Wakil Bupati Intan Terima Kunjungan Delegasi Kota Binzhou, Tiongkok

posjkt.com Tangerang Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menerima kunjungan resmi delegasi dari Kota Binzhou, Tiongkok, yang dipimpin oleh Deputy Mayor Qu Yuekuan. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan kerja sama internasional dan mengeksplorasi potensi kolaborasi di berbagai sektor strategis, termasuk:
– Promosi Pariwisata dan Budaya: Meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya kedua wilayah.
– Pengembangan Ekonomi Kreatif dan UMKM: Meningkatkan potensi ekonomi kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Tangerang melalui kerja sama dengan Kota Binzhou.
– Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia: Meningkatkan kapasitas SDM melalui program pendidikan, pelatihan, dan penguatan kompetensi generasi muda, serta pertukaran pelajar dan pemuda.

Deputy Mayor Qu Yuekuan menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dan menilai Kabupaten Tangerang sebagai mitra strategis karena posisi geografisnya, potensi pasar dan ekonomi kreatif, serta sumber daya manusia yang makin berkembang. Kota Binzhou memiliki berbagai keunggulan, termasuk sektor industri manufaktur, perikanan, dan produk pertanian.

Hasil Pertemuan:

– Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Kota Binzhou sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan melakukan forum teknis dan agenda bersama yang lebih konkret.
– Pertemuan tersebut diharapkan menjadi pijakan awal bagi penyusunan program jangka panjang, mulai dari penguatan ekonomi daerah, peningkatan daya saing global, hingga perluasan jejaring investasi.

 

 

 

Red. Situmeang

Peningkatan Standar dan Mutu Layanan Jadi Prioritas di RSUD Tigaraksa

posjkt.com- Tangerang Rumah Sakit Umum Daerah Tigaraksa terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh Tim Monitoring Rumah Sakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Pada Rabu, 17 September 2025, tim monitoring melakukan evaluasi untuk memastikan mutu pelayanan kesehatan dan pemenuhan standar layanan di RSUD Tigaraksa.

Tim pelaksanaan monitoring Dinkes 

Direktur RSUD Tigaraksa, dr. Farid, menyatakan bahwa pembinaan ini penting untuk mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. RSUD Tigaraksa telah meraih akreditasi paripurna dengan standar SDM dan fasilitas yang memadai, namun masih memerlukan peningkatan pada beberapa unit, seperti:
-Rawat Jalan: Peningkatan sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan
– Rawat Inap: Peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas
– Layanan Penunjang: Pengembangan regulasi dan fasilitas

RSUD Tigaraksa juga mengembangkan inovasi layanan spesialistik, antara lain:
– Konservasi Gigi: Pelayanan spesialis untuk kesehatan gigi
– Ortopedi: Pelayanan spesialis untuk gangguan muskuloskeletal
– *Urologi*: Pelayanan spesialis untuk gangguan saluran kemih
– Pengembangan Bidang Bedah: Peningkatan kualitas pelayanan bedah

Tujuan utama RSUD Tigaraksa adalah menjadi rumah sakit rujukan utama dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan citra rumah sakit. Dengan demikian, RSUD Tigaraksa dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang berkualitas.

Red.Dilansir dari berbagai sumber.

 

 

Red.postjk.com

Diduga terlalu banyak Rapat di hotel, Dinas pendidikan Kabupaten Tangerang Lalai dalam pendataan /Verifikasi data Guru Honor?

posjkt.com//- Tangerang Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas masalah hilangnya data dua guru dalam pemetaan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Kedua guru tersebut adalah Anita, yang telah mengajar selama 20 tahun di SDN Cikande 2.

 

Mabruroh, yang telah mengajar selama 15 tahun di SDN Sumur Bandung. Data Anita dan Mabruroh tidak tercatat dalam formasi P3K tahap I tahun 2024, meskipun keduanya masih aktif mengajar. Diduga terjadi kelalaian Verifikasi atau faktor lain?

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriyatna, mengakui adanya kelalaian dalam proses verifikasi data yang menyebabkan kesalahan ini.

Agus Supriyatna berjanji untuk memperbaiki data kedua guru tersebut dan memperjuangkan agar mereka dapat mengikuti proses P3K. Kurang pengawasan dan kepedulian dinas pendidikan dilapangan, menjadi indikator kelalaian.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Adi Tiya Wijaya, menekankan pentingnya menyelesaikan masalah ini segera dan mengawal proses perbaikan data.

Langkah Selanjutnya diharapkan, dinas pendidikan dapat melakukan perbaikan segera, agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari. Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang akan melakukan review terhadap lebih dari 4.000 data guru untuk memastikan keakuratan.
Guru-guru yang terdampak akan diminta untuk mengisi daftar riwayat hidup sebagai bagian dari proses pemberkasan.

 

 

 

 

 

Redaksi PURBA Baca selengkapnya

Lindungi Paru-Paru Kecilnya: Yuk Cegah Pneumonia pada Anak!

RSUD TIGARAKSA 

posjkt.com . Tangerang –Pneumonia adalah infeksi yang menyerang paru-paru dan menyebabkan kantung udara kecil di dalam paru (alveoli) terisi oleh cairan atau nanah. Akibatnya, anak mengalami kesulitan bernapas dan tubuh kekurangan oksigen. Pneumonia menjadi salah satu penyakit paling berbahaya bagi anak-anak, terutama balita. Menurut WHO, pneumonia menjadi penyebab utama kematian pada anak di bawah lima tahun di seluruh dunia, sementara data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan pneumonia masih termasuk dalam sepuluh besar penyebab kematian anak di Indonesia.

Pneumonia pada anak dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme. Penyebab utamanya adalah bakteri seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae tipe b (Hib). Namun, virus seperti influenza, RSV (Respiratory Syncytial Virus), bahkan campak, juga dapat menjadi pemicu pneumonia. Pada beberapa kasus, jamur juga bisa menjadi penyebab, terutama jika anak memiliki sistem imun yang lemah. Penyakit ini menular melalui udara, percikan batuk atau bersin, serta melalui benda yang terkontaminasi.

Ada beberapa faktor risiko yang membuat anak lebih mudah terkena pneumonia. Anak usia di bawah lima tahun, terutama bayi, lebih rentan karena sistem imun mereka belum matang. Anak yang belum mendapat imunisasi lengkap, mengalami gizi buruk, tidak mendapatkan ASI eksklusif, atau tinggal di lingkungan padat dan tidak bersih juga lebih berisiko. Selain itu, paparan asap rokok atau polusi udara di rumah meningkatkan kemungkinan anak terserang infeksi ini.

Gejala pneumonia pada anak bervariasi tergantung usia dan tingkat keparahannya. Beberapa tanda umum yang perlu diperhatikan adalah demam tinggi, batuk berdahak, napas cepat, sesak napas, dan anak terlihat lelah. Pada bayi, gejalanya bisa berupa sulit menyusu, rewel, dan napas grok-grok. Jika gejala memburuk, bibir dan ujung jari anak bisa tampak kebiruan, menandakan kekurangan oksigen.

Jika tidak segera ditangani, pneumonia bisa menyebabkan komplikasi serius seperti efusi pleura (penumpukan cairan di selaput paru), abses paru (nanah di paru), sepsis (infeksi menyebar ke seluruh tubuh), bahkan gagal napas. Oleh karena itu, penanganan medis harus dilakukan secepatnya. Penanganan pneumonia tergantung pada penyebab dan keparahan kondisi. Jika gejalanya ringan, anak bisa dirawat di rumah dengan antibiotik dan pemantauan. Namun pada kasus yang lebih berat, perawatan di rumah sakit diperlukan, termasuk pemberian antibiotik suntik, terapi cairan, dan oksigen.

Pencegahan pneumonia sangat penting dan bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Langkah utama adalah memberikan imunisasi lengkap, seperti vaksin PCV (pneumokokus), Hib, campak, dan influenza. Selain itu, memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, memastikan anak mendapat asupan gizi seimbang, serta menghindarkan anak dari asap rokok dan polusi udara juga sangat efektif mencegah pneumonia. Membuka ventilasi rumah dan menjaga sirkulasi udara juga disarankan agar anak tetap sehat.

Sebagai kesimpulan, pneumonia pada anak adalah penyakit serius yang dapat dicegah dan diobati. Orang tua harus peka terhadap gejala seperti demam, napas cepat, dan batuk. Tindakan cepat dan tepat sangat menentukan hasil pengobatan. Pencegahan melalui imunisasi dan pola hidup sehat adalah kunci untuk melindungi anak dari ancaman pneumonia.

Segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan jika ada keluarga yang merasakan gejala pneumonia, agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Poliklinik Anak hadir di RSUD Tigaraksa pada jadwal berikut :
Nama Dokter
Hari Layanan
Jam Pelayanan

dr. Qeis Ramadhan, Sp.A
Senin, Rabu & Jum’at
08.00 s.d 12.00

 

dr. Radot Sihombing, Sp.A
Selasa & Kamis
08.00 s.d 12.00

Untuk informasi lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa masyarakat dapat menghubungi

call center RSUD Tigaraksa pada nomor 0852-1361-7014 serta mengakses informasi melalui Instagram resmi RSUD Tigaraksa (@rsud.tigaraksa) dan website (rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id)

Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten Tangerang.

Sumber :
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia
https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/menekan-pneumonia

 

CC.RSUD TIGARAKSA

 

 

RED.posjkt.com

Kabid Kesehatan Masyarakat Kabupaten Tangerang H.Toha, Dan Timkes Propinsi Banten, Memberikan WORSHOP ke Bikor Kabupaten Tangerang dlm rangka Penurunan Aki Akb

BIKOR kabupaten Tangerang 

Postjktc.com Tangerang,15 /9/2025 Angka kamatian ibu dan bayi masih menjadi salah satu masalah di Indonesia saat ini, Dinkes kabupaten Tangerang terus berupaya untuk menekan dan menurunkan aki akb di Kabupaten Tangerang melalui program penurunan aki akb, dengan menyelenggarakan workshop supervisi fasilitatif bagi Bikor Puskesmas di Kabupaten Tangerang

Bidan koordinator merupakan tenaga kesehatan terdepan di puskesmas dan memiliki peran yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama dalam pencegahan kematian ibu hamil.
Aspek penting terkait peran bidan koordinator seperti bekerja dalam segala Kondisi.
Bidan koordinator diharapkan mampu bekerja dalam berbagai kondisi dan siap mengambil keputusan cepat dan tepat dalam situasi kritis. Dapat bekerja Sama dengan pihak pihak lain seperti berkordinasi dengan pihak kecamatan maupun desa.
Bidan koordinator harus bisa bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti kecamatan dan masyarakat umum untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Dalam pencegahan kematian ibu hamil, bidan diharapkan menjadi garda terdepan dalam penyelamatan ibu dan bayi.
Dalam penyuluhan yang diberikan Nuriya Gustina narasumber dari dinas kesehatan provinsi Banten menegaskan
profesionalisme dalam menjalankan tugas, menjadi tolak ukur keberhasilan program.
Bidan juga harus profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Peserta Workshop Bikor Tingkat kabupaten 29 Kecamatan,.

Program yang Mendukung Peran Bidan Koordinator
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Program ini bertujuan meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir melalui peningkatan peran aktif keluarga dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi.

Dengan peran yang strategis dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, bidan koordinator dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka kematian ibu hamil dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Baca selengkapnya

DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MELAKUKAN WORSHOP Fasilitatif dan PROFESIONALISME PELAYANAN, KESEHATAN MENGHILANGKAN RESIKO KEMATIAN IBU HAMIL

Workshop Bikor Kabupaten Tangerang 

Postjktc.com Tangerang Berdasarkan hasil data sensus yang dilakukan pemerintah, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi masalah serius. Berdasarkan data Sensus Penduduk tahun 2020, AKI di Indonesia mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup. Dinas kesehatan  kabupaten Tangerang terus berupaya untuk menekan dan menurunkan aki akb di Kabupaten Tangerang melalui program penurunan aki akb, dengan menyelenggarakan workshop supervisi PENYELIAAN FASILITATIF  bagi BIKOR / Bidan Koordinator Puskesmas di Kabupaten Tangerang.

BIKOR DARI 29 KECAMATAN KABUPATEN TANGERANG

Bidan koordinator merupakan tenaga kesehatan atau garda terdepan di puskesmas memiliki peran yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama dalam pencegahan kematian ibu hamil. Bidan koordinator yang ada di kabupaten Tangerang harus melakukan bimbingan dan arahan serta melaporkan ke pihak pihak terkait hususnya dinas kesehatan keadaan yang sebenarnya di lapangan. Ungkap Ibu Nuriya Gustina Timkes Propinsi Banten, keawak media postjakarta.com. Aspek penting terkait peran bidan koordinator seperti bekerja dalam segala Kondisi.
Bidan koordinator diharapkan mampu bekerja dalam berbagai kondisi dan siap mengambil keputusan cepat dan tepat dalam situasi kritis. Dapat bekerja Sama dengan pihak pihak lain seperti berkordinasi dengan pihak kecamatan maupun desa.
Bidan koordinator harus bisa bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti kecamatan dan masyarakat umum untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Dalam pencegahan kematian ibu hamil, bidan diharapkan menjadi garda terdepan dalam penyelamatan ibu dan bayi.

TIMKES PROPINSI BANTEN NURIYA GUSTINA,  Sst.MH

Dalam penyuluhan yang diberikan Nuriya Gustina narasumber dari dinas kesehatan provinsi Banten menegaskan
profesionalisme dalam menjalankan tugas, menjadi tolak ukur keberhasilan program.
Bidan juga harus profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Program yang Mendukung Peran Bidan Koordinator
Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Program ini bertujuan meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir melalui peningkatan peran aktif keluarga dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi.

Dengan peran yang strategis dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, bidan koordinator dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka kematian ibu hamil dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Dr. Tri Wulandari Ketua Tim Kerja kesehatan keluarga dinas kesehatan kabupaten Tangerang kegiatan ini merupakan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas bidan koordinator di puskesmas sehingga para bikor memiliki kompetensi dan pengetahuan yg sama dalam rangka memberikan pelayanan kebidanan di pusat kesehatan masyarakat tingkat kecamatan maupun desa.

 

 

 

 

Red. Postjktc/ purba

 

 

Atap Gedung SD Negeri PEUSAR 2 Kan.Tangerang, Rawan Roboh, Lapuk Termakan Usia.

posjkt.com, Tangerang, Gedung Sekolah Negeri PEUSAR 2 kabupaten Tangerang, membutuhkan perhatian dari Bupati Kabupaten Tangerang hususnya melalui (Disdik) dinas pendidikan kabupaten Tangerang,

Sekolah Negeri Peusar 2 di Kabupaten Tangerang membutuhkan perhatian khusus dari Pemkab Kabupaten Tangerang dan Dinas Pendidikan terkait kondisi ruang kelas yang atapnya rawan ambrol dan bocor saat hujan.

 

Kondisi plafon sdn Peusar 2, foto posjkt.com

Salah satu orang tua siswa ibu komkom mengunkap berharap segera melakukan Perbaikan Infrastruktur Sekolah.

Seharusnya Pemkab Kabupaten Tangerang dan Dinas Pendidikan perlu memprioritaskan perbaikan infrastruktur sekolah, terutama ruang kelas yang rusak, untuk memastikan keselamatan siswa dan guru.
Pemerintah kabupaten perlu mengalokasikan dana untuk perbaikan sekolah-sekolah yang rusak, termasuk Sekolah Negeri Peusar 2, untuk mencegah kecelakaan yang dapat mengancam jiwa siswa dan guru.
Dinas Pendidikan perlu melakukan pengawasan dan pemeliharaan rutin terhadap kondisi sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Atap rawan ambrol kondisi lapuk

Pimpinan redaksi posjkt.com Sangat menyangkan disdik dalam pengalokasian anggaran tidak menggunakan sistem skala prioritas dalam pengunaan anggaran.

Berdasarkan keterangan dalam LKPP Sirup 2024-2025. Dinas pendidikan banyak mengunakan anggaran untuk pertemuan atau rapat rapat di hotel, anggaran mamin dan rapat dihotel seharunya bisa dialihkan untuk biaya rehap sekolah.

Tim posjkt.com belum mendapatkan tanggapan dari kepala dinas pendidikan Dengan alasan selalu rapat dan harus melakukan janji terlebih dahulu. Uangkap security Disdik.

 

Red. Beriman Manulang

Gubernur BANTEN dan kadis PUPR Arlan Tinjau Jalan Desa Badak Anom

posjkt.com Banten, Gubernur Banten Andra Soni meninjau Jalan Poros Desa Sindang Asih-Badak Anom di Kabupaten Tangerang pada Rabu, 10 September 2025. Jalan tersebut masih berupa tanah merah yang becek dan licin saat hujan. Andra Soni berencana membangun jalan ini melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dengan anggaran sekitar Rp6 miliar.

Rincian Pembangunan:

– Panjang Jalan: 1,5 kilometer
– Lebar Jalan: 4 meter
– Konstruksi: Beton
– Biaya: Sekitar Rp6 miliar

Andra Soni juga membahas penanganan irigasi di sekitar jalan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian untuk mendukung ketersediaan air bagi sawah tadah hujan seluas 500 hektare di daerah tersebut. Program Bangun Jalan Desa Sejahtera ini merupakan bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan dan pembangunan desa.

 

 

 

 

PURBA Baca selengkapnya

Berapa sih Gaji dan Tunjangan DPR D Kabupaten Tangerang, Beban Kita Bersama???

posjkt.com Tangerang, berdasarkan  penelusuran gogling dan penelusuran data yang yang ditemukan jurnalistik posjkt.com, gaji dan tunjangan anggota DPRD Kabupaten Tangerang  setelah pembatalan kenaikan tunjangan pada tahun 2025. Berikut rincian gaji dan tunjangan yang berlaku setelah pembatalan:
– Tunjangan Perumahan:
– Ketua DPRD: Rp35 juta
– Wakil Ketua DPRD: Rp34 juta
– Anggota DPRD: Rp32 juta

Namun, sebelumnya terdapat rencana kenaikan tunjangan sesuai Perbup Nomor 1 Tahun 2025, yaitu:
– Tunjangan Perumahan:
– Ketua DPRD: Rp43,5 juta
– Wakil Ketua DPRD: Rp39,4 juta
– Anggota DPRD: Rp35,4 juta

Selain tunjangan perumahan, anggota DPRD juga menerima:
– Uang Representasi ¹:
– Ketua DPRD: Rp2.100.000 per bulan
– Wakil Ketua DPRD: Rp1.680.000 per bulan
– Anggota DPRD: Rp1.575.000 per bulan
– Tunjangan Keluarga: Rp220.000 per bulan
– Gaji Pokok: Gaji pokok anggota DPRD Kabupaten Tangerang tidak disebutkan secara spesifik, tetapi gaji pokok anggota DPR RI adalah sekitar Rp4,2 juta hingga Rp5,04 juta per bulan

Perlu diingat bahwa informasi tentang gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Tangerang dapat berubah seiring waktu, dan rincian di atas mungkin tidak lengkap atau sudah tidak berlaku lagi.

Cukup besar dan lumayan menggiurkan. Belum termasuk, dana aspirasi dan reses.

Gaji dan fasilitas inilah yang menggiurkan untuk menjadi dewan.

Harapan masyarakat pada dewan sebagai legislatif dapat menjadi perwakilan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat kabupaten Tangerang. Karna Gaji dan Tunjangan DPRD Kabupaten Tangerang 2025 Tembus Rp53,4 Miliar

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dipastikan akan menerima gaji dan tunjangan dengan total mencapai Rp53,4 miliar pada tahun 2025. Angka fantastis ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2025 yang dialokasikan khusus untuk 55 wakil rakyat di wilayah tersebut.

Dari dokumen APBD murni tahun 2025, jumlah total alokasi mencapai Rp53.488.672.249. Anggaran ini masuk dalam pos belanja pegawai Pemkab Tangerang yang secara keseluruhan menelan biaya hingga Rp2,783 triliun.

Alokasi tersebut mencakup beragam hak keuangan, mulai dari gaji pokok, tunjangan, hingga belanja untuk membayar pajak penghasilan pimpinan dan anggota DPRD yang mencapai Rp571 juta.

 

 

 

 

Red. B. MANULANG

Di Duga Pilih Kasih Pemberian Bantuan RTLH

posjkt.com Tangerang –Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dan cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang di media sosial dan online. Imbauan ini disampaikan saat beliau meninjau langsung kondisi rumah Jaenab, seorang janda buruh serabutan di Kampung Kosambi, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, pada 7 September 2025.

 

Menurut Bupati Maesyal, penting bagi masyarakat untuk melakukan verifikasi informasi sebelum menerima atau menyebarkannya guna menghindari dampak negatif dari informasi yang salah. “Kita harus selalu Tabayyun, teliti dan verifikasi informasi tersebut sebelum menerima atau menyebarkannya,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Maesyal juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah melakukan upaya untuk memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut. Dari 168 rumah yang kondisinya sangat memperihatinkan, sebanyak 83 unit telah terealisasi dan dibangun melalui program pemerintah daerah dan desa.

 

Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart (PRIMA): Penguatan birokrasi berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.

Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah (PROSPEK), Mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Talenta Unggul Generasi Sehat (TUNAS), Peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Sekolah Terpadu Ramah Anak (SETARA), Memastikan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Sistem Lingkungan yang Aman, Ramah, dan Berkesinambungan (SELARAS), Komitmen menjaga keseimbangan lingkungan hidup untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat

 

Camat Kresek, Eka Fathussidki, mengapresiasi respons cepat Pemerintah Daerah dalam menangani RTLH di wilayahnya dan menyatakan bahwa program unggulan tersebut menjadi skala prioritas dengan target 1.000 rummah setiap tahunnya.

 

 

 

 

Red. Maxi/ Beriman

BERAPA SIH, GAJI DAN TUNJANGAN DPR-D KABUPATEN TANGERANG?

posjkt.com // Kabupaten Tangerang di kutip dari berbagai sumber berikut adalah rincian gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Tangerang:
– Gaji Pokok:
– Ketua DPRD: Rp 2,1 juta per bulan
– Wakil Ketua DPRD: Rp 1,6 juta per bulan
– Anggota DPRD: Rp 1,5 juta per bulan

– Tunjangan:
– Tunjangan Perumahan:
– Ketua DPRD: Rp 21 juta per bulan (sebelumnya Rp 33 juta pada tahun 2022 dan Rp 43,5 juta pada Perbup Nomor 1 Tahun 2025 yang dibatalkan)
– Wakil Ketua DPRD: Rp 20 juta per bulan (sebelumnya Rp 32 juta pada tahun 2022 dan Rp 39,4 juta pada Perbup Nomor 1 Tahun 2025 yang dibatalkan)
– Anggota DPRD: Rp 17 juta per bulan (sebelumnya Rp 30 juta pada tahun 2022 dan Rp 35,4 juta pada Perbup Nomor 1 Tahun 2025 yang dibatalkan)
– Tunjangan Komunikasi:
– Ketua DPRD: Rp 14,7 juta per bulan
– Wakil Ketua DPRD: Rp 14,7 juta per bulan
– Anggota DPRD: Rp 14,7 juta per bulan
– Dana Operasional:
– Ketua DPRD: Rp 12,6 juta per bulan
– Wakil Ketua DPRD: Rp 6,7 juta per bulan
– Bahan Bakar Minyak (BBM):
– Ketua DPRD: Rp 7,3 juta per bulan
– Wakil Ketua DPRD: Rp 5,9 juta per bulan
– Uang Transportasi:
– Anggota DPRD: Rp 13,9 juta per bulan

– *Total Penghasilan:*
– Ketua DPRD: sekitar Rp 52,4 juta per bulan (setelah dipotong PPh 21)
– Wakil Ketua DPRD: sekitar Rp 46,4 juta per bulan (setelah dipotong PPh 21)
– Anggota DPRD: sekitar Rp 40,3 juta per bulan (setelah dipotong PPh 21)

 

Setelah terjadi aksi protes masyarakat terdapat perubahan aturan terkait tunjangan perumahan dan pembatalan Perbup Nomor 1 Tahun 2025, sehingga besaran tunjangan mungkin berbeda tergantung pada peraturan yang berlaku saat ini.

 

 

.Red.SWITNO PURBA