembayaran pajak kendaraan operasional maupun kendaraan dinas, sehingga keterlambatan pembayaran tidak dapat dibenarkan.

“Semestinya hal ini tidak boleh terjadi. Setiap tahun anggaran, pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk pembayaran pajak kendaraan. Kalau ternyata masih ada kendaraan yang atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tidak membayar pajak, pertanyaannya, kemana uang yang sudah dianggarkan itu?” tegas Ketua DPRD Kabupaten Tangerang seraya bertanya. Nanti saya akan bahas dan sampaikan kepada bapak Bupati didalam rapat, ujar Amud kepada RadarOnline.id, ketika di temui di ruang kerjanya, Senin, 29/09/2025.

Hingga kini, pihak Pemkab Tangerang belum memberikan klarifikasi resmi terkait penyebab menumpuknya tunggakan pajak kendaraan operasional maupun kendaraan dinas tersebut. Publik mendesak agar pemerintah daerah segera membuka data secara transparan, menindak pihak-pihak yang lalai, serta memastikan pembayaran pajak dilakukan tepat waktu agar kasus serupa tidak terus berulang.

 

PURBA#RED

Monitoring P3S, Wabup Intan Targetkan Zero Stunting di Kabupaten Tangerang

posjkt.com- Tangerang Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan monitoring Program Percepatan Penurunan Stunting (P3S) di Kecamatan Pagedangan sebagai bagian dari tugasnya sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tangerang. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi data dan kolaborasi antar pihak untuk mencapai target penurunan stunting yang maksimal, bahkan menuju zero stunting.

Poin Penting dari Monitoring:

– Hasil monitoring di tiga kecamatan (Tigaraksa, Teluknaga, dan Pagedangan) menunjukkan tren positif penurunan stunting berkat kerja sama dan kolaborasi Pentahelix.
– Pentingnya data yang valid dan sinkron untuk merumuskan langkah-langkah intervensi yang tepat.
– Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu digiatkan dan dibudayakan untuk mencegah stunting dan penyakit lainnya.
– Kerja bakti bersih-bersih lingkungan dan sosialisasi PHBS diharapkan dapat dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Dengan monitoring ini, Intan Nurul Hikmah berharap dapat memperoleh data yang akurat untuk menyusun strategi intervensi yang efektif dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang.

 

 

 

Red

Wabup Intan Bersama Kamenag Resmikan Dapur MBG

Posjkt.com TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Intan Nurul Hikmah bersama Kepala Kantor Kementerian Kabupaten Tangerang meresmikan dapur Badan Gizi Nasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Badar 1 Balaraja, Minggu (14/9/25).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Yayasan Al Badar yang telah konsisten dan nyata mendukung program MBG, khususnya dalam percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, hari ini Ponpes Al Badar akan juga meresmikan dapur MBG yang kedua. Dapur MBG yang diresmikan ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang punya dan beritikad kuat untuk menurunkan tingkat stunting dan juga kasus gizi buruk yang ada di Kabupaten Tangerang,” ungkap Wabup Intan.

Menurut dia, Pemkab Tangerang bersama pihak lainnya terus menguatkan komitmen dan kerja bersama dalam pencegahan dan penanganan Stunting. Salah satu yang dilakukan adalah melakukan intervensi langsung ibu-ibu hamil untuk diberikan makan bergizi supaya begitu lahiran anaknya kondisinya normal tidak mengalami Stunting.

“Kita bersama dengan banyak pihak lainnya yang lintas sektor terus menguatkan komitmen dan kerja bersama. Jadi dari mulai ibu hamil bahkan sekarang dari anak-anak SD, SMP, SMA sudah diberikan vitamin khusus, yang perempuan ya diberikan vitamin penambah darah supaya nanti ketika mereka menikah kondisi badannya sehat,” jelasnya.

Dia juga meminta kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Balaraja untuk benar-benar memperhatikan aspek kesehatan, kandungan gizi, higienis dan tidak membosankan dalam proses pengolahan dan penyajiannya.

“Komposisi gizi sama rasa makanan harus benar-benar sesuai dan tidak membosankan penerima. Dapurnya harus bersih, harus higienis, makanannya harus enak dan bergizi. Itu semua harus diatur benar-benar, karbohidrat dan proteinnya dan kandungan gizi lainnya.

Pihaknya berharap dapur untuk program MBG di Ponpes Al Badar tersebut bisa berjalan baik dan bisa memberikan manfaat serta kontribusi positif bukan hanya untuk penurunan angka stunting dan penghapusan gizi buruk di Kabupaten Tangerang serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang juga bagi masyarakat sekitarnya.

“Harapan kita semua, dapur ini tidak hanya untuk penurunan dan penghapusan Stunting, tapi juga menguatkan ketahanan pangan dan masyarakat sekitar juga merasakan manfaat langsung dalam hal pemenuhan dan pengisian lapangan pekerjaan.

Saat ini, dia juga mengungkapkan bahwa dapur MBG Ponpes Al Badar 1 Balaraja mampu menyerap lapangan pekerjaan yang telah diisi oleh 47 warga lokal.

“Jadi bayangkan kalau banyak dapur SPPG dibuka untuk memasak bagi anak-anak sekolah se-Kabupaten Tangerang, juga banyak lapangan kerja yang dibuka. Jadi efeknya saling menguntungkan,” pungkasnya.

 

 

 

 

Red. SP

Dikutip web (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda)

NO: 400.14.4.3/26-Prokopim/IX/2025

Warga Desa Sukamanah Korban Kebakaran, Mendapat Bantuan Dan Santunan Dari Kades Darul

posjkt.com Tangerang Kepala Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, biasa sapa  Darul, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap warganya dengan memberikan bantuan dan santunan kepada korban kebakaran rumah. Meskipun kronologi kebakaran belum diketahui secara pasti, tindakan Darul ini menunjukkan keseriusannya dalam membantu warga yang terkena musibah.

Kepala desa DARUL Meninjau Kelokasi kebakaran.

Bantuan dan santunan yang diberikan oleh Kepala Desa Darul ini diharapkan dapat meringankan beban korban dan membantu mereka dalam proses pemulihan. Semoga tindakan Darul ini dapat menjadi contoh bagi pemimpin lainnya dalam menunjukkan kepedulian terhadap warga dan membantu mereka dalam situasi sulit.

 

 

 

 

 

 

Red. B. Manulang

DISKOMINFO KABUPATEN TANGERANG, DALAM SOROTAN MEDIA DAN LSM, TERCIUM AROMA TAK SEDAP

posjkt.com-[sp] Tangerang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang diduga melakukan penyalahgunaan anggaran belanja sewa alat internet senilai Rp 99 miliar selama 3 tahun. Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) melaporkan Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dugaan ini.

Pasal yang Menjadi Sorotan:

– Pengadaan Internet: AMPD menilai anggaran Rp 33 miliar per tahun untuk pengadaan internet tidak wajar, terutama karena fiber optik adalah investasi jangka panjang yang tidak memerlukan pengeluaran besar setiap tahun.
– Pemenang Tender: Selama tiga tahun berturut-turut, PT Platinum Network Indonesia selalu menjadi pemenang tender, memunculkan dugaan adanya praktik kolusi atau pengaturan tender.
– Markup Harga: AMPD juga menyoroti indikasi markup harga dan duplikasi anggaran untuk pekerjaan yang sama.

Reaksi dari Pihak Lain:

– KPK telah menerima laporan tersebut dan akan melakukan proses lebih lanjut.
– Kepala Bidang Aptika Diskominfo Kabupaten Tangerang, Cecep, membantah tuduhan korupsi dan menyatakan bahwa pengadaan internet dilakukan dengan transparan dan sesuai prosedur.
– Cecep juga menjelaskan bahwa anggaran Rp 12 miliar per tahun digunakan untuk memastikan akses internet yang baik bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tuntutan AMPD:

– AMPD meminta KPK melakukan audit menyeluruh terhadap anggaran tersebut.
– Jika terbukti ada pelanggaran, Kepala Diskominfo dan pihak terkait harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum. Dikutip dari berbagai sumber Redaksi24co.id.

Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) melaporkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tangerang ke KPK karena dugaan penyalahgunaan anggaran belanja sewa alat internet senilai Rp 99 miliar selama 3 tahun. Mereka juga menyoroti proses tender yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan negara.

Dalam kasus ini, AMPD menuding adanya mark-up harga dan pengulangan pekerjaan yang sama dalam proyek tersebut. Dugaan penyalahgunaan anggaran ini menjadi sorotan publik dan mendorong dilakukannya investigasi lebih lanjut oleh KPK .

Dalam berita terkait, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang mengharapkan tidak ada lagi aksi demo . 

Sampai dengan diterbitkannya berita Kepala Dikomimfo kabupaten Tangerang, belum dapat dihubungi tim posjkt.com. Alasan sekuriti sedang ada diluar.

 

 

 

 

 

Red.SP